Jus Kentang Ampuh Cegah Sakit Batu Ginjal

Sering nyeri punggung di bagian bawah dan nyeri saat buang air kecil, disertai warna urin yang berubah pink atau cokelat bisa menjadi tanda seseorang terkena penyakit batu ginjal. Untuk mencegah timbulnya batu ginjal, bisa dengan minum jus kentang secara rutin. Kandungan magnesium pada kentang membuat batu ginjal tidak terbentuk. 

Selain sebagai sumber karbohidrat, kentang juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit batu ginjal. Kentang (Solanum tuberosum) merupakan sayur-sayuran yang dimakan atau umbi-umbian bertepung. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan yang kemudian menyebar ke benua Eropa seiring dengan berkembangnya pelayaran dunia dan juga kolonialisasi pada Abad Pertengahan. Saat ini kentang menjadi makanan pokok bagi masyarakaf di Eropa dan Amerika Selatan. Tanaman kentang merupakan tanaman semusim dan biasanya ditanam di daerah dataran tinggi.

Nutrisi kentang banyak terdapat di bagian dalam kulit dan di bawah kulit. Kulit kentang sangat tipis dan warnanya bisa menjadi kuning, cokelat atau kemerahan. Sementara daging buahnya berwarna putih atau kuning, dengan tekstur yang bervariasi. Kentang memiliki sifat kuratif dan kosmetik yang bisa mengatasi masalah medis dan estetika. Kentang dapat dibuat jus dan bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti mencegah sakit batu ginjal.

Kandungan Kentang
Kentang mengandung vitamin seperti vitamin A, vitamin C, vitamin kompleks, serta vitamin B6 (piridoksin). Kentang juga mengandung thiamin, niacin, asam pantotenat dan folat. Di samping itu, kentang mengandung banyak mineral seperti besi, mangan, magnesium, fosfor, tembaga dan kalium. Kentang juga mengandung antioksidan flavonoid.

Kentang bisa mencegah sakit ginjal, terutama batu ginjal. Namun, untuk kasus sakit gagal ginjal, Tak bisa diatasi dengan kentang. Pasalnya, kentang tinggi kandungan potasiumnya dan seseorang yang terkena penyakit gangguan ginjal sebaiknya menjalani diet rendah potasium.

Kentang mengandung zat besi dan kalsium yang juga membantu pembentukan batu ginjal. Namun, karena kentang sangat kaya akan magnesium maka dapat menolak akumulasi atau deposisi kalsium dalam ginjal dan jaringan lain. Sehingga kentang terbukti bermanfaat dalam mengobati batu ginjal.

Jus Kentang
Untuk mengatasi sakit batu ginjal, kentang bisa dimasak terlebih dulu maupun tidak. Setelah itu, kentang dibuat jus. Karena sebagian besar nutrisi dari kentang terkandung di dalam atau bawah kulit kentang, maka dianjurkan tidak mengupas kentang ketika membuat jus kentang. Kentang yang bergizi mudah dicerna sehingga cocok untuk segala jenis usia. Kentang juga memiliki sifat diuretik, menenangkan, anti-spasmodik dan membantu pencernaan.

Namun untuk efektivitas dari cara membuat jus kentang tidak cukup sekali dilakukan. Untuk pencegahan batu ginjal, jus kentang bisa dikonsumsi secara rutin setiap hari. Karena berbahan alami maka jus kentang aman dikonsumsi. Namun, bagi penderita gagal ginjal tidak disarankan untuk minum jus kentang.

Selain jus kentang, untuk mencegah sakit batu ginjal adalah dengan makan ikan, alpukat dan brokoli. Seperti brokoli kaya kandungan magnesium yang dapat mencegah penumpukan mineral oksalat. Bahan-bahan ini dapat dikonsumsi setiap hari dengan konsumsi yang bervariasi untuk mengurangi terjadinya efek samping. Di samping itu, untuk mencegah sakit batu ginjal sebaiknya banyak minum air putih dan mengurangi asupan garam.

Manfaat Lain
Di samping bermanfaat untuk mencegah penyakit batu ginjal, jus kentang juga bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit lain, seperti:
  • Jus kentang merupakan agen detoks in-expensive yang membantu pembersihan hati dan kantung empedu, juga bisa menjadi obat penyakit hepatitis.
  • Jus kentang merupakan agen anti-peradangan yang sangat baik untuk pencegahan penyakit rematik, nyeri sendi dan sakit punggung. Konsumsi jus kentang di pagi hari saat perut masih kosong.
  • Jus kentang digunakan untuk mengatasi penyakit kanker, diabetes, hipertensi, penyakit hati, maag dan sakit pinggang, menurunkan kolesterol serta mencegah terjadinya pembentukan batu kalsium dalam saluran kemih.
  • Untuk kecantikan, jus kentang dapat melindungi kulit dari masalah kekeringan dan menumbuhkan rambut.
  • Jus kentang dapat mengatasi penyakit asam urat karena mengandung alkali yang alami, serta meredakan saluran pencernaan, menyembuhkan gangguan pencernaan dan kelebihan tingkat keasaman dalam tubuh.
  • Jus kentang dapat berkhasiat sebagai obat pencegah penyakit jantung seperti penyakit serangan jantung, penyumbatan arteri, tumor serta kanker.
  • Mengonsumsi jus kentang setiap hari juga dapat membantu mengatasi masalah berat badan.
Batu Ginjal
Batu ginjal (renal lithiasis) adalah gumpalan kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal. Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam ganjal. Umumnya batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal. Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin (cairan dan berbagai mineral dan asam) hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada cairan. Pada saat yang sama, pada urin terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal.

Umumnya sakit batu ginjal ditandai pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul, serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urin. Batu ginjal dapat atau pun tidak menyebabkan tanda dan gejala sampai batu tersebut bergerak di dalam ureter - pipa yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih.

Pada satu titik, tanda dan gejala yang dapat terjadi adalah: nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul, nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha, nyeri pada saat buang air kecil. Di samping itu, urin berwarna pink, merah atau cokelat, mual dan muntah, sering buang air kecil, serta demam dan menggigil saat infeksi terjadi.

Mereka yang berisiko terkena batu ginjal adalah jika dalam keluarganya pernah mengalami batu ginjal, berusia di atas 40 tahun, laki-laki, mengalami dehidrasi. Selain itu makan makanan yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Begitu pula mereka yang obesitas dan memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan, serta kondisi medis lain seperti renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin berisiko terkena batu ginjal.

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air merupakan bagian dari pengobatan yang dibutuhkan. Sebaiknya juga mengubah gaya hidup sehat, misalnya memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani. Selain itu, makan lebih sedikit makanan yang kaya oxalate seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai. Sebaiknya makan makanan kaya kalsium, tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium. 
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment