IBX59ED8B2FED208 Waspadai, Selain Iritasi Kulit, Kerokan Bisa Akibatkan Keguguran Kandungan - Jendela Informasi

Waspadai, Selain Iritasi Kulit, Kerokan Bisa Akibatkan Keguguran Kandungan

Jendela Informasi - Kerokan memang dikenal sebagai cara tradisional untuk mengatasi masuk angin. Namun, ternyata kerokan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti munculnya iritasi pada kulit. Bahkan, kerokan yang dilakukan pada ibu hamil di trimester pertama bisa memicu kontraksi dini yang berujung pada keguguran.

Kerokan adalah pengobatan tradisional Jawa yang sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Kerokan dinilai ampuh mengusir gejala masuk angin yang masuk ke dalam tubuh. Pengobatan tradisional ini dilakukan dengan menggunakan benda tumpul seperti koin, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, ataupun benda tumpul lain yang difungsikan untuk menggosok bagian punggung.

Selain menggunakan benda tumpul, kerokan juga memanfaatkan menggunakan cairan pelumas seperti minyak kelapa, minyak telon, olive oil, bahkan lotion. Cairan licin berfungsi untuk mencegah iritasi atau lecet pada kulit yang dikerok serta mencegah rasa sakit yang dapat ditimbulkan dari gesekan benda tumpul tersebut.
Waspadai Iritasi Kulit
Pengobatan tradisional kerokan ini sah-sah saja dilakukan. Dan, di dalam ilmu kedokteran atau secara medis tidak mempermasalahkan pengobatan dengan cara tersebut. Seperti halnya dengan bekam, secara medis kerokan itu membantu memperlancar aliran darah di dalam tubuh.

Jika permukaan tubuh digosok menggunakan benda tumpul dengan cepat, maka suhu panas dalam tubuh akan meningkat. Karena meningkatnya suhu panas dalam tubuh, maka terjadilah perlebaran pembuluh darah. Pelebaran ini menyebabkan oksigenasi menjadi lebih baik. Sebab, peredaran darah kembali lancar dan rasa sakit ditubuh pun mereda.

Hanya saja sebaiknya agar tidak berlebihan dalam menggosok. Jika berlebihan dalam menggosok dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Belum lagi pada kulit-kulit yang sensitif, jaringan kulit bawah dapat rusak akibat gosokan yang terlalu berlebihan.

Warna merah pada kulit yang ditimbulkan dari gosokan bukanlah karena keluarnya angin di dalam tubuh. Melainkan adalah contusio musculorum atau seperti luka memar yang diakibatkan saat bagian tubuh terjatuh kemudian muncul warna merah maupun kebiru-biruan pada kulit.
Akibatkan Keguguran
Meski ampuh mengusir masuk angin, saat kerokan ternyata dapat menyebabkan terjadinya inflamasi atau peradangan. Kemudian yang menjadi masalah adalah reaksi penolakan terhadap inflamasi tubuh. Karena, saat terjadi inflamasi, maka mediator antiinflamasi akan mengeluarkan zat yang disebut cytokines.

Cytokines atau juga yang disebut sitokine ini adalah protein-protein sekresi kecil yang berperan sebagai perantara dan pengaturan imunitas, inflamasi, dan haematopoiesis (pembentukan sel darah). Zat sitokine memang merupakan sel yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, keluarnya zat ini justru akan memicu pelepasan prostaglandin (suatu persenyawaan asam lemak yang terdapat dalam jaringan dan cairan dalam tubuh manusia) sehingga dapat menyebabkan kontraksi pada rahim.

Oleh karena itu, bagi ibu yang sedang hamil sangat dilarang melakukan penyembuhan dengan cara kerokan. Karena, kontraksi dini pada rahim ibu hamil sangat berbahaya bagi kesehatan janin dalam kandungan. Selain itu, kebiasaan kerokan dapat membuat pori-pori kulit menjadi terbuka lebar. Hal ini disebabkan karena efek gesekan kulit dengan benda tumpul dan juga panas tubuh yang meningkat saat dikerok.

Walaupun pori-pori melebar angin tetap tidak dapat masuk melalui pori-pori. Sebagian besar oreng akan merasa ketagihan saat dikerok, mereka cenderung akan melakukan hal yang sama saat merasakan sakit yang sama. Risikonya, semakin sering melakukan kerokan maka pori-pori akan semakin terbuka lebar. Kerokan memang terbilang sangat murah. Tetapi, jika takut karena mempertimbangkan risiko terburuk bagi kesehatan, Anda dapat melakukan pengobatan dengan cara yang lain.

0 Response to "Waspadai, Selain Iritasi Kulit, Kerokan Bisa Akibatkan Keguguran Kandungan"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.