Hiu Paus (Whale Shark), Hewan Langka Yang Bisa Hidup 100-150 Tahun

Maman Malmsteen 08.04.00
Hiu paus sering kali terlihat terdampar di pantai-pantai. Beberapa waktu lalu hiu paus terdampar di Pantai Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, dan sebelumnya ada seekor hiu sperrna terdampar di Pantai Karawang, Jawa Barat.

Banyak hal yang dapat menyebabkan hiu paus terdampar. Bisa jadi karena sakit, disorientasi ataupun karena akan bunuh diri.

Disorientasi dapat terjadi karena adanya aktivitas bawah laut seperti kegiatan seismik atau pengeboran minyak serta aktivitas lalu-lintas kapal laut.


Bisa jadi juga terpisah dari kelompoknya saat melakukan migrasi. Jenis paus ini, kalau ada anak atau keluarganya mengalami kurang sehat atau terganggu, yang lebih kuat akan melindungi. Mungkin karena sudah capek dan putus asa, lalu bunuh diri dengan mendamparkan diri.

Hiu ini disebut hiu paus karena ukuran tubuhnya yang sangat besar dan bentuk kepalanya tumpul mirip paus.
Meskipun bemama hiu paus, ikan ini tidak membahayakan manusia karena makanan utamanya ialah plankton.

Ikan sekaligus hiu terbesar di dunia ini berukuran panjang hingga 14 meter dengan berat mencapai 20 ton. Ukuran panjang rata-rata 7,5 meter. Seperti kebanyakan hiu, hiu paus betina lebih besar daripada hiu paus jantan.

Hiu paus memiliki mulut besar yang lebarnya bisa sampai 1,4 meter. Mulutnya berada di ujung moncong, bukan pada bagian bawah kepala seperti ikan hiu pada umumnya.

Ia memiliki kepala yang lebar datar, moncong bulat, mata kecil, 5 celah insang yang sangat besar, 2 sirip punggung, dan 2 sirip dada (di sisi-sisinya). Hiu paus memiliki 3.000 gigi yang sangat kecil, tetapi jarang digunakan.

Taksonomi
Klasifikasi ilmiah hiu paus adalah sebagai berikut:
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Subfilum   : Vertebrata
Kelas : Chondrichthyes
Subkelas  : Elasmobranchii
Ordo : Orectolobiformes
Famili : Rhincodontidae
JGenus : Rhincodon
Spesies : Typus


Hiu paus menyaring makanan (filter feeder) dengan menggunakan insangnya yang besar. Ciri-ciri ikan besar ini ialah sirip ekor bagian atas jauh lebih besar daripada sirip-sirip bagian bawah. Tubuhnya memiliki corak khas yaitu berbintik dan bergaris kuning muda dengan pola acak pada kulitnya yang berwama abu-abu tua. Selain itu, kulitnya sangat tebal, mencapai 10 cm.

Laut air hangat (dekat khatulistiwa), baik di sepanjang pantai maupun di laut lepas, cocok sebagai habitat hiu paus. Karenanya, mereka sering ditemukan di seluruh dunia di lautan hangat, di sekitar 30-40 derajat lintang dari khatulistiwa. Mereka menghabiskan sebagian besar waktu di dekat permukaan.

Hiu paus ialah karnivora dan merupakan hewan soliter atau suka menyendiri. Kelompok ikan hiu paus jarang terlihat. Ikan raksasa ini perenang yang lamban. dengan kecepatan tidak lebih dari 5 km/jam.

Tidak seperti hiu umumnya yang hanya mengandalkan ekor, hiu paus berenang dengan menggerakkan seluruh tubuh dari sisi ke sisi. Hiu paus tidak berbahaya bagi manusia. Terbukti, ikan ini bahkan tidak mengacuhkan penyelam yang menyentuh atau menungganginya.

Hiu paus betina siap kawin saat berumur 30 tahun. Hewan ini berkembang biak dengan cara beranak (vivivar) dan melahirkan banyak anak dalam sekali masa kehamilan.

Bayi hiu paus lahir dengan panjang sekitar 60 cm. hewan yang dapat hidup selama 100 sampai 150 tahun ini semakin langka dan termasuk hewan yang terancam punah.

Di beberapa wilayah di Asia seperti Filipina, Taiwan, dan India, hiu paus diburu nelayan setempat meskipun telah dilindungi undang-undang.

Waspadai, Gonta Ganti Kosmetik Sebabkan Alergi!

Maman Malmsteen 10.08.00
Setiap wanita ingin tampil cantik dengan pulasan kosmetik atau make up yang menarik. Tidak puas dengan satu produk kosmetik biasanya wanita akan berganti dengan kosmetik lain. Ditambah semakin berkembangnya varian kosmetik yang ada di pasaran membuat para wanita ingin terus mencoba. Namun, seringnya berganti kosmetik justru akan membuat kulit menjadi alergi, terlebih pada seorang yang memiliki jenis kulit sensitif. Bagaimana sebaiknya?

Kosmetik atau make up merupakan alat penunjang utama untuk kecantikan wanita. Banyaknya produk kosmetik tidak membuat para produsen berhenti untuk membuat produk baru. Justru semakin banyak produk baru yang dikeluarkan karena banyaknya permintaan pasar. Saat ini kosmetik bagi wanita merupakan sebuah alat kecantikan yang harus dimiliki, meskipun harus mengeluarkan kocek berlebih.


Kosmetik dengan harga yang mahal seharusnya sangat aman digunakan untuk kulit wajah. Namun tidak sedikit kosmetik tersebut menimbulkan alergi dan maslah kulit lain seperti jerawat. Hal tersebut bisa terjadi karena terkadang seseorang membeli kosmetik yang tidak sesuai dengan jenis kulit dan hanya mengikuti tren semata.

Gonta-ganti Kosmetik
Banyaknya masalah kulit wajah yang terjadi seperti alergi, kulit kemerahan atau timbulnya jerawat akibat seringnya berganti kosmetik. Meski masalah tersebut merupakan sebuah masalah yang kerap terjadi pada wanita, namun hal ini tidak membuat wanita jera untuk bergonta-ganti kosmetik.

Anggapan bahwa seringnya berganti kosmetik akan membuat kulit menjadi rusak memang benar. Karena kulit secara terus menerus dipaksa untuk menyesuaikan dengan kandungan bahan kimia yang terdapat dalam kosmetik tanpa adanya jeda. Kulit menjadi tidak ternetralisir dan beristirahat dari pengaruh kosmetik yang sebelumnya digunakan. Kulit menjadi jenuh dan kulit lama-lama akan menjadi kebal, sehingga akan lama untuk memperbaiki kondisi kulit dengan produk lain.

Jika ingin berganti kosmetik sebaiknya terlebih dahulu mengetahui jenis kulit, agar tidak salah pilih kosmetik dan menyebabkan kulit menjadi rusak. Berganti kosmetik terlalu sering tidaklah baik, karena sering mengganti kosmetik belum tentu cocok pada semua jenis kulit, terlebih bagi seseorang yang memiliki jenis kulit sensitif.

Terlalu sering berganti kosmetik akan menyebabkan kulit menjadi timbul alergi, iritasi pada kulit wajah, kemerahan, gatal-gatal dan permukaan jadi kasar. Tidak hanya itu terkadang berganti kosmetik juga akan menyebabkan timbulnya masalah jerawat lalu dapat menjadi vlek hitam yang membekas.

Reaksi yang ditimbulkan ada reaksi yang timbul secara cepat dan reaksi yang timbul secara lambat. Untuk reaksi yang timbul secara cepat biasanya wajah akan gatal dan kemerahan. Hal ini akan terjadi pada seseorang yang memiliki jenis kulit wajah sensitif. Untuk reaksi lambat, biasanya selama satu sampai dua hari wajah akan berjerawat. Jika sudah seperti itu maka kosmetik yang digunakan tidak sesuai dengan jenis kulit dan sebaiknya cepat dihentikan.

Kosmetik yang sering menyebabkan alergi atau tidak cocok terhadap kulit adalah jenis kosmetik seperti krim pagi atau siang, sunblock, foundation dan bedak. Komposisi yang terdapat pada foundation dan krim lainnya lebih berat dibandingkan kosmetik lain seperti lipstik atau blush on.

Seringnya berganti kosmetik jenis ini akan menyebabkan kulit menjadi alergi dan berjerawat. Disebabkan pemakaian kosmetik yang tidak dibersihkan dengan baik lalu berganti kosmetik lain dengan bahan yang berbeda akan membuat kosmetik menumpuk pada kulit dan menyumbat pori-pori. Akibatnya, timbul jerawat dan alergi. Sementara pemakaian lipstik yang tidak tepat akan membuat bibir menjadi gatal. Seringnya berganti kosmetik seperti eyeliner yang tidak tepat dapat menyebabkan rasa gatal pada mata hingga mata berair.

Hentikan Pemakaian
Jika sudah terlanjur berganti kosmetik dan berdampak pada kulit seperti alergi, kemerahan pada kulit atau jerawat, cara yang paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan menghentikan pemakaian kosmetik. Setelah itu diberikan krim antiiritasi dan segeralah berkonsultasi pada dokter kulit. Pada saat konsultasi biasanya dokter akan memberikan krim alergi dan obat yang diminum jika alergi yang ditimbulkan sudah sangat parah.

Jika ingin berganti kosmetik sebaiknya ketahui dahulu produk yang akan dibeli. Untuk mengetahui kosmetik tersebut aman dan baik bagi kulit sebaiknya pilih kosmetik yang tidak diuji coba pada binatang. Selain itu, memiliki izin dari BPOM. Sementara yang paling aman adalah sebaiknya pilih kosmetik yang mengandung hipoalergenic dan non parfume atau parfume free.

Jika hendak berganti kosmetik sebaiknya dicoba terlebih dahulu produk yang akan dibeli. Untuk mengetahui produk kosmetik tersebut cocok untuk kulit, sebaiknya oleskan produk pada kulit di bagian belakang daun telinga atau pada tangan. Jika kemudian timbul gatal menandakan kosmetik tersebut tidak cocok pada kulit. Yang terpenting dalam memilih kosmetik adalah tidak meniru orang lain, tetapi kandungan yang terdapat dalam kosmetik cocok terhadap kulit Anda.

Kosmetik saat ini merupakan pilihan yang paling populer di seluruh dunia. Kosmetik dapat digunakan oleh wanita di mana pun dan siapa pun, tetapi kosmetik sebaiknya tidak digunakan oleh anak yang berusia di bawah 15 tahun. Pasalnya, pada usia tersebut kulit masih rentan dan dengan mudah memicu timbulnya alergi pada kulit. Namun saat ini banyak kosmetik yang diciptakan untuk remaja dengan kandungan bahan ringan dan tidak seberat kosmetik orang dewasa.

Tips Memilih Pembalut yang Tepat dan Aman

Maman Malmsteen 09.19.00
Belakangan ribut-ribut soal pembalut mengandung klorin yang berbahaya bagi kesehatan. Kandungan klorin pada pembalut memang bukan hal baru. Karena itu sebaiknya Anda memilih pembalut tanpa kandungan klorin. Lalu bagaimana cara mengenali pembalut yang mengandung klorin dan cara memilih pembalut dengan tepat?

Kandungan klorin pada pembalut yang akhir-akhir ini tengah diperbincangkan bukanlah hal baru. Tetapi tak menutup kemungkinan semua wanita merasakan kekhawatiran yang tinggi apakah pembalut yang dikenakan saat menstruasi itu baik dan tepat. Sesungguhnya klorin pada semua bahan pakaian merupakan antidesinfektan yang bermanfaat untuk membersihkan. Sementara klorin adalah salah satu bahan kimia yang paling sering diproduksi di Amerika Serikat. 


Bahan kimia ini banyak digunakan dalam industri dan ditemukan di beberapa produk rumah tangga. Namun, klorin kadang-kadang ditemukan dalam bentuk gas beracun. Penggunaan klorin yang paling sering adalah sebagai pemutih dalam pembuatan kertas dan kain, tetapi juga digunakan untuk membuat pestisida (pembunuh serangga), karet, dan pelarut. Klorin dapat mempengaruhi kesehatan, tergantung pada tingkat dan durasi pemakaian. Klorin bersifat korosif dan mengiritasi pada mata, kulit, dan saluran pernafasan bila berbentuk gas atau cair.

Pemakaian pembalut berklorin sebenarnya tidak bermasalah selama digunakan di bagian luar, karena pembalut berfungsi sebagai penampung. Semua kain pasti pernah dicuci menggunakan bahan yang mengandung klorin seperti contohnya Bayclin. Yang tidak diperbolehkan atau yang berbahaya yaitu apabila klorin itu tertelan, termakan atau dibakar karena bisa mengeluarkan bau.

Oleh karena itu, sebaiknya sebelum menggunakan pembalut, perhatikan pembalut yang digunakan dengan beberapa cara berikut:
  • Ambil pembalut dan sobek lapisannya. Ambil kapas (bagian putih) di dalamnya.
  • Ambil gelas transparan dan isi dengan air. Masukkan kapas pembalut ke dalamnya hingga semua bagian terendam.
  • Aduk-aduk dan biarkan beberapa saat.
  • Jika air berubah warna putih, maka pembalut mengandung pemutih.
  • Lihat apakah kapas hancur atau tetap utuh. Jika kapas tersebut hancur atau menjadi bubur dan airnya keruh, maka pembalut tersebut kurang berkualitas dan menggunakan klorin atau bahan pemutih. 
  • Hindari pemakaian pembalut lebih lanjut jika memang Anda mengalami iritasi saat menggunakannya atau gatal-gatal saat dipakai.

Daya Serap Tinggi
Selain memperhatikan pembalut yang akan digunakan, Anda sebaiknya memilih pembalut yang berdaya serap tinggi. Pembalut yang memiliki daya serap tinggi akan membantu ketika haid keluar lebih banyak. Hal ini dapat mencegah pembalut menjadi bocor dan menodai pakaian. Kemudian pilih pembalut yang tidak memiliki aroma tertentu. Wangi pada pembalut justru mengandung bahan kimia tertentu.

Bagi yang berkulit sensitif akan membuat area vagina menjadi gatal dan iritasi. Selain itu pilih permukaan pembalut yang halus dan nyaman dipakai. Untuk mengurangi kelembaban, Anda juga harus memilih pembalut wanita yang mempunyai daya serap tinggi, tidak mengandung pewangi dan tidak terbuat dari bahan yang terlalu padat sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apabila Anda mengalami alergi atau iritasi ketika menggunakan salah satu jenis atau merek pembalut, ini bisa disebabkan karena kulit tidak cocok dengan bahan, terlalu tebal atau tipis, pewangi, atau bagian "sayap". Untuk mengatasi hal tersebut, segera ganti dengan jenis atau merek pembalut yang lain. Penggunaan sayap pada pembalut ada yang cocok atau tidak, namun apabila saat Anda memakainya terjadi iritasi, silakan ganti pembalut yang tidak bersayap.

Bila Anda sudah memilih pembalut yang tepat, gunakan pembalut hanya satu kali. Jangan mencuci untuk selanjutnya digunakan kembali dan maksimal diganti setelah pemakaian 4-6 jam. Penggantian pembalut, bisa disesuaikan dengan volume darah yang keluar saat menstruasi. Jika darah menstruasi yang keluar cukup banyak, usahakan mengganti pemakaian pembalut  sesering mungkin. Sedangkan di hari-hari terakhir cukup 1-2 kali dalam sehari. Sebelum memakai pembalut, sebaiknya bersihkan tangan terlebih dahulu. Tarik lapisan pembungkus pembalut sampai lepas dari perekat.

Apabila Anda menggunakan pembalut bersayap (wing), lepaskan lapisan pelindung perekat pada sayap tersebut, dan lipat sayap ke sisi luar untuk selanjutnya tempelkan ke samping bawah bagian tengah celana dalam yang akan Anda gunakan. Ketika Anda ingin mengganti pembalut, tinggal lepaskan sayapnya lalu tarik perekat pembalut agar terlepas dari celana. Sebelum dibuang ke tempat sampah, pastikan mengemas pembalut bekas dengan rapi dengan tisu dan kemasan pembalut yang akan anda gunakan sebagai pengganti, agar lebih rapi. Jangan membuang pembalut bekas ke dalam toilet karena akan menyebabkan toilet mampet.

Setelah mengetahui bagaimana cara penggunaan pembalut yang benar, cara berpakaian pada saat haid pun harus diperhatikan. Sebisa mungkin hindari penggunaan pakaian yang berbahan panas seperti nilon yang panas dan tidak dapat menyerap keringat. Anda disarankan untuk menggunakan celana panjang agar posisi pembalut tidak banyak bergerak.

Selain itu, hindari pemakaian celana yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan rasa gatal akibat keringat yang bertumpuk, menggunakan celana jeans yang terlalu ketat di daerah selangkangan juga harus dihindari. Ketika berada di toilet umum, jangan gunakan air di ember atau penampungan untuk membersihkan. Gunakan saja air dari keran'yang mengalir, ini akan lebih aman.

Menurut penelitian air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur Candida albicans penyebab keputihan. Sedangkan air yang mengalir dalam keran mengandung kurang lebih 10- . 20%. Sebagai pilihan lain, kini sudah banyak hadir pembalut kain modern. Pembalut wanita ini bisa dicuci dan dipergunakan kembali yang biasa disebut reusable atau washable menspad. Walaupun terbuat dari kain, namun bukan sembarang kain, nama bahan penyerap cairan ini yaitu microfiber. Sedangkan lapisan kain yang menyentuh permukaan kulit dibuat dari bahan microfleece yang menjadikan kulit senantiasa kering dan tidak lembab. 

Cara Tepat Memakai Maskara

Maman Malmsteen 08.01.00
Maskara merupakan item make up wajib, terutama bagi wanita yang senang merias wajah. Dengan maskara maka mata akan terlihat lebih sempurna dan hidup. Maskara juga bisa menyempurnakan bentuk mata yang kurang sempurna. Terkadang wanita salah memilih maskara. Lantas bagaimana cara tepat memakai maskara?

Mata seringkali menjadi fokus dalam ber-make up. Betapa tidak, mata yang indah tentunya menjadikan tampilan Anda menjadi lebih menarik. Mempercantik mata bisa dilakukan dengan cara mudah dan dilakukan sendiri di rumah, yaitu dengan memakai maskara. Maskara sangat berperan dalam mempercantik mata. Maskara dapat melentikkan dan menebalkan bulu mata sehingga mata menjadi lebih ekspresif.

Source image : www.molto.co.id

Nah, sebelum Anda gunakan maskara ada baiknya pilihlah maskara yang tepat. Hal tersebut menjadi penting agar ketika menggunakan maskara tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut cara tepat memilih maskara agar mata terlihat indah:
  • Non-Allergenic. Mata merupakan bagian yang sensitivitasnya tinggi, karena itu perlu berhati-hati dalam memilih kosmetik untuk mata termasuk maskara. Dianjurkan untuk memilih maskara yang kandungannya non-allergenic (tidak menyebabkan alergi) sehingga kemungkinan alergi atau iritasi akibat penggunaan maskara bisa dicegah. Selain itu, pilih maskara yang telah memiliki izin edar dan telah melewati uji klinis sehingga aman dan nyaman digunakan.
  • Sesuaikan dengan Fungsinya. Maskara dibuat bermacam-macam agar dapat memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda dari kaum wanita. Bagi Anda yang berbulu mata pendek dapat menggunakan maskara jenis curl long mascara untuk membuat bulu mata terkesan semakin panjang. Anda yang ingin melentikkan bulu mata sebaiknya gunakan maskara berjenis strong separate mascara. Sementara Anda yang beraktivitas tinggi dan kerap berkeringat dapat menggunakan maskara jenis yang waterproof. Pilihlah maskara yang menggunakan fiber ada dua sisi untuk membuat bulu mata terkesan lebih tebal dan juga lebih awet.
  • Warna Disesuaikan Acara. Untuk menghadiri acara di siang hari, terutama bagi yang berusia atau berjiwa muda akan terlihat menarik jika menggunakan maskara berwarna cokelat karena maskara warna cokelat akan membuat tampilan mata terlihat lebih natural. Sementara itu, untuk menghadiri acara di malam hari Anda dapat memakai maskara berwarna hitam karena maskara berwarna hitam akan membuat tampilan mata lebih tajam lagi.
  • Pilih Maskara Waterproof. Saat ini banyak maskara yang bersifat waterproof atau tahan air. Pilih maskara yang sesuai dengan aktivitas Anda. Jika aktivitas Anda tinggi, sering berkeringat dan kerap berinteraksi dengan air sebaiknya pilih maskara yang bersifat waterproof. Tetapi jika Anda senang memakai make up ringan Anda dapat memilih maskara yang larut air karena lebih mudah dibersihkan.
  • Sesuaikan dengan Warna Kulit dan Rambut. Pilih warna maskara yang sesuai dengan warna kulit dan rambut. Jika kulit dan rambut Anda berwarna gelap, maka pilih maskara warna hitam dan cokelat. Namun jika kulit dan rambut Anda berwarna terang Anda lebih fleksibel memilih warna maskara. Namun jika Anda berani dan senang mengeksplorasi gaya, Anda bisa mencoba maskara warna terang seperti biru.
  • Harga. Harga mempengaruhi kualitas maskara. Maskara dengan harga "miring" memiliki kecenderungan merontokkan bulu mata.
  • Mengandung Vitamin. Pilih maskara yang mengandung vitamin,yang berfungsi untuk merawat bulu mata, apalagi jika Anda sering menggunakan maskara. Sebelum membeli sebaiknya teliti kandungan vitamin dan mineral yang terkandung di dalam maskara.

Merias Mata
Jika sudah memilih maskara yang sesuai, berikutnya Anda memakai maskara. Pemakaian maskara harus sesuai agar hasilnya lebih bagus. Berikut tipsnya:
  • Bersihkanlah bulu mata dari bekas-bekas make up dan maskara yang sebelumnya telah Anda pakai dengan memanfaatkan make-up remover.
  • Jepitlah bulu mata memakai penjepit yang dikhususkan untuk bulu mata. Proses menjepit bulu mata dimaksudkan agar bentuk bulu mata terlihat lebih lentik dan maskara yang nantinya akan menyempurnakan mata Anda.
  • Sapukan eye shadow selaras dengan warna yang Anda inginkan atau senada dengan warna pakaian yang Anda kenakan.
  • Terapkan eye liner
  • Gunakanlah maskara sesuai aturan yakni dimulai dari pangkal menuju ujung bulu mata hingga bulu mata Anda terlihat lentik. Lihatlah, mata Anda akan tampak mempesona.
Sumber referensi : shesangdewi.wordpress.com

Tips Agar Bentuk Tubuh Proporsional

Maman Malmsteen 07.50.00
Wanita tentu menginginkan tubuh ideal atau proporsional nan seksi. Mendapatkan tubuh yang demikian, tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu usaha-usaha yang dilakukan agar lekuk tubuh terlihat ideal dan seksi. Dimulai dari menjaga asupan makanan, berolahraga hingga menjalani berbagai treatment dengan alat seperti radio frekuensi, electrical therapy dan mechanical therapy.


1. Tidak makan gorengan. Kurangi makanan gorengan, berlemak, manis-manis, bersantan, fast food serta makanan dalam bentuk karbohidrat kompleks seperti gandum, roti gandum dan beras merah. Sebaiknya pengolahan makanannya dengan ditumis, dikukus dan dipanggang.
2. Kurangi makan asin. Kurangi makanan yang asin-asin, karena makanan yang asin dapat menahan (retensi) cairan. Cairan ini akan terkumpul di seluruh tubuh, termasuk perut.
3. Banyak minum air putih. Minum air putih satu gelas setiap 1-2 jam, satii hari lebih dari dua liter. Yang baik air panas dan tidak dianjurkan minum air es karena air es cenderung membuat perut Anda besar.
4. Tidak telat makan atau melompati waktu makan. Lebih baik makan sedikit-sedikit, tetapi sering, karena porsi kecil dapat meningkatkan metabolisme. Untuk makan malam sebaiknya tidak melewati jam delapan malam. Jika malam hari masih berasa lapar, sebaiknya Anda makan buah potong.
5. Makan perlahan-iahan. Makan yang terlalu cepat membuat Anda tidak sadar kalau sudah makan banyak. Sementara makan secara perlahan-lahan, efek mengunyah makanan yang lama dapat menimbulkan rasa kenyang.
6. Tidak ngemil. Biasakan tidak ngemii. Kalaupun ingin ngemil sebaiknya makan buah-buahan atau sayur-sayuran untuk selingan dalam jumlah yang tidak berlebihan, yang sebaiknya dimakan segar. Contohnya apel karena dapat membentuk gel yang menghambat penyerapan lemak, pisang, jeruk, pir, alpukat (mengandung lemak tak jenuh), serta sayuran hijau seperti bayam, caisim. kangkung, kacang panjang dan wortel.
7. Minuman gula. Batasi minuman yang mengandung gula mumi seperti sirup, soft drink, teh botol, jus, minuman kaleng, alkohol dan Iain-lain.
8. Hindari makanan yang mengandung gas. Hindari makanan yang banyak menimbulkan gas seperti kol, sawi, singkong, ubi, talas, ketan, nangka, oyong dan Iain-Iain:
9. Tidak tidur setelah makan. Tidak membiasakan diri langsung tidur setelah makan. Paling tidak dua jam setelah makan baru boleh tidur.

4 Perawatan Kulit di Sekitar Mata dengan Bahan Alami

Maman Malmsteen 10.47.00
Di samping memperhatikan kondisi mata, agar mata tetap terlihat indah maka perhatikan juga kondisi kulit di sekitar mata. Pasalnya, lingkaran hitam dan kantung mata hingga kerutan di kulit sekitar mata juga membuat penampilan mata kurang indah. Bahan-bahan alami seperti mentimun, kentang, teh hijau dan wortel bisa dijadikan masker untuk memperindah kulit di sekitar mata. Alhasil, mata akan terlihat lebih indah. 




  1. Mentimun. Mentimun dapat digunakan untuk menyamarkan kantung mata. Mentimun mengandung asam malonat, saponin, serta vitamin E dapat mencegah penuaan dan menghilangkan kerut. Mentimun bersifat dingin dan kaya kandungan zat holitosis yang baik untuk mata dan kulit di sekitar mata. Kandungan vocunis sativum pada mentimun berfungsi mengencangkan kulit sekitar mata. Caranya, mentimun segar dicuci bersih, lalu dikupas dan dipotong kecil-kecil. blender hingga halus dan disaring airnya. Air sari mentimun ini dioleskan pada kantung mata. Bisa juga menggunakan kapas atau kain yang dicelupkan ke dalam air sari mentimun, lalu didinginkan dikulkas selama 3-5 menit. Ditempelkan pada kantung mata dan diamkan selama 10-20 menit, bilas dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali sehari. Jika kantung mata sudah tersamar, bisa digunakan 2-3 kali seminggu.
  2. Kentang. Kentang mengandung mineral natrium dengan kadar alkalin yang cukup tinggi, kadar air, serta sumber vitamin C dan B1 yang berfungsi sebagai antioksidan bagi kulit. Kentang juga mengandung zat phytochemical, polifenol dan karotenoid yang bermanfaat bagi peremajaan kulit terutama kantung mata. Caranya, kentung dipotong-potong tipis dan ditempelkan di daerah kantung mata dan didiamkan selama 15 menit. Kentang juga bisa dijadikan masker. Caranya, kentang yang sudah dicuci dan dikupas diblender. Ampas dan air kentang dioleskan di kulti sekitar mata, terutama area bawah kantung mata yang menghitam atau lingkar mata yang menghitam. Diamkan selama 10-20 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali sehari. Setelah kantung mata tersamar, masker kentang cukup dioleskan 2-3 kali seminggu.
  3. Teh Hijau. Teh hijau kaya kandungan antioksidan yang dapat meremajakan kulit, termasuk kantung mata. Caranya, kantung teh hijau yang bekas pakai didiamkan hingga dingin, lalu ditempelkan pada kantung mata selama 10-20 menit, lalu dibilas dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali sehari. Setelah kantung mata tersamar, masker kentang cukup dioleskan 2-3 kali seminggu.
  4. Wortel. Wortel kaya vitamin A dan C untuk menghilangkan kantung mata dan lingkar hitam mata. Caranya, wortel segar dicuci bersih, lalu dikupas kulitnya dan dipotong kecil-kecil. selanjutnya blender hingga halus. Lalu air atau ampas wortel dioleskan di kantung mata. Diamkan selama 10-20 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali sehari. Setelah kantung mata tersamar, masker kentang cukup dioleskan 2-3 kali seminggu.

The Magic Mirror (Folklore From Spain)

Maman Malmsteen 10.14.00
The Magic Mirror (Folklore From Spain) - There was a great kingdom. The people lived happily and peacefully. They had a wise king. They loved their king very much.
The king was single. He was not married yet. No one was able to persuade him to get married. The king was so careful in choosing the right woman to be his wife. He wanted to have a wife who was kind-hearted and loved his people.
"How can I find a perfect woman?" complained the king to his barber when having his haircut.
"I have an idea. Your Majesty." The barber spoke quietly. He was worried someone would hear their conversation.
The king smiled. He was so happy to hear the barber's idea. He liked it very much and later made an announcement about his marriage.
It was such a lovely day when people heard the announcement. The king told his people that he planned to get married. People were so happy to hear that. They thought that it was time for their beloved king to get married. He was old enough to have a wife.
People then became so curious. Who was the lucky girl to be their queen? Well, apparently the announcement did not tell them to whom the king would marry. Instead, the king invited all the girls to come to his palace and he would choose the girl to be his wife.
"How will the king choose her?"
"Are there any specific requirements?"
"Does the king say about the age? Am I too old to join?"
Well, those are the questions asked by the women in the kingdom. They were so eager to be the king's wife.
Actually, how would the king choose a woman to be his wife? The king had a magic mirror. The mirror could tell the real character of a girl. If the girl had a good character, the mirror would be clean and clear without any spots. However, if the girl had a bad character, the mirror would be full with spots depending on how bad the character was.
All fathers in the kingdom encouraged their daughters to go to the palace to try their luck. Sadly not a single girl dared to try to look into the mirror. They were worried that people would know their bad characters.
Days passed by and still not a single girl came to the palace to look into the magic mirror.
The king was so restless. He talked to the barber.
"We have been waiting for days and still no one came here."
"Be patient, Your Majesty. I'm sure the right woman would come."
Well, the barber was right! Not long after that, a girl came to the palace. Who was she? Well, she was shepherdess.
The news spread very fast. People were so surprised that a shepherdess dared to go to the palace to look into the magic mirror.
All women in the kingdom went to the palace. The shepherdess was so shy. She carefully approached the magic mirror. When she looked into mirror, the mirror was still clean and clear without any spots.
The women became so curious. "How could she have no bad character at all? As a human, we have at least one bad character," they thought.
One by one the women looked into the mirror. Surprisingly, the mirror did not change at all. It was still clean and clear without any spots.
"This is just a trick! This is not a magic mirror!" said the women.
The king smiled. "You are right. This is not a magic mirror. It's just an ordinary mirror. If you think you don't have any bad character, why didn't you try?" The king was happy. He finally found the right-woman to be his wife. Since then they lived happily. The queen was truly kind-hearted and loved the people.

Tips Padu Padan Kulot yang Tepat

Maman Malmsteen 10.04.00
Kalau sering melihat foto-foto ibu kita di masa lalu, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kulot. Dilihat-lihat kok seperti rok. tetapi sebenarnya celana sehingga pemakainya lebih bebas bergerak. Akan tetapi, dibilang celana. potongannya yang lebar membuatnya lebih gaya seperti rok.

Ya! Itulah kulot. celana yang populer pertama kali pada 1500-an dan semakin umum dikenakan pada era Victoria. Pada masa itulah perempuan mulai aktif di luar rumah dan membutuhkan kebebasan gerak yang diperoleh dari celana, tetapi membutuhkan tampilan anggun seperti rok.


Kulot sedang kembali menjadi tren sejak musim semi 2014. Di  musim semi 2015, berbagai desain kulot masih ditonjolkan di berbagai pergelaran busana temama dunia dan hadir juga di gerai-gerai ritel fashion. Begitu pun di Indonesia, kulot kembali digemari dan menjadi must-have pants.

Saat ini celana kulot sedang sangat digemari karena ternyata pemakaiannya bisa sangat fashionable. Ditambah, kenyamanan untuk mengenakannya meskipun aktivitas harian sedang sibuk.

Kulot hadir dengan varian yang lebih banyak. Dengan kulot, kita bisa hadirkan penampilan yang lebih anggun atau chic. Gayanya bisa semiformal ataupun kasual sesuai dengan suasana.

Untuk semiformal, lakukan mix and match kulot dengan atasan yang lebih resmi sehingga cocok dikenakan ke kantor atau untuk urusan pekerjaan lain. Yang penting, tunjang penampilan dengan tas kerja yang tepat dan pump shoes dengan heels yang tidak terlalu tinggi.

Untuk acara santai atau saat berkumpul bersama teman-teman, siang atau malam hari, jangan ragu juga untuk mengenakan kulot. Celana ini memang cocok sekali untuk penampilan kasual tetapi tetap stylish dan bisa dipadankan dengan pemakaian sepatu wedges. Untuk acara yang benar-benar santai, bisa lupakan heels sejenak dan gunakanlah flat shoes.

Desainer dunia mengatakan, celana kulot yang bersiluet flowy itu masih akan digemari untuk waktu yang lama. Nah, tunggu apa lagi? Jangan terlewat menunjukkan tampilan yang trendi dengan kulot favorit.

Untuk tampil fashionable dengan kulot, tentunya harus dengan mix and match yang tepat. Sebenarnya, tampilannya bisa bebas sesuai dengan kepribadian masing-masing. Namun, ada sedikit tips yang bisa Anda aplikasikan sendiri:
  1. Untuk atasan, kenakan blus yang pas di badan atau longgar, ataupun kaus favorit. Disarankan supaya tidak menggunakan atasan yang ketat. Salah satu penampilan yang stylish adalah memadumadankan kulot dengan cropped tops bersiluet longgar.
  2. Untuk pilihan warna dan motif, aturan standar padu padannya adalah polos dengan polos atau polos dengan corak. Tetapi, tergantung juga kepribadian orangnya. Bisa juga senada, bisa juga tabrak warna atau tabrak motif. Misalnya, kulot yang bermotif garis-garis besar, atasannya motif garis-garis kecil.
  3. Karena kulot sedang tren, tampillah dengan lebih berani. Caranya dengan mengenakan fashion item lain yang warnanya lebih kontras dengan kulot yang dikenakan. Misalnya, memilih tas yang berwarna merah daripada hitam atau kalung dan gelang berwarna cerah dibandingkan dengan warna natural.

Pecinta Batu Akik; Waspadai DBD dari Air Rendaman

Maman Malmsteen 08.29.00
Pecinta Batu Akik; Waspadai DBD dari Air Rendaman - Belakangan tren batu akik memang kembali digemari banyak masyarakat, baik membeli batu yang sudah diasah menjadi cincin maupun aksesori lain, maupun dalam bentuk bongkahan batu yang belum diasah. Semuanya itu tentu sah-sah saja. Bahkan di mal-mal ada sentra penjualan batu akik dengan berbagai jenis batu akik yang digemari.

Namun bagi penggemar batu akik harus waspada. Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, bahwa rendaman air batu akik bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


Air Rendaman. Diungkapkan oleh Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP (K), DTM&H, MARS DTCE, Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, jentik-jentik nyamuk ditemukan pada kaleng, panci dan ember kecil tempat merendam batu akik. Jentik-jentik nyamuk yang ditemukan oleh peneliti Balitbangkes adalah jentik nyamuk Aedes aegypti yang dapat menularkan virus dengue dan menyebabkan penyakit DBD! Saat ini Balitbangkes Kementerian Kesehatan sedang melakukan penelitian soal resistensi insektisida di Gorontalo, Sulawesi untuk melihat pelaksanaan di lapangan. Sebelumnya juga dilakukan di Padang, Sumatera Barat. Untuk bisa melakukan uji resistensi, peneliti Balitbangkes melakukan kunjungan ke rumah-rumah penduduk untuk melihat apakah ada jentik atau tidak. Jika ada jentik maka diambil dan diperiksa di laboratorium.

Dari pengumpulan data di lapangan, ada empat temuan dari peneliti yang didapatkan. Keempat temuan ini perlu menjadi perhatian penting bersama, di antaranya: 
  1. Sekitar 30-50 persen rumah yang dikunjungi ada jentik nyamuknya sehingga kemungkinan terjadi DBD besar. Harusnya paling banyak hanya 10 persen rumah di suatu daerah yang. ada jentiknya. Tentu idealnya adalah 0 persen hingga tidak ada rumah yang ada jentiknya.
  2. Jentik nyamuk ditemukan di bawah tempat meletakkan gelas di dispenser. Air-air yang turun dari keran dispenser sebagian jatuh ke bawah alas dan didiamkan oleh pemiliknya. Dari situ bisa tumbuh jentik nyamuk /Aedes aegypti penular DBD. 
  3. Dari pembicaraan dengan pemilik rumah, banyak yang mengatakan mereka sudah mengosongkan bak secara berkala. Tetapi yang dilupakan adalah walaupun bak sudah kosong tetapi dinding bak sudah terlanjur ada telur nyamuknya. Bila bak diisi air kembali maka telur akan menetas dan menjadi nyamuk kembali. Artinya, tidak cukup hanya mengosongkan bak tetapi juga dinding bak harus disikat sehingga telur nyamuk hilang. 
  4. Di sebagian rumah ternyata ada kaleng, panci, maupun ember kecil yang dipakai untuk merendam bongkahan batu akik. Di sebagian besar rendaman batu akik ini peneliti menemukan jentik nyamuk aedes aegypti yang dapat menularkan virus dengue dan menyebabkan penyakit DBD. 
Rutin Diganti
Jentik nyamuk diduga muncul karena air rendaman batu akik tidak diganti hingga berhari-hari. Pada air rendaman batu akik yang tidak diganti berhari-hari ternyata jentik nyamuk ditemukan di sana. Jadi jika akan merendam batu akik agar batu akik terlihat "uratnya" maka air rendaman harus diganti setiap hari. Bahkan jika ingin lebih baik, air rendaman batu akik tersebut diganti dua kali sehari sehingga tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Jangan sampai "demam" batu akik kemudian malah menjadi penyebab terjadinya demam sungguhan akibat DBD.

Sebagai informasi, Balitbangkes akan mengumpulkan minimal 244.800 jentik nyamuk untuk seluruh propinsi di Indonesia. Lalu di beberapa laboratorium Balitbangkes di beberapa kota di Indonesia, Balitbangkes membiakkan jentik untuk menjadi nyamuk dewasa sampai turunan ke satu. Diperkirakan akan menjadi 12.240.000 telur nyamuk. Selanjutnya, bila diperlukan dapat dibiakkan sekali lagi menjadi turunan ke dua. Dengan demikian beberapa laboratorium Balitbangkes di berbagai kota dapat mempunyai stok hingga 600 juta telur nyamuk.

Stok telur nyamuk ini dapat digunakan untuk penelitian lanjutan pengendalian nyamuk bagi kesehatan. Seluruh laboratorium Balitbangkes sudah memenuhi persyaratan sebagai insektarium untuk pemeliharaan nyamuk. Sebagian nyamuk dan jentik ini kemudian akan diuji kepekaannya terhadap lima jenis insektisida yang biasa digunakan di Indonesia. Dari penelitian tersebut akan didapatkan insektisida mana yang resisten, sehingga artinya tidak digunakan lagi untuk pengendalian nyamuk di tanah air. Hasil akhir dari penelitian ini akan didapatkan pada akhir 2015 mendatang.
    Demam Berdarah Dengue
    Indonesia menduduki peringkat kedua penderita DBD setelah Brazil dan di Asia Tenggara sebagai kasus tertinggi penyakit DBD. Data Kementerian Kesehatan 2009-2011, jumlah kematian akibat DBD di Indonesia mencapai 1.125 kasus. Data Kementerian Kesehatan tahun 2013, jumlah penderita DBD di 31 propinsi mencapai 48.905 orang, di antaranya sebanyak 376 orang meninggal dunia.
      DBD adalah penyakit yang membuat penderitanya mengalami rasa nyeri yang luar biasa, seolah-olah terasa sakit hingga ke tulang. DBD disebabkan virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini biasanya berkembang biak di daerah berpenduduk tinggi seperti kota-kota besar, yang memiliki iklim lembab dan hangat.
      Gejala DBD terlihat pada 3-14 hari setelah masa inkubasi, yakni jarak waktu antara virus pertama masuk ke dalam tubuh sampai gejala pertama muncul. Sementara masa inkubasi berlangsung sekitar 4-7 hari. Biasanya diawali dengan demam tinggi dengan suhu mencapai 41 derajat Celcius. Gejala yang timbul adalah demam tinggi hingga mencapai suhu 41 derajat Celcius, tubuh menggigil, sakit kepala parah, muncul bintik merah pada kulit, sakit tenggorokan, hilang nafsu makan, nyeri pada perut dan mual-mual, wajah berwarna kemerahan, nyeri hebat pada otot punggung bawah, lengan hingga kaki, nyeri hebat pada tulang dan sendi, rasa sakit bagian belakang mata, hingga pendarahan tidak wajah seperti gusi berdarah, mimisan atau darah pada air seni.

      Jika timbul gejala seperti itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Jika segera diobati, gejala tersebut biasanya reda dalam waktu beberapa minggu. Sesudah mereda, biasanya pasien akan butuh waktu beberapa rninggu lagi untuk sembuh total. Umumnya penderita DBD akan merasa sangat lelah ketika gejala penyakit tersebut mereda.

      Jika ada gejala-gejala tersebut maka biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah ada virus dengue di dalam tubuh. Tidak ada obat-obatan khusus untuk mengobati DBD, namun gejala penyakit ini bisa diatasi dengan meminum banyak cairan, istirahat, dan mengonsumsi parasetamol. Jika cara pengobatan tersebut diterapkan, biasanya DBD akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu.

      Agar Mata Tak Cepat Lelah, Inilah Caranya

      Maman Malmsteen 08.06.00
      Agar Mata Tak Cepat Lelah, Inilah Caranya - Tak bisa dimungkiri, perangkat digital semakin merambah ranah kehidupan manusia, mulai bangun tidur di pagi hari hingga akan tidur pada malam hari. Oleh karena itu, tak jarang ditemukan orang yang merasakan computer vision syndrome (CVS) atau gangguan pada mata jika terlalu sering menatap monitor.

      CVS terjadi karena pengaturan pencahayaan yang tidak tepat, kedipan mata yang lebih lambat frekuensinya serta posisi duduk yang kurang tepat. Ciri-ciri dari CVS adalah mata yang terlihat kering dan merah, mata gampang lelah, sering sakit kepala, dan kelopak mata yang terasa berat.


      Salah satu trik untuk menjaga agar mata tak kelelahan tentu dengan mengurangi kontak langsung antara mata dengan perangkat digital. Namun, bagi sebagian kalangan, rasanya hal ini sulit dilakukan karena kebutuhan dengan perangkat digital.

      Meski demikian, para ahli sudah banyak yang melakukan riset untuk mengurangi efek buruk berlama-lama di depan layar perangkat digital. Dikutif dari plimbi.com berikut beberaoa kiat yaang bisa dicoba untuk menjaga kualitas penglihatan kita.

      Cara Agar Mata Tak Cepat Lelah
      Pertama, pilih perangkat digital yang lebih ramah untuk kesehatan. Misalnya, layar yang memiliki pengaturan kontras warna dan cahaya sehingga lebih nyaman untuk mata.

      Kedua, atur posisi duduk secara tegak dengan posisi pada sudut siku-siku atau 90 derajat. Jarak siku dengan posisi keyboard pun harus berada pada kisaran 100 derajat dari siku tangan. Yang lebih penting adalah agar mata jangan terlalu dekat dengan monitor. Jarak ideal mata dengan monitor adalah 100 cm, atau paling tidak 50 cm lebih masih diperbolehkan. Selain itu, atur pula posisi monitor 5 cm lebih rendah dari mata. Hal itu berguna agar cahaya dari monitor tidak terlalu menyilaukan mata, mengingat kornea sangat sensitif pada cahaya yang terlalu terang.

      Ketiga, atur cahaya ruangan. Tidak disarankan cahaya ruangan lebih cerah atau terang dibandingkan dengan kecerahan layar monitor. Redupkanlah beberapa lampu tetapi jangan sampai ruangan terlalu gelap karena itu juga tidak baik. Cara yang lebih praktis dan mudah yaitu mengatur tingkat kecerahan layar monitor. Aturlah cahaya sesuai dengan kondisi cahaya yang menerangi ruangan.

      Keempat, sadari frekuensi berkedip. Suatu penelitian mengungkapkan, ketika seseorang berada di depan layar monitor, frekuensi berkedip orang-orang ternyata berkurang dibandingkan dengan saat orang-orang tidak berada di depan komputer. Hal ini memang tidak disadari karena mata ingin lebih banyak fokus. Intuisi ingin fokus inilah yang kemudian mengorbankan kesehatan mata. Kiatnya, berkediplah lebih banyak agar mata tidak cepat lelah.

      Kelima, lakukan pola 20 20 20. Pola ini dikenalkan Mark Rosenfield, profesor dari Amerika Serikat. Pengertian dari pola ini adalah setiap 20 menit, mata harus diistirahatkan dengan frekuensi selama 20 detik dengan melihat atau mengamati objek lain dalam jangkauan sejauh 20 meter.

      Keenam, bersihkan layar monitor. Pemakaian layar komputer (atau gadget lain) yang terlalu sering akan mengakibatkan noda dan debu pada layar komputer. Ternyata hal itu cukup mengganggu mata, membuat mata jadi tegang, dan sulit fokus.

      Demikianlah 6 trik sederhana agar mata tak cepat lelah

      Bon Jovi Berhasil Panaskan Penonton di GBK

      Maman Malmsteen 14.18.00
      Bon Jovi Berhasil Panaskan Penonton di GBK (dipublish Maman Jovi Malmsteen) - Perlu waktu 20 tahun bagi band rock asal New Jersey, Amerika Serikat Bon Jovi untuk kembali ke Indonesia. Penampilan serta formasi Bon Jovi memang sudah berubah, tetapi penantian 20 tahun para penggemar mereka di Indonesia akhirnya terbayar pada Jumat (11/9/2015) malam di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam konser "Bon Jovi Live! In Jakarta 2015" yang dipromotori Live Nation itu, sang idola yang telah merilis 12 album tersebut tampil selama hampir dua jam. Mereka menghadirkan repertoar dari album lawas dan tembang anyar.

      Saat ini, formasi Bon Jovi di-huni Jon Bon Jovi (vokal, gitar), Tico Torres (drum), dan David Bryan (keyboard). Di posisi gitar, setelah ditinggal Ritchie Sambora pada 2012 lalu, Bon Jovi menggandeng Phil X untuk tampil selama tur. Selain Phil, di panggung Jakarta iuga vintuk pertama kalinya Bon Jovi memperkenalkan gitaris baru pendukung mereka, Matt O' Ree.



      Ketika lampu panggung dan stadion dipadamkan, teriakan serta tepuk tangan penonton langsung terdengar. Blar, lampu menyala, kemudian sosok Jon Bon Jovi hadir di pentas. Senyum semringah terkembang di wajahnya. Gitar akustik tersemat di pundaknya. Sosok Tico Torres beraksi penuh tenaga di balik set drumnya, begitu pula David Bryan yang bersama keyboard-nya ada di tengah panggung. Nomor "That's the Water Made Me" menjadi pembuka konser yang memanaskan penonton.

      Peluh mulai terlihat membasahi wajah Jon. Penyanyi berusia 53 tahun itu tetap berkarisma kendati rambutnya memutih dan keriput di wajahnya mulai tampak. Di sejurnlah nomor lagu, Jon tampak kesulitan menjangkau nada tinggi, apalagi tak ada tandemnya Ritchie Sambora yang biasanya bersahut-sahutan dengan Jon. Namun, stamina Jon yang berkurang tertutupi aksi Tico. Drummer berusia 61 tahun itu tampil energik dan tak kendur sedikit pun menjaga ritme lagu yang kebanyakan bertempo cepat.

      Seusai "That's the Water Made Me", tanpa jeda, Bon Jovi terus menggeber aksinya dengan dua lagu berturut-turut "Who Says You Can't Go Home" dan "Lost Highway".

      "Halo apa kabar? Selamat malam Jakarta, senang bisa kembali lagi setelah vvaktu yang lama. Mari kita bersenang-senang malam ini," kata Jon akhirnya menyapa penonton.

      Setelah sapaan dengan sepenggal kalimat berbahasa Indonesia itu. Jon menaruh gitamva. Dia meminta penonton mengangkat tangan untuk mengiringinya bernyanyi'' Raise Your Hand". Di bawah komando Jon, 40.000 penonton kompak mengangkat dua tangan mereka ke udara selama "Raise Your Hand" dilantunkan.

      Seusai "Raise Your Hand", GBK baru terasa pecah dan bergetar ketika intro dan bait pertama 'You Give Love a Bad Name" dikumandangkan. Penonton langsung bernyanyi dan berjingkrak bersama mengikuti lagu. Di bagian akhir lagu, Jon meminta penonton menyanyikan refrain lagu itu tanpa musik. Membuat bulu kuduk merinding.

      "Apakah sejauh ini kalian baik-baik saja? Jadi, malam ini kami akan membawakan lagu lama dan baru. Seperti berikut ini, lagu terbaru dari kami yang untuk pertama kalinya dibawakan di depan publik. Semoga kalian suka," ujar Jon.

      Tembang rock 'We Don't Run" yang akan termuat di album baru Bon Jovi pun menggempur telinga penonton. Penonton memang adem ayem menyambut lagu ini karena belum hafal. Namun. ke-ademayeman itu tak berlangsung lama ketika "It's My Life" mengisi setlist konser malam ita Tanpa basa-basi, "It's My Life" dilanjutkan dengan "Because We Can" yang diambil dari album "What About Now" (2013).

      Untuk menurunkan tempo pertunjukan, Jon tampil sendiri dengan gitar akustiknya. Dia melantunkan "Someday I'll Be Saturday Night" yang disambut kor massal penonton. Setelah membuat GBK slow sebentar, formasi band kembali hadir untuk menyajikan "What About Now" dan "In These Arms".

      Jon membiarkan penonton melantunkan bait demi bait "Wanted Dead or Alive". Penonton terus diajak bersenang-senang. Seusai lagu koboi, nomor I"ll Sleep When I'm Dead" yang dilanjutkan dengan Kept the Faith" mengisi pentas. Jon dkk tahu bagaimana membuat penonton merasakan klimaks konser. Sebelum menghilang di balik panggung, tembang "Bad Medicine" sukses membuat GBK kembali bergetar.

      Layaknya konser lain, teriakan we want more dari penonton langsung terdengar ketika lampu panggung dimatikan dan sang artis menghilang. Namun drama we want more dari Bon Jovi tak berlangsung lama. Seusai ganti baju, mereka muncul lagi dengan tiga tembang encore yang memuaskan dahaga penonton.

      Di penghujung aksinya, Bon Jovi menyuguhkan "Runaway", "Have a Nice Day" dan "Livin' On Prayer" dengan apik.

      Agar Anak Tidak Minder Berkacamata Minus

      Maman Malmsteen 08.05.00
      Agar Anak Tidak Minder Berkacamata Minus - Penglihatan anak sudah menjadi sempurna setelah berusia tiga tahun. Jadi, pemeriksaan tajam penglihatan pada anak bisa dilakukan pada rentang usia tersebut. Ini berarti, orangtua tidak perlu menunggu hingga anak bisa membaca untuk memeriksakan kondisi matanya. 

      Setelah mengenakan kacamata, orangtua juga perlu secara rutin memeriksakan perkembangan mata anak. Untuk anak di bawah usia 12 tahun yang sudah berkacamata dianjurkan kontrol setiap 6 bulan. Bagi usia di atasnya, bisa setahun sekali.

      Nah, banyak kejadian anak, terutama usia sekolah dasar yang memiliki gangguan refraksi, menolak mengenakan kacamata. Biasanya, mereka merasa malu karena berbeda dengan teman-teman yang tidak berkacamata. Padahal, agar anak dapat melihat dengan baik dan siap menerima pelajaran di sekolah, mengenakan kacamata dapat membantu anak penderita gangguan refraksi.

      Disadur dari brosur yang diedarkan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, berikut beberapa anjuran bagi orangtua dan guru agar memberi dukungan bagi anak yang harus mengenakan kacamata.
      • Orangtua dan guru harus memberikan pengertian akan pentingnya berkacamata bagi anak yang memiliki gangguan refraksi.
      • Anak diajarkan tidak merasa malu atau rendah diri di hadapan kawan-kawannya.
      • Dukungan dari para guru untuk memberi pengertian kepada teman-teman sekelas si anak supaya tidak menganggap aneh temannya yang berkacamata.
      • Di rumah, setiap sesudah belajar atau menonton televisi atau menggunakan komputer selama satu jam, sebaiknya istirahatkan mata selama 10-15 menit.
      • Bagi anak di bawah usia 7 tahun yang sudah berkacamata, sebaiknya tidak bersinggungan dengan gadget lebih dari 1 jam setiap hari.