Mengenal Softlens dan Sejarah Penciptaannya

Softlens ialah satu alat yang dipakai untuk menunjang penglihatan semacam pengganti kacamata. Umumnya alat medis ini dipasang pada kornea mata serta terbuat dari plastik yang memiliki kandungan air. Seperti yang kita ketahui softlens atau lensa kontak telah amat populer serta banyak pula penggunanya di indonesia. serta pada awalnya softlens di buat dengan maksud untuk menunjang penglihatan mata tanpa ada kurangi tampilan muka. 

Bersamaan dengan perubahan dari waktu ke waktu peran utama softlens selaku alat bantu penglihatan telah bukanlah lagi argumen paling utama. Ini tak lepas dari inovasi serta warna dan motif dari softlens tersebut yang makin bermacam. 



Bukanlah hal aneh bila saat ini malah yang menggunakan softlens ialah mereka yang tak menderita permasalahan kesehatan mata lantaran peran softlens telah berubah lebih ke aksesori kecantikan wanita. 

Tak sedikit kaum pakar kecantikan pun mengungkap kalau softlens telah tak dapat lepas dari Tren Model Kecantikan wanita sekarang ini.

Baca juga : softlensgaul, Tempat Jual Softlens Terpercaya Secara Online

Apakah anda ketahui kalau softlens sudah ada sejak 1508?  Hal tersebut sesuai dengan yang ada didalam buku catatan serta gambar sketsa punya Leonardo Da Vinci. yang didalam buku catatanya itu sangat banyak diketemukan sketsa kacamata yang dapat langsung digunakan pada bola mata. 

Namun, pada model histori yang lain Rene Descartes ialah orang yang pertama kalinya temukan softlens pada 1636 yang ketika itu beliau menciptakan Hydriascope yakni suatu kaca diisi air yang diletakkan pada bola mata. 

Bersamaan dengan perubahan zaman pada akhirnya awal mula softlens di buat oleh Adolf Fick yang sudah menjalankan rangkaian eksperimen. serta softlens yang pertama kalinya terbuat dari bahan utama Glass-Blown pada 1888. 

Softlens itu dinamakan Adolf Gaston Eugen Fick yang dibuat dari berbagai jenis percobaan dari warna, ketebalan, diameter, barulah beliau mengklaim softlens buatanya dapat dipakai oleh manusia.

Baca juga : Tips Menggunakan dan Merawat Lensa Kontak dengan Benar

Untuk menunjukkan kalau softlens buatan Fick ini aman beliau pun mengadakan eksperimen pertama beliau memakai kelinci, lalu dia sendiri, serta barulah ada sejumlah sukarelawan yang ingin dibuat jadi berbagai objek uji cobanya. 

Tetapi, banyak dari sukarelawan itu mengeluhkan kalau softlens buatan Fick tak nyaman serta sangat berat dan besar lantaran ukuran ketebalanya 1,8 - 2,1 cm. Hingga pada akhirnya pada Maret 1888 Adolf Fick sukses memplubikasikan temuannya itu serta terjual 10.000 lebih pasang softlens di Amerika pada  1935 - 1939. 

Rekor penjualan softlens pada akhirnya meraih rekor paling tinggi pada 1949 yang terjual 200.000 lebih pasang softlens hal tersebut tak lepas dari penemuan bahan baru yang lebih enteng dan lebih bersahabat dengan mata manusia bernama Polymethylmethylpropenoate (PMMA). 

Selanjutnya tekhnologi pembuatan softlens berkembang hingga pada 1960 dipasarkanya softlens yang terbuat berbahan Hydrogel. Bahan ini diketemukan oleh ahli kimia dari Ceko bernama Otto Wichterle serta Drahoslav Lim. 

Mereka pun memplubikasikan hasil temuanya ini di Journal Nature bernama " Hydrophilic Gels For Biological Use ". Hydrogel ini ialah bahan utama softlens paling baik saat itu lantaran lebih lambut serta nyaman dipakai malahan pada 1971 Food & Drug Administration (FDA) sudah menyepakati kalau bahan ini aman untuk dipakai. 

Demikianlah fungsi dan sejarah awal mula terciptanya softlens. Apabila saat ini Anda membutuhkannya segera pesan softlens atau lensa kontak di softlensgaul.com, toko lensa kontak murah berkualitas.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment