Puasa Bugar dengan Menu Sahur yang Nikmat

Maman Malmsteen 16.22.00
Jangan pernah abaikan menu untuk sahur. Pastikan menu sahur Anda bergizi tinggi, dengan asupan serat dari sayur-sayuran serta protein, baik protein hewani maupun protein nabati. Menu sahur Kerapu Kukus Cabai Kering, Tim Telur Sayuran, Kembang Tahu Kuah, Tempe Krenyes maupun Sayur Bayam Putren bisa menjadi pilihan makan sahur yang bergizi tinggi. Alhasil, Anda tak bakal lemas berpuasa seharian. Seperti apa resepnya?


Kembang Tahu Kuah

Bahan:
1 lembar kembang tahu, seduh, potong-potong
1 buah wortel, belah dua potong tipis
1 buah kentang kupas, potong dadu
50 gr teri asin
300 ml air
1 sdm minyak untuk menumis

Bumbu:
1/2 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdt kecap ikan
1/2 sdt kaldu ayam bubuk

Bumbu Iris:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 buah cabai kering

Cara Membuat

  1. Tumis bumbu iris sampai harum, masukkanteri, wortel dan tofu sambil diaduk rata
  2.  Tambahkan kembang tahu, aduk rata. Bubuhi garam, merica, gula pasir, kecap ikan, dan kaldu ayam bubuk sambil diaduk rata. Tuang air, masak sampai matang dan air berkurang
  3. Kembang Tahu Kuah siap disajikan

Untuk 5 Porsi

Sayur Bayam Putren

Bahan:
3 ikat bayam, petik daunnya
2 buah tomat potong dadu
100 gr putren, iris serong rebus sebentar
750 cc air

Bumbu:
2 siung bawang putih, iris halus
4 butir bawang merah, iris halus
2 cm kenctir, memarkan
1 cm temu kunci
1 sdt garam
Kaldu ayam Masako secukupnya

Cara Membuat:
1. Rebus semua bumbu dan air hingga mendidih, masukkan bayam dan putren sambil diaduk rata
2. Tambahkan tomat, rebus kembali selama 3 menit lalu angkat
3. Sayur Bayam Putren siap disantap

Untuk 5 - 6 orang

Tempe Krenyes

Bahan:
1/2 papan tempe, iris tipis kecil
1 bungkus tepung bumbu serbaguna
200 ml air
Boncabe level 4 secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  1. Larutkan tepung bumbu serbaguna dengan air hingga rata, sisihkan 
  2. Celupkan tempe ke dalam larutan tepung, goreng dalam minyak banyak dan panas hingga kuning keemasan, angkat dan tiriskan 
  3. Masukkan Tempe Goreng dengan Boncabe ke dalam waskom, aduk rata
  4. Sajikan Tempe Krenyes selagi

Untuk 5 orang

Tim Telur Sayuran

Bahan:
5 butir telur
200 gr ayam giling
1 buah jagung manis, sisir
1 buah wortel,potong dadu kecil
300 ml air

Bumbu:
1 buah cabai merah besar, buang biji, iris tipis
2 buah cabai hijau besar, buang biji, iris tipis
1 buah bawang bombai, cincang kasar
3 siung bawang putih, iris tipis 6 butir bawang merah, iris tipis 1 sdt kaldu bubuk
1 sdt gula pasir
Lada dan garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang bombai, bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan daging ayam, aduk hingga berubah warna. Tambahkan cabai merah dan hijau, jagung dan wortel, lalu tuangkan air, aduk hingga empuk. Bumbui dengan lada, garam, kaldu bubuk dan gula pasir, masak hingga air menyerap, angkat dan dinginkan. Tambahkan telur, aduk rata
  2. Tuang adonan ke dalam cetakan kue talam yang telah diolesi dengan minyak goreng, hingga 3/4 cetakan, kukus hingga matang selama ± 30 menit, angkat.
  3. Sajikan Tim Telur Sayuran dengan saus sambal
Untuk 20 pieces

Kerapu Kukus Cabai Kering

Bahan:
500 gr ikan kerapu
3 buah cabai merah kering, iris serong
2 batang daun bawang, potong memanjang

Bumbu:
3 cm jahe, iris korek api
4 siung bawang putih, memarkan
3 sdm air jeruk nipis
1 sdm minyak wijen
1 sdm Saori saus tiram
2 sdt soy sauce Kikkoman
1 sdt kecap ikan
1 sdt lada bubuk
Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Bersihkan ikan, buang isi perut, lalu kerat bagian badan ikan dengan pisau. Cuci bersih ikan, tiriskan
  2. Masukkan ikan ke dalam pinggan tahan panas, lumuri dengan semua bumbu hingga rata. Diamkan selama 30 menit di dalam lemari es
  3.  Tambahkan irisan daun bawang dan cabai merah kering, kukus ikan dalam uap airmendidih selama 15 menit hingga matang, angkat
  4. Kerapu Kukus Cabai Kering slap disajikan

Untuk 2 Porsi

5 Langkah Mencegah MERS-CoV

Maman Malmsteen 15.29.00
Belakangan penyakit Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV) merebak, dimulai dari Korea Selatan. Penyakit yang berasal dari Arab Saudi ini seperti halnya SARS dan mematikan. Data terakhir ada kasus 14 pasien di Korea Selatan yang meninggal akibat terjangkit MERS. Seperti apa virusnya? Dan bagaimana mencegahnya?

"Jangan pergi dulu ke Korea Selatan, nanti terjangkit MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus) Iho," ucap Tanti pada teman-temannya. Belakangan memang banyak yang takut berwisata ke Korea Selatan karena di sana sedang merebak penyakit MERS, yang katanya lebih menakutkan dari SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang mewabah di Asia tahun 2013 lalu.


MERS-CoV adalah penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus corona yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Gejala penyakit ini mirip dengan flu, yakni demam, batuk dan sesak napas. Namun, virus ini akan menyerang hebat jika menginfeksi saluran pernapasan. Kematian akibat MERS terjadi karena beberapa komplikasi serius yang terjadi seperti Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) dengan kegagalan multiorgan, gagal ginjal, koagulopati konsumtif, dan perikarditis serta pneumonia berat.

Kasus MERS
Virus ini merupakan jenis baru dari kelompok Corona Virus (Novel Corona Virus). Pertama kali ditemukan pada September 2012 di Arab Saudi. Corona Virus ini masih satu kelompok dengan virus SARS. Dikatakan oleh Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP (K), MARS, DTM & H, DCE, Anggota WHO Emergency Committee on MERS CoV, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, berdasarkan data terakhir di Korea Selatan, ada sebanyak 145 kasus MERS dan 14 orang di antaranya meninggal dunia. Pada kasus tersebut case fatality rafe-nya hampir 10 persen. Angka kematian ini masih di bawah angka kematian MERS di dunia yakni 36 persen dan lebih rendah dari angka kematian MERS di Arab Saudi yaitu 44 persen.

Yang dikhawatirkan dari virus
MERS di Korea Selatan adalah virusnya bermutasi dan menjadi makin mudah menular. Namun berdasarkan hasil laboratorium sekuensing virus corona, virus yang,di Korea Selatan menunjukkan almost identical dengan virus yang di Saudi Arabia. Virus pada pasien MERS Korea yang didiagnosis di Tiongkok juga hanya menunjukkan "minor mutation", yang tidak mempengaruhi keganasan penularan. Artinya, secara ilmu virologi, virus korona penyebab MERS di Korea pada dasarnya sama dengan virus yang selama ini dikenal.

Lantas bagaimana kasusnya bisa terus berkembang? Di Korea Selatan, kasus MERS pertama kali dialami oleh wanita hamil, anak sekolah dasar, serta sopir ambulans yang membawa pasien MERS ke Samsung Medical Center. Karena kasusnya terus meningkat, maka tim World Health Organization (WHO) datang ke Korea dan memberikan rekomendasi awal tim di bidang kesehatan, di antaranya:
  1. Pengendalian dan pencegahan infeksi harus terus ditingkatkan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
  2. Semua pasien dengan demam atau keluhan pernapasan harus ditanya soal riwayat kontak dengan pasien MERS, apakah pernah berkunjung ke Rumah Sakit yang mengobati pasien MERS, serta riwayat kunjungan ke TimurTengah dalam 14 hari sebelumnya. Bila salah satu hal itu positif, maka pasien harus ditangani seksama dan diperiksa apakah ada MERS.
  3. Mereka yang tidak ada gejala apa-apa tetapi pernah kontak dengan pasien MERS dan tidak bepergian selama masa pengamatan.

Faktor Risiko MERS-CoV
Ada beberapa faktor risiko orang-orang yang mungkin terkena penyakit MERS-CoV ini, di antaranya:
  1. Semakin tua, semakin besar kemungkinan sakit lebih parah dan meninggal. Umur rata-rata pasien yang meninggal adalah 72,5 tahun, lebih tua dari umur rata-rata pasien MERS yang sembuh, yakni 55 tahun.
  2. Sebanyak 92,9 persen pasien yang meninggal sudah mempunyai penyakit penyerta lain sebelum terkena MERS dan hanya 27,9 persen pasien yang sembuh. Jadi, risiko MERS parah atau meninggal terjadi jika sudah ada penyakit kronik lain. Jadi jika memiliki penyakit kronik, sebelum umrah Ramadhan atau pergi ke Korea Selatan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.
  3. Sebanyak 61 persen penyakit penyerta pada pasien MERS meninggal adalah penyakit paru-paru kronik. Sementara 31,6 persen penyakit penyerta pasien MERS yang sembuh juga penyakit paru-paru kronik.

Meski belum ada kasus di Indonesia, tetapi sebaiknya melakukan langkah pencegahan. Terutama bagi Anda yang akan bepergian ke Korea Selatan maupun umrah Ramadhan ke Arab Saudi. Berikut penjelasan Prof. dr. Tjandra mengenai langkah pencegahan berdasarkan hasil pertemuan Emergency Committe Meeting pada tanggal 16 Juni 2015:
  1. Selalu mencuci tangan pakai sabun karena kegiatan ini dapat menurunkan penularan MERS-CoV.
  2. MERS-CoV lebih banyak terjadi pada mereka yang mengalami sakit kronik seperti paru-paru, penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, dan lain-lain. Maka sebelum pergi ke Korea Selatan sebaiknya memeriksakan dulu ke dokter dan membawa obat.
  3. Batasi kontak dengan mereka yang mengalami gangguan pernapasan seperti influenza like illness, dan'batasi kunjungan ke klinik dan rumah sakit yang menangani MERS-CoV.
  4. Jika selama di Korea Selatan dan 14 hari sesudah kembali ke Indonesia ada keluhan batuk, pilek, panas dan keluhan pernapasan lain, segera hubungi petugas kesehatan dan sampaikan riwayat kunjungan ke Korea Selatan.
  5. Selalu mengikuti perkembangan MERS-CoV di Korea Selatan dan mengikuti rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan.

Antibiotik Tidak Mempan
Bagaimana dengan pengobatan? Anti Microbioal Resistance (AMR) menunjukkan bahwa obat-obat antibiotika di dunia sudah makin banyak yang tidak mempan lagi dan tidak bisa membunuh bakteri. Demikian juga obat antiviral tidak bisa membunuh virus, dan lain-lain. Akhirnya, dunia dapat masuk dalam post antibiotic era, yang mana penyakit infeksi ringan pun bisa jadi berat karena kumannya tidak bisa dibunuh lagi. Juga perlu disadari bahwa penggunaan antibiotika pada hewan dan pertanian jumlahnya lebih besar dari penggunaannya pada manusia, dan karena itu harus dikelola bersama.

Data menunjukkan bahwa bila tidak ada program penanggulangan berarti maka kematian akibat AMR akan lebih tinggi daripada kematian akibat kankerkdan Iain-Iain. Untuk itu WHO memberikan lima program untuk setiap negara, di antaranya:
1. Meningkatkan pemahaman tentang AMR di masyarakat, kalangan kesehatan serta sektor terkait lainnya.
2. Meningkatkan ilmu pengetahuan melalui surveilans dan riset.
3. Mengurangi terjadinya infeksi, a.l dengan higiene, sanitasi, PHBS dan vaksinasi.
4. Penggunaan antibiotika secara optimal sesuai indikasi, jangan berlebihan.
5. Menjamin investasi untuk mengatasi resistensi antimikroba. 

Saum Ramadan dan Hasrat Bercinta

Maman Malmsteen 14.30.00
Jendela Informasi - Menurut bahasa, saum bermakna menahan. Sedangkan saum menurut syariah ialah menahan dari makan, minum, hubungan suami-istri, dan semua hal-hal yang membatalkan saum, dengan niat ibadah sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Menahan lapar dan haus untuk beberapa jam mungkin tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Bahkan sudah merupakan hal biasa bagi mereka yang terbatas ekonominya. Yang mungkin jadi persoalan, adalah ketika harus menahan syahwat s3ks karena siapa pun bisa melakukan dengan pasangan sahnya, tanpa terhalang keterbatasan ekonomi.


Besarnya stimulan s3ks dari lingkungan, membuat permasalahan tersendiri ketika memasuki bulan Ramadan. Betapa tidak, larangan berhubungan intim di siang hari atau batal saum karena berhubungan suami istri, bukan saja mewajibkan qada (menggantinya di bulan lain), namun pelakunya juga harus membayar denda atau hukuman. Bila tidak mampu saum selama 2 bulan berturut-turut, maka memberi makan orang fakir dan miskin.

Dengan makin maraknya rangsangan yang menjurus ke masalah s3ks di seluruh akses kehidupan, membuat kaum pria cenderung mengeksploitasi s3ks. Sedang kaum hawanya dituntut untuk selalu seksi.

Libido pada manusia lebih dipengaruhi oleh empat faktor yaitu kejiwaan, fisik, lingkungan, dan pengalaman s3ksual. Artinya, jika kondisi jiwa, fisik, lingkungan dan pengalaman s3ksualnya baik, maka libidonya juga akan normal. Sebaliknya, libido dapat terganggu jika salah satunya terganggu. Jika fisik sedang sakit, misalnya, yang bersangkutan akan kurang bergairah. Tapi dari semua faktor itu yang paling berpengaruh adalah pengalaman s3ksual.

Semua pengalaman terekam di otak. Begitu juga dengan pengalaman s3ksual. Pada saat diperlukan, maka memori ini akan diputar ulang. Pengalaman yang indah akan membuat gairah lebih cepat timbul dan mencapai puncak. Sebaliknya, pengalaman s3ksual yang tidak menyenangkan akan membuat seseorang tidak bergairah atau kehilangan gairahnya.

Dr. Schnarch, staf pengajar pada Institut Kinsey, dalam laporan hasil penelitiannya tentang s3ks menyatakan hormon kecil pengaruhnya terhadap libido s3ksual seseorang. Meski menjelang menstruasi keinginan wanita untuk melakukan hubungan s3ks umumnya meningkat, tapi itu bukan berarti hormon-hormon yang mengontrolnya.

Jika dikontrol hormon, maka gairah akan hilang setelah menopause. Tapi kenyataannya tidak. Gairah mereka tidak berhenti hanya karena biologisnya berubah, malah sering semakin meningkat. Banyak wanita memiliki alasan emosional dalam menciptakan hasrat, sejauh mereka tidak perlu khawatir untuk hamil.

Efek dari hormon, menurut Schnarch, juga sama pada pria. Walaupun banyak hormon yang memengaruhi hasrat pada pria, namun pengaruh utama terhadap kebiasaan s3ksual adalah pikiran. Jadi, jika hormon pria berada di bawah tingkat normal, maka gairah s3ksualnya akan menurun. Tapi bila hormonnya di atas normal, gairahnya juga tidak akan meningkat.

Pemahaman ini menjadi sangat penting ketika mengaitkan antara saum dan libido s3ksual. Dalam satu hadis, Rasulullah pernah memberikan bimbingan kepada pria yang belum berkemampuan menikah. Seperti dituturkan sahabat beliau Abdullah bin Mas'ud r.a: "Maka barangsiapa yang tidak mampu menikah, hendaklah dia saum. Karena saum itu dapat mengendalikan nafsu."

Hakikat saum sebagai pengendalian pikiran, harus dipahami dengan baik. Pemahaman tidak menjadi keliru, karena larangan berhubungan badan sangat berbeda dengan keadaan menahan lapar dan dahaga. Dan keistimewaan saum menurunkan libido ini tidak serta-merta. Karena Allah sendiri mengetahui bahwa libido s3ks tidak dapat dibunuh begitu saja hanya dengan saum. Al Barra' r.a. berkata, "Ketika telah turun kewajiban bersaum di bulan Ramadan, mereka tidak mendekati istri mereka selama sebulan Ramadan penuh, dan ada beberapa orang yang tidak dapat menahan nafsunya."

Lantas, Allah SWT menegur dengan menurunkan ayat ke 187 surat Al Baqarah yang berbunyi "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Ramadan bercampur dengan istri-istri kamu. Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu. Karena itu, Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu."

Kekuatan pikiran di balik dahsyatnya libido s3ks lelaki juga tak mampu teredam dengan kombinasi Ramadan dan keterbatasan ekonomi. Simak saja penuturan seorang sahabat yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a, "Seorang lelaki datang menemui Rasulullah saw lalu berkata,"Binasalah aku wahai Rasulullah". Rasulullah kemudian bertanya: "Apakah yang telah membinasakanmu?" Lelaki itu menjawab,"Aku telah bersetubuh dengan istriku pada siang hari di bulan Ramadan."

Rasulullah bertanya, "Mampukah kamu memerdekakan seorang hamba?" Lelaki itu menjawab. Tidak." Rasulullah bertanya kembali, "Mampukah kamu bersaum selama dua bulan berturut-turut?" Lelaki itu menjawab. "Tidak." Rasulullah saw bertanya lagi. "Mampukah kamu memberi makan kepada enam puluh orang fakir miskin?" Lelaki itu menjawab,"Tidak". Kemudian ia duduk dan Rasulullah pun memberikan kepadanya suatu bungkusan yang berisi kurma lalu bersabda, "Sedekahkanlah ini." Lelaki tadi berkata, "Tentunya kepada orang yang paling miskin di antara kami. Tiada lagi di kalangan kami di Madinah ini yang lebih memerlukan dari keluarga kami." Mendengar ucapan lelaki itu Rasulullah tersenyum sehingga kelihatan sebahagian giginya yang putih. Kemudian ia bersabda, "Pulanglah dan berikanlah kepada keluargamu sendiri."

Bila dikupas lebih dalam, sebenarnya aktivitas s3ks bukan hanya tindakan suami istri yang diakhiri dengan penetrasi p3nis pada v@gin@. Namun bisa pula sekadar bercumbu atau segala aktivitas yang dapat membangkitkan syahwat. Akan tetapi, untuk hal ini, Rasulullah tak melarang.

Seperti dituturkan sahabat Umar bin Abu Salamah r.a,"Aku bertanya kepada Rasulullah saw, Bolehkah orang yang sedang bersaum mencium istrinya? Rasulullah saw menjawab, tanyakan kepada wanita ini sambil menunjuk ke arah Ummu Salamah. Wanita itu kemudian mengatakan bahwa Rasulullah saw pernah melakukannya. Lalu Umar bin Abu Salamah berkata, wahai Rasulullah! Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang? Rasulullah saw bersabda, "Demi Allah aku adalah orang yang paling bertakwa dan paling merasa takut kepada Allah daripada kamu."

Hanya, untuk menghindari agar tidak tergelincir, sebaiknya menjauhi aktivitas yang lebih mendorong pada hubungan suami istri. Dan dari riwayat tersebut kita dapat memahami bahwa tidaklah benar saum dimaksudkan untuk membunuh s3ksualitas, namun lebih diarahkan untuk pengendalian diri antar pasangan. Bahkan Islam melarang membunuh s3ksualitas, termasuk menghancurkan organ vital melalui pengebirian dan sejenisnya.

Utsman bin Mazh'un berkata, "Wahai Rasulullah, aku adalah seorang lelaki yang merasa keberatan untuk membujang. Karena itu izinkanlah aku untuk berkebiri." Beliau menjawab, "Jangan. Akan tetapi, hendaklah engkau saum." Dalam riwayat lain, beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala telah mengganti kerahiban dengan agama yang lurus dan lapang untuk kita."

Saum akan bermakna pada pengendalian libido s3ksual bila berhasil memengaruhi cara berpikir, gaya berpikir, dan kandungan pikiran. Rutinitas ibadah di kala Ramadan, psikis dan fisik, memengaruhi dan mengendalikan pikiran-pikiran yang menggelorakan libido syahwat. Inilah makna saum sesungguhnya.

Abu Bakar Jabir Al Jazairi mengatakan, "Di antara manfaat-manfaat spiritual bahwa saum membiasakan orang untuk bersabar, menguatkan kesabarannya, mengajarkan pengendalian diri, membantunya dalam mengendalikan diri, memunculkan sifat takwa dalam diri dan mengembangkannya. Maka beribadahlah kala berpikir, dan berpikirlah kala ibadah. Tiada agama kecuali untuk makhluk berpikir." ***

Wanita Hamil Boleh Juga Berpuasa

Maman Malmsteen 17.13.00
Banyak pertanyaan yang ditujukan kepada dokter mengenai masalah kehamilan dan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Pada intinya adalah apakah puasa bagi wanita yang sedang hamil dianjurkan atau setidaknya aman dilakukan tanpa membahayakan kesehatan ibu dan bayi yang sedang dikandungnya?

Ada beberapa pertimbangan mengenai dianjurkan atau tidaknya seorang wanita yang sedang hamil berpuasa di bulan Ramadan. Pertama yang perlu kita ketahui apakah manfaat puasa Ramadan untuk kesehatan badan? Kajian-kajian ilmiah telah membuktikan bahwa puasa selama bulan Ramadan tidak menyebabkan mal-nutrisi atau gangguan asupan kalori karena tidak ada pembatasan jumlah dan jenis-jenis makanan yang diperlukan pada saat sahur rnaupun berbuka puasa.


Yang kedua puasa di bulan Ramadan dilakukan dengan rasa ikhlas bukan paksaan. Hal ini ternyata memengaruhi hipotalamus manusia. Sebagai perbandingan pada orang yang melakukan diet ketat untuk mengurangi berat badan, pusat lipostat di hipotalamus akan mengompensasi keadaan ini dengan menambah kembali berat badan pada saat program diet dihentikan, berbeda dengan penurunan berat badan yang dilakukan .secara bertahap. Dengan pengontrolan sendiri dan penurunan berat 3 badan secara bertahap dengan cara mengubah kebiasaan atau perilaku makan seperti pada bulan Ramadan, hal ini tidak menyebabkan hal-hal yang merugikan, malahan diharapkan akan menyebabkan perubahan permanen yang menguntungkan.

Puasa dalam bulan Ramadan berbeda dengan jenis puasa lainnya karena tidak ada pembatasan, semua jenis makanan tertentu. Misalnya makan protein atau buah-buahan saja sehingga sebetulnya tidak ada defisiensi sesuatu jenis zat tertentu yang mungkin membahayakan kesehatan tubuh. Puasa di bulan Ramadan juga merupakan suatu latihan mendisiplinkan diri.

Orang-orang dengan kebiasaan buruk seperti merokok atau terlalu banyak minum kopi akan mendisiplinkan diri selama bulan Ramadan ini. Efek psikologis puasa di bulan Ramadan juga mendatangkan manfaat untuk kesehatan, umumnya orang yang menjalankan puasa akan merasa tenang dan bahagia karena menjalankan ibadah, emosi dan tindakan kekerasan juga dikurangi. Hal-hal positif inilah yang akan didapatkan untuk orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadan.

Jadi, bolehkah seseorang wanita hamil menjalankan puasa meskipun tidak diwajibkan bagi wanita Muslimah yang sedang hamil maupun menyusui untuk menjalankan ibadah puasa? Ini bukan hal yang mudah untuk disikapi. Kehamilan bukan merupakan kelainan atau penyakit, kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang dapat dialami oleh setiap wanita, jadi apabila tidak ada masalah kesehatan pada ibu maupun pada janin, maka ibadah puasa tidak menjadi kendala. Beberapa ahli berpendapat bahwa keringanan yang diberikan Allah SWT tidak menghendaki kerusakan bagi siapa pun, apalagi bayi yang ada di dalam kandungan sehingga hal ini merupakan suatu kemudahan.

Finnan Allah dalam dalam surat Al-Baqarah (2): 184 "....dan bagi orang-orang yang tidak sanggup melakukannya, maka ia wajib mem-bayar fidyah, yaitu memberi makan satu orang miskin..." Pada ayat di atas disebutkan bahwa orang-orang yang tidak sanggup berpuasa wajib membayar fidyah sebagai pengganti puasanya. Fidyah adalah memberi makan seorang miskin sesuai dengan makanan yang dimakan oleh pembayar fidyah.

Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir ada penjelasan dari para sahabat bahwa yang dikategorikan sebagai orang-orang yang tidak sanggup berpuasa adalah wanita hamil dan menyusui bila mereka takut diri dan bayinva akan mengalami bahaya. Oleh karena itu, untuk menjaga keselamatan fisik wanita hamil dan menyusui, mereka dibenarkan tidak berpuasa Ramadan dan sebagai gantinya mengeluarkan fidyah. Besarnya fidyah sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk biaya makan dan minumnya setiap hari.

Sebaiknya dengan pertimbangan segala kondisi, wanita hamil pada trimester (tiga bulan) pertama boleh tidak menjalankan ibadah puasa karena pada trimester pertama terjadi organogenesis (pembentukan bagian-bagian organ janin termasuk otak) dan biasanya pada trimester pertama sering terjadi gangguan mual dan muntah sehingga asupan cairan dan kalori bisa terganggu.

Bila usia kehamilan mencapai trimester kedua dan ketiga (bulan ke empat sampai dengan sembilan), seorang wanita hamil dapat berpuasa dengan catatan bahwa kesehatan dirinya dan bayinya dalam kondisi yang baik dan puas:a dilakukan sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter atau dokter ahli kebidanan dan kandungan yang menangani dan melakukan pengawasan.

Kemungkinan gangguan pertumbuahn pada janin bukan disebabkan oleh karena asupan makanan yang kurang, melainkan lebih disebabkan oleh karena dehidrasi yang diakibatkan oleh karena tidak minum selama kurang lebih 12-13 jam.

Lalu, bagaimana sebaiknya cara seorang wanita hamil yang ingin berpuasa? Yang pertama dan yang terpenting adalah berkonsultasi dengan dokter ahli kebidanan dan kandungan Anda yang tentunya telali mengetahui riwayat kesehatan dan kehamilan yang pastinya akan berbeda dan sangat spesifik untuk tiap-tiap wanita hamil dan juga bagaimana kondisi janin di dalam kandungannya. Apabila ditemukan adanya penyakit lain seperti diabetes, hipertensi, atau kelainan sistem pencernaan, ibu sebaiknya tidak menjalankan ibadah puasa. Demikian juga apabila diketahui terdapat gangguan pertumbuhan janin, sebaiknya ibu tidak melaksanakan ibadah puasa. Bagi wanita hamil yang menjalankan puasa, prinsip bahwa nutrisi yang harus masuk adalah nutrisi yang baik harus dipertahankan.

Diet pada masa ini sangat diperlukan untuk menunjang kebutuhan nutisi yang optimal bagi seorang ibu dan bayinya. Apa dan seberapa banyak yang ibu makan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Kecukupan semua zat yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan, beberapa asupan gizi yang penting untuk diperhatikan adalah:
  1. Zat besi. Vitamin C akan meningkatkan absorpsi zat besi dari sumber-sumber makanan yang mengandung zat besi seperti; hati, daging sapi, daging ayam, kacang-kacangan, dan bayam.
  2. Asam folat. Penting untuk pertumbuhan janin, sumbernya dari sayur-sayuran yang berwarna hijau, hati, limpa, telur, dan daging.
  3. Kalsium. Sumber kalsium yang penting didapatkan dari pro-duk susu, ikan, tahu, brokoli, kacang-kacangan, dsb.

Ibu hamil juga harus memerhatikan konsumsi air, seorang wanita hamil harus minum sekurang-kurangnya 2 liter setiap harinya untuk menghindari timbulnya masalah yang tidak diimginkan.

Beberapa hal yang dianjurkan untuk diperhatikan selama berpuasa adalah menghindari konsumsi lemak, gula, garam, dan kafein yang berlebihan, sedapat mungkin mengkin mengonsumsi makanan yang masih segar tanpa bahan pengawet.

Makanlah makanan yang rendah lemak dan kurangi makanan yang diproses dengan cara digoreng. Sedapat mungkin makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang cukup.

Seorang wanita hamil tanpa kompiikasi kehamilan maupun komplikasi medis perlu pula menjalankan olah raga, tentunya dengan melakukan konsultasi sebelumya. Tujuan berolah raga adalah untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuh dan menambah stamina fisik dalam menghadapi persalinan.

Ketosis (yang terjadi dalam kondisi tubuh yang kelaparan) karena puasa pada wanita hamil trimester ketiga terjadi apabila puasa lebih dari 16 jam. Apabila ibu mengala-mi kelaparan, keton yang diproduksinya akan melewati plasenta yang digunakan oleh janin sebagai sumber pengganti sumber energi. Jika terdapat tanda-tanda bahwa puasa menyebabkan gangguan baik pada kesehatan ibu maupun janin, sebaiknya puasa segera dihentikan karena hal tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Energi Pulih Dengan Menu Berbuka Yang Yummy

Maman Malmsteen 15.58.00


Jendela Informasi - Menu berbuka puasa nikmatnya yang manis-manis agar kadar gula darah yang tadinya ngedrop, kembali naik. Makanan yang manis juga memberikan energi setelah selama 12 jam perut dalam kondisi kosong. Anda dan keluarga bisa menikmati menu berbuka puasa dengan menyeruput Golden Honeydew with Tea, lalu dilanjutkan dengan takjil Kolak Fantasi. Seusai salat Magrib, Anda bisa makan makanan berat dengan lauk-pauk seperti Sup Bola Daging Polong dan Bakwan Jagung Keju. Ditambah dengan crunchy-nya Keripik Bayam membuat energi Anda kembali. Bagaimana cara membuatnya? Berikut resep-resepnya! Selamat berbuka puasa!


5 Menu Berbuka Puasa Yang Yummy

Golden Honeydew with Tea

Bahan:
100 gr melon kuning, serut memanjang
300 ml air
2 kantung teh celup
4 sdm gula pasir
Sejumput garam
Es batu secukupnya

Cara Membuat
  1. Rebus air, teh, gula pasir dan sejumput garam hingga mendidih, angkat dan dinginkan
  2. Masukkan serutan melon kuning ke dalam gelas saji, tambahkan batu es. Siram dengan air teh, hias sesuai selera
  3. Sajikan Golden Honeydew selagi dingin
Untuk 2 Gelas



Kolak Fantasi

Bahan:
150 gr kacang hijau, rendam selama ± 2 jam
150 gr kolang kaling, potong kecil
100 gr kurma, potong kecil
150 gr tapai, potong kecil
300 gr gula pasir
1,5 liter air
125 ml santan kental Kara
1 sdt vanili
Garam secukupnya

Cara Membuat:
  1. Rebus air, daun pandan dan kacang hijau di atas api sedang sampai kacang hijau 2A matang.. Tambahkan gula pasir dan kolang kaling, rebus hingga kolang-kaling empuk
  2. Kecilkan api, masukkan kurma santan, vanili dan garam ke dalam rebusan, sambil terus diaduk hingga santan mendidih
  3. Tambahkan tapai singkong, aduk rata
  4. Kolak Fantasi siap dinikmati selagi hangat
Untuk 6 Porsi


Bakwan Jagung Keju

Bahan:
1 buah jagung manis, sisir
2 sdm tepung terigu Segitiga Biru
70 gr Kraft keju Cheddar, parut
1 butir putih telur
2 siung bawang putih
1/2 sdt lada butir
1/2 ruas jari kunyit, kupas kulit Garam secukupnya Gula pasir secukupnya

Pelengkap:
Kraft keju Cheddar, parut

Cara Membuat:
  1. Blend telur bersama bawang putih, lada, kunyit, garam dan gula pasir hingga lembut. Campur dengan jagung manis, keju dan tepung terigu, aduk rata
  2. Panaskan minyak goreng di atas api sedang, cetak satu sendok makan adonan jagung, goreng hingga kuning kecokelatan, angkat dan tiriskan
  3. Sajikan Bakwan Jagung Keju di atas piring saji, taburi dengan keju parut
  4. Jagung Manis Keju siap dipasarkan
Untuk 9 Pieces


Sup Bola Daging Polong

Bahan Bola Daging:
200 gr daging sapi giling
1 sdm tepung panir
1 sdm tepung terigu Segitiga Biru
Garam secukupnya
Lada bubuk secukupnya
1/3 sdt kayu manis bubuk
1/3 sdt jintan bubuk
500 ml air hangat

Kaldu:
800 ml air
200 gr tulang iga sapi, seduh dengan air mendidih
1 buah wortel, kupas, iris tipis
1 buah kentang, kupas, potong dadu
1 tangkai daun bawang
1/2 butir bawang bombai
50 gr kacang polong
Garam secukupnya
Lada bubuk secukupnya
Pala bubuk secukupnya
Bawang goreng secukupnya

Cara Membuat:
  1. Bola Daging: Campur semua bahan kecuali air, aduk rata dan simpan dalam freezer selama 10 menit. Ambil 1 sendok teh adonan daging, bulatkan. Masukkan ke dalam air hangat, rebus di atas api sedang hingga mengapung, angkat dan tiriskan
  2. Kaldu: Rebus tulang dan air di atas api sedang hingga mendidih. Masukkan bawang bombai, wortel dan kentang, rebus kembali di atas api kecil hingga mendidih. Bumbui dengan garam, lada dan pala bubuk, aduk hingga rata. Tambahkan daun bawang, bola daging dan kacang polong, rebus hingga mendidih
  3. Sajikan Sup Bola Daging di dalam mangkuk saji selagi hangat
Untuk 2 Porsi


Keripik Bayam

Bahan:
2 ikat bayam berdaun lebar
300 gr tepung beras Rose Brand
250 ml air
1 sdm tepung kanji
5 lembar daun jeruk purut, iris tipis
Garam dan penyedap rasa secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1 ruas kencur

Cara Membuat:
  1. Petik daun bayam dari tangkainya, kemudian cuci bersih lalu tiriskan hingga kering, sisihkan.
  2. Campur tepung beras, tepung kanji, dan air, aduk hingga merata, tambahkan bumbu halus, garam, penyedap rasa dan daun jeruk, aduk rata
  3. Panaskan minyak goreng, celupkan daun bayam satu per satu ke dalam adonan tepung beras, lalu masukkan ke dalam minyak panas, goreng hingga agak kecokelatan, angkat dan tiriskan
  4. Simpan Keripik Bayam dalam wadah tertutup rapat, sajikan
Untuk + 300 gr

Tips Merawat Ginjal Supaya Tetap Sehat Selama Puasa

Maman Malmsteen 17.32.00
Siapa yang berperan menyaring zat-zat racun di dalam tubuh? Jawabannya, ginjal. Supaya kerja ginjal tidak berat, kita memang harus mengonsumsi air putih yang banyak. Tetapi, sekarang kan sedang puasa? Apakah artinya ginjal menjadi tidak sehat selama puasa?

Jawabannya tentu saja tidak. Di saat berpuasa pun, kita bisa merawat ginjal supaya tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Kalau ginjal sehat, tentu saja tubuh kita pun akan sehat dan bisa beraktivitas dengan baik.


Saat puasa atau pun tidak, pola makan masyarakat saat ini memang sangat dekat dengan racun. Melalui makanan instan, makanan bergaram tinggi, berlemak tinggi, bergula tinggi, dan lainnya, tubuh terisi zat-zat berbahaya. Itulah yang disaring oleh ginjal yang akhirnya dibuang melalui urine atau air kencing.

Kerja itu sebenaraya sungguh berat untuk ginjal. Untuk meringankan kerjanya, ada cara yang cukup mudah dan sudah sering kita dengar, yaitu dengan mengonsumsi air putih yang cukup banyak.

Kenapa perlu air? Ya, karena proses penyaringan itu membutuhkan cairan. Saat menjalankan fungsi reabsorpsinya pun, ginjal membutuhkan cairan yang cukup.

Bila cairan kurang, proses kerja ginjal pun akan semakin berat dan lama-kelamaan tidak berjalan lancar. Efek berikutnya adalah adanya pengendapan zat berbahaya dan racun yang masuk ke tubuh.

Pengendapan itulah yang nantinya akan membentuk batu ginjal yang juga bisa berada di saluran kandung kemih atau saluran kencing. Kalau sudah begitu, kita harus menjalani perawatan medis melalui obat ataupun tindakan operasi. Tentunya tidak mau, kan?

Lalu, bagaimana saat bulan puasa seperti sekarang? Dari Subuh hingga Magrib, orang yang berpuasa tentunya tidak mengonsumsi air minum sama sekali. Padahal, tanpa cairan, kerja ginjal akan berat. Tidak perlu khawatir, karena ada kok cara-cara untuk menyiasatinya.

Dalam beberapa jam, tubuh memang akan kekurangan cairan. Tetapi di jam antara jam buka puasa dan sahur, kita tetap harus mengonsumsi air sampai dua liter atau delapan gelas per hari.

Dari keseluruhan tubuh manusia, 70-80% membutuhkan air. Jumlah asupan air minimal dua liter itu pun berpatokan pada jumlah rata-ra-ta urine yang dibuang per hari yang juga sekitar dua liter.

Mengapa kerja ginjal semakin berat bila kekurangan cairan? Kita mengibaratkannya dengan proses mencuci pakaian. Mencuci membutuhkan air yang cukup banyak. Bila airnya kurang, maka proses mencuci bisa lebih lama dan lebih sulit.

Jaga asupan
Air memang membantu kerja ginjal dalam prases pcinbuangan zal berbahaya bagi tubuh. Akan tetapi, kita pun harus berhenti secara sengaja memasukkan zat berbahaya atau racun ke dalam tubuh yang akan menambah pekerjaan ginjal.

Saat puasa ketika konsumsi cairan agak kurang, kita harus kurangi mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat berbahaya yang berlebih. Kurangilah mengonsumsi makanan yang terlalu asin, makanan instan, berlemak tinggi, berlebih protein, danlain- lain karena akan semakin memperberat kerja ginjal.

Istilahnya, berhentilah "makan jorok". Makanan instan pun harus dijauhi dan harus dipandang sebagai racun tubuh karena ada bahan pengawet, kandungan garam terlalu tinggi, dan racun lainnya.

Selain itu, kita harus mengurangi konsumsi minuman seperti teh atau kopi. Jika terlalu sering meminumnya, kita pun harus lebih banyak lagi mengonsumsi air putih melebihi jumlah minimal.

Jadi, persiapkanlah makanan dan minuman yang tidak mengandung bahan pengawet dan sedikit kandungan garam untuk berbuka puasa serta sahur. Kita harus menyadari mana makanan yang sehat dan mana makanan yang membawa racun bagi tubuh. Apalagi, yang harus di-ingat, tubuh sedang berpuasa.

Jangan asal makan dan hajar semua makanan. Asupan harus dijaga dengan makanan yang berbahan gizi tinggi untuk memperlancar metabolisme tubuh. Konsumsi juga sayur dan buah yang mengandung cairan.

Dengan mengonsumsi air putih yang banyak serta sayur dan buah yang mengandung banyak cairan, kinerja ginjal memang akan semakin baik. Bukan itu saja, cairan-cairan itu juga bermanfaat untuk memelihara organ-organ tubuh yang lain mulai dari mata, kulit, jantung, hati, dan lain-lain.

Jadi, apakah masih malas mengonsumsi air minimal dua liter per hari dan malas mengonsumsi makanan sehat? Masih senang makanan instan, terlalu asin, terlalu manis, dan berlemak tinggi? Tentunya tidak karena organ di dalam tubuh yang tidak terlihat akan terkena dampak buruknya.

Puasa yang dilakukan untuk menahan hawa nafsu sebaiknya juga untuk menahan nafsu mengonsumsi makanan enak yang tidak sehat. Ayo beribadah yang sehat. Ibadah lancar, tubuh pun sehat.  [PRM 28/06/2015]

Agar Puasa Jadi Tidak Berasa

Maman Malmsteen 16.18.00
Agar Puasa Jadi Tidak Berasa -Bulan Ramadhan menjadi satu bulan yang istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan bulan suci ini semaksimal mungkin. Dan pastinya harus yang bermanfaat. Dari pada kita kongkow atau online yang tidak jelas mendingan cari kegiatan yang bisa menambah ilmu, pahala dan uang saku .... kali yah.

Banyak kegiatan yang bisa kita ikuti, apalagi zaman sekarang tinggal pilih. Tidak banyak aturan lagi, yang penting niat!!!

Caranya cari tempat kursus atau pelatihan yang dianggap paling layak untuk didatangi. Eits ... jangan salah, tempat kursusnya atau pelatihannya harus sesuai dengan minat dan bakat kita. Jangan asal pilih!

Pesantren Kilat
Ingin memperdalam ilmu agama di pondok pesantren tapi tidak kesampaian? Tidak perlu berkecil hati, sekarang sudah banyak pilihan. Sudah begitu, sekarang ini sudah menjamur yang namanya program pesantren kilat yang biasa ditujukan, baik sekolah atau umum. Nah, lewat pesantren kilat ini berbagai pelajaran ilmu agama Islam secara rinci bisa kita dapatin. Walaupun temponya amat singkat, tapi ilmu yang didapat segudang. Di situ kita diajari cara shalat yang baik dab benar. Buat kita-kita yang tidak ngaji atau tidak kenal huruf Arab di sana juga akan diajari. Selain itu, berbagai kajian tentang Islam juga diberikan. Pokoknya buat Anda yang buta akan ilmu Islam bisa langsung datang, gampang kok carinya. Anda tinggal cari informasi atau klik website pesantren kilat atau datang langsung ke pesantren terdekat. So buruan deh....

Komputer
Jangan salah, kegiatan yang menyangkut komputer paling enak dan rugi kalo dilewatkan. Apalagi sekarang sudah ada yang namanya komputer 3D (Animasi). Wah...dengan program tersebut kita bisa bikin gambar yang aneh dan lucu-lucu. Asal kalian tahu saja... animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak melalui penggunaan komputer dan merupakan sebagian bidang komputer grafik dan animasi. Dan animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D, walaupun grafik komputer 2D masih ada yang menggunakan.

Dengan komputer 3D ini Anda bisa menciptakan gambar atau animasi yang paling spektakuler. Apalagi buat Anda yang hobinya ngutak-ngatik komputer dan punya daya khayal tingkat tinggi bisa langsung nyerbu tempat kursus yang menyediakan program-program semacam ini. Apalagi sekarang masih tren bikin diari di internet alias blog.

Bahasa
Untuk belajar bahasa memang gampang-gampang susah, tapi semua bisa asal didukung niat dari hati. Selain bisa cas cis cus....kita bisa lebih fasih menggunakan bahasa asing lainnya. Sudah begitu, Anda bisa makin pede kalau ketemu orang bule. Tidak susah kok, cari tempat kursus bahasa asing, hampir di setiap pelosok ada. Tapi harus diingat nih, kalau mau mencari tempat kursus bahasa asing, pilih tempat-tempat yang sudah punya nama dengan tenaga pengajar yang berkualitas. Pasti dijamin!!

Fotografi
Buat Anda yang doyan berpetualang ria... kursus fotografl sepertinya tepat sekali nih. Selain dapat wawasan tentang cara berfoto yang baik, Anda juga bisa melatih ketrampilan, biar hasil foto Anda punya kualitas seperti seorang fotografer. Semua pemandangan dan kejadian yang Anda anggap menarik bakal terdokumentasi dengan sangat baik.. Jadi tidak asal jepret, tapi benar-benar mendapatkan kualitas foto yang bagus.

Menulis
Nah, kalau kegiatan satu ini paling cocok buat Anda yang gemar corat-coret di kertas atau buat Anda yang hobi nulis diari. Eh jangan salah loh, makin Anda sering mengasah ketrampilan menulis, nantinya Anda bakal jadi penulis top deh. Soalnya kalau urusan tulis menulis, kita harus tahu yang namanya struktur penulisan dan tata bahasa. Jadi tidak asal tulis bo... Selain itu, dalam menulis Anda juga harus faham yang namanya teknik menulis, ada 3 point agar tulisan itu bagus dan enak dibaca di antaranya, tata bahasa, rasa bahasa dan logika bahasa. Kalo Anda sudah faham betul 3 kriteria itu, so pasti Anda bisa jadi penulis deh.

Komik
Pengen yang lebih seru lagi... yang doyan dengan cerita lucu atau hobi sekali menggambar, kursus satu ini sepertinya tidak boleh ditinggalkan. Kursus membuat gambar plus cerita komik asyik juga tuh!. Sudah begitu Anda bisa menuangkan ide ke dalam bentukgambar...pokoknya bebas deh. Namanya juga seni tidak ada batasannya. Dan, yang paling heboh lagi, komunitas pencinta komik punya satu wadah sendiri namanya Masyarakat Komik Indonesia (MKI). Dalam MKI itu, Anda bisa belajar dan berbagi pengalaman dengan senior. Seru kan? 


Peran Ibu Dalam Melatih Anak Berpuasa

Maman Malmsteen 15.22.00
Peran Ibu Dalam Melatih Anak Berpuasa - Surga itu di bawah telapak kaki ibu, demikian sabda Nabi Muhammad SAW. Ini mengandung arti bahwa keberadaan ibu memegang peranan penting dalam pembinaan akhlak anak, ibu bisa mewarnai pribadi anak. Dengan kata lain, di tangan ibulah masa depan anak.

Lebih jauh, keluarga (orang tua) merupakan lngkungan pendidikan yang pertama dan utama. Berkaitan dengan pendidikan dalam keluarga, ada bulan yang sangat penting yang penuh rahmat, yaitu bulan Ramadan. Bulan untuk bisa beribadah lebih banyak dan lebih baik karena di bulan suci ini Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda dibandingkan dengan beribadah di luar bulan Ramadan.


Menghadapi Ramadan ini, biasanya para ibu punya pekerjaan tambahan. Bangun lebih awal dari biasanya, menyiapkan makan sahur buat seluruh anggota keluarga, sampai membangunkan anak untuk makan sahur. Dengan banyaknya kesibukan tersebut tidak membuat ibu berkeluh kesah, tetapi dihadapi dengan sabar sebagai ladang untuk beramal.

Mengingat pentingnya peranan ibu bagi anak maka pada bulan Ramadan ini merupakan momentum yang tepat untuk membina pribadi anak. Bulan puasa merupakan bulan latihan bagi anak, baik secara fisik maupun psikologis. Dengan latihan ini diharapkan anak menyadari apa yang harus dilakukan dan apa yang musti dihindari. Bagi ibu yang punya anak masih kecil, timbul pertanyaan: Bagaimana cara memperkenalkan dan melatih ibadah puasa pada anak?

Mengajak anak untuk berpuasa tidak gampang. Hal ini memerlukan upaya yang kuat serta penuh kesabaran. Mengenalkan dan melatih puasa sejak kecil pada anak perlu dilakukan secara bertahap. Misalnya, puasa sampai pukul 12.00 WIB lalu meningkat sampai pukul 13.00 WIB dan selanjutnya sampai tamat (magrib).
Tanamkan pada hati dan pikirannya bahwa puasa adalah salah satu kewajiban sebagai Muslim. Di sini anak perlu punya kesadaran akan kewajibannya. Dalam menanamkan kesadaran pada anak tentu harus disampaikan dengan bahasa sederhana yang disesuaikan dengan usia anak.

Pada diri anak perlu dipupuk niat yang kuat. Dengan niat yang kuat sangat membantu pelaksanaan puasa, selanjutnya ciptakan hal-hal yang dapat mendukung puasa menjadi lebih menarik. Misalnya, pada saat sahur dan berbuka puasa dengan menyediakan makanan kesukaan anak masing-masing dan ciptakan suasana ceria dan menyenangkan.

Ibu harus memberikan contoh atau teladan cara berpuasa yang baik. Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga harus memelihara panca indra sehingga puasanya berpahala. Orang tua yang tidak berpuasa (karena sakit atau haid) hendaknya tidak makan di depan anak yang sedang berpuasa.

Apabila anak mampu dan mau berpuasa, layak diberi hadiah. Hadiah tidak hanya berupa barang atau materi, tetapi bisa juga berupa pujian, acungan jempol atau sebuah pelukan hangat dari ayah atau ibu. Dengan adanya hadiah ini, anak akan ini akan merasa bahagia dan timbul rasa percaya dirinya untuk berpuasa lebih baik.

Dengan berpuasa akan berpengaruh langsung terhadap sikap mental anak. Anak dilatih kesabaran untuk menunggu/menangguhkan makan sampai saatnya berbuka puasa. Sabar dalam menghadapi keinginan yang belum terpenuhi atau terkabulkan oleh orang tuanya. Misalnya, anak diu-ji kesabarannya apabila belum punya baju dan sepatu untuk Lebaran.

Selain latihan kesabaran, anak dilatih kejujuran, khususnva jujur terhadap diri sendiri. Puasa merupakan ibadah yang bersifat pribadi. Artinya, yang tahu berpuasa atau tidaknya hanyalah anak sendiri dan Allah SWT. Kebiasaan jujur di bulan puasa seyogianya dapat diterapkan pada bulan-bulan berikutnya sebagai bulan peningkatan.

Melalui puasa, seorang ibu bisa menanamkan rasa peduli pada anak. Anak dapat merasakan apar orang yang tidak punya (miskin). Di luar bulan Ramadan, anak akan sulit merasakan bagaimana laparnya orang miskin. Dengan adanya rasa tenggang rasa, selanjutnva orang tua mengajarkan sikap sosial di antara sesama manusia. Misalnya, anak disuruh mengantarkan makanan untuk berbuka puasa kepada tetangga sebelah.

Hikmah lain yang dapat dipetik dari ibadah puasa, yaitu melatih anak bangun pagi. Dengan adanya makan sahur sebelum puasa, anak dituntut untuk bangun pagi lebih dini (sebelum subuh tiba). Dengan kebiasaan bangun pagi, anak tidak akan kesiangan berangkat ke sekolah, bisa sarapan pagi dan bisa belajardi waktu pagi hari.

Walaupun memang kita maklumi untuk membangunkan anak di waktu akan makan sahur relatif sulit, namun berkat kesabaran seorang ibu akhirnya anak mau bangun dan makan sahur hingga tubuh anak tetap sehat dan segar serta dapat pahala dari makan sahurnya. Dengan demikian, puasa merupakan sarana yang penting untuk pendidikan anak. Orang tua (ibu) dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai bulan latihan bagi anak. Pada akhirnya anak menjadi orang yang saleh yang dapat mendoakan kedua orang tuanya. Amin! 

Ingin Mulut Segar Dan Wangi Di Bulan Puasa?

Maman Malmsteen 15.07.00
Ingin Mulut Segar Dan Wangi Di Bulan Puasa?  - Kendati diberikan pemakluman lebih kepada orang-orang yang berpuasa ketika mulut mereka tanpa sengaja menebarkan aroma kurang sedap alias bau mulut, meminimalkan risiko terjadinya hal tersebut tetap patut diupayakan. Terutama bagi Anda yang memiliki aktivitas tinggi dan menuntut pertemuan dengan banyak orang di dalam pekerjaannya. Namun, mengatasi persoalan bau mulut memerlukan pengetahuan menyeluruh terlebih dahulu terkait penyebabnya. Bau mulut atau halitosis biasa dialami seseorang dengan gangguan penyakit dari dalam tubuh seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, gagal ginjal, liver serta gangguan pencernaan dan lainnya, ataupun penyakit yang berasal dari dalam rongga mulut itu sendiri seperti gigi berlubang, plak pada gigi dan gusi serta karang gigi. 


Penyebab bau mulut yang terakhir disebutkan paling sering terjadi. Bahkan intensitas kemunculannya meningkat saat seseorang yang mengalaminya menjalani ibadah puasa di mana kondisi mulut menjadi serba kering sehingga mudah bagi bakteri dalam mulut berkembang biak dan menyebabkan bau mulut. Tetapi untungnya, pencegahan mau pun penanganan terhadapnya masih mudah dilakukan.

Berikut ini cara agar mulut segar dan wangi di bulan puasa, antara lain:

Menjaga Makanan Yang Dikonsumsi
Kebiasaan mengonsumsi makanan beraroma tajam bisa menyebabkan bau mulut. Keseringan rnengonsumsinya rnenyebabkan aroma tajam tidak enak tersebut menetap di rongga mulut dan akan sulit dihilangkan sekalipun dengan menyikat gigi. Pilih makanan beraroma segar atau netral untuk dikonsumsi di waktu sahur dan berbuka. Suplemen vitamin C dosis tinggi baik juga sebagai tambahan. Selain itu ada yogurt, jus atau teh hijau sebagai pilihan lain jenis makanan sehat dan segar. Bakteri pada yogurt misalnya, akan melindungi lidah sehingga bakteri penyebab bau mulut tidak dapat tumbuh di sana. Jus dari buah dan sayuran sehat seperti seledri, wortel dan kacang-kacangan dapat mencegah bakteri merugikan menempel di permukaan gigi. Sedangkan teh hijau diyakini mampu membilas senyawa-senyawa sulfur penyebab bau di dalam mulut. Patut diperhatikan, konsumsi semuanya itu tanpa gula. 

Perbanyak Minum Air Putih
Berhenti makan dan minum dalam jangka waktu tertentu membuat mulut jadi kering. Situasi yang kondusif bagi bakteri-bakteri merugikan penyebab bau mulut untuk berkembang biak dengan subur, karena produksi air liur dan suplai oksigen dalam rongga mulut yang salah satunya berfungsi membunuh bakteri merugikan berkurang. Perbanyak minum air putih di waktu sahur dan berbuka pilihan yang baik. 

Jaga Kesehatan Gigi Dan Gusi
Gigi berlubang atau gusi berdarah berpotensi tinggi menjadi tempat bersarang bakteri merugikan penyebab bau mulut. Oleh karena itu periksakan kesehatan gigi dan gusi secara teratur ke dokter sebagai pencegahan. 

Bersihkan Mulut Sebersih-bersihnya
Padahal kita telah menyikat gigi sebaik-baiknya, dan dilakukan paling tidak selama dua menit sesuai anjuran para ahli. Namun, bau mulut tetap tercium. Apa sebab? Karena dengan menyikat saja tidak cukup membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Sebuah riset menyebutkan sikat gigi hanya mampu membersihkan 25 persen saja dari mulut Anda. Karena itu dianjurkan untuk melakukan kumur-kumur setelah menyikat gigi usai makan sahur dan berbuka puasa. Kumur-kumur dilakukan dengan menggunakan cairan khusus agar hasilnya maksimal sehingga mulut segar dan wangi.

Sajian Buka Puasa Ala Jajanan Favorit 1

Maman Malmsteen 14.19.00

BAKSO MALANG


Bahan :
✓ 10 buah bakso sapi
✓ 10 buah bakso goreng
✓ 150 gr mi telur, rebus matang buah tahu kulit
✓ 10 buah kulit pangsit, goreng
✓ 2 batang daun seledri, iris halus

Kuah :
 ✓ 15 siung bawang putih
✓ 10 butir bawang merah ✓ 1 sendok teh merica
✓ 1/4 sendok teh pala
✓ 2 sendok makan minyak goreng
✓ garam secukupnya
✓ 2 liter air

Cara Membuat :

  1. Kuah: Haluskan bawang putih, bawang merah, merica dan pala. 
  2. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus hinga harum, kecokelatan dan mengering. Angkat dan tiriskan. 
  3. Didihkan air, masukkan tumisan bumbu, masak hingga harum. 
  4. Masukkan bakso ke dalam rebus-an kuah, masak sebentar. 
  5. Siapkan mangkuk saji, susun mi, bakso sapi, bakso goreng, tahu kulit, dan pangsit goreng. Tuang kuahnya lalu sajikan dengan taburan seledri. 

Hasil : 5 porsi 

NASI UDUK AYAM GORENG 

Bahan :
✓ 300 gr beras, cuci bersih
✓ 400 ml santan
✓ 2 lembar daun salam
✓ 2 lembar daun jeruk batang serai, memarkan
✓ garam secukupnya

Ayam Goreng :
✓ 1/2 ekor ayam potong 4 bagian
✓ 3 siung bawang putih
✓ 3 butir bawang merah
✓ 1/2 sendok teh ketumbar cm jahe
✓ 2 cm lengkuas
✓ 1 cm kunyit
✓ garam secukupnya
✓ minyak goreng

Cara Membuat :

  1. Didihkan santan, daun salam, daun jeruk, serai dan garam.
  2. Masukkan beras, masak hingga air meresap. Angkat. 
  3. Kukus nasi dalam panci pengu-kus selama 30 menit. Angkat. 
  4. Haluskan bawang putih, bawang merah, ketumbar, jahe, lengkuas, kunyit, dan garam. 
  5. Lumuri ayam dengan bumbu halus, masak hingga bumbu me-resap dan matang. Angkat. 
  6. Goreng ayam dalam minyak panas hingga matang. Angkat dan tiriskan. 
  7. Sajikan nasi uduk dengan ayam goreng. 
Hasil : 4 porsi

SOTO MI BOGOR

Bahan :
✓ 300 gr daging sandung lamur, potong-potong 
✓ 1,5 liter air 
✓ 2 sendok makan minyak goreng 
✓ 250 gr mi basah 
✓ 150 gr kol, iris halus 
✓ 2 buah tomat, potong 6 bagian 

Bumbu halus: 
✓ 5 siung bawang putih 
✓ 7 buah bawang merah 
 2 buah cabai merah 
✓ 3 buah kemiri 
✓ 1 sendok teh ebi, sangrai, tumbuk halus
✓ garam dan merica bubuk secukupnya 

Pelengkap : 
✓ 1 batang daun bawang 
✓ bawang goreng
 ✓ risoles, potong-potong 

Cara Membuat :
  1. Rebus air dan daging hingga empuk. Angkat dan tiriskan. 
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum. Angkat, masukkan ke dalam air kaldu daging, masak hingga mendidih. Angkat. 
  3. Siapkan mangkuk saji, susun mi basah, kol, tomat, dan daging. 
  4. Siram dengan kuah soto. Taburi irisan daun bawang dan bawang goreng. Sajikan dengan potongan risoles. 
Hasil : 4 porsi

KOLAK BIJI SALAK & BUBUR SUMSUM 

KOLAK BIJI SALAK
Bahan : 
✓ 200 gr ubi merah, kukus matang, haluskan 
✓ 75 gr tepung sagu 
✓ 1/4 sendok teh garam 
✓ 150 gr gula merah
 ✓ 2 lembar daun pandan 
✓ 600 ml air
✓ 1 sendok teh tepung sagu, larutkan dengan sedikit air 

BUBUR SUMSUM
Bahan :
✓ 100 gr tepung beras 
✓ 900 ml santan 
✓ 2 lembar daun pandan 
✓ 1/4 sendok teh garam

KUAH SANTAN (MASAK HINGGA MATANG): 
✓ l00 ml santan 
✓ 1/4 sendok teh garam 
✓ 2 lembar daun pandan 

Cara Membuat : 
  1. Campur ubi dengan tepung sagu dan garam, uleni hingga kalis dan rata. Bentuk adonan bulat, lakukan hal yang sama hingga semua bahan habis. 
  2. Panaskan air dalam panci, tambahkan gula merah dan daun pandan, rebus hingga mendidih dan gula larut. Angkat lalu saring air gula, lalu panaskan kembali. 
  3. Masukkan bulatan ubi, lalu rebus hingga matang dan terapung. Tuang larutan tepung sagu dan air, aduk hingga rata dan kental.
  4.  Angkat. Bubur Sumsum: Campur semua bahan dalam panci, masak sambil terus diaduk hingga mengental dan matang. 
  5. Sajikan bubur sum-sum dengan kolak biji salak dan kuah santan. 
Hasil : 3 porsi

ES TELER

Bahan :
✓ 100 gr manisan kolang-kaling merah, iris memanjang
✓ 200 gr alpukat
✓ 10 biji nangka matang, potong dadu
✓ 200 gr kalapa muda, keruk
✓ 200 ml sirup cocopandan
✓ 5 sendok makan susu kental manis
✓ es serut secukupnya

Cara Membuat :
  1. Atur semua bahan dalam gelas saji,
  2. Tambahkan es serut, sirup cocopandan, dan susu kental manis. Sajikan
Hasil : 3 Porsi

Puasa Optimalkan Imunitas Tubuh

Maman Malmsteen 10.57.00
Puasa Optimalkan Imunitas Tubuh - Ibadah puasa di bulan Ramadan dapat menjadi metode yang sangat efektif untuk mengoptimalkan kinerja sistem imun dan sistem endokrin (komunikasi antarjaringan, bahkan organ yang biasanya diperankan oleh hormon) manusia. 

Sistem pertahanan tubuh pada manusia atau yang lebih dikenal sebagai sistem imun sering diartikan sebagai suatu efektor dalam menghalau "musuh" yang terdiri dari zat asing yang akan memasuki tubuh. Sesungguhnya secara historiografi kata "imun" berasal dari suatu istilah era Romawi yang diasosiasikan dengan suatu keadaan "bebas utang". Dengan demikian, sistem imun lebih tepat diartikan sebagai suatu sistem yang menjamin terjalinnya suatu komunikasi antara manusia dengan lingkungannya (media hidupnya) secara setara dan tidak saling merugikan. 

Ibadah puasa di bulan Ramadan dapat menjadi metode sangat efektif untuk mengoptimalkan kinerja sistem imun dan sistem endokrin (komunikasi antarjaringan, bahkan organ yang biasanya diperankan oleh hormon) manusia, khususnya bila dijalankan dengan niat yang kuat, keikhlasan yang tinggi, disertai pengaturan pola hidup yang berkesinambungan. 

Sebelum membahas peran positif ibadah puasa terhadap profil imunologi dan endokrinologi seorang manusia, berikut sekilas pemaparan tentang imun. Secara umurn sistem imun manusia terbagi dalam dua ranah fungsional, yaitu alamiah dan adaptif (spesifik). Sistem imun alamiah terentang luas, mulai dari air mata, air liur, keringat (dengan pH yang rendah/asam), bulu hidung, kulit, selaput lendir, laktoferin, dan asam neuraminik (pada air susu ibu), sampai asam lambung termasuk di dalamnya. Secara lebih mendetail di dalam cairan tubuh seperti air mata atau darah terdapat komponen sistem imun alamiah yang antara lain terdiri dari fasa cair seperti IgA (Imunoglobulin A),  Interferon,  Komplemen,  Lisozim,  ataupun Creactive Protein (CRP). 

Sementara fasa seluler terdiri dari sel-sel pemangsa (fagosit) misalnya sel darah putih (polymorpho nuclear/PMN), sel-sel mononuklear, sel pembunuh alamiah (natural killer), dan sel-sel dendritik. 

Sementara itu, pada sistem imun adaptif terdapat sistem dan stniktur fungsi yang lebih kompleks dan beragam. Sistem imun adaptif terdiri dari sub sistem seluler yaitu keluarga sel limfosit T (T penolong dan T sitotoksik) dan keluarga sel mono-nuldear (berinti tunggal). Subsistem kedua adalah subsistem humoral, yang terdiri dari kelompok protein globulin terlarut (fasa cair), yaitu Imunoglobulin G, A, M, D, dan E. Imunoglobulin dihasilkan oleh sel limfosit B melalui suatu proses akti-vasi khusus, bergantung kepada ka-rakteristik antigen yang dihadapi. Secara berkesinambungan, dalam jalinan koordinasi yang harmonis, sistem imun baik yang alamiah maupun adapatif, senantiasa bahu-membahu menjaga keselarasan interaksi antara sistem tubuh manusia dengan media hidupnya (ekosistem). 

Siapakah "koordinator" sistem imun? Tak lain dan tak bukan adalah sistem komunikasi dalam tubuh manusia. Temyata, subhanallah, di dalam tubuh manusia yang sangat rumit dan terdiri atas miliaran sel, terdapat suatu mekanisme komunikasi yang sangat canggih. Sistem komunikasi dalam tubuh manusia berdasar ruang lingkup konektivitas terbagi atas divisi autokrin, paralcrin, dan endokrin. Autokrin adalah komunikasi intrasel, diperankan oleh faktor transduksi, transkripsi, dan pertumbuhan. Parakrin adalah komunikasi intra jaringan (lokal), diperankan oleh sitokin dan faktor pertumbuhan. Sementara itu, endokrin adalah komunikasi antarjaringan bahkan organ yang biasanya diperankan oleh hormon. 

Pada perspektif psikoneuroimunologi, sistem imun amat dipengaruhi oleh kinerja sistem hormon dari poros (axis) hipotalamus-hipofise-kelenjar anak ginjal. Kualitas kinerja sistem imun amat dipengaruhi oleh kadar hormon glukokortikoid dan mineralokortikoid dari kelenjar anak ginjal. 

Sementara itu, kinerja kelenjar anak ginjal amat bergantung kepada keberadaan hormon ACTH dan C-RF (Cnrticotropin Releasing Factor) dari poros hipotalamus-hipofise Kadar kortisol yang tinggi akan menekan (mensupresi) baik sistem imun seluler maupun humoral. 

Tertekannya sistem imun akibat tidak berimbangnya sistem endokrin biasa didapati pada keadaan ketegangan psikis (ansietas dan depresi). Kecurigaan serta kekhawatiran berlebih (paranoia) termasuk dalam masalah kesehatan pribadi (hipokondriak) juga dapat mengakibatkan tertekannya sistem imun melalui jalur hormon otak. Akibat nyata dari tertekannya sistem imun adalah rentannya manusia terhadap penyakit-penyakit infeksi. Pada akhirnya kondisi ketidakseimbangan hormon dan tidak optimalnya sistem imun dapat juga memicu munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti jantung koroner dan perdarahan serebrovaskular (stroke). 

Tiga Gatra Puasa
Pengertian atau esensi Ramadan yang terkait dengan proses penyucian diri, perbaikan, serta peningkatan kualitas diri ini, tercermin dari kegiatan ibadah yang kita jalani di dalamnya. Sekurangnya ada tiga gatra utama ibadah puasa Ramadan yang perlu kita cermati, yaitu pengendalian dan pengelolaan proses nutrisional, pengaturan kembali ritme kehidupan dan siklus sirkadian (jam biologis), serta optimasi potensi fisik melalui pengenalan fitrah manusia. 

Gatra pertama, pada bulan Ramadan kita diminta untuk mensinkronisasikan antara tuntutan kebutuhan dasar manusia (energi) dan pola atau mekanisme pemenuhannya. Sinkron dan selarasnya tuntutan hawa nafsu/motivasi dasar hidup manusia dengan pola pemenuhannya yang terkendali, tertata secara sistematis (rasional) serta terbalut empati yang dalam, akan menempatkan kebutuhan terhadap energi melalui proses makan sebagai suatu bentuk ibadah ghoirumahdoh yang dapat menjadikan manusia bersifat welas asih, sabar, mampu memandang masalah secara proporsional/berimbang, serta dapat menempatkan diri pada berbagai situasi dengan mulus/perilaku adaptif. Kemampuan mengendalikan rasa lapar dan kebutuhati alcan zat pangan akan menjadikan manusia (berikut seluruh sistem tubuhnya) makhluk mulia yang produktif, tidak bersifat instan (ciri dari manifestasi hawa nafsu dalam kehidupan), serta mengenal secara utuh dirinya dan lingkungan di sekitamya. 

Gatra kedua, Ramadan melatih manusia untuk melakukan penjadwalan hidup yang ideal, dalam arti mampu mengakomodasi semua potensi manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang sempurna. Proporsi ibadah, waktu tidur-bangun, serta kegiatan harian yang kita lakukan sepanjang bulan Ramadan adalah esensi nilai ideal yang merupakan pencerminan suatu proses manajemen waktu yang sangat sesuai dengan potensi seorang manusia. Tidur setelah kita melakukan ibadah salat tarawih/Qiyamul La'il, dan terbangun di pengujung 1/3 malam untuk makan sahur, adalah pola tidur paling tepat untuk seorang manusia. Tepat dalam arti mampu mengoptimalkan tampilan dan kinerja sistem tubuh (khususnya endokrin/hormonal) dan sistem pengambilan keputusan seorang manusia. Hormon seorang manusia fluktuatif mengikuti irama harian elemen lain di alam semesta (sinar matahari, gravitasi bulan, suhu udara, kelembaban, dan kadar CO2). Elemen-elemen dasar tadi temyata juga tidak berdiri sendiri, melainkan suatu bentuk interaksi yang mengomposisikan secara selaras berbagai peran dari sub-sub elemen kehidupan, seperti tumbuhan, hewan, bakteri, ataupun jamur. 

Gatra ketiga, Ramadan juga mengajari kita tentang fitrah diri seorang manusia. Bila waktu beraktivitas harian telah tertata, kita sebagai manusia juga dituntut mampu menyelaraskan kegiatan fisik yang secara simultan selalu kita lakukan dalam keseharian. Ilmu faal telah menerangkan bahwa komposisi tubuh manusia didominasi oleh air (lebih dari 70%). Apakah komposisi makanan kita telah mencerminkan itu? Reseptor kelezatan di lidah seita enzim pencernaan di usus adalah dua karunia Allah yang sekaligus merupakan ujian terberat bagi seorang manusia. Di satu sisi kelezatan dan kenikmatan ingin kita teguk sebanyak-banyaknya dan selama-lamanya, di sisi lain kelezatan dan kenikmatan yang berlebih akan membuahkan bencana. Apakah kita su-dah mengatur dalam hidup kita un-tuk mencicipi sedikit kelezatan dan kemudian panjang lebar men-syukurinya? Banyak dari kita secli-lcit bersyukur serta tamak dalam mereguk kenikmatan. 

Kondisi inilah awal dari suatu bencana hedonisme, budaya instan, dan kekeroposan berbagai sistem tubuh manusia (misal munculnya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, ataupun berbagai penyakit degeneratif lainnya). Hal yang paling sederhana dan hampir setiap saat kita lakukan dalam kehidupan, berjalan kaki, apakah kita sudah mengatur dan mengelolanya dengan baik sebagai suatu bentuk ibadah? Ingat dalam salah satu rangkaian ibadah haji dan umrah, sa'i antara Bukit Shofa dan Bukit Marwah telah menggambarkan mekanisme pengaturan jalan yang ideal. Ada tahap adaptasi, tahap akselerasi, dan tahap relaksasi. Tiga tahap utama ini hendaknya mampu kita manifestasikan dalam setiap aspek kehidupan yang mengedepankan unsur gerak motorik dan keseimbangan karena akan berdampak kepada tercapainya keoptimalan semua sistem yang terlibat di dalamnya.

Ibadah puasa mengajarkan kita metode yang efektif untuk mengefisienkan berbagai pranata dan fungsi fisik yang telah dikaruniakan Allah SWT kepada kita, termasuk di dalamnya sistem imun dan endokrin tubuh, insya Allah kita mampu menyadarinya dan mengimplementasikannya pula dalam 'jatah" hidup pasca Ramadan yang diberikan kepada kita. Amin! 

Asus ZenFone 2, Smartphone Lollipop Usung RAM 4GB Kamera 8MP Harga 4 Jutaan

Maman Malmsteen 09.09.00
Tridente maut Asus sudah terbukti ketajamannya untuk mengguncang pasar ponsel kelas menengah ke bawah di tahun lalu. Asus Zenfone 4, 5. dan 6 menjadi momok bagi para kornpetitor. Tahun ini Asus mencoba mengulang kesuksesan yang sama dengan menggelontorkan Zenfone 2 dengan beragarn varian. Mulai dari yang dibanderol dua jutaan sampai di angka empat jutaan. Lantas bagaimana kiprahnya? Ponsel ini laris dilego. Sebanyak kurang tebih 30 unit bisa dilepas toko dalam kurun waktu sehari. Nah, penasaran dengan kinerja Asus Zenfone 2? Berikut ini ulasannya.


Desain 
Asus Zenfone 2 mempertahankan bentuk umum dari generasi. keluarga Zenfone. Saat dibandingkan dengan Zenfone 6, masih ada tekstur konsentris melingkar pada permukaan logam di bawah layar. Hanya saja permukaannya jauh lebih halus jika diraba. Speaker berupa deretan titik halus masih diternpatkan di belakang bodi, bagian bawah. 

Tapi yang pating menonjol perbedaannya adalah tombol volume yang kini diletakkan di bawah kamera utama. Penampakannya jadi sangat mengingatkan kita pada LG G3. Oya. tekstur lingkaran konsentris juga tampak di tombol ini. Kaca layar terbuat dari Corning Gorilla Glass 3, jadi cukup aman terhadap goresan dan benturan ringan. Layar 5.5 inci ini IPS dan full HD. Tak heran warna tampak alami, dengan detil tajam. Ada pengaturan brightness otomatis. Dukung 10 titik sentuh, layar terasa responsif. 

Untuk mereka yang bertangan mungil, dimensi dan bobot bodi bisa jadi terasa besar dan berat. Meski casing bisa digonta-ganti, nyatanya baterai tertanam di bodi. Kedua slot SIM berformat micro SIM. 

Kinerja 
RAM yang lebih besar memang menjanjikan multitask yang tebih mulus. Dan inilah yang jadi jualan Asus untuk menunjukkan performa yang tebih bagus. Asus Zenfone 2 didatangkan dengan 3 varian 4 GB dan satu varian 2 GB. Meski begitu, sebetulnya tetap perlu mempertimbangkan kombinasi faktor lain seperti prosesor, sistem operasi, dan lainnya. 

Asus ZenFone 2 menggunakan prosesor Intel Atom Z3580 Quad-core 2,3 GHz, prosesor grafis PowerVR G6430, dukungan terhadap OpenGL 3,0, RAM 4 GB, serta storage 32 GB. Hasil benchmark memang menampakkan angka-angka yang terbilang tinggi. 

Storage tampaknya tetap berbagi pakai dengan sistem operasi. Slot microSD yang mendukung kapasitas sampai 64 G8 lumayan untuk tambahan storage. Baterai 3000 mAh tampak besar. Tapi ini justru mengecil dibanding Zenfone 6 yang 3300 mAh. Bisa jadi alasannya adalah manajemen baterai yang lebih bagus dari Android Lollipop dan ZenUl. Apalagi baterai ini disertai teknologi BoostMaster Fast Charging yang kabarnya mampu mengisi sampai 60% dalam 39 menit. 

Tapi perlu dicatat pula bahwa adapter BoostMaster hanya disertakan untuk model ZenFone 2 dengan prosesor Intel Atom Z3580 2,3 GHz dan memori 4 GB. Pada pemakaian normal, baterai bertahan sekitar 8,5 jam. Tapi kalau dijajal banyak main game online, motret, atau rekam video, tentu saja tenaga baterai tetap cepat terkuras. 

Asus Zenfone 2 langsung dibekali ZenUl 2.0 yang katanya memasukkan lebih dari 1000 peningkatan fitur dan aplikasi, termasuk What's Next, ZenLink, ZenMotion, Quick Access, Asus Splendid, Kids Mode, SnapView, One Hand Mode, Trend Micro Security, dll. 

Mungkin itulah yang membuat kita tak melihat pra-instal aplikasi murni pihak ketiga. Sebaliknya, banyak sekali aplikasi bawaan Asus. Termasuk yang sepele seperti Contacts. Zenfone 2 dukung dual GSM, dan kedua slot berformat micro SIM. Tampaknya hanya slot pertama yang mendukung LTE-FDD, slot kedua maksimat 3G. 

Multimedia 
Pada dasarnya kejernihan suaranya bagus. Disetel pada volume maksimal, masih tetap oke. Pun warna nada terjaga dengan adanya Equalizer dan Audio Wizard. Equalizer terdiri dari 12 opsi (termasuk Normal dan User); ditambah Bass Boost dan Surround Sound yang aktif kalau earset tercolok. Ini bisa diakses dari Play Music maupun Music. 

Sementara Audio Wizard bisa diakses dari ikon aplikasi. Ini memudahkan menyetel efek suara untuk penggunaan umum. Tak ada player khusus untuk video. Jadi, silakan masuk dulu ke Gallery, lalu buka file videonya. Player bawaannya bisa baca video HD 1080. 

Kamera
PixelMaster masih dipertahankan pada Asus ZenFone 2, malah sudah versi 2.0. Dan ini dibenamkan untuk kamera utama 8 MP maupun kamera depan 2 MP. Apertur f/2,0 memungkinkan kedua kamera memotret foto resolusi tinggi dengan minim jeda rana. Mode Low Light masih jadi jualan andalan karena memang mampu menghasilkan foto yang lebih baik saat minim cahaya. 

Mode lain seperti Manual, HDR, Super Resolution, atau Depth of Field direkomendasikan untuk eksperimen foto. Penyuka selfie juga sebaiknya cicipi Selfie Panorama. Dan tentu saja Beautification yang punya timer praktis ini. Secara keseluruhan, foto dan video besutan kedua kameranya tampak tajam tanpa bias warna. 

Daya Saing 
Gembar-gembor soal RAM besar sebagai peningkat kinerja memang tampak pas momennya, mengingat 
di pasaran masih sedikit smartphone yang pakai RAM 4 GB. Tapi gimmick marketing ini bisa cepat tergerus oleh produk baru. 

Rentang harga yang ditawarkan pun termasuk kompetitif untuk spesifikasi sekelasnya. Namun dengan jeda waktu yang agak lama antara pengumuman dan penjualan karena stok belum masuk toko, jangan sampai harga kemudian ternyata naik karena nilai tukar dolar mendadak melejit menjelang penjualan. 

Jangan lupa, kelas harga 2,5 jutaan sampai 5 jutaan merupakan kelas yang keras kompetisinya. Xiaomi, misalnya, sudah memasukkan Mi4i ke Indonesia. Pabrikan lain pun pastinya terus menggelontor pasar dengan harga maupun spesifikasi yang bersaing. Belum lagi seri lawas yang pastinya turun harga untuk menyambut seri baru, seperti LG G3, Samsung Galaxy S5, HTC M8, Sony Xperia Z3, dan lainnya. 

Jaringan: dual SIM, microSlM, TD-SCDMA/TDD-LTE/FDD-LTE WCDMA 850/900/1900/2100; UMTS GSM 850/900/1800/1900; EDGE/GPRS 
Dimensi/Bobot: 152.5 x 77.2 x 10.9 mm / 170 g 
Baterai: 3000 mAh Li Polymer 
Displai: 5.5 inci, 1920 x 1080, full HD, IPS, 403 ppi Coming Gorilla Glass 3
Sistern Operasi: Android 5.0 Lollipop 
Prosesor: Quad-core 2.3 GiHz Intel Atom Z3580, PowerVR G6430, OpenGL 3.0 Quad-core 1.8 GHz IntetAtom Z3560, PowerVR G6430, OpenGL 3.0
Kamera: 13 MP, AF, f2.0, PixelMaster. lensa 5 elemen 5 MP, FF, Wide view, PixelMaster 
Konektivitas Nirkabel: Bluetooth 4.0, NFC, WLAN 802.11 a/b/g/n/ac 
Konektivitas Kabel: jack 3.5 mm, microUSB 
Memori Internal: RAM 2G/4G Storage: 16GB/32GB/64GB Asus WebStorage 5GB free lifetime 
Memori Eksternal: microSD, maksimal 64GB 
Messaging: SMS, MMS, email, IM 
Lain-lain: GPS, GLONASS, QZSS/SBAS/BDS 

Harga Asus ZenFone 2 saat ini dibanderol pada kisaran angka Rp 4.450.000

Tips Tetap Bugar Saat Berpuasa

Maman Malmsteen 09.09.00
Tips Tetap Bugar Saat Berpuasa - Ramadhan adalah bulan penuh berkah karena banyak keutamaan yang diraih, kehadirannya selalu ditunggu semua kaum Muslim di dunia. Hanya, bagi sebagian orang, berpuasa tak semudah membalikkan telapak tangan. Meski niat berpuasa sudah dilafazkan, rasa lemas sering kali mendera di tengah-tengah ibadah puasa yang berakhir sebagai godaan.

Anda mungkin juga merasakan hal yang tak jauh berbeda. Meskipun berpuasa membuat pola makan kita menjadi lebih teratur, banyak orang yang sedikit kepayahan di pekan pertama Ramadan. Hal itu cukup beralasan karena selama berpuasa, kadar gula darah tubuh menjadi lebih rendah dibandingkan dengan ketika tidak berpuasa. Sebagai gantinya, tubuh menjadi lebih lemas karena sebagian cairan tubuh hilang. Lalu adakah cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan rasa bugar selama berpuasa


Ada! Pengaturan pola makan selama berpuasa bisa menjadi jawaban terhadap persoalan itu. Pengaturan pola makan selama berpuasa memiliki peran sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh, sehingga jauh dari kata lemas dan tidak produktif. 

Selama berpuasa, kebutuhan tubuh terhadap seluruh zat gizi harus tetap terpenuhi, meskipun waktu makan lebih sedikit. Penggeseran waktu makan yang tadinya tiga kali menjadi dua kali sehari, juga harus disiasati dengan nilai gizi yang tepat.

Sarapan menjadi jauh lebih pagi, dan makan siang atau sore menjadi lebih malam. Memang sudah seharusnya ada penyesuaian menu makanan yang kita lakukan. 

Ada pun pengaturan makanan saat sahur, yaitu mengandung bahan makanan sumber karbohidrat seperti nasi, protein hewani seperti daging ikan, ayam, dan telur, protein nabati seperti tahu, tempe, kacang merah, kacang tanah, dan kacang polong, juga dilengkapi dengan sayur dan buah. Jangan lupa, konsumsi air putih dilakukan mininial 3 gelas atau sekitar 750 cc. Tidak boleh sampai tidak sahur, karena justru akan membuat tubuh lemas seharian. 

Di waktu malam, gizi yang dikonsumsi sama dengan sahur, dengan konsumsi air putih lima gelas atau sekitar 1.250 cc secara bertahap. Untuk berbuka puasa, sebaiknya diawali dengan buah berair banyak yang diblender atau dikunyah dengan santai. Dilanjutkan dengan ' minum air putih, lalu perut istirahat selama sepuluh hingga lima belas menit. Baru setelah jeda itu, bisa menyantap nasi dan lauk pauknya. 

Dengan pengaturan makan yang cukup semacam itu, tubuh diajak beradaptasi untuk tidak menyantap makanan yang tidak dibutuhkan. Olah raga juga sebaiknya dilakukan, untuk membuat tubuh tetap terasa fit

Setelah 1.2 jam berpuasa, cadangan glikogen tubuh menurun. Hal itu menyebabkan tubuh membutuhkan tambahan produksi gula yang bisa didapatkan ketika melakukan olah raga ringan. Misalnya, jalan kaki selama 30 menit, yang dilakukan antara satu hingga dua jam sebelum berbuka puasa. Aktivitas olah raga itu juga bisa dilakukan sebagai cara ngabuburit yang sehat. 

Selain itu, pola tidur berkualitas juga dibutuhkan untuk mempertahankan kebugaran tubuh. Setiap hari, usahakan tidur antara enam hingga delapan jam sehari. 

Ada pula beberapa jenis makanan yang harus dihindari selama berpuasa, karena mengandung tingkat kolesterol yang tinggi. Ketika disantap, makanan-makanan itu bisa menyebabkan tubuh menjadi lemas, menimbulkan rasa pusing, atau lelah. Makanan yang sebaiknya dihindari tersebut, misalnya otak, kuning telur, jeroan, gajih, kulit, serta bahan makanan sumber asam urat seperti kecambah, kacang-kacangan, melinjo, emping, dan pucuk daun. 

Dengan makan di waktu sahur dan berbuka puasa, pola makan selama berpuasa menjadi lebih teratur. Dengan berpuasa, sistem pencernaan kita mendapat kesempatan untuk beristirahat dan dibersihkan dari segala bentuk zat merugikan yang terdapat di usus, ginjal, kandung kemih, paru-paru, serta kulit. Puasa juga akan mengubah simpanan lemak dalam tubuh menjadi energi. 

Berpuasa terkadang juga memberikan efek penurunan berat badan. Biasanya, penurunan berat badan terjadi pada dua minggu pertama di bulan Puasa. Baru setelah itu, tubuh bisa beradaptasi dengan asupan makanan yang berkurang sehingga kebutuhan energi dasar tubuh kita pun menurun. Biasanya, di minggu ketiga dan keempat hanya terjadi sedikit penurunan berat badan, bahkan kadang-kadang berat badan sudah tidak dapat turun. 

Dengan catatan, penurunan berat badan itu bisa didapatkan ketika asupan makanan dengan gizi berimbang hanya dikonsumsi pada saat sahur dan berbuka puasa. Untuk orang yang ingin menam-bah berat badan, konsumsi makanan bisa dilakukan lagi di waktu malam, atau beberapa saat menjelang tidur. 

Tentu makanan yang dikonsumsi juga harus bergizi seimbang, mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah dalam jumlah cukup, sehingga tidak membeiikan efek samping yang tidak diinginkan keesokan harinya saat berpuasa.