Rahasia Cantik Artis Top di Hari Raya Lebaran

Hari Raya ldul Fitri adalah Hari Kemenangan yang ditunggu-tunggu . umat muslim. Di Hari Raya selayaknya lah tampil istimewa. Tak hanya busana yang istimewa, kulit mulus dan cerah, serta rambutyang indah juga membuat penampilan semakin menarik. Tubuh yang ramping juga menjadi nilai lebih. Seperti apa?

Para artis seperti Nikita Willy, Atiqah Hasiholan, Luna Maya, Shireen Sungkar, Zaskia Sungkar, . Zaskia Adya Mecca, Inneke Koesherawati, Citra Kirana, Maia Estianty, Dewi Sandra, Cut Meyriska, Alice Norin dan Ussy Sulistyowati selalu tampil cantik di Hari Raya. Pasalnya, mereka sudah jauh-jauh hari melakukan perawatan kecantikan rutin, sehingga saat Lebaran kulit halus dan cerah, rambut bercahaya dan indah, serta tubuh ramping.

Menjelang Lebaran, perawatan kecantikan tetap harus dilakukan agar tampil kinclong di Hari Raya. Karena sebelum Lebaran dilakukan ibadah puasa, maka saat puasa perawatan kulit sebaiknya dilakukan agar kulit tidak kering dan pecah-pecah. Caranya dengan minum air yang cukup 6-8 gelas per hari saat berbuka puasa hingga sahur. Dianjurkan bahyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung air, menghindarj makanan yang berminyak seperti santan dan gorengan, serta minum vitamin C dan E.

Penggunaan body lotion yang mengandung kadar air dapat menjaga kelembaban kulit. Penggunaan moisturizer untuk wajah dan kulit, serta bibir dapat mencegah kekeringan. Sebaiknya gunakan juga water spray untuk menjaga kelembaban kulit, terutama kulit wajah.

Di samping perawatan harian yang dilakukan rutin, menjelang Lebaran banyak treatment modern yang diminati. Di antaranya treatment radio frekuensi dan brightening dengan rnenggunakan chemical peeling atau laser. Bila ingin tampil langsing, perawatan yang tepat adalah body shaping dengan radio frekuensi. Jika ingin tirus, maka bisa dilakukan pengencangan dengan radio frekuensi. Sementara bila ingin wajah cerah dan lembab serta bebas vlek bisa rnenggunakan chemical peeling dan laser.

Merawat Rambut
Rambut juga perlu mendapatkan perhatian. Terutama bagi wanita yang mengenakan jilbab. Sebaiknya rutin mencuci rambut 2-3 hari sekali rnenggunakan sampo lembut agar kulit kepala tidak mudah kering. Lalu rambut dikeringkan hingga benar-benar kering agar tidak timbul ketombe. Pilih hijab berbahan kaus sehingga mudah menyerap keringat dan kulit kepala tidak terasa lengket. Hindari penggunaan produk rambut karena batang rambut akan menjadi rapuh dan mudah patah.

Perawatan rambut yang sebaiknya dilakukan adalah merawat akar rambut dan kulit kepala dengan vitamin rambut, sehingga rambut tidak mudah rontok dan kulit kepala tidak kering, serta menjaga kelembaban batang rambut sehingga batang rambut tidak kering dan pecah-pecah. Hindari penggunaan hair dryer dan mengurangi penggunaan produk rambut yang berlebihan.

Hari Raya Lebaran (Idul Fitri)
Di Hari Raya banyak orang yang padat dengan kegiatan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk minum vitamin di pagi hari, serta memenuhi kebutuhan asupan cairan sepanjang hari. Dianjurkan juga makan dengan porsi sedikit tetapi sering, serta membatasi makanan yang mengandung kolesterol. Sebaiknya diselingi dengan makan buah-buahan dan sayur-sayuran.

Sebaiknya juga makan dengan cara smart, untuk mencegah naiknya kadar gula darah dan kolesterol darah akibat dikonsumsi berlebihan makanan Lebaran. Makan cara smart adalah minum 1 gelas air putih dan beberapa potong buah-buahan sebelum makan. Dengan cara ini akan terhindar dari konsumsi karbohidrat dan lemak yang terlalu berlebihan. Gunakan waktu kosong di antara kegiatan untuk beristirahat sejenak. Istirahat selama 10-15 menit mampu membuat wajah menjadi lebih segar dan mata lebih bersinar.

Ditambahkan oleh dr. Jenni, M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, pola makan yang baik harus memperhatikan jumlah, jenis dan jadwal. Saat Lebaran, sebaiknya tidak melakukan 'balas dendam' dalam hal makanan seperti banyak makan yang tinggi kalori, lemak dan gula, setelah berpuasa sebulan penuh. Akibatnya, akan terjadi masalah gangguan pencernaan dan kegemukan.

Oleh karena itu, dianjurkan makan dengan porsi biasa sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Boleh-boleh saja mengonsumsi opor, rendang dan kue manis dengan jumlah yang tidak berlebihan. Selain itu, pilih . makanan yang rendah lemak seperti membatasi kuah gulai dan rendang, serta mengurangi makanan yang digoreng, daging berlemak, jeroan, dan kulit ayam.

Perbanyak juga konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, serta makanan yang tinggi serat dan air. Jenis makanan ini akan membuat cepat kenyang sehingga dapat membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi. Perhatikan juga minuman yang dikonsumsi. Sebaiknya hindari minuman yang berkalori tinggi seperti minuman bersoda dan gula tinggi. Hal lain yang perlu dilakukan adalah berolahraga.

Busana Lebaran
Beralih ke soal busana, ketika Lebaran bisa menciptakan kreativitas dalam berbusana. Namun sebaiknya busana yang dikenakan tidak heboh, karena akan menyulitkan ketika bersilaturahmi ke keluarga. Jadi, pilih busana yang ringan dengan permainan warna dan motif.

Warna-warna busana saat ini condong ke warna-warna berani, seperti hijau toska, kuning kunyit, oranye dan Iain-Iain. Ada juga warna-warna soft dan klasik seperti hitam dan putih. Pilihan warna yang kontras untuk padu padan juga cocok dikenakan, misalnya warna kuning dipadukan dengan warna merah.

Saat ini memadukan warna lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kombinasi warna paling banyak tiga warna, misalnya hitam dipadukan dengan putih. Selain itu untuk motifnya dibuat gradasi, motif abstrak, motif floral maupun motif animal print.

Busana model kaftan masih bagus menjadi pilihan, tetapi pilihan kaftannya lebih pada bentuk yang fit atau kelihatan bentuk tubuh. Biasanya kaftan diberi tali di bagian dalam untuk mengikuti bentuk badan. Kaftan model ini bagus untuk mereka yang gemuk dan kurus. Namun untuk mereka yang kurus masih cocok mengenakan kaftan yang longgar.

Belakangan tren jilbab syar'i disukai. Karena itu, busana muslim yang longgar dan tidak menonjolkan bagian tubuh termasuk payudara, juga banyak disukai. Sementara untuk busana muslim modern umumnya lebih pas di badan serta bisa rnenggunakan motif seperti binatang hidup.

Busana ala India juga sedang tren belakangan ini. Namun, tidak semua orang cocok dengan busana ala India. Mereka yang bertubuh pendek justru akan terlihat bertambah pendek bila mengenakan busana ala India yang panjang. Jadi, jika orang pendek ingin pakai busana ala India, sebaiknya pilih yang ukurannya setengah betis.

Sementara soal hijab, belakangan hijab atau kerudung banyak model. Namun untuk memakai kerudung harus disesuaikan dengan bentuk wajah. Jangan asal memakai kerudung, terutama mereka yang wajahnya oval atau bulat karena akan terlihat gemuk. Pemilihan bahan untuk kerudung juga harus diperhatikan. Sebaiknya tidak memilih bahan satin karena terlihat tidak rapi dan turun ketika dipakai.

Dianjurkan memilih jilbab bahan chiffon yang agak katun atau katun kaus karena hasilnya akan terlihat bagus. Bahan ini akan melilit dan membentuk seperti yang dimaui karena bahannya straight. Soal warna dan motif juga harus diserasikan. Saat ini sedang disukai motif bunga-bunga dan pemandangan alam yang sejuk dan segar. Misalnya bunga warna oranye, dikombinasikan hijau dan ungu muda.

Yang perlu diperhatikan dalam padu padan busana muslim dan jilbab adalah, jika jilbabnya polos maka busananya harus bermotif. Tetapi bila ingin kerudung dan jilbabnya sama-sama polos, untuk mempermanis sebaiknya ditambahkan dengan aksesori. Dengan demikian, penampilan tidak akan terlalu ramai. 
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment