Ziggy Keluarkan Fly Rasta Setelah Menyabet Grammy Award 2014

Nama besar musikus reggae asal Jamaika, Ziggy Marley, semakin mengukuhkan namanya sebagai reinkarnasi mendiang sang ayah, Bob Marley.  Penampilan rambut gimbal plus piawai memainkan gitar membuat Ziggy terus mendapatkan dukungan sejagat.

Penghargaan kelas dunia yang baru dia terima bulan lalu yaitu Grammy Awards 2014 untuk album In Concert di Los Angeles, Amerika Serikat.  Album yang berisi 14 lagu itu direkam saat tur dunia Ziggy pada tahun 2012 silam. Dengan demikian, dia pun sudah mendapatkan tiga penghargaan Grammy untuk album solo Love Is My Religion (2007) dan tiga tahun berselang lewat Children With Family Time.

Ada yang menarik karena Ziggy mencoba melestarikan beberapa lagu mendiang ayahnya lewat tur itu.  Dalam album tur itu ada sederet lagu.  Sebut saja Sizzla's the Messiah, One Love, dan One Life racikan Beres Hammond.

Anak tertua sang legenda Bob Marley itu juga memenangi tiga Best Reggae Album dengan Melody Makers, sebuah grup yang beranggotakan saudaranya, Stephen, dan saudara perempuannya, Sharon dan Cedella.

Eksistensi dalam reggae membuat Ziggy semakin mendapat tempat dari berbagai pecinta dan komunitas pecinta musik asal Jamaika itu di Indonesia.  Musikus reggae lokal seperti Stevan Jam hingga Ras Muhamad melontarkan dukungan untuk mendatangkan anak-anak Bob Marley, seperti Damian atau Ziggy, ke Indonesia.

Kini Ziggy sedang merampungkan album baru bertajuk Fly Rasta.  Album tersebut sudah terangkum, tapi baru dijadwalkan untuk dirilis pada 14 April mendatang sebagai album studio kelimanya.  Album tersebut terasa kuat dengan nuansa khas reggae, berbeda dengan proyek pada album solo pertamanya, Dragonfly yang dominan dengan sentuhan rock.  Kembalinya ke akar reggae membuatnya semakin lihai.  Apalagi pengerjaan album itu dibantu oleh produser ternma Dave Coley.

Sebagai bukti untuk menggalang dukungan pecinta reggae dunia, Ziggy akan mengumumkan lagu-lagunya (sekitar 10 lagu) lewat lawatan tur dunia ke Ameria dan Erops.  Jadwal pertama, 19 Februari di San Diego, California, berlanjut pada 8 April di Los Angeles.  Sayang, dalam jadwalnya, manajemen Ziggy belum memutuskan untuk menggelar tur di kawasan Asia.  Namun, musisi dan komunitas reggae di Indonesia tetap optimistis Ziggy bakal datang ke Indonesia suatu hari kelak.  One Love One Hearth.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment