Tips Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Organ Intim

Menjaga Kesehatan organ intim  sesunggunnya merupakan hal yang tidak boleh ditinggalkan. Organ yang satu ini merupakan organ yang harus diperhatikan karena akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan kesehatan area ini? Bagaimanakah cara menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim?

Kecantikan dan kesehatan seorang perempuan tak hanya berkutat pada area wajah, kulit atau tubuh saja, tetapi ada wilayah tersembunyi yang terkadang dilupakan. Padahal area yang satu ini menjadi sangat penting karena berhubungan dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Banyak orang berpikir bahwa apa yang tampak atau kasat mata akan mencerminkan penilaian seseorang secara penuh. Padahal bagian yang tersembunyi menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Memang area ini merupakan privasi seseorang, tetapi sebagai seorang perempuan menjaga hal yang satu ini sebaiknya menjadi prioritas.

Aktivitas perempuan yang cukup padat dan passion tinggi untuk berkarier terkadang membuat mereka lupa untuk menjaga diri sendiri. Termasuk menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim kewanitaan. Padahal menjaga kesehatan area ini tentu saja dimulai dengan memperhatikan kebersihan setiap hari.

Menjaga kebersihan organ intim merupakan hal utama karena berhubungan dengan kesehatan. Kelembaban area tersebut akan mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Bila area organ intim tidak dirawat dengan baik akan timbul bakteri jahat yang menyebabkan berbagai keluhan. Keluhan yang timbul akibat bakteri jahat di antaranya bau tidak sedap, iritasi dan gatal. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga keputihan. Umumnya keputihan disebabkan oleh jamur Candida albicans dan parasit trichomonas vaginalis yang timbul serta bakteri gardnerela vaginalis yang dapat menyebabkan vagina berbau tidak sedap.

Pembersihan Organ Intim
Untuk pembersihan organ intim dapat dilakukan dengan cara sederhana yakni menggunakan air hangat, tanpa harus menggunakan zat antiseptik. Air hangat cukup dibasuhkan pada organ intim. Setelah itu organ intim dikeringkan dengan handuk bersih agar tidak lembab.

Cara ini tergolong sederhana karena di dalam dalam vagina telah terdapat bakteri normal yang berfungsi memberikan perlindungan dan membuat vagina menjadi asam (pH). pH yang asam akan menghalangibakteri-bakteri lain dan jamur masuk ke dalam lingkungan vagina. Jika terlalu banyak menggunakan antiseptik maka akan membuat bakteri normal menjadi mati. Akibatnya lingkungan di dalam vagina berubah dan memungkinkan terjadinya infeksi jamur atau bakteri tidak normal di dalam vagina.

Selain membersihkan secara rutin, membasuh serta mengganti pakaian dalam seperti celana dalam akan sangat berpengaruh. Pilih celana dalam dari bahan katun dan gunakan celana luar yang dapat menyerap keringat dan tidak terlalu ketat. Kemudian ketika membasuh area yang satu ini diawali dari depan ke belakang dan sebaiknya pilih produk pantyliner dan pembalut yang tepat dan aman digunakan.

Sementara untuk pemakaian pembalut ketika menstruasi dianjurkan untuk mengganti setiap 3-4 jam sekali dilihat dari banyak darah menstruasi yang keluar. Hal ini sangat penting karena pembalut yang terkena darah akan menjadi media sempurna bakteri sehingga pembalut antiseptik sangat dibutuhkan. Bila darah menstruasi sangat banyak, Anda bisa memilih pembalut yang lebih panjang dengan daya serap tinggi, tetapi jangan terlalu tebal agar tidak mengganggu kenyamanan.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment