8 Tips Mempertahankan Gairah Kerja

Karier memang bukan segaia-galanya dalam hidup ini, namun punya andil dalam mempengaruhi kehidupan seseorang. Mempertahankan serta meningkatkan kuaiitas karier merupakan keinginan sebagian besar orang. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menjaga kuaiitas karier. Salah satu yang paling efektif adalah dengan senantiasa menjaga gairah kerja.

Menjaga gairah kerja memang bukan pekerjaan mudah. Banyak kasus membuktikan. sebagian besar orang gagal mempertahankan kariernya, karena mereka tidak bisa menjaga gairah kerjanya.

Gairah kerja, terbukti ikut menentukan sukses tidaknya karier seseorang. Oleh sebab itu, jaga terus gairah kerja Anda. Bahkan usahakan agar selalu meningkat dari waktu ke waktu. jangan sampai menurun, atau malah hilang sama sekali.

Beberapa langkah di bawah ini dapat membantu Anda untuk mempertahankan gairah kerja:
1. Jaga kondisi tubuh
Pepatah mengatakan, dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Untuk itu, jagalah selalu kondisi kesehatan tubuh Anda agar tetap fit. Gairah kerja yang tinggi hanya bisa ditunjang oleh kondisi badan yang sehat. Betapapun tingginya gairah kerja, jika tubuh sakit, tentu akan sulit mewujudkannya.
2. Awali dengan senyum
Awalilah hari kerja Anda dengan tersenyum. Tidak ada salahnya memberi senyum kepada setiap orang yang Anda kenal sebelum Anda memulai pekerjaan. Bulatkan tekad sebelum bekerja dengan doa dan keyakinan bahwa Anda sanggup menyelesaikan pekerjaan Anda had ini dengan baik. Saat Anda bekerja, walau bibir Anda tidak tersenyum, namun tetaplah agar hali Anda tetap riang dan tersenyum. Dengan senyum gairah Anda pun akan terjaga.
3. Cintai dan nikniati pekerjaan Walaupun pekerjaan Anda menumpuk, atau bahkan pekerjaan yang kemarin masih tersisa dan harus segera diselesaikan, jangan berkeluh kesah dan mencari-cari kambing hitam. Keluh kesah hanya akan mematahkan gairah kerja Anda. Yang paling tepat adalah berusaha agar tetap tenang dan menikrnati pekerjaan yang ada dengan segala konsekuensi dan risikonya. Jangan mudah terpancing emosi sehingga Anda marah-marah, kalut atau merasa tegang. Marah-marah hanya menghabiskan energi dan membuat Anda tidak da-pat beipikir untuk mengeluarkan ide-ide barudemi suksesnya karier Anda.
Jika Anda kesal, cobalah sedikit rileks sambil melemaskan otot-otot. Ambil nafas panjang dan aturlah nafas Anda. Dengan bernafas yang baik dan teratur, asupan oksigen untuk otak akan optimal, sehingga Anda kembali bisa berfikir sehat.
4. Manfaatkan waktu
Sebagai seorang yang profesional.- Anda harus benar-benar bisa memanfaatkan waktu. Saat bekerja, jangan memikirkan dan melakukan hal-hal lain di luar pekerjaan Anda. Dengan tetap konsisten dalam memanfaatkan waktu, pekerjaan Anda pun akan cepat terselesaikan. Bila waktu istirahat tiba, istirahatlah secara total, manjakan diri dengan hal-hal yang membuat tubuh dan otak Anda "beristirahat". Saat istirahat jangan memikirkan pekerjaan. Dengan membiasakan hal seperti ini, Anda akan mudah menempatkan diri pada saat dan ternpat yang tepat. Kapan harus bekerja dan kapan harus bersantai. Dengan membiasakan hidup efektif, maka otak pun akan lebih mudah mengeluarkan ide-ide efektif.
5. Bersyukur
Apapun jenis pekerjaan yang Anda geluti sekarang, walaupun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan atau keinginan/cita-cita Anda, tetaplah bersyukur. Sadarilah, Anda termasuk orang beruntung telah diberi karunia oleh-Nya berupa pekerjaan dan kesempatan berkarier. Lihatlah, di sekitar Anda masih banyak mereka yang menganggur, belum memiliki kesempatan untuk merintis karier. Dengan selalu mengingat bahwa pekerjaan Anda adalah karunia dari-Nya, maka gairah Anda pun akan selalu diperbaharui.
6. Kado istimewa
Ingatlah, di sekeliling Anda ada orang-orang yang begitu menyayangi dan mencintai Anda. Misalnya istri/suami, anak-anak, orang tua, dan sanak keluarga yang lainnya. Karier yang Anda miliki sekarang bisa dikatakan bukan untuk Anda sendiri. melainkan juga untuk orang-orang yang mencintai Anda. Jadi, saat Anda mulai bosan terhadap pekerjaan, ingatlah kepada mereka yang begitu mencintai Anda. Berikanlah persembahan istimewa kepada mereka dengan menunjukkan hasil kerja yang baik. Orang tua misalnya, mereka akan merasa bahagia bila mengetahui karier putra/i nya melesat. Mereka akan merasa tidak sia-sia membesarkan dan mendidik Anda. Begitu pula pasangan atau anak-anak Anda. Mereka pun akan merasa bahagia. Jadikanlah karier Anda sebagai kado istimewa bagi mereka. Jadi saat gairah kerja Anda menurun. ingatlah kepada orang-orang yang Anda cintai.
7. Semangat berkompetisi
Dengan menyadari banyaknya kompetitor yang siap "menggoyang" karier Anda, maka gairah kerja pun akan meningkat. Anda akan selalu berusaha mengeluarkan ide-ide brillian untuk mengungguli pesaing Anda.Untuk itu jagalah semangatt berkompetisi Anda. Namun jika suatu saat gagal berkompetisi, jangan mudah patah semangat, segera cari sisi positif dari kegagalan itu untuk mengembalikan rasa percaya diri dan gairah kerja Anda. Jangan biarkan kekecewaan memengaruhi emosi Anda sampai berlarut-larut. Ingatlah, kompetitor selalu "membayangi" Anda. Mereka akan siap memanfaatkan kondisi Anda yang tengah "bersedih" untuk lebih melesat jauh meninggalkan Anda. Oleh sebab itu, jangan terpuruk dalam kesedihan karena gagal. Pepatah mengatakan, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Tetaplah semangat dan raihlah keberhasilan yang tertunda tersebut.
8. Tidak menutup diri
Bergaullah dengan siapa saja di tempat Anda bekerja. Jangan sepelekan bawahan/junior Anda. Dengan sering berkomunikasi dan bertukar pikiran baik dengan sesama rekan, atasan, bawahan atau bahkan dengan kompetitor sekalipun, maka wawasan berpikir Anda akan lebih terbuka. Selain itu, cobalah bersikap bersahabat dengan siapapun. Persahabatan yang penuh dengan variasi akan membuat gairah kerja Anda senantiasa diperbaharui dan dapat meningkat dari waktu ke waktu. 
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment