Cara Meredam Kebisingan untuk Rumah di Pinggir Jalan Raya

Memiliki rumah dekat jalan raya memiliki sisi positif dan negatif. Jika melihat dari akses tentunya, rumah dekat jalan raya artinya memiliki akses yang lebih mudah dan strategis. Namun, dari sudut pandang lain adapula sisi negatifnya seperti rumah menjadi cepat kotor, anak-anak tidak bisa bermain di luar karena takut tertabrak mobil, dan yang paling mengganggu adalah suara bising kendaraan yang lewat di depan rumah. Kebisingan, khususnya, akan mengganggu waktu istirahat Anda, terutama ketika malam hari. 

Bagi Anda yang memiliki rumah dekat dengan jalan raya, tidak perlu khawatir,ada beberapa tips untuk meredam kebisingan di rumah Anda sehingga jam istirahat Anda di rumah masih tetap terasa nyaman.

1. Taman/pepohonan
Keberadaan taman dengan tanaman-tanaman dan pepohonan tertentu terbukti ampuh meredam suara bisisng yang berasal dari luar rumah. Jadi selain membuat rumah tampak asri dan hijau, taman akan membantu membuat rumah Anda tenang dan nyaman untuk dltempati. Perlu diketahui bahwa menanam tanaman rambat yang berdaun kecil dan rapat dapat mengurangi suara bising dari luar rumah. Apalagi, jika rumah Anda dikelilingi pagar, maka akan lebih baik untuk menempatkan tanaman rambat pada pagar rumah tersebut.

Tak perlu luas, taman yang sempit pun dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meredam suara bising dari luar rumah. Usahakan memilih pohon yang tingginya lebih dari 60 cm serta memiliki banyak ranting dan dedaunan yang lebat. Sebagai contoh, Anda bisa memilih tanaman rambutan atau bambu. Selain dapat meredam suara bising yang berasal dari luar rumah, ternyata jenis tanaman tersebut juga dapat menyaring udara dan debu dari jalanan yang mungkin saja masuk ke dalam area rumah.

2. Bukit buatan
Ternyata, selain taman, Anda juga dapat meredam suara bising dari luar rumah dengan cara membuat bukit kecil. Ya, bukit kecil dengan tinggi sekitar satu meter yang ditanami rumput terbukti ampuh meredam kebisingan yang mengganggu Anda dan keluarga. Sama halnya ketika memilih pohon, Anda juga harus memilih rumput yang srukturnya rimbun dan lebat. Misalnya saja, rumput Swiss. Nah, agar tampilan bukit kecil buatan Anda tidak terlalu polos, maka tambahkanlah tanaman bunga yang akan membuat taman menjadi lebih indah.

3. Kolam dan air terjun mini
Selain taman dan bukit yang terbukti mampu meredam suara bising yang berasal dari luar rumah, kolam ternyata juga dapat menjadi solusi. Anda dapat membuat kolam dengan desain air terjun mini. Suara air inilah yang mampu meredam kebisingan dan menyerap gelombang suara bising yang disebabkan banyaknya kendaraan di jalan raya. Suara gemericik dari air terjun buatan tersebut dapat mengalihkan perhatian dan pendengaran Anda dari suara bising yang ada di luar rumah. Selain itu, keberadaan kolam akan semakin menciptakan suasana segar dan nyaman, serta dapat mempercantik pemandangan

4. Gunakan pelapis lantai yang meyerap suara
Lapisi lantai dengan bahan yang dapat menyerap suara. Pelapis lantai tersebut terdiri atas gabus (cork), karpet, dan lantai kayu.

5. Pasang gorden
Pasang gorden pada jendela dan pemisah ruangan. Cara ini termudah sekaligus mampu melakukan dua hal, yaitu menyerap suara sekaligus memblokade suara. Pilihlah gorden berbahan tebal seperti beludru atau wol. Anda juga bisa memilih bahan-bahan hasil modifikasi. Sebuah laboratorium di Swiss, EMPA, dan desainer tekstil Annette Douglas telah menciptakan gorden kedap suara. Kain yang digunakan untuk gorden tersebut bisa memasukkan sinar matahari ke dalam ruangan, namun tidak memasukkan polusi suara ke dalamnya. Gorden tersebut terbuat dari polyester yang telah dimodifikasi. Sayangnya, gorden ini baru beredar di Amerika Serikat.

6. Pastikan jendela dan pintu kedap suara
Cara lain dengan memastikan jendela dan pintu tidak akan "membocorkan" suara dalam keadaan tertutup. Bila perlu, lengkapilah jendela dan pintu dengan alat khusus "penyegel" suara.

Informasi diatas semoga dapat menambah pengetahuan Anda dan bermanfaat. Selamat mencoba. 
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment