Tips Mengatasi Obesitas Atau Tubuh Gendut Secara Alami

Terkadang kita ketika sudah bertubuh gendut atau obesitas, kita merasa minder dan takut akan segala hal, termasuk berbagai penyakit yang dapat diderita.  Sebenarnya hal itu dapat dihindari jika kita segera mencegahnya dan mengubah gaya hidup serta pola makan menjadi lebih sehat dan teratur.  Untuk memulainya memang gampang-gampang susah.  Asalkan ada komitmen dan kemauan, maka itu semua akan mudah.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan :
  • Jika jarang berolah raga, maka sisihkan waktu 30 menit setiap harinya selama lima hari dalam satu pekan. Olah raga yang dimaksud tergantung yang kita inginkan.  Mulailah dengan olah raga ringan seperti berjalan kaki atau jogging.  Aktivitas itu dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah, dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.
  • Saat lingkar pinggang Anda melebihi angka normal, maka segera kurangi berat badan hingga angka ideal dan upayakan untuk menghilangkan timbunan lemak di pinggang dengan cara olah raga teratur.
  • Tidak bergadang atau istirahat yang cukup.
  • Mengurangi porsi makan setiap hari untuk menghindari risiko diabetes.  Dalam istilah lain, makanlah secukupnya.
  • Hindari makanan berlemak, seperti junk food atau cepat saji karena memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi, meningkatkan kadar kolesterol, dan mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh.
  • Hindari minuman manis seperti soda atau yang dapat meningkatkan kadar gula.  Perbanyak minum air putih.
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan karena akan merangsang produksi insulin dan menghambat glikasi atau proses pemecahan ikatan molekul glukosa dengan protein sehingga merangsang pembentukan advanced glycation end products (AGE).
  • Ketahui riwayat kesehatan keluarga.  Risiko orang yang memiliki keluarga dengan diabetes lebih besar dibandingkan yang tidak.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.  Setiap orang yang berusia di atas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali.  Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.  Jangan malu memeriksa gula darah secara rutin atau ketika berat badan sudah bertambah.
  • Gunakan tangga daripada tangga berjalan atau lift.  Berjalan kaki atau bersepedalah saat memungkinkan dibandingkan menggunakan kendaraan.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment