Tampil Unik Dan Berbeda Dengan Wallsticker

Maman Malmsteen 21.21.00
Terpikirkan untuk mendekorasi dinding? Kenapa tidak menggunakan wallsticker untuk menghiasnya? Tampilan dinding yang lebih indah dan dinamis, tak hanya dapat diciptakan dengan wallpaper, kayu, batu alam, ataupun hiasan dinding, tapi juga dengan wallsticker. Wallsticker sebagal pelapis dinding, telah jadi salah satu cara favorit dalam mendekor rumah dengan hasil unik dan berbeda.

Dari tampilannya, wallsticker sekilas seperti wallpaper. Sama-sama pelapis dinding dengan berbagai pilihan warna dan ada pula yang bermotif, yang cara penggunaannnya ditempelkan pada dinding. Namun, wallsticker dibuat menggunakan bahan pearl film (PVC), dengan ukuran yang tipis.

Baca juga : Tips Menyiasati Rumah Mungil

Wallsticker dapat menjadi alteiftatif pilihan untuk mendekorasi/menghias dinding karena harganya relatif lebih terjangkau, motifnya beragam, cara pemasangannya mudah, serta mudah diaplikasikan pada berbagai permukaan, seperti dinding, keramik, kaca, kayu, kulkas, dan sebagainya.

Perlu diperhatikan bahwa wallsticker yang berkualitas memiliki daya rekat yang tinggi namun tidak memberikan bekas sisa rekatan pada dinding jika ditarik atau akan diganti dengan yang baru. Selain itu, tidak akan mudah luntur jika terkena air atau gesekan. Wallsticker yang berkualitas memiliki warna tajam dengan struktur yang lembut jika disentuh. Gambar atau model waljsticker yang berkualitas, umumnya terlihat modern dengan pilihan yang bervariasi dibandingkan tiruannya.

Baca juga : Tips Mempercantik Rumah dengan Menghias Dinding

Sebelum memilih wallsticker, pastikan keharmonisannya dengan unsur-unsur lain di dalam ruangan yang akan dipasang wallsticker. Tentukan pula ruangan mana yang akan dihiasi wallsticker, setiap ruangan tentunya harus memilih tema yang berbeda. Selain itu, pilihlah warna yang mampu memberikan kesan yang diharapkan.Tak hanya itu, motif wallsticker juga harus disesuaikan dengan ruangan tempatnya dipasang.

Saat memasang wallsticker, tentukan dinding yang ditempeli stiker. Setelah itu, bersihkan dindingnya, pastikan jangan sampai ada minyak dan debu yang melekat. Lalu, angkat sticker dari backing paper dan perkirakan besar kecilnya bidang dengan stiker yang akan dipasang. Saat menempelkan stiker ke dinding, ratakan dengan tangan atau kartu plastik untuk menghindari penggelembungan udara. Jangan lupa, perhatikan apakah stiker sudah melekat sempurna? Selamat mencoba..   [Sumber: PR Minggu/16/04/2014]

Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. EmoticonEmoticon