Bisnis Manis Menulis Blog

Kisah sukses dari menulis sudah terdengar sejak lama. Siapa tak kenal William Shakespeare, pujangga asal Inggris yang termasyhur ke seantero dunia karena untaian kata-kata indahnya. Setiap zaman juga menelurkan penulis hebat yang karyanya masih bisa dinikmati hingga sekarang. 

Abad berganti, menulis tetap menjadi salah satu jalan yang bisa dipilih untuk bertahan hidup. Tiba di dunia digital, seni menulis pun mengalami perkembangan luar biasa. Kini, salah satu wadah untuk menampung karya tulisan adalah melalui laman blog. Jika diibaratkan, blog adalah rumah yang isinya beragam tulisan.

Akan tetapi, blog di Indonesia belum menjadi profesi yang dipandang menguntungkan secara finansial. Sebagian besar penulis blog memiliki profesi utama dan menjadikan aktivitas menulis blog sebagai selingan. Padahal di luar negeri, banyak orang yang menjadi blogger seutuhnya alias full time blogger.

Sebut saja Wendy Cheng dari Singapura. Melalui laman blognya xiaxue.blogspot.com siapa sangka wanita berusia 29 tahun itu mereguk manisnya menjadi blogger. Pada 2012, ia menulis pengunjung blognya mencapai 40.000 orang setiap hari. Tak heran, ia memasang tarif tinggi untuk ajakan kerja sama promosi. Untuk satu kali tulisan advertorial, ia mematok harga 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 49,4 juta! Memang Singapura termasuk negara dengan biaya hidup paling mahal. Akan tetapi, tetap saja, pencapaian ibu beranak satu itu luar hiasa untuk bisnis blogger.

Di ranah negeri sendiri, muncul nama Herman Yudiono. Ia ahli kimia di perusahaan tambang nikel yang kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya pada 2011 karena ingin beralih menjadi blogger seutuhnya. Mungkin keputusan Herman terbilang nekat, tetapi jika melihat pundi rupiah yang bisa dikumpulkannya dengan ngeblog, semua orang bisa memaklumi. Dengan modal "hanya mengetik blog", ia bisa meraup ratusan juta rupiah dari perusahaan yang tertarik dengan aktivitas blogging-nya. Pendapatan yang diterima pria asal Sumedang itu berasal dari monetisasi beberapa blog yang dikelolanya, seperti blogodolar.com.

Blog itu memang berisikan banyak tips dan trik untuk memonetisasi blog. Tujuannya, agar blog tak hanya untuk menampung ide dan catatan, tetapi juga menghasilkan. Herman menerbitkan buku terkait kegigihannya nge-blog melalui buku Cara Saya Menghasilkan Rp 620 juta Dari Blog.

Cerita keberhasilan menjadi blogger juga menginspirasi Annisa Steviani untuk serius memajukan blognya, www.annisast.com. Meski ia mengawali perkenalannya dengan blog secara tidak sengaja dan
hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi kini ia serius mengelola blog tentang parenting yang banyak berbagi seputar keseharian sebagai ibu bekerja yang memiliki bayi.

Menurut dia, bisnis blogger masih menarik di Indonesia. Bahkan keberadaan blogger bisa disejajarkan dengan pekerja media dalam hal mengulas produk dan bahan untuk promosi. Banyak klien atau perusahaan yang nyaman dengan pola promosi lewat blog. Tentu saja karena makin banyak orang yang melek teknologi. Selain itu, promosi melalui blog lebih efektif dan efisien untuk biaya publikasi. Di blog, tulisan bisa lebih personal, mengalir santai dan juga disertai banyak foto. Ada beberapa keunggulan promosi melalui blog dibandingkan media lainnya.

Annisa juga tergabung dengan komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB) untuk membangun jejaring dengan sesama blogger. Dalam setiap penulisan blognya, Annisa berujar, ia selalu berusaha ju-jur dengan apa yang ditulisnya.

Saat ini, blognya sudah menembus rata-rata 40.000 page views setiap bulan. Dia juga selalu realistis. Selalu
berusaha agar blogpost-nya bisa diterima banyak orang. Mungkin itu yang membuat blognya dikunjungi banyak orang.

Ia masih berstatus sebagai editor di sebuah media daring di Jakarta. Akan tetapi, seiring dengan pertumbuhan anak semata wayangnya, Annisa berharap suatu hari nanti, ia juga bisa menjadi full time blogger. Toh, jika dikelola dengan baik, mengisi blog juga dapat mendatangkan penghasilan. Untuk standar di Indonesia, Annisa mengatakan tarif untuk saiu tulisan di blog yang sudah populer bisa mencapai Rp 1,5 juta. Belum lagi, ada banyak skema yang bisa dipakai dalam memonetisasi blog. Skema endorse atau review juga menjadi keuntungan lain dari menjadi blogger. (PRM 17/5/2015)



Jadi Jutawan 

Cuma Modal Nulis
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment