Waspadai, Gangguan Berkemih Di Usia Muda

Berkemih atau buang air seni atau urine adalah proses alamiah. Gangguan yang menyertai proses berkemih akan berdampak berbahaya bagi tubuh. Selama ini, gangguan berkemih yang sering kali menjurus pada gangguan prostat dikabarkan banyak menyerang usia di atas 40 tahun. Padahal, anak muda juga berpotensi dihinggapi gangguan itu.

Berkemih adalah proses pengosongan ketika kandung kemih terisi. Proses itu terdiri atas dua langkah utama, yaitu ketika kandung kemih secara progresif terisi sampai tegangan di dindingnya meningkat di atas nilai ambang, yang kemudian mencetuskan langkah kedua. Langkah kedua itu adalah refleks yang timbul untuk mengosongkan kandung kemih. Jika refleks itu gagal, setidaknya menimbulkan kesadaran akan keinginan untuk berkemih.

Akan tetapi, proses itu tak melulu lancar. Pada pria, proses itu sering kali terhambat karena beberapa penyebab. Antara lain, penyempitan lubang kemih, pembesaran prostat jinak, infeksi, cedera, dan batu saluran kemih.

Sementara itu, pada wanita, gangguan itu terjadi karena organ yang turun akibat berbagai sebab, yang menyebabkan saluran kemih terjepit atau tertutup, infeksi, atau keadaan setelah melahirkan.

Ada juga yang terlalu sering berkemih. Itu juga ter-masuk gangguan. Intensitas berkemih yang tinggi antara setengah hingga satu jam sekali juga tergolong gangguan berkemih karena tidak lancarnya proses pembuangan tersebut. Urine yang keluar sedikit demi sedikit, membuat seseorang bolak-balik ke kamar mandi.

Ibaratnya, berkemih sedikit-sedikit, padahal isi kandung kemih masih banyak. Pada pasien infeksi, sensivitas kandung kemih yang meningkat . membuat intensitasnya lebih tinggi lagi.

Pada anak muda, gangguan itu biasanya disebabkan karena faktor infeksi, batu di saluran kemih, dan penyempitan saluran kemih. Bisa juga karena gaya hidup, kecelakaan, atau benturan di daerah genital.

Gaya hidup yang dimaksud antara lain kebersihan yang tidak terjaga, perokok aktif atau sering terpapar asap rokok, hingga bergonta-ganti pasangan. Sering menahan hasrat untuk berkemih juga dapat menjadi salah satu penyebab gangguan ini.

'Menahan hasrat untuk membuang air seni itu sama sekali tidak bagus. Dengan menahan berkemih, kandung kemih akan membengkak dalam keadaan penuh. Sering menahan berkemih hanya akan memicu timbulnya batu.

Infeksi pada saluran kemih sering kali menjadi penyebab gangguan berkemih. Saluran kemih melipuri kandung kemih, ginjal, dan saluran yang menghubungkan keduanya yaitu ureter dan uretra. Ketika kuman masuk ke sistem tersebut, infeksi bisa terjadi. Infeksi biasanya berada pada tahap ringan, jika diobati sedini atau sesegera mungkin. Akan tetapi, jika seseorang tidak melakukan perawatan dan pengobatan, hal itu dapat menyebabkan infeksi yang menyebar hingga ke ginjal.

Perempuan cenderung lebih mungkin untuk mengalami infeksi kandung kemih lebih besar daripada pria. Hal itu disebabkan perempuan memiliki saluran uretra yang lebih pendek sehingga lebih memudahkan bagi kuman penyebab infeksi saluran kemih untuk naik ke bagian kandung kemih. Infeksi pada saluran kemih sering terjadi pada remaja.

Seseorang memiliki kecenderungan lebih untuk mendapatkan infeksi saluran kemih, jika tidak mengonsumsi cukup cairan, memiliki penyakit diabetes, sedang hamil, serta memiliki batu ginjal atau pembesaran kelenjar prostat.

Ketika merasakan ada gangguan, sebaiknya memang langsung mengonsultasikan kepada dokter. Meski cuma infeksi biasa, apabila tidak cepat ditangani, akan berakibat lebih serius. Bisa juga ada batu yang kalau tidak dikeluarkan akan membesar dan kemungkinan-kemungkinan lain yang membahayakan.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment