Cardio Dance, Olah Raga Yang Bikin Tubuh Sehat Dan Semangat

Olah raga yang mengajak orang melakukannya dengan senang hati semakin digandrungi. Orang-orang di masa kini pun tak hanya memilih jenis olah raga yang sifatnya kontemplatif dan kompetisi, melainkan juga membuat senang dan menambah jaringan pertemanan. Dengan begitu, bukan hanya sehat yang didapat, hidup pun menjadi riang gembira dan penuh semangat.

Salah satu olah raga yang banyak digemari adalah cardio dance. Seperti arti frasa yang disandang, cardio dance berarti tarian yang dimodifikasi untuk kesehatan jantung. Kita mengenal latihan kardio seperti jalan, joging, lari, bersepeda, renang, senam aerobik, dan zumba. Yang membedakan cardio dance dengan latihan kardio yang lain, terletak pada jenis gerakan yang lebih menyerupai tarian atau dance. Agak berbeda dengan zumba karena gerakan di zumba agak dekat dengan aerobik, sedangkan di cardio dance ini benar-benar seperti tarian berbagai genre yang membuat tubuh asyik mengikuti irama lagu.

Baca juga : Rutin Kardio dan Tenis Ampuh Rampingkan Tubuh

Zoom cardio dance merupakan modifikasi lebih spesifik dari cardio dance itu sendiri. Irama yang sering digunakan dalam cardio dance antara lain bergenre hip hop, latin, broadway, dan dangdut. Se-mentara itu, dalam zumba, aransemen musik yang digunakan lebih kepada latin, reggae, dan brazilian wave.

Untuk gerakannya, seperti saat kita menari. Mungkin karena itu, orang-orang menjadi tidak terasa seperti berolah raga, tahu-tahu sudah berkeringat dan membakar banyak kalori. Sekali sesi latihan cardio dance rata-rata membutuhkan waktu satu jam. Dalam 1 sesi tersebut, terdapat 10 hingga 12 lagu. 

Tiga menit pertama dihabiskan untuk stretching atau peregangan otot. Setelah itu, musik dengan tempo lambat dimainkan selama 5 hingga 10 menit. Tempo gerakan dinaikkan seiring waktu dan mencapai puncaknya di menit ke-30 hingga 40. Empat hingga lima menit terakhir digunakan untuk pendinginan.

Baca juga : Diet Menyenangkan Bikin Tubuh Langsing dan Kulit Kinclong

Semua gerakan yang digunakan simpel, tapi didistribusikan untuk menguatkan otot dan peredaran darah dari kepala hingga ujung kaki. Dalam satu sesi latihan, jumlah kalori yang terbakar 500 hingga 800 kilo kalori per jam.

Bakar Lemak
Seperti latihan kardio pada umumnya, cardio dance identik dengan mereka yang sedang dalam program loss atau menurunkan berat badan. Maklum saja karena kardio memang terbukti efektif untuk membakar lemak tubuh.

Melakukan kardio juga punya manfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti memperbaiki kondisi paru-paru, melatih otot jantung agar kuat, dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga organ mendapat oksigen yang cukup. Banyaknya gerakan tubuh yang dilakukan saat melakukan cardio dance dapat mempercepat detak jantung dan melatih jantung.

Intinya, gerakan-gerakannya adalah untuk membakar kalori dan lemak yang ada. Dalam jangka panjang juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan. Jika dilakukan dalam interval minimal tiga kali seminggu dan tiap sesinya dilakukan selama satu jam, seseorang bisa menurunkan berat badan hingga 5 kilogram dalam satu bulan. Tapi dengan catatan, orang itu bergerak sangat aktif ketika latihan dan kalau latihan dilakukan pada malam hari, tidak dilanjutkan dengan makan lagi sebelum tidur.

Baca juga : Detox Colon, Treatment Alami untuk Tubuh Terasa Lebih Sehat dan Ringan

Mengenai tren cardio dance yang kini menghinggapi banyak anak muda hingga orangtua, hal itu lebih disebabkan kepada gerakan yang simpel dan mengalir serta musik-musik up to date yang digunakan. Musik yang digunakan sebagian besar merupakan lagu-lagu terbaru yang masuk chart Billboard atau lagu-lagu yang sedang digemari saat ini.

Untuk pemula yang tidak pernah melakukan tarian, mungkin saja orang akan kesulitan mengikuti gerakan yang dicontohkan. Namun, dalam beberapa latihan, kesulitan itu akan berganti dengan kesenangan. Kalau untuk orang yang pernah atau sering menari, biasanya langsung menemukan keasyikan karena gerakan yang dilakukan memang seperti tarian yang simpel.

Baca juga : Minum Rebusan Sambiloto dan Meniran Bikin Tubuh Jarang Sakit

Agar Hasilnya Optimal
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, berikut tips yang disarankan, sebelum dan sesudah melakukan latihan cardio dance.
  1. Pilih material busana latihan yang menyerap keringat. Pilih juga celana yang fleksibel dan tidak terlalu ketat untuk memudahkan gerak.
  2. Pilih sepatu yang flat untuk menghindari cedera kaki.
  3. Untuk aturan minum, usahakan minum 2-3 kali sebanyak 250 cc, 2 jam sebelum berolah raga, lalu 15 menit tepat sebelum melakukan latihan. Selama latihan, sebaiknya hanya minum 30 menit sekali. 
  4. Setelah berolah raga, pilih jenis minuman yang berelektrolit, air putih, atau jus buah tanpa gula.
  5. Untuk aturan makan, lebih baik makan dua jam sebelum melakukan cardio dance. Setelah berlatih, tunggu suhu tubuh normal sekitar setengah hingga satu jam, baru dipersilakan makan dengan porsi seimbang, Jika latihan dilakukan malam hari, pilih buah-buahan saja. Akan tetapl, jika latihan dilakukan di pagi hari, Anda bisa leluasa memilih makanan berat sebagai bekal energi.
  6. Terakhir, agar lebih menyenangkan, Anda juga bisa menambahkan akseson seperti kalung, handband jaket, topi, atau akseson lain yang bernuansa hip hop agar bisa lebih menghayati tarian. So, happy cardio dance. [Sumber: PRM/14/08/2016]



Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment