IBX59ED8B2FED208 Tips Memilih Helm Yang Baik Dan Aman - Jendela Informasi

Tips Memilih Helm Yang Baik Dan Aman

Jendela Informasi - Helm merupakan alat pelindung kepala di saat kita berkendara. Ancaman di jalan yang begitu mengerikan siap kapan saja menimpa kita. Apalagi kepala adalah bagian tubuh paling vital. Jika sampai kepala kita mengalami benturan, maka keselamatan jiwa pun bisa terancam. Tidak salah memang pemerintah senantiasa menganjurkan untuk memakai helm yang berkualitas dan berstandard SNI.

Dalam memilih helm kita harus jeli. Jangan sampai Anda hanya mengejar penampilan helm yang menarik tetapi mengabaikan dari sisi keselamatan. Untuk itulah faktor-faktor pendukung yang ada pada helm juga harus benar-benar bagus dan aman.

Berikut ini adalah beberapa tips membeli helm yang baik;

1. Jangan terpaku dengan ukuran
Saat memilih helm, harus dipastikan bahwa alat tersebut nyaman dipakai dan aman. Cobalah helm terlebih dulu dengan mengencangkan tali pengikat, paskan di kepala, dan cobalah memutar kepala ke kanan dan ke kiri. Jika helm terasa longgar di kulit kepala dan rambut, kencangkan kembali. Gerakkan juga kepala ke atas dan ke bawah saat mengenakan helm untuk mengecek kelonggarannya. Karena berhubungan dengan nyawa dan keselamatan pengendara, harus dipastikan bahwa helm yang dipilih nyaman bagi pengendara. Mencoba beberapa ukuran yang berbeda dapat dilakukan hingga ukuran helm benar-benar pas.

2. Keselamatan nomor satu
Teliti helm dengan cara memutarnya mulai dari bagian depan hingga belakang. Dengan begitu, dapat dilihat standar keselamatan atau stiker keselamatan DOT dan SNELL yang biasanya disertakan oleh produsen. Sertifikasi DOT dan SNELL adalah standar keselamatan untuk kendaraan bermotor yang telah melalui uji ketat suatu produk helm. Sangat penting membeli helm yang memiliki standar sertifikasi keduanya.


3. Tipe Helm
Faktor penting lain dalam menentukan helm adalah tipe atau jenisnya. Pastikan helm tersebut berbentuk helm tertutup (full face), helm terbuka (open face), helm mini (shorty), atau helm untuk balap motor (motocross). Sudah pasti helm tertutup menawarkan keselamatan paling wahid dibandingkan jenis lainnya karena selain melindungi wajah, helm jenis ini juga melindungl bagian kepala belakang. Jika akhirnya memutuskan untuk memilih helm terbuka atau mini, harus disadari bahwa pengendara "menantang risiko" kecelakaan yang kapan saja bisa terjadi.

4. Antigores dan antikabut 
Semakin banyak produsen helm yang meningkatkan kualitas produksi helm mereka dengan memasang kaca antigores dan antikabut. Jika tidak dltemui jenis helm seperti ini, pengendara bisa membeli helm biasa dan membeli kaca sendiri yang sudah dilengkapi antigores. Jangan lupa juga untuk membeli semprotan antikabut dan strip film antikabut.

5. Ventilasi udara
Ventilasi atau lubang udara sangat penting diperhatikan sebelum membeli helm. Artinya, dengan ventilasi yang pas, udara yang masuk ke dalam helm tidak akan membuat pengendara merasa kepanasan. Sirkulasi udara juga penting agar tidak membuat sesak napas. Pilih helm aerodinamis dan memiliki lubang udara bagus sehingga suara berisik dari luar saat berkendara tidak akan masuk.

6. Tali pengikat (strap)
Tidak ada salahnya mengecek kekencangan tali pengikat helm saat mencobanya karena hal itu dapat membantu mengetahui ketepatan feel menggunakan helm di kepala. Perhatikan talinya secara seksama apakah mudah dikencangkan atau tidak. Selain Itu, tali tersebut juga bisa berfungsi untuk mengunci helm saat ditinggalkan di atas motor.

7. Inner Liner
Saat mengepaskan helm di kepala, pastikan inner liner nyaman dan tepat di kepala. Disadari atau tidak, inner liner akan "menyatu" saat sering digunakan. Jadi, semakin sering dipakai, inner liner akan semakin nyaman.

8. Desain
Terakhir adalah desain helm. Bagaimana desain dan model helm yang diinginkan tentunya semuanya bergantung pada kebutuhan. 

0 Response to "Tips Memilih Helm Yang Baik Dan Aman"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.