IBX59ED8B2FED208 Bolehkah Berolahraga pada Malam Hari? - Jendela Informasi

Bolehkah Berolahraga pada Malam Hari?

Kesibukan bekerja setiap hari menuntut perubahan prilaku. Termasuk untuk berolahraga, sebagian besar orang memilih berolahraga di malam hari. Gym, bulu tangkis atau futsal biasanya menjadi pilihan menarik ketimbang berolahraga di rumah yang mungkin terdapat banyak gangguan. 

Kenyataannya, tak semua ahli kesehatan setuju bila malam adalah waktu yang tepat untuk olahraga.

Ada sejumlah efek samping olahraga pada malam hari, diantaranya:
Peningkatan denyut jantung akibat berolahraga pada malam hari dapat menimbulkan perasaan gelisah.
Gampang cedera, mereka yang melakukan olahraga waktu malam hari dapat mempunyai masalah keseimbangan, dengan begitu amat gampang terhadap cedera.
Siklus tidur terganggu, Ketika melakukannya menjelang waktu tidur atau berolahraga hingga larut malam, tubuh malah akan lemas keesokan harinya karena kesulitan tidur. 
Gangguan sulit tidur, pada dasarnya aktivitas olahraga itu membangkitkan hormon-hormon tertentu yang bisa membuat kita susah tidur. Dengan olahraga pada malam hari, Anda memperbesar resiko tersebut.

Bolehkah olahraga pada malam hari? Sebelum Anda melakukan olahraga pada malam hari, ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum nemutuskan berolahraga di malam hari:

Tips Olahraga Pada Malam Hari

1. Intensitas latihan tak berlebihan
Bila ingin mendapatkan manfaat kesehatan, olahraga harus dilakukan sesuai dengan kapasitas tubuh. Intensitas latihan tidak bisa disamakan pada setiap orang karena masing-masing tubuh berbeda kebutuhannya.

Bila olahraga dilakukan secara berlebihan dan tidak sesuai dengan kapasitas tubuh, akibatnya akan terjadi penimbunan asam laktat yang menyebabkan badan menjadi pegal-pegal dan sulit tidur.

2. Atur waktunya
Bila olahraga dilakukan terlalu dekat dengan jam tidur akan menyebabkan siklus tubuh terganggu. Hal ini karena tubuh masih melakukan pembakaran meski olahraga sudah berlalu. Lakukanlah 3 jam sebelum Anda tidur. Fungsinya adalah untuk memberikan tubuh Anda waktu untuk pendinginan setelah berolahraga.

3. Minum yang cukup
Minum harus cukup sehingga membuat proses pendinginan tubuh lebih cepat. Minum yang cukup juga dapat mengeliminasi asam laktat yang terbentuk lebih cepat. Hal ini yang membuat badan lebih nyaman.

Setelah selesai berolahraga, biasanya seseorang ingin mandi agar tubuhnya lebih segar dan menghilangkan keringat yang ada di tubuh. Namun jika tak ingin sakit, sebaiknya perhatikan waktu mandi setelah olahraga malam. Mandi setelah olahraga malam tidak masalah, selama jika berolahraga di tempatterbuka setelah terkena udara dingin dari angin malam tidak langsung mandi contohnya berenang di malam hari tetap sehat-sehat saja. Hal yang penting adalah jangan sampaj menggigil lalu mandi, tapi istirahat dulu dan begitu keringatnya hilang baru boleh mandi.

Saat berkeringet, pori-pori kulit akan terbuka sedangkan tubuh serta kelenjar keringat bekerja untuk mengeluarkan panas tubuh. Jika orang langsung mandi maka panas di tubuh tidak keluar dan kelenjar keringat tidak bagus kerjanya. Kondisi ini bisa menyebabkan pori-pori kulit melebardan timbul-timbul seperti orang merinding, serta dapat memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah. Hal ini juga biasanya sering ditemui pada orang yang sering mandi air hangat.

Setelah berolahraga juga disarankan tidak mengonsumsi minuman dingin yang suhunya seperti es karena dapat menyebabkan daya tahan lokal jadi menurun dan mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah di tenggorokan dan mulut yang bisa memicu batuk, pilek serta flu. Kalau minumannya dingin bukan beku, seperti suhu 20-an derajat, maka tidak masalah. Untuk itu jika ingin melakukan mandi setelah olahraga malam hari, sebaiknya tunggu sampai keringat kering, serta hindari minuman-minuman dingin yang memiliki suhu hampir mencapai es. 

0 Response to "Bolehkah Berolahraga pada Malam Hari?"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.