Daun Kemangi Bikin Kulit Jadi Cantik, Mau?

Daun Kemangi Bikin Kulit Jadi Cantik, Mau? - Makan daun kemangi tidak hanya nikmat dan menambah selera makan, tetapi juga akan mendapatkan bonus kulit yang cantik. Pasalnya, daun kemangi mengandung betakaroten dan vitamin C serta antioksidan yang berguna bagi kulit. Daun kemangi bisa dikonsumsi setiap hari, tiga kali sehari. Alangkah baiknya jika diimbangi dengan penggunaan masker kemangi yang dicampurkan dengan putih telur. Benarkah daun kemangi bikin kulit jadi cantik?

Daun kemangi yang biasa dimakan sebagai lalapan teman makan Pecel Ayam, lalu dijadikan campuran Laksa, Karedok, Pepes ataupun Nasi Bakar memang memiliki aroma yang menggugah selera makan. Daun kemangi ternyata tak hanya nikmat dan harum, tetapi juga bermanfaat untuk kulit jika dikonsumsi secara rutin. Kemangi adalah tumbuhan yang banyak tumbuh ketika musim hujan.

Kemangi memiliki pohon berukuran kecil, menyerupai rumput. Batang pohonnya dibalut bulu halus yang aman untuk disentuh tangan. Aroma dari daun kemangi sangat khas dan memiliki rasa. Karena aroma itu kemangi dijadikan lalapan atau pelengkap makanan. Selain segar, kemangi juga kerap digunakan untuk mengatasi bau badan maupun bau mulut.


Daun kemangi memiliki manfaat bagi kecantikan kulit. Di antaranya dapat mencegah jerawat karena berkhasiat memurnikan darah dengan membuang racun, mengandung zat antibakteri dan antijamur. Kemangi juga dapat mencegah komedo dan mengobati infeksi kulit karena bersifat antibakteri, antibiotik dan antijamur. Selain untuk kulit, kemangi juga bermanfaat untuk rambut. Selama ini kemangi dikenal dapat mencegah timbulnya uban dan mencegah rambut rontok.

Kandungan Kemangi
Kemangi mengandung komponen gizi dan komponen non gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten ini berperan dalam mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respons antibodi yang memengaruhi fungsi kekebalan tubuh, sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan dan sebagai antioksidan.

Sementara vitamin C yang terdapat di dalam kemangi berguna untuk membantu proses pembentukan kolagen, yang penting bagi kecantikan kulit. Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, kulit, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, dan tendon (urat otot). Vitamin C juga dapat membantu proses penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, membantu penyerapan kalsium dan zat besi, antioksidan, serta mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

Di samping itu, daun kemangi juga kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim. Kalsium juga berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Sementara magnesium membantu merelaksasikan jantung dan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah.

Kemangi juga mengandung komponen non-gizi. Di antaranya adalah senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker. Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.

Kandungan lainnya adalah arginin, anetol dan boron. Kandungan arginin pada daun kemangi dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita. Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon. estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.

Daun kemangi juga mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat. Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli.

Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris. £ugeno/-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tanin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Sementara komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

Cara Konsumsi.
Untuk mendapatkan manfaat daun kemangi untuk kulit, maka daun kemangi sebaiknya dikonsumsi secara rutin. Daun kemangi dapat dikonsumsi tiga kali sehari, pada pagi, siang dan sore hari. Cara konsumsinya, daun kemangi dikepalkan dengan nasi, lalu dimakan. Karena daun kemangi bukan obat, maka bisa dikonsumsi terus-menerus.

Sementara untuk menjaga kekencangan kulit dan tubuh. selain dikonsumsi, kemangi juga digunakan untuk masker. Manfaat masker kemangi adalah menghaluskan kulit, menghilangkan noda jerawat, serta menyegarkan kulit wajah. Cara membuat masker, segenggam daun kemangi diblender, lalu dicampurkan dengan putih telur. Bila ingin digunakan untuk menyegarkan kulit wajah, campurkan kemangi dengan madu asli.

Sesudah campuran masker jadi, selanjutnya masker dioleskan pada wajah. Diamkan hingga 20 menit, sesudah itu dibilas dengan air hangat. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya masker wajah digunakan setiap hari selama satu bulan. Setelah satu bulan, masker kemangi bisa digunakan secara rutin seminggu sekali.

Efek Samping
Tidak ada efek samping akibat konsumsi daun kemangi ataupun dijadikan masker. Tetapi sebaiknya sebelum dikonsumsi daun kemangi dicuci terlebih dulu. Jika . tidak dicuci, biasanya daun kemangi telah terkontaminasi dengan kotoran dan zat-zat kimia pembasmi hama, serta telur caning hama daun.

Karena itu. mencuci daun kemangi harus dengan air yang mengalir. Dengan air yang mengalir maka dapat membantu menurunkan dan menghilangkan kotoran, zat-zat kimia, serta telur cacing hama yang terdapat dalam daun kemangi. Berbeda halnya jika proses pencuciannya hanya dengan caia dicelupkan, kotorannya saja yang hilang, tetapi belum tentu zat-zat kimia dan telur cacing hama yang terdapat dalam daun kemangi ikut hilang
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment