Terapi Warna Ampuh Atasi Rasa Cemas Dan Depresi

Warna tak hanya mendatangkan kedamaian dan keindahan para penikmatnya, tetapi dapat memberikan manfaat dan kekuatan bagi kehidupan. Lewat metode yang diterapkan dalam terapi warna, akan berpengaruh terhadap psikologis seseorang. Salah satunya mengatasi rasa cemas dan depresi. Melalui terapi warna diharapkan dapat mendatangkan kualitas hidup yang lebih baik. Bagaimana selengkapnya?

Terapi warna merupakan salah satu bentuk terapi yang menggunakan metode warna. Seperti bentuk terapi pada umumnya, terapi warna menghasilkan efek yang dapat dirasakan ketika seseorang mulai menggunakan, melihat atau memanfaatkan warna-warna tertentu sehingga mempunyai pengaruh terhadap respon psikologisnya.

Terapi ini baik diterapkan dengan beberapa metode yaitu mewarnai, menggambar atau melihat warna tertentu. Misalnya dipakai warna dan lingkaran, kemudian melihat warna pada lingkaran tersebut. Nanti akan merefleksikan kira-kira akan melihat warna apa saja. Hal ini dilakukan karena sesungguhnya setiap orang akan memiliki respon berbeda pada warna-warna yang ada.

Terapi Warna
Diuraikan Jovita Maria Ferliana, M.Psi, Psikolog RS Royal Taruma, lewat metode menggambar mewarnai, kita akan melihat warna-warna apa yang dominan digunakan oleh orang tersebut atau kondisi dia pada saat itu. Bila awalnya dia menggunakan warna-warna yang gelap karena ketika itu sedang depresi dan putus asa, setelah melakukan beberapa kali terapi warna, kita akan meminta dia menggunakan warna-warna yang berbeda.

Warna-warna yang berbeda itu akan digunakan dan efeknya dapat dirasakan serta berkaitan dengan suasana hatinya. Metode ini harus dilakukan dalam satu periode tertentu:

Untuk mewarnai atau menggambar bisa menggunakan pensil warna, krayon, spidol atau cat air. Untuk alat-alat yang digunakan ini bisa dilihat sifat yang berbeda-beda dan dapat disesuaikan dengan keinginan.

Tetapi yang paling favorit digunakan adalah pensil warna karena pensil warna bisa menghasilkan gradasi dan lebih bebas digunakan di segala usia. Jika menggunakan spidol tidak bisa mencampur dan terkadang menjiplak ke area belakang kertas. Dan untuk krayon akan cocok bila digunakan di atas bidang yang lebar. Ekspresi warna yang kental terletak di pensil warna dan krayon. Sedangkan spidol berfungsi untuk kontrol. Sementara untuk cat air atau cat media. Cat akan dikeluarkan semua di atas kanvas. Segala bentuk ekspresi akan dituangkan di atas kanvas. Ini biasanya dikerjakan bagi orang-orang yang ingin menumpahkan seluruh emosi pada waktu yang sama.

Ekspresikan Emosi
Tujuan terapi warna untuk mengekspresikan emosi g seseorang. Intinya dia mengeluarkan terlebih dulu unek-unek apa yang menghambat dan dipendam untuk dikeluarkan terlebih dulu. Terapi ini bisa digunakan untuk penghilang stres dan digunakan untuk orang-orang yang memljaanyai kencederungan depresi.

Depresi merupakan perasaan sedih yang mendalam sehingga akan menghambat aktivitasnya. Karena perasaan sedih yang berkepanjangan, maka akan timbul rasa tidak berguna pada diri hingga membatasi pergaulan, tidak mau melakukan aktivitas, tidak tertafik melakukan hobinya dan menolak berbicara dengan orang lain. Di satu sisi, ia perlu mengeluarkan ekspresinya dengan kegiatan mewarnai.

Selain depresi, agresivitas bisa diatasi dengan terapi ini. Agresif merupakan suatu sikap. mudah marah atau mudah emosi. Di sini bisa saja tersimpan emosi dan amarah yang berlebih. Tetapi ketika energi itu dipakai untuk mewarnai, emosi akan dikeluarkan sedikit demi sedikit dengan warna yang dikeluarkan dalam bentuk karyanya.

Melatih Kesabaran
Untuk mencapai ketenangan dan kualitas emosi yang lebih baik setiap orang akan berbeda-beda. Tetapi, semakin sering dan dalam jangka waktu yang lama, maka akan bermanfaat baik untuk melatih kesabaran. Dengan kesebaran, ketenangan dan kedamaian hati bisa melatih untuk menghargai diri sendiri serta orang lain.
Perubahan tersebut biasanya dilihat dari keluhan tingkat stres yang dimiliki yaitu berat, sedang atau ringan. Kalau tingkat strei ringan, akan terjadi perubahan selama satu minggu. Untuk tingkat stres sedang, dibutuhkan waktu satu bulan. Dan untuk stres berat dibutuhkan waktu 2-3 bulan. 

Melalui terapi warna ada tata cara melakukannya agar mendapatkan hasil optimal. Pertama, jangan dibatasi waktu. Karena bila dibatasi waktu akan ada target hingga akhirnya menimbulkan tekanan sendiri. Jadi sebaiknya sediakan saja buku terapi warna berukuran kecil untuk dibawa berpergian. Ketika ada waktu luang, maka kegiatan ini bisa dilakukan. Kedua, jangan ditargetkan harus selesai dalam satu kali pengerjaan. Hindari target kapan harus selesai dengan hasil yang baik. Biarkan Anda mewarnai dengan perasaan bebas.
Terapi warna juga dibutuhkan semua orang, mulai dari usia anak-anak hingga manula baik itu pria ataupun wanita. Tak tertutup profesi apapun, mulai dari ibu rumah tangga ataupun yang bekerja pasti memerlukan terapi ini dengan kapasitas yang berbeda.

Di samping untuk mengatasi stres, terapi warna juga bisa digunakan untuk mendekatkan hubungan seseorang, misaln^p dalam keluarga. Seorang ibu akan lebih dekat dengan anak dan seorang anak akan lebih mudah mengungkapkan isi hatinya setelah melakukan terapi warna bersama-sama ini.
Ketika mewarnai, hati menjadi lebih damai. Ketika hati damai, maka segala ungkapan hati bisa mengalir lancar diceritakan. Tak hanya dengan anak, terapi warna ini juga bisa mendekatkan hubungan antara pasangan suami isteri. Melalui terapi warna, komunikasi yang sebelumnya tersendat bisa kembali hangat.

Arti Warna-warna
Secara umum, pada orang-orang yang normal warna-warna tertentu memberikan respon yang berbeda. Berbeda jika pada orang stres atau memiliki trauma terhadap sesuatu, warna-warna tertentu akan memberikan arti yang berbeda. Berikut arti warna-warna secara umum.
  • Merah. Warna merah menandakan semangat dan keberanian.
  • Oranye. Warna oranye melambangkan kepercayaan diri dan kreativitas.
  • Kuning. Warna kuning berkaitan dengan konsentrasi sehingga jika sulit fokus pada pikiran, gunakan warna kuning.
  • Hijau. Warna hijau adalah warna ketenangan, ketentraman dan persahabatan.
  • Biru. Warna biru melambangkan ketenangan, wibawa, kecerdasan dan intelektual.
  • Indigo. Warna indigo atau ungu tua melambangkan instuisi.
  • Ungu. Warna ungu melambangkan spiritualitas.
  • Pink. Warna pink menandakan kelembutan hati, feminitas dan kalem. Karena itu, warna ini banyak digunakan perempuan.
  • Cokelat. Warna cokelat identik dengan wama-wama burnt atau tanah, sehingga yang memakai warna cokelat ingin down to earth, kerendahan hati, serta ingin membaur.
  • Abu-abu. Abu-abu merupakan warna yang biasanya dipakai pada mereka yang moocf-nya tidak ceria atau bimbang. Tetapi positifnya warna abu-abu adalah warna yang netral atau penengah. 
  • Hitam. Warna hitam biasanya dipakai untuk yang mood tidak ceria. Tetapi positifnya adalah dapat menyerap energi.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment