Tampil Berbeda dengan Jilbab Pesta untuk Momen Penting Anda


Jilbab Pesta, bukan hal yang mustahil untuk dikenakan seorang muslimah. Walaupun berjilbab, aktivitas sosial seperti ke pesta tetap bisa dilakukan dengan jilbab yang disesuaikan. Ke pesta pernikahan, ulang tahun, jamuan makan malam, atau pesta apapun jangan dibuat bingung. Jilbab Anda bisa dikreasikan dengan gaya yang benar yang sesuai ajaran Islam. Untuk mengkreasikan jilbab pesta ini pun tidak perlu ke salon. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Lebih cepat, sesuai dengan keinginan, dan tanpa biaya tentunya.

Perbedaan penggunaan jilbab kegiatan sehari-hari dengan pesta adalah tambahan aksesorisnya. Anda wajib menambahkan aksesoris pada jilbab dengan teknik pemakaian yang tepat agar jilbab pantas Anda kenakan ke acara yang sifatnya formal dan juga bisa Anda sesuaikan dengan tema pestanya.

Untuk kreasi jilbab pesta, perhatikan beberapa hal di bawah ini agar gaya Anda tidak salah.
  1. Struktur wajah Anda harus Anda kenali sendiri. Banyak tutorial yang bisa Anda tiru, Anda lihat namun beda struktur wajah yang memberikan tutorialnya dengan wajah Anda. Jadi, jangan asal suka kreasinya lalu Anda asal tiru. Perhatikan setiap kreasi tutorial gaya berjilbab ke pesta tersebut dengan kecocokan struktur muka Anda. Bagi Anda yang memiliki struktur wajah yang bulat, harus diingat bahwa Anda tidak boleh menggunakan aksesoris yang banyak terutama di bagian samping wajah Anda. Bertumpuknya aksesoris, akan membuat Anda tambah bulat.
  2. Pesta apa yang akan Anda hadiri, temanya apa, dan siapa saja kira-kira yang akan datang sudah harus Anda ketahui. Apabila pestanya sederhana dan pesta out door yang santai, jangan gunakan gaya berjilbab yang terlalu heboh dan mencolok. Gunakan jilbab pesta yang sederhana saja tidak perlu berkilauan misalnya dengan bros yang berupa batu-batuan atau juntaian-juntaian panjang.
  3. Kemudian, jangan lupa untuk memperhatikan kapan pesta tersebut diadakan, apakah pesta pernikahan di pagi hari, perayaan di siang dan sore hari, atau pesta malam hari? Pesta di siang hari dan malam hari tentu akan berbeda. Untuk pagi hingga sore hari, jenis pesta ini tidak memerlukan Anda tampil heboh dengan jilbab. Jika malam hari, maka Anda bisa menambahkan sedikit aksesoris yang lebih gemerlap seperti bros, atau mengenakan gelang mutiara dan cincin batu-batuan.
  4. Anda juga harus tahu berapa usia Anda. Kreasi jilbab pesta pesta usia muda, dewasa, dan yang sudah tua 40 tahunan ke atas berbeda. Bagi ibu yang sudah tergolong tua, sebaiknya jangan meniru tutorial berjilbab untuk ke pesta yang menggunakan dalaman.

Berikut ini salah satu kreasi jilbab pesta yang bisa Anda lakukan di rumah dengan mudah.
  1. Sebagai iner atau dalamannya, Anda bisa menggunakan ciput ninja. Kenakan iner ini dengan rapi, bisa dengan memasukkannya ke dalam kerah baju Anda.
  2. Pasangkan di luar iner ciput ninja tersebut, bandana dengan lace atau renda yang warnanya senada dengan warna pakaian yang akan dikenakan. Antara warna lace atau rendanya dengan warna jilbab harus kontras. Jadi akan terlihat serasi dan menarik untuk dilihat.
  3. Pilih jilbab jenis pashimina dengan model kain tissue atau jumputan. Warnanya harus diserasikan dengan warna pakaian pestanya. Jilbab dikenakan di atas kepala dengan. Antara kedua sisinya harus sama panjang.
  4. Silangkan kedua sisi dari jilbab ke bagian belakang leher. Kedua sisi tersebut bawa ke bagian depan melalui bahu kiri dan kanan.
  5. Kenakan aksesoris berupa kalung perak yang berliontin bebatuan. Kenakan aksesoris tersebut di atas kepala Anda seperti halnya bandana yang tadi dikenakan. Juntaian liontin harus pas di tengah dahi Anda.
  6. Sisi jilbab yang sebelah kiri atau kanan, tergantung kenyamanan Anda diambil ke atas melewati kepala bagian sisi kanan untuk pengambilan sisi kiri dan sebaliknya. Kemudian, juntaian tersebut di rapikan dan dimasukkan ke dalam kumparan dari jilbab yang ada.
  7. Sisi satunya yang tidak Anda pilih, juntaiannya dibawa dan kalungkan di bagian depan dada. Agar rapi dan tidak jatuh, berikan jarum sebagai penyematnya, bisa ditaruh di bagian leher belakang.
  8. Juntaian jilbab pesta di bagian depan dada tersebut agar jilbab yang Anda kenakan tetap syar’i. Anda tentu masih ingat fenomena adanya jilboobs yang membuat pandangan dan perdebatan berbeda di kalangan masyarakat. Pada dasarnya, bejilbab atau hijab yang mender adalah yang menutupi dada. Jika kreasi jilbab yang Anda pilih tidak menutupi dada, maka kenakan busana muslim yang longgar, jangan ketat dan membentuk.

Sebetulnya, untuk tetap syar’I ke pesta dengan jilbab pesta yang sederhana variasinya agar jilbab tetap syar’I menutupi dada bisa Anda lakukan dengan jilbab segi empat biasa. Apalagi jika Anda merasa ragu dengan kreasi jilbab yang dibentuk sedemikian rupa namun merasa tidak nyaman karena tidak terbiasa. Untuk membuatnya tetap pantas dikenakan saat menghadiri pesta, Anda bisa memilih warna yang lebih glamour dengan aksesoris seperti bros yang sedikit mencolok. Misalnya menggunakan warna ungu dengan bros warna perak yang ada kilaunya. Juga, jangan ketinggalan pemilihan bahannya. Bahan jilbab pesta yang segi empat dengan jilbab sehari-hari pasti beda. Untuk ke pesta bisa gunakan bahan yang jatuh. Bisa juga yang agak mengkilap terutama untuk pesta malam hari. Harus sesuai dengan bahan pakaian dan bahan harus terjaga agar tetap rapi. Walaupun demikian, kenyamanan Anda tetap nomor satu. Bahan harus yang nyaman dan tidak membuat Anda kaku.

Banyak contoh kreasi berjilbab ke pesta yang bisa Anda tiru dari sosok-sosok berjilbab di Indonesia yang syar’i dan menarik. Misalnya Okki Setiana Dewi. Aktris yang dikenal sebagai penulis ini begitu menginspirasi wanita muslim di Indonesia dengan hijabnya. Dia tidak pernah tampil mencolok namun dengan ke-syar’i-an jilbabnya tersebut membuat siapapun yang melihat merasa ‘adem’. Sederhana tapi elegan. Begitu juga saat pesta pernikahannya. Ia mengenakan jilbab yang menutupi dada namun tidak mengurangi keglamouran yang menjadi ciri khas sebuah pesta pernikahan termasuk dalam konsep yang sederhana sekalipun.

Sedangkan untuk inspirasi kreasi hijab yang lebih ekspresif namun tetap syar’i, Anda bisa mencontoh gaya-gaya Dian Pelangi, Inneke Koesherawati, atau Zaskia Mecca. Mereka lebih mengahadirkan gaya-gaya berjilbab modern yang lebih berwarna-warni untuk Anda tiru gayanya baik untuk jilbab sehari-hari maupun tampilan ke pesta. Dian Pelangi misalnya, desainer ini paham bahwa di jaman modern ini berhijab harus fashionable, maka ia merancang busana muslim yang sesuai dengan perkembangan dunia fashion hingga ia kenalkan ke luar negeri dan menyempurnakannya dengan kreasi hijabnya. Koleksinya selalu bertambah dalam menghadirkan trend hijab terbaru di Indonesia. Untuk rok misalnya, Dian lebih mengedepankan penggunaan model A line yang tidak menampakan pinggul. Kreasi hijab pun ia tutupi bagian depan dadanya seperti dengan juntaian pashmina. Koleksi baju dan jilbab pesta juga menjadi salah satu koleksi populer yang dikenalkannya. 

Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment