Tips Memilih Pembalut yang Tepat dan Aman

Belakangan ribut-ribut soal pembalut mengandung klorin yang berbahaya bagi kesehatan. Kandungan klorin pada pembalut memang bukan hal baru. Karena itu sebaiknya Anda memilih pembalut tanpa kandungan klorin. Lalu bagaimana cara mengenali pembalut yang mengandung klorin dan cara memilih pembalut dengan tepat?

Kandungan klorin pada pembalut yang akhir-akhir ini tengah diperbincangkan bukanlah hal baru. Tetapi tak menutup kemungkinan semua wanita merasakan kekhawatiran yang tinggi apakah pembalut yang dikenakan saat menstruasi itu baik dan tepat. Sesungguhnya klorin pada semua bahan pakaian merupakan antidesinfektan yang bermanfaat untuk membersihkan. Sementara klorin adalah salah satu bahan kimia yang paling sering diproduksi di Amerika Serikat. 


Bahan kimia ini banyak digunakan dalam industri dan ditemukan di beberapa produk rumah tangga. Namun, klorin kadang-kadang ditemukan dalam bentuk gas beracun. Penggunaan klorin yang paling sering adalah sebagai pemutih dalam pembuatan kertas dan kain, tetapi juga digunakan untuk membuat pestisida (pembunuh serangga), karet, dan pelarut. Klorin dapat mempengaruhi kesehatan, tergantung pada tingkat dan durasi pemakaian. Klorin bersifat korosif dan mengiritasi pada mata, kulit, dan saluran pernafasan bila berbentuk gas atau cair.

Pemakaian pembalut berklorin sebenarnya tidak bermasalah selama digunakan di bagian luar, karena pembalut berfungsi sebagai penampung. Semua kain pasti pernah dicuci menggunakan bahan yang mengandung klorin seperti contohnya Bayclin. Yang tidak diperbolehkan atau yang berbahaya yaitu apabila klorin itu tertelan, termakan atau dibakar karena bisa mengeluarkan bau.

Oleh karena itu, sebaiknya sebelum menggunakan pembalut, perhatikan pembalut yang digunakan dengan beberapa cara berikut:
  • Ambil pembalut dan sobek lapisannya. Ambil kapas (bagian putih) di dalamnya.
  • Ambil gelas transparan dan isi dengan air. Masukkan kapas pembalut ke dalamnya hingga semua bagian terendam.
  • Aduk-aduk dan biarkan beberapa saat.
  • Jika air berubah warna putih, maka pembalut mengandung pemutih.
  • Lihat apakah kapas hancur atau tetap utuh. Jika kapas tersebut hancur atau menjadi bubur dan airnya keruh, maka pembalut tersebut kurang berkualitas dan menggunakan klorin atau bahan pemutih. 
  • Hindari pemakaian pembalut lebih lanjut jika memang Anda mengalami iritasi saat menggunakannya atau gatal-gatal saat dipakai.

Daya Serap Tinggi
Selain memperhatikan pembalut yang akan digunakan, Anda sebaiknya memilih pembalut yang berdaya serap tinggi. Pembalut yang memiliki daya serap tinggi akan membantu ketika haid keluar lebih banyak. Hal ini dapat mencegah pembalut menjadi bocor dan menodai pakaian. Kemudian pilih pembalut yang tidak memiliki aroma tertentu. Wangi pada pembalut justru mengandung bahan kimia tertentu.

Bagi yang berkulit sensitif akan membuat area vagina menjadi gatal dan iritasi. Selain itu pilih permukaan pembalut yang halus dan nyaman dipakai. Untuk mengurangi kelembaban, Anda juga harus memilih pembalut wanita yang mempunyai daya serap tinggi, tidak mengandung pewangi dan tidak terbuat dari bahan yang terlalu padat sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apabila Anda mengalami alergi atau iritasi ketika menggunakan salah satu jenis atau merek pembalut, ini bisa disebabkan karena kulit tidak cocok dengan bahan, terlalu tebal atau tipis, pewangi, atau bagian "sayap". Untuk mengatasi hal tersebut, segera ganti dengan jenis atau merek pembalut yang lain. Penggunaan sayap pada pembalut ada yang cocok atau tidak, namun apabila saat Anda memakainya terjadi iritasi, silakan ganti pembalut yang tidak bersayap.

Bila Anda sudah memilih pembalut yang tepat, gunakan pembalut hanya satu kali. Jangan mencuci untuk selanjutnya digunakan kembali dan maksimal diganti setelah pemakaian 4-6 jam. Penggantian pembalut, bisa disesuaikan dengan volume darah yang keluar saat menstruasi. Jika darah menstruasi yang keluar cukup banyak, usahakan mengganti pemakaian pembalut  sesering mungkin. Sedangkan di hari-hari terakhir cukup 1-2 kali dalam sehari. Sebelum memakai pembalut, sebaiknya bersihkan tangan terlebih dahulu. Tarik lapisan pembungkus pembalut sampai lepas dari perekat.

Apabila Anda menggunakan pembalut bersayap (wing), lepaskan lapisan pelindung perekat pada sayap tersebut, dan lipat sayap ke sisi luar untuk selanjutnya tempelkan ke samping bawah bagian tengah celana dalam yang akan Anda gunakan. Ketika Anda ingin mengganti pembalut, tinggal lepaskan sayapnya lalu tarik perekat pembalut agar terlepas dari celana. Sebelum dibuang ke tempat sampah, pastikan mengemas pembalut bekas dengan rapi dengan tisu dan kemasan pembalut yang akan anda gunakan sebagai pengganti, agar lebih rapi. Jangan membuang pembalut bekas ke dalam toilet karena akan menyebabkan toilet mampet.

Setelah mengetahui bagaimana cara penggunaan pembalut yang benar, cara berpakaian pada saat haid pun harus diperhatikan. Sebisa mungkin hindari penggunaan pakaian yang berbahan panas seperti nilon yang panas dan tidak dapat menyerap keringat. Anda disarankan untuk menggunakan celana panjang agar posisi pembalut tidak banyak bergerak.

Selain itu, hindari pemakaian celana yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan rasa gatal akibat keringat yang bertumpuk, menggunakan celana jeans yang terlalu ketat di daerah selangkangan juga harus dihindari. Ketika berada di toilet umum, jangan gunakan air di ember atau penampungan untuk membersihkan. Gunakan saja air dari keran'yang mengalir, ini akan lebih aman.

Menurut penelitian air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur Candida albicans penyebab keputihan. Sedangkan air yang mengalir dalam keran mengandung kurang lebih 10- . 20%. Sebagai pilihan lain, kini sudah banyak hadir pembalut kain modern. Pembalut wanita ini bisa dicuci dan dipergunakan kembali yang biasa disebut reusable atau washable menspad. Walaupun terbuat dari kain, namun bukan sembarang kain, nama bahan penyerap cairan ini yaitu microfiber. Sedangkan lapisan kain yang menyentuh permukaan kulit dibuat dari bahan microfleece yang menjadikan kulit senantiasa kering dan tidak lembab. 

Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment