Tips Menulis Puisi Bagi Pemula

Menulis merupakan kegiatan melahirkan pikiran dan perasaan. Menulis puisi biasanya merupakan ekspresi dari hati. Keindahan alam dan peristiwa yang pernah dialami dapat dituangkan dalam puisi.

Perhatikanlah dengan saksama puisi “Tanah Kelahiran” karya Ramadhan KH berikut.

TANAH KELAHIRAN

(Karya: Ramadhan KH)

Seruling di pasir ipis, merdu
Antara gundukan di pohon pina,
Tembang menggema di dua kaki,
Burangrang-Tangkubanprahu
Jamrut di pucuk-pucuk
Jamrut di air tipis menurun.
Membeli tangga di tanah merah
Dikenal gadis-gadis dari bukit,
Nyanyikan kentang sudah digali,
Kenakan kebaya merah ke pewayangan.
Jamrut di pucuk-pucuk,
Jamrut di hati gadis menurun.

Puisi di atas melukiskan suasana lingkungan, manusia, dan suasana tanah kelahiran. Suasana yang digambarkan, ada suara merdu seruling di suatu tempat (Pasir Ipis) di antara gundukan pohon-pohon pina, disertai lagu yang menggema di antara dua kaki gunung, yaitu gunung Burangrang dan Tangkuban Perahu. Ada pula butir-butir jamrut di pucuk-pucuk pepohonan dan di air yang tipis yang menyelusur turun. Ada juga tangga-tangga tanah yang melingkar dan membelit di tanah merah yang tidak asing lagi bagi gadis-gadis dari bukit itu. Gadis-gadis itu bernyanyi di saat kentang sudah digali. Mereka mengenakan kebaya merah. Mereka berhati jamrut.

Banyaknya penguasaan kosa kata mempengaruhi keterampilan menulis puisi. Untuk para pemula, menulis puisi adalah suatu hal yang sangat sulit. Namun, ada tips untuk kamu agar kamu bisa lancar menulis puisi.
1. Puisi yang kamu tulis pertama kali mungkin kurang "asyik" menurut kamu. Biarkan saja dan simpanlah puisi yang pertama kali kamu tulis.
2. Puisi sangatlah tergantung seberapa banyak kata yang kamu ingat. Hal ini sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak kamu membaca.
3. Dalam menulis puisi jangan takut kalau-kalau puisi kamu jelek karena itu adalah merupakan suatu proses.
4. Ada 3 kunci untuk menulis puisi yang bagus, yaitu;
a. Latihan
b. Latihan
c. Latihan

Jadi, intinya sering-seringlah menulis puisi. Untuk sebagian orang, menulis puisi itu hanya berdasarkan perasaan saja. Jika seseorang sedih, akan timbul pemikiran yang membuat orang itu mencurahkan kesedihannya melalui tulisan-tulisan berbentuk puisi. Biasanya, puisi yang ditulis sangat menyentuh. Sebaliknya, pada saat perasaan senang dan bahagia akan lahir puisi-puisi yang dapat membuat pembacanya terbawa senang dan bahagia.

Dari uraian di atas, teknik yang baik dalam menulis puisi adalah menuangkan segala hal yang ada dalam pikiran kita dengan hati yang tulus.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment