Mengenal Keunikan Struktur Otak

Banyak hal yang menjadikan manusia sebagai spesies unik.Akan tetapi hanya ada beberapa yang menonjol, salah satunya otak.  Otak manusia dapat melaksanakan tugas-tugas kognitif yang tidak mampu dilakukan oleh hewan, seperti menggunakan bahasa, membayangkan masa depan, dan menyimpulkan apa yang orang lain ungkapkan.

Otak manusia juga sangat luar biasa.  Dengan bobot 3 kilogram, otak sangatlah dahsyat jika dibandingkan dengan ukuran tubuh manusia.  Kerabat terdekat manusia, simpanse, memiliki otak hanya sepertiga besarnya.

Para ilmuwan menduga otak yang besar terkait dengan pikiran yang kuat.  Sekitar 3 juta tahun yang lalu, fosil kerabat kuno manusia tercatat mengalami peningkatan siginifikan pada ukuran otak.  Setelah mengalami pertumbuhan tengkorak, pendahulu manusia mulai meninggalkan hal yang kuno, seperti alat-alt batu dan lukisan gua.

Para ilmuwan berusaha memahami bagaimana peningkatan kecil pada ukuran otak mampu mengarahkan mereka menuju evolusi kemampuan yang lebih baik.  Saat ini terdapat dua ahli saraf dari Harvard, yakni Randy L. Buckner dan Fenna M Krienen, yang mampu memberi penjelasan mendalam tapi tetap mudah dipahami.

Para peneliti berpendapat, di dalam otak manusia purba, neuron menambat dengan erat dalam pola koneksi yang sederhana.  Ketika otak nenek moyang manusia diperluas, tambatan tersebut robek dan terpisah sehingga memungkinkan neuron untuk membentuk sirkuit baru.

Lapisan luar otak mamalia terbagi menjadi beberapa bagian yang disebut korteks.  Korteks visual terdapat di bagian belakang otak, tempat neuron memproses sinyal dari mata, pengenalan ujung, daerah arsiran, dan fitur-fitur lain.

Ada juga korteks yang diperuntukkan bagi indra lain.  Korteks sensorik menyampaikan sinyal ke daerah yang disebut korteks motorik yang berfungsi mengirimkan perintah.

Namun berbeda dengan otak manusia, ketika otak bertambah besar, korteks sensorik dan motorik nyaris tidak bertambah.

Dr. Buckner dan Dr. Krienen berpendapat bahwa perubahan itu terjadi karena perkembangan otak.  Dalam otak manusia, beberapa neuron masih menerima sinyal kimia yang membuat mereka mampu membentuk kumpulan syaraf dari korteks sensorik ke korteks motorik.  Namun karena ukuran otak, beberapa neuron terlalu jauh dari sinyal untuk mengikuti perintah. [Referensi : New York Times/Media Indonesia]
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment