Obesitas Saat Hamil Picu Diabetes

Maman Malmsteen 11.21.00
Jendela Informasi - Berat badan mengalami kenaikan sepanjang kehamilan tentu saja harus. Meski demikian jangan terlena dan menjadikan kehamilan sebagai alasan untuk bebas mengonsumsi apa saja tanpa merasa perlu mengontrol berat badan. Karena bisa saja tanpa disadari, ibu hamil mengalami diabetes gestational.

Kehamilan akan mempengaruhi hormon-hormon tertentu, khususnya yang bersifat diabetogenik. Saat hamil, hormon progesteron perempuan meningkat sehingga bisa memicu produksi gula di dalam tubuh meningkat.

Ketika gula atau glukosa yang dibutuhkan oleh janin tersebut kadarnya terlalu banyak maka akan menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh ibu sangat tinggi, begitu pun calon bayinya. Efeknya, glukosa di dalam tubuh meningkat, sehingga ibu hamil lebih rentan terkena diabetes gestational.

Setiap perempuan hamil hendaknya mawas diri dengan penyakit kelebihan gula ini, karena diabet gestational dapat menetap di dalam tubuh, meski pun sudah melahirkan. Utamanya, wanita hamil diatas usia 35 tahun. Oleh karena itu, pasangan yang merencanakan punyak anak, hendaknya memperhatikan berat badannya, karena perempuan dengan tubuh gemuk lebih besar kemungkinannya mengidap diabet gestational saat hamil. Calon ibu hamil yang berat badannya diatas rata-rata. Body Mass Index (BMI)-nya diatas 25 resikonya lebih besar.

Gaya Hidup
Kesehatan tak lepas dari gaya hidup seseorang, khususnya pola makan. Oleh sebab itu, pastikan jenis dan waktu makan yang proporsional, sehingga diabetes gestational bisa dicegah lebih awal. Perempuan dengan penyakit tertentu dan mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang, kemungkinan terkena diabet gestational saat hamil juga lebih besar. Apalagi jika ada riwayat keluarga yang mengidap diabet, harus hati-hati, hindari makanan yang bahyak mengandung karbohidrat, terutama nasi.

Akibatnya, ketika kadar gula di dalam tubuh tinggi, otomatis suplai glukosa dari ibu ke janin yang ada di dalam kandungannya juga meningkat, sehingga tubuh bayi menjadi besar dan beratnya bisa di atas 4 kilo. Akhirnya, saat melahirkan harus dibantu dengan operasi caesar. Atau bisa juga terjadi kelahiran yang prematur.

Kemudian preeklampsia, meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urin. Wanita hamil dengan preeklampsia juga akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Akibatnya, aliran darah ke janin terhambat, dan dapat berakibat fatal. Preeklampsia dapat berlanjut kepada eklampsia yang menyebabkan ibu hamil koma, bahkan kematian, baik sebelum, saat atau setelah melahirkan. 

Kedua makrosomia, kondisi bayinya nanti kalau lahirakan mengalami timbunan lemak di bagian bahu. Oleh karenanya, umumnya keadaan ini dokter menganjurkan operasi Caesar, karena lebar bahu bayi lebih besar dari diameter kepala.

Ketiga, hipoglikemia, gula darah bayi akan drop karena terbiasa kondisi saat hamil (di dalam kandungan) dimana glukosanya tinggi, begitu keluar dari rahim ibunya, glukosanya turun tajam karena tidak ada suplai grlukosa dari ibunya. Terakhir, tentunya calon bayi lebih besar kemungkinanya menjadi obesitas.

Diabetes gestational, seringa kali menyebabkan terjadinya diabet menetap. Setelah melahirkan lakukan screening sampai 6 minggu, kalau kadar gulanya masih tinggi dan menetap, tidak turun itu berarti diabetesnya menetap. Solusinya hanya satu, yaitu pencegahan di awal.

Sebaiknya kontrol berat badan saat merencanakan kehamilan, jangan sampai badan terlalu besar. Begitu hamil, sebenarnya harus di screening di cek Body Mass Index (BMI)-nya, pola makannya harus di kontrol agar terhihdar dari gestational diabet.

Hindari diabet gestional dengan mengkonsumsi makanan yang glikemiknya rendah dan tidak terlalu meningkatkan gula darah. Setelah di observasi kalau memang butuh terapi, berikan insulin. Setelah itu olahraga. Ibu hamil teknik olahraganya berbeda, tidak bisa seperti orang normal. Perempuan hamil, olahraganya hanya bagian atas, yaitu bagian dada. Karena ditakutkan memicu kontraksi jika tubuh bagian bawah terlalu banyak bergerak.

Kalau yang underweight malah porsi makannya harus ditambah. Bayinya tentu akan mengalami kurang gizi, nantinya. Pertama glukosa yang kirim, setelah itu kalau kekuarangan maka lemak yang ada di tubuh sang ibu juga dibongkar dan disalurkan ke bayi.

Efeknya, dia akan mengalami ketosis, sebuah kondisi di mana badan mengakumulasi keton di jaringan dan cairan tubuh. Tanda-tanda ketosis adalah mual, muntah, dan nyeri perut. Ketosis dapat menyebabkan ketoasidosis. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan psikomotor yang bisa menyebabkan cacat pada bayi. Pertumbuhan janin tidak normal dan juga bisa menyebabkan kelahiran prematur.

Normalnya saat hamil, perempuan butuh tambahan sekitar 300 kilo kalori pada tri semester kedua dan tri semester tiga. Kalau sudah obesitas, harus dikontrol jangan sampai kegemukan karena takut nanti bayinya sulit bisa lahir.

Sebelum hamil, sebaikknya rajin pantau berat badan. Jangan lupa konsultasi pada bagian gizi. Hindari daging berpengawet, atau daging-daging yang sudah diolah. Biasanya garamnya tinggi, natriumnya tinngi. Biasanya naiknya berat badan lebih cepat.

Hindari makanan cepat saji dan juga kalengan karena kadar garamnya biasanya lebih tingggi. Namun pilihlah lemak yang poliunsterotit, seperti apokat yang rantai lemaknya lebih bagus. Kacang almond, ikan salmon dan lainnya. 

Limapuluh persen perempuan yang baru saja melahirkan berat badannya akan berkurang 5 - 7 kg dalam waktu 6 bulan pertama. Setelah itu, tidak akan berubah lagi tanpa usaha. Salah satu yang membatu berat badan adalah menyusui, memberikan sebagian energi tubuh pada bayi. Olahraga boleh dilakukan setelah 40 hari, namun harus yang ringan-ringan saja. Dengan syarat melahirkan dengan normal.

Tipsnya jika mau menurunkan berat badan dengan cepat dan benar, makan sedikit tapi sering. Seperti yang di ajarkan nabi Muhammad, makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Dalam sehari harus meluangkan waktu sekitar 6 x waktu makan, dengan pembagian porsi 3 jam.

Masalah terbesar yang sering dilakukan beberapa orang dalam mengatur pola makannya adalah sarapan, makan siang dan makan malam. Akibatnya, terjadi kenaikan dan penurunan kadar gula dalam yang cukup ekstreme.

Saat jeda antara waktu sarapan, kadar gula turun dan ketika makan siang yang porsinya cenderung banyak dan masih di tambah dengan minuman yang manis-manis dan dingin, otomatis gula naik secara spontan dan tajam.  

Kondisi gula darah yang naik turun dapat dirasakan dengan perubahan kondisi tubuh yang tampak pada mood yang tidak tetap, fokus seseorang cendrung berubah secara drastis.

Sumber:
www.ayahbunda.co.id
www.blogdokter.net
www.kamuskesehatan.com

Menyaksikan "Burung Surga" di Raja Ampat

Maman Malmsteen 07.13.00

Jendela Informasi - Raja Ampat merupakan salah satu habitat asli "Bird of Paradise." Oleh karena itu, aktivitas yang tak kalah menyenangkan di Raja Ampat selain wisata bahari adalah bird watching. Hutan di wilayah ini dihuni sekitar 250 jenis burung.

Salah satu burung ikonik tanah Papua adalah burung cendrawasih. Pesona keindahan warna bulu, merdunya suara, dan tingkah laku burung ini menjadi daya pikat burung endemik yang dapat dijumpai di wilayah timur Indonesia.

Burung cendrawasih merah (Paradisaea rubra) adalah salah satu tipe yang paling populer dan menjadi maskot di Kampung Sawingrai, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat. Tiga jenis lainnya yang juga terkenal yaitu cendrawasih besar (Paradisaea apoda), cendrawasih kecil (Paradisaea minor), dan cendrawasih belah rotan (Cicinnurus magniftcus).

Kepulauan Raja Ampat memiliki empat pulau terbesar yang membentuk namanya, Pulau Waigeo, Pulau Salawati. Pulau Batanta, dan Pulau Misool. Beberapa destinasi menarik di Raja Ampat yang bisa dikunjungi terbagi atas dua pilihan, wisata atas air dan bawah air.

Bagi pengunjung yang memilih wisata bawah air, tentu harus memiliki syarat keahliaan menyelam. Spot terbaik untuk menyelam ada di sekitar Pulau Mansuar seperti Mike Point dan Mantra Point.

Nah, bagi pengunjung yang tidak memiliki keahlian menyelam, pilihan wajib wisata atas air adalah Pulau Wajag dan Pulau Pianemo. Spot ini menawarkan panorama yang sungguh menakjubkan.

Tentu butuh usaha tidak mudah untuk mencapai titik tertinggi di kedua pulau ini. Untuk mencapai Pulau Wajag dibutuhkan waktu sekitar tiga jam dari Waisai. Jalur menanjak yang belum memadai untuk menuju titik tertinggi di Pulau Wajag sungguh menantang adrenalin.

Berbeda dengan Pulau Pianemo yang cuma butuh waktu cukup singkat dicapai dari Waisai, sekitar 1,5 jam. Jalur menuju puncak juga sungguh nyaman. Kata warga setempat ada 302 pijakan yang terbuat dari kayu besi untuk menuju puncak.

Untuk wisata atas air lain, sempatkan mengunjungi Teluk Kabui untuk menemukan kesunyian dan suasana beraroma mistis berlatar tebing karst yang menjulang.

Source: PRM 23/07/2017

Menu Pencegah Osteoporosis, Rasanya Yummy Bikin Tulang Kuat

Maman Malmsteen 07.44.00

Jendela Informasi - Osteoporosis atau keropos tulang bisa dialami siapa saja tanpa pandang usia. Solusinya, sejak dini kita perlu menabung kalsium agar tulang kuat.

Osteoporosis biasa menimpa wanita yang sudah berusia di atas 50 tahun. Selain karena tulang wanita cenderung lebih kecil daripada pria, pada masa menopause, hormon estrogen banyak berkurang. Akibatnya, kalsium serta beberapa mineral lain dari tulang juga banyak berkurang.

Orang sertag tidak menyadari keadaan ini sampai terjadi proses pembungkukan badan, tulang patah, dan lainnya. Karena itu, penyakit ini sering disebut sebagai penyakit tersembunyi. Tulang yang biasanya mengalami fraktur atau patah antara lain pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.

Tulang manusia merupakan struktur yang dinamis yang dapat terus-menerus berubah. Pertumbuhan tulang pada anak-anak dapat diperbarui setiap 2 tahun dan dewasa setiap 7-10 tahun. 

Meskipun pertumbuhan tulang berhenti di usia 30-35 tahun, kepadatannya masih dapat ditingkatkan. Setelah usia 30-an, kepadatan tulang harus dijaga melalui makanan dan olahraga.

Bahan Pembentuk Tulang
Beberapa bahan pembentuk tulang antara lain: 
  • Kalsium dan vitamin D. Keduanya bisa didapat dari paparan sinar matahari melalui kulit dan sumber bahan makanan seperti cod liver oil, salmon, sardin, tuna, margarin, susu, dan telur.
  • Magnesium, berguna membantu reaksi pembentukan tulang. Sumbernya antara lain cokelat bubuk, biji bunga matahari, biji wijen, kacang mede, kedelai, hazelnut walnut dan sayuran.
  • Asam lemak esensial, terdapat dalam minyak ikan dan minyak sayur. Bahan ini diperlukan untuk membantu penyerapan dan penyebaran kalsium ke tulang di dalam tubuh.
  • Lain-lain, yakni vitamin K, seng, asam folat, vitamta B5, vitamin C, dan kalium.
Selain itu, lakukan kegiatan fisik untuk menunjang kekuatan tulang. Aktivitas berjalan, menari, atau bermain tenis sangat baik dilakukan.

Bahan Perusak Tulang
  • Garam, meningkatkan ekskresi kalsium dalam urin.
  • Alkohol, kafein, soda, rokok, dan makanan yang diproses bisa menghambat penyerapan kalsium. 

Spageti Karbora Bayam
Bahan:
100 gr spageti direbus, ditiriskan
1 sdm mentega untuk menumis
50 gr daging ayam, direbus diiris kecil
50 gr sosis, dipotong kecil
Sedikit garam
Sedikit merica bubuk
2 sdm keju parut untuk taburan

Bahan Adonan Saus Bayam:
15 gr mentega
15 gr tepung terigu
30 ml susu skim
50 gr bayam diblanching
(300 ml susu skim dan 50 gr bayam diblanching diblender halus jadi satu)
Sedikit garam dan merica bubuk

Cara Membuat:
  1. Tumis dengan mentega, bawang bombai, daging ayam, dan sosis. Beri garamm dan merica, aduk sampai rata, angkat.
  2. Buat Saus Bayam. Lumerkan mentega, masukkan tepung terigu, aduk. Tuangi campuran susu dan bayam yang telah diblender sedikit demi sedikit sambil duduk sampai habis dan tercampur rata. Beri sedikit garam dan merica, aduk rata. Setelah mendidih dan kental, angkat.
  3. Campur spageti dengan tumisan daging ayam dan sosis, aduk rata. Letakkan dalam piring saji kemudian atasnya siram dengan saus bayam. Taburi dengan keju parut.
  4. Hidangkan.
  5. Untuk 2 porsi (1 porsi = 541 kalori)
Quichie Tahu Sarden
Bahan Kulit:
200 gr tepung terigu
100 gr margarin 
4 sdm air es 

Bahan Isi:
1/3 sdt buffer untuk menumis 
2 sdm bawang bombai cincang
200 ml susu skim 
100 gr tahu 
(200 ml susu skim dan 100 gr tahu diblender jadi satu)
2 btr telur ayam
2ttr kuning telur 
Garam dan merica bubuk secukupnya 
100 gr ikan sarden disuwir-suwir
50 gr keju parut

Cara Membuat:
1. Buat Adonan Kulit:
Semua bahan untuk kulit diaduk menjadi satu sampai menggumpal dan dapat dipulung. Masukkan ke dalam lemari es selama 30 menit.
2. Buat Adonan Isi:
Lumerkan butter dalam wajan, tumis bawang bombai hingga keluar aroma, angkat, sisihkan. Masukkan campuran susu tahu dan telur yang sebelumnya telah dikocok, aduk. Beri bumbu garam dan merica, aduk rata.
3. Ambil adonan kulit, kemudian roll tipis dan bentuk sesuai dengan cetakan yang sebelumnya telah diolesi margarin. Gurat-gurat pada permukaannya lalu panggang dalam oven yang telah dipanaskan dengan api medium hingga 1/2 matang (± 10 menit). Keluarkan dari oven, isi dengan adonan isi, beri ikan sarden dan keju parut di atasnya. Panggang kembali hingga matang dan kering selama ± 20 menit, angkat, dinginkan, keluarkan dari cetakan.
4. Hidangkan.
Untuk 8 buah (1 buah = 279 kalori)

Karimunjawa, Cagar Alam Taman Laut Nasional

Maman Malmsteen 09.48.00

Jendela Informasi - Kepulauan dan perairan Karimunjawa, di Laut utara Jawa, daerah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, beberapa tahun lalu telah dinyatakan sebagai Cagar Alam Taman Laut Nasional. Kelestarian alam lingkungannya, patut dijaga. Brimob dan Polair yang tergabung dalam "Pasukan Katak", meluangkan waktu berlatih di perairan itu.

Memasuki perairan gugusan Kepulauan Karimuajawa pada cuaca cerah. Kita akan disuguhi pemandangan alam laut bening dan indah. Bermacam fauna air dengan warna sisik aneka ragam yang cerah, membuat orang bagai menyaksikan akuarium raksasa.

Pelayaran dengan Kapal Motor Patroli, Polair Mabes Polri berkecepatan 12 knots, selama lima jam dari Pelabuhan "Tanjung Emas" Semarang, merapat ke dermaga Karimunjawa. Seakan tak melelahkan, sesudah menikmati pantai perak dan kebeningan Laut Karimunjawa.

Dengan kapal motor berkecepatan 15-20 knots, pelayaran Semarang-Karimunjawa bisa dipersingkat, hanya dua-tiga jam saja. Diharapkan di waktu mendatang, ada pihak swasta mau menanamkan modal, bagi pengembangan angkutan (penumpang dan barang) laut yang memadati, sehingga waktu tempuh ke Karimunjawa akan lebih dipersingkat.

Pelayaran Jepara-Karimunjawa dan sebaliknya, 10 tahun ini, dilayani KM Tongkol dan -KM Dewa Daru, berkecepatan di bawah 10 knots (sepekan dua kali). Lama perjalanan, tujuh sampai sembilan jam pada cuaca baik. Jika cuaca buruk (badai laut), dua KM itu membatalkan pelayarannya.

Masyarakat Karimunjawa yang ber-jumlah sekitar 7.000 jiwa bersyukur. Dua KM itu telah membuka isolasi Karimunjawa dari dunia luar. Tiga puluh tahun silam, sebelum ada dua KM itu, praktis Karimunjawa terisolasi. Jika tiba musim badai, tak satu pun kapal berani berlayar.

Cagar Alam
Seandainya airport segera dibangun dan berfungsi. Idaman menjadikan gugusan Karimunjawa sebagai tujuan wisata, akan lebih terpacu. Sebab, kendala tentang lamanya waktu tempuh, akan sirna. Penerbangan Semarang-Karimunjawa, tak lebih dari 20 menit. 

Realisasi Karimunjawa sebagai daerah wisata; harmoni dengan ketetapan pemerintah, menjadikan kepulauan itu sebagai Cagar Alam Taman Laut Nasional. Keindahan panorama bawah laut, dan kekayaan alam dasar samudra Karimunjawa, perlu dilindungi dan dilestarikan dari gangguan atau kerusakan.

Siapa pun akan terpana, jika berlayar ke Karimunjawa. Begitu kapal mendekati dermaga, akan disapa ramahnya alam lautan. Bukan cuma pemandangan pantai berpasir putih, tampak tenang diterpa gemerisiknya lambaian pohon nyiur. Di dasar laut bening, dengan indra telanjang, bisa dinikmati pemandangan elok.

Ribuan ekor ikan, dalam berbagai jenis dan warna alami menawan, berkejaran, berlenggang-lenggok, dalam alunan ombak teduh. Menyusuri bunga karang putih, merah, biru, hijau, dan macam-macam rona indah lainnya.

Suasana serba tenang dan indah dengan hawa khas lautan itu, kian asyik, manakala kita menikmati cara hidup nelayan tradisional, dari berbagai macam suku. Selain penduduk asli, juga ada bahariawan asal Madura, Buton, Bajo, Bugis dan lain-lain.

Mereka hidup rukun. Jika sedang tidak melaut, mereka gotong royong memperbaiki perahu motor atau alat-alat penangkap ikan di sepanjang pantai. Kaum wanita, menunggu di rumah-rumah beratap rumbia.

Minim
Berwisata ke Karimunjawa yang terdiri 27 pulau, ibarat menyatu dengan alam lautan secara nyata. Di antara 816 bangunan rumah penduduk, memang belum ada penginapan. Tapi tak usah cemas, beberapa warga masyarakat, memiliki rumah cukup memadai kondisinya dan menyediakan untuk penginapan dengan tarif yang murah.

Penerangan listrik diesel usaha Kecamatan sudah ada sejak 1982 lalu. Sayang jam nyalanya terbatas, dari pukul 18.00 sampai 23.00, selebih itu gelap. Tak bisa menikmati acara televisi parabola secara tuntas yang sudah ada sejak 25 tahun lalu.

Warung makan dan toko kelontong sederhana bisa dijumpai di Desa Karimunjawa, Desa terbesar, dibanding dua desa lainnya. Buat pelancong yang bermalam beberapa hari saja, rasanya tak bosan menikmati menu makanan ikan laut yang di sana sangat murah.

Pasukan Katak
Menjadi keprihatinan, beberapa waktu ini ketenangan dan keaslian alam Karimunjawa kerap diusik nelayan modern. Guna memperbesar/mempermudah tangkapan ikan mereka menggunakan dinamit atau racun kimia, apotas.

Dikhawatirkan, penggunaan alat-alat inkonvensional itu bisa meluluh-lantakan alam lautan Karimunjawa beserta seluruh isinya. Walaupun begitu World Wild Fund for Nature (WWF), (Badan Dunia Bidang Pelestarian Alam) menyatakan, kondisi alam di kepulauan itu, masih cukup utuh/baik.

Mengantisipasi kondisi buruk yang bisa berkelanjutan. Awal Desember 1991 silam, Pasukan Katak Brimob dan Polair Polda Jawa Tengah, di bawah pelatih Prof. Budi Santoso; disaksikan Kadit Samapta Polda Jawa Tengah, Kol. Pol. Drs. Srijono, melakukan show of force, dan latihan di perairan Karimunjawa.

Itu dimaksudkan, selain mempertinggi ketrampilan "Pasukan Katak" Brimob dan Polair Polda Jawa Tengah juga menunjukkan pada pihak tertentu, bahwa polri siap menjaga keutuhan alam perairan setempat. Di samping itu, memberi contoh kepada para penggemar olahraga bawah air (laut), bahwa Karimunjawa cukup nyaman untuk kegiatan wisata dan olahraga.

Catatan :
Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di www.sidoharjo.com (saya salah seorang content writer www.sidoharjo.com)

The Story of the Coconut Tree, FOLKLORE FROM MALAYSIA

Maman Malmsteen 07.43.00

Jendela Informasi - Once upon a time there lived a young man. He was very kind and helpful. He liked to help people. He felt very happy after he helped others. No wonder people also liked him very much.

The young man wanted to be more useful for others. He wanted to dedicate his life for other people. Though he had helped people a lot, he did not feel satisfied. He wanted to be more valuable and beneficial for other people.

He asked an old man what he could do.

"Sir, please tell me what to do. I want to be more valuable and beneficial for other people." The old man answered, "I know one man who can help you. He is a wise man. He knows all the answers to any questions. And you know what? He is also very old. People say that he is a hundred years old."

"Do you know where I can find him?" asked the young man.
"Sure, just go to the beach and find a cave. He lives there."

The young man immediately went to the beach. He was so impatient to meet the old man.
Finally he arrived at the wise man's cave. He immediately talked to the old man.
"Sir, please help me..."

The wise man smiled. He asked, "How can I help you, Young Man?"
"Please tell me how I can be more valuable and beneficial for other people?" asked the young man politely.

"Yes, I can help you. But you have .to obey my instruction. Do you understand?" asked the wise man.
"Yes, I do. I will be obedient to you, Sir," replied the young man.

The wise man went inside his cave. He was looking for something. Not long after that, he returned with a box.

The wise man said, "Please accept this box. Bring it home and don't open it until you arrive." The young man was curious, he asked. "What's inside the box?" "I can't tell you now. One thing for sure, it can make you become more valuable and beneficial for other people. Please promise that you will not open it until you arrive home," asked the wise man.

The young man nodded. "Yes, Sir... I promise." He thanked the wise man and said goodbye. He carefully brought the box.

On the way to his home, he met a stranger. The stranger asked, "What box is that?"
"I got it from the wise man. He said that this can make me more valuable and beneficial for other people," replied the young man.
"What's inside the box?" asked the stranger curiously.
"I don't know... The wise man for bade me to open it until I arrive in nv home," answered the young man.
"If I were you, I would open it now," said the stranger.

The young man ignored the Stranger. He had promised the wise man not to open it until he was home He continued walking. Suddenly, another stranger asked him same question and he also suggested that the young man open the box. Again, the young man refused his suggestion.

The young man met several Strangers who asked the same question to open the box. Well, the young man could not hold it any more. After all, he was also so curious about what was inside the box. He carefully opened the box. When the box was opened, he saw something very shining inside it. It was so shining that it blinded his eyes. Slowly, his body changed into a tree.

He became a coconut tree! The young man was so sad that he broke his promise. However he was also happy. His dream to be more valuable and beneficial finally came true. People love coconut tree because the tree is valuable and beneficial. All parts of the coconut tree, from the roots, stems, fruit, leaves, and the other parts of the tree are beneficial to humans.

Stone Garden Geopark, Paduan Citarasa Batu Unik dan Laut Purba

Maman Malmsteen 08.48.00
Jendela Informasi - Stone Garden merupakan area berisi formasi batuan tak beraturan, terhampar di padang yang ketika musim hujan tumbuh rumputan hijau sehingga tampak seperti taman batu yang indah. Meski lebih terkenal sebagai spot untuk berfoto ria, tetapi sebenarnya Stone Garden memiliki nilai yang lebih dari sekadar tempat wisata. Stone Garden merupakan bagian dari sejarah geologi laut purba.

Menurut pengelola Stone Garden Geopark, berdasarkan hasil berbagai penelitian, sekitar tiga puluh tujuh juta tahun lalu, kawasan Stone Garden hingga ke Ciletuh, Kabupaten Sukabumi mulanya adalah laut. Jika Kota Bandung dulunya merupakan danau purba, Stone Garden merupakan bagian dari laut purba. Penyusutan airnya disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pergeseran tanah dan letusan dahsyat gunung api kala itu. Ribuan tahun setelah air laut purba tersebut surut, diperkirakan muncul kehidupan manusia purba di Goa Pawon yang letaknya tak jauh dari Stone Garden.
Salah satu bukti bahwa Stone Garden awalnya sebagai dasar lautan adalah jenis batuan yang memiliki ciri khas yakni batuannya runcing dan banyak rongga, seperti terumbu karang di laut. Terumbu karang tersebut terbentuk saat dataran tinggi Padalarang masih merupakan dasar laut dengan kondisi fisik dan air yang mendukung tumbuh suburnya koloni binatang karang. Tetapi akibat letusan gunung berapi yang mencemari perairan Padalarang, maka kelangsungan hidup binatang koral pun rusak. Setelah proses pengeringan lautan menjadi daratan, koloni binatang karang mengalami pengendapan sempurna dan dengan adanya proses geologi, kemudian menjadi batu gamping sampai tercipta kawasan karst seperti di Stone Garden.

Sebelumnya, kawasan Stone Garden hanya terbuka untuk aktivitas penelitian. Tetapi mulai 2014, Stone Garden dibuka sebagai ternpat wisata bertajuk Stone Garden Geopark. Sebenarnya, luas area keseluruhan Stone Garden mencapai 30 hektar, tetapi yang menjadi spot wisata baru seluas 5 hektar. Rencananya, area wisatanya akan diperluas hingga mencapai 17 hektar.
Berbagai bentuk batuan unik membuat sebagian batu di Stone Garden diberi nama. Ada Batu Gerbang yang menyerupai pintu masuk. Ada pula Batu Mesra yang mempunyai bentuk menyerupai pasangan yang sedang bersenderan. Selain itu, ada Batu Panyawangan, yang berada di puncak Stone Garden. 

Info Tambahan :
Lokasi : Citatah, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat
Luas area wisata : 5 hektar
Tiket masuk : Rp 5.000/orang (sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan)

Referensi :
Fitrah/PRM/19/03/2017

Astana Imogiri, Singgasana Abadi Raja-raja Jawa

Maman Malmsteen 09.14.00

Jendela Informasi - Tiga abad yang lalu, gunung bergemuruh ketika Sultan Agung mangkat. Babad Tanah Jawi mencatat itu. Jasadnya dimakamkan di Imogiri, komplek makam keluarga raja di pengunungan Girilaya. Sejak itu dipakai sebagai tempat peristirahatan terakhir para keturunannya, penerus dinasti Mataram.

Raja terakhir sampai saat ini dari Kasultanan Yogyakarta yang dimakamkan di Astana Imogiri adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX (HB IX). Raja Jawa yang begitu dekat dengan rakyatnya, yang mangkat pada 3 Oktober 1988 silam di Washington DC, Amerika Serikat. Mungkin sebuah babad lain akan mencatat pemakaman HB IX adalah prosesi pemakaman terbesar di abad ke-20. Melihat lautan manusia yang turut mengantar Ngarsa Dalem ke singgasana abadi.

Hari-hari ini dan entah sampai kapan, Astana Imogiri akan terus berdetak. Silih berganti orang datang dengan aneka tujuan. Ada yang berziarah. Sekadar melancong. Ada pula yang ingin menyelami sisi lain dari kebudayaan Jawa dengan menengok makam pengusung tradisi Jawa. Sekaligus mengingat kebesaran Tuhan, bahwasanya tak ada yang kekal di dunia ini. Suatu saat kita akan kembali kepada-Nya. 


Pasir Mekah
Lalu lalang manusia aneka bangsa dan warna kulit itu tak mampu mengusik kehidupan di desa unik yang dikepung tiga bukit. Sejumlah aturan dan adat melingkupi mereka. Menebang pohon ada sanksinya. Memetik buah ada hukumnya. Seakan-akan para raja yang beristirahat di bawah kerindangan pepohonan kayu putih itu "mengawasi" tindak-tanduk mereka.

Kepatuhan itu membuat Desa Girirejo, Kampung Pajimatan, Kecamatan Imogiri, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tetap tenang. Tak terjamah polusi dan hiruk pikuk kota. Terlebih, Astana Imogiri merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Yogyakarta. Kata sebagian orang, "belum ke Yogya kalau tidak melihat Keraton Yogyakarta dan Astana Imogiri".

Meski komplek makam itu sudah berusia ratusan tahun, kekokohan dan keaslian bangunan tetap terpelihara. Debu campur tanah tempat suburnya jamur dan lumut sudah dibersihkan. Kerak batu yang bertahun-tahun menempel sudah dikerok. Dibersihkan dengan bahan kimia.

Kini, bata merah yang mendominasi bagian depan komplek itu menampakkan warna aslinya. Itulah Gapura Supit Urang, pintu gerbang utama menuju komplek makam yang dibangun Sultan Agung pada sekitar 1629-1630. Ada 454 anak tangga yang dipahatkan di dinding bukit untuk mencapai puncaknya. Konon, para peziarah selalu ingin mencoba menghitung jumlah anak tangganya, tapi tak ada yang sama jumlahnya.

Gapura Supit Urang memiliki seni berkualitas dari segi historis maupun arkeologis. Bayangkan, susunan bata itu dibangun tanpa semen dan plester bisa tahan ratusan tahun. Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala DIY merasa perlu untuk memugar bangunan berbentuk candi bentar itu. Menampilkan ciri arsitektur khas Jawa kuno, sebelum masuknya pengaruh Islam. Padahal, Sultan Agung, pendirinya sudah memeluk agama Islam.

Dua tempayan besar "mengawal" di depan gapura, begitu pula di tiap pintu masuk komplek makam yang berjumlah delapan buah. Fungsinya sebagai tempat air wudlu, karena para penziarah wajib berwudlu sebelum masuk komplek itu.

Pada dinding gapura ada sengkalan yang berbunyi: gapura sinupit mangkara tunggal, menunjuk angka 1529 tahun Jawa. Tahun awal dibangunnya Imogiri. Setiap peziarah mesti melewati kolam dangkal dan melepas alas kaki sebelum masuk komplek. Pada dinding kolam depan gapura itu terdapat sengkalan memet, yang berbunyi: sucining dirgo marganing manunggal swargo, menunjuk tahun 1623.

Sayangnya, sengkalan berbentuk relief yang menggambarkan orang sedang berwudlu itu mulai memudar saat direnovasi Pemda Bantul. Di belakang gapura itu terdapat kelir atau aling-aling bersifat mistis, maksudnya untuk penangkal maksud-maksud jahat yang ingin menjamah tempat sakral itu. Sedangkan Babad Astana Redi menyebutkan bahwa pembangunan komplek makam rampung pada 1657 tahun Jawa atau 1645, tiga tahun sebelum Sultan Agung Mangkat.

Kalau data itu benar, maka pembangunan Imogiri selesai secara bertahap selama 38 tahun. Mula-mula Gapura Supit Urang dan makam Sultan Agung, selanjutnya kolam dan komplek bangunan lain di dalam Astana Imogiri.

Syahdan, sebelum Astana Imogiri siap dibangun, paman Sultan Agung, bernama Gusti Pangeran Juminah datang, lalu "pesan tempat". Ia minta untuk bisa dimakamkan di pemakaman raja itu. "Sebagaimana kau ketahui, kelak aku juga ikut dimakamkan di sini," katanya pada sang ponakan. Rupanya, Sultan Agung jengkel atas permintaan pamannya, dan langsung menjawab, "Baiklah sekarang saja saya silahkan".

Tak lama, pamannya itu meninggal. Sultan melemparkan pasir, konon asal Mekah, yang jatuh di Gunung Merak dan tempat pemakaman Imogiri itu. Tanah yang kejatuhan pasir itu berubah jadi pegunungan cukup tinggi, lalu dipakai sebagai pemakaman.

Setelah memerintah 13 tahun, Sultan Agung mulai sakit sampai akhirnya ia meninggal (1647). Baginda pula raja pertama yang dimakamkan di Imogiri. Makamnya dibangun di komplek Kasultanagungan, bagian paling utara di Astana Imogiri. Sejak itu, Imogiri resmi menjadi tempat pemakaman raja-raja berikut kerabat dekatnya.

Baru pada 1986 direnovasi kembali tanpa mengubah bangunan asli untuk mencegah keruntuhannya dimakan waktu. Pemugaran itu diutamakan pada bagian muka Imogiri dan beberapa bagian lainnya, ditangani langsung arsitek Keraton Yogya Kyai Haji Tumenggung Tjitrosoemo.

Batu bata kuno yang sudah ratusan tahun itu dilepas satu per satu. Dicuci dan disikat dengan bahan kimia agar awet. Lalu dipasang seperti semula. Menurut Thomas, kalau tertimpa hujan airnya tidak menyerap tapi mengalir ke bawah sekalian menghanyutkan debu yang menempel di sela-sela batu. Sebab sudah dilapis pengawet anti jamur, anti lumut, dan antiganggang.

Abadi di Imogiri
Sebelum mengunjungi Imogiri, jangan lupa menyiapkan busana khas Jawa. Jika tidak ada, sekitar Imogiri menyediakan baju yang bisa disewa. Cuma peziarah yang mengenakan kain, blangkon, dan baju peranakan buat pria, serta kain dengan kemben buat wanita, yang diizinkan masuk. Alas kaki harus dilepas. Memotret juga terlarang. Maklum saja, makam yang kita ziarahi itu adalah makam raja-raja yang memerintah tanah Jawa. Tetap dihormati dan dijunjung tinggi martabatnya meski tinggal batu nisan.

Masih segar di ingatan kita, upacara pemakaman Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang mangkat 29 tahun lalu. Bisa dikatakan sebagai prosesi pemakaman terbesar abad XX, yang membuktikan betapa ia dihormati, bukan saja oleh para abdi dalem di keratonnya, tetapi juga oleh masyarakat di luar tembok keraton.

Makam tua itu kembali jadi pusat perhatian sejak HB IX dimakamkan. Seorang raja modern yang tahu bahwa takhta adalah untuk rakyat, dan bukan sebaliknya. Sebagian besar peziarah biasanya akan langsung bertanya dimana letak makam HB IX dan Sultan Agung. Dua raja yang paling populer di antara raja lainnya.

Keduanya sama-sama gigih menentang Belanda. Sultan Agung berani menyerbu Belanda hingga ke Batavia. Sedangkan HB IX berani menentang Pemerintah Belanda meski mempertaruhkan takhta, rakyat bahkan nyawanya sendiri asalkan Belanda angkat kaki dari bumi pertiwi. HB IX pula raja pertama yang menyatakan tunduk kepada pemerintah RI, sehari setelah dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan RI. Yang paling menonjol adalah sifat kerakyatannya.

Jenazah HB IX dimakamkan di Saptorenggo, satu dari delapan bagian komplek makam yang dikhususkan untuk makam para raja. Saptorenggo dibangun pada masa HB VII, berukuran 20 x 100 meter, terletak paling timur atau sebelah kanan Kasuwargan dan Besirayan.

Makam Sultan HB IX dinaungi sebuah cungkup berbentuk kubah yang diberi nama Purborekso. Makamnya bersebelahan dengan permaisuri HB VII. Urutan makam di Saptorenggo seperti berikut: paling kiri HB IX, di kanannya makam permaisuri HB VII, HB VII, HB VIII, dan di ujung kanan Pangeran Pati, Putra HB VII. Di selatan jajaran itu ada sederetan makam istri kedua HB IX, istri keempat HB IX, Pengeran Bei (putra HB VII), istri Pangeran Bei, dan istri Pangeran Pari.

Peziarah cuma bisa melihat gerbang Saptorenggo, hanya keluarga keraton yang diizinkan masuk. Begitu pula dengan ketujuh komplek makam lainnya di Astana Imogiri. Meski begitu, Imogiri tak pernah sepi dikunjungi peziarah dengan tetap memelihara keagungan dan kewibawaan keraton.

Sultan Agung pendiri dinasti Mataram dimakamkan di bagian Kasultanagungan, berada di tengah dan menjorok ke depan (utara). Di dekatnya ada makam Sri Ratu Batang, Hamangkurat Amral dan Hamangkurat Mas. Keduanya raja pengganti Sultan Agung.

Di arah selatan agak ke kanan Kasultanagungan ada bagian makam Paku Buwanan. Berisi makam para raja yang memerintah sebelum Mataram pecah menjadi Yogyakarta dan Surakarta. Saat itu keraton pindah ke Kartasura dengan raja Pangeran Puger atau bergelar Paku Buwana I (1797-1893), Imogiri tetap menjadi makam raja. Setelah mangkat PB I dikebumikan di bagian Paku Buwanan bersama Hamangkurat Jawa dan PB II, sebagai makam raja Kartasura.

Agak menjorok di sebelah selatannya, makam dipisahkan untuk para raja Yogyakarta (sayap kanan) dan Surakarta (sayap kiri). Masih ada lagi beberapa bagian yang dikhususkan bagi raja Yogyakarta, terutama setelah Pangeran Mangkubumi memisahkan diri dari Surakarta dan menjadi Hamengkubuwono I. Bagian makam untuk raja Yogyakarta, yaitu: Kasuwargan Yogyakarta, Besiyaran Yogyakarta, dan Saptorenggo Yogyakarta. Untuk raja Surakarta adalah Kasuwargan Surakarta, Kapingsangan Surakarta, dan Girimulya Surakarta.

Di jajaran makam raja, setelah makam HB IX, maka makam Sri Sunan Pakubuwono XII dari  Kasultanan Surakarta yang dikebumikan pada tahun 2004 merupakan yang terakhir. Di sayap kanan masih kosong, tinggal Kasuwargan Yogyakarta untuk satu makam saja. Sedangkan HB II dimakamkan di Kotagede. Sementara di sayap kiri, juga tinggal tersedia satu tempat makam raja Surakarta di Girimulya.

Ada tidaknya raja yang dimakamkan, tempat itu tetap dianggap keramat oleh masyarakat Jawa. Mereka akan datang berziarah ke Imogiri, sembari mengenakan kain peranakan, pakaian yang menyimpan kesucian dan kebersihan hati.

Travel Tips
Astana Imogiri yang dibangun oleh Sultan Agung 325 tahun lalu, berada 17 km dari Keraton Yogyakarta, dalam wilayah Kabupaten Bantul. Sedangkan dari Terminal Bus Yogyakarta sekitar 4 km, dapat ditempuh 15 menit menggunakan angkutan umum. Dilanjutkan berjalan kaki sejauh 200 meter dari Terminal Imogiri.

Ada dua jalan yang dapat ditempuh menuju makam. Melalui jalan sebelah kiri pos utama, sembari menikmati kesejukan udara Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto. Melintasi hutan kayu putih yang tum-uh subur mengelilingi komplek Imogiri.

Biasanya peziarah memilih jalan sebelah kanan. Menaiki anak tangga berjumlah 454 yang dipahatkan di dinding bukit. Lazimnya, peziarah selalu menghitung jumlah anak tangga tersebut, anehnya tak ada jumlah yang sama dari tiap peziarah. Tiap orang punya angka sendiri. Dan kebiasaan menghitung anak tangga Imogiri terus beredar dari mulut ke mulut.

Astana Imogiri dapat dikunjungi setiap hari, siang maupun malam. Selalu ada abdi dalem yang bertindak sebagai juru kunci. Bagi peziarah yang ingin sampai di depan makam para raja itu disediakan waktu-waktu tertentu.

Selama satu minggu ada tiga hari, yaitu: Senin dan Minggu jam 10.00-13.00, sedangkan Jumat, sesudah Shalat Jumat(13.30- 16.00). Selain itu dibuka pula tiap tanggal 1 Syawal, 8 Syawal, 10 Dzulhijjah (Grebeg Besar) jam 10.00 -13.00.

Selama bulan Ramadhan, imogiri ditutup selama 1 bulan. Begitu pula pada tanggal 2 sampai 7 Syawal serta tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Khusus untuk makam Keraton Yogyakarta ditutup jam 16.00. Setiap hari buka.

Imogiri yang keramat itu mempunyai aturan ketat. Tak boleh memakai sembarang pakaian. Siapa pun harus memakai pakaian peranakan. Bagi pria memakai kain batik bebed, bukan sarung serta ngligo (tanpa baju) atau baju peranakan dilengkapi blangkon. Sedangkan wanita memakai kain batik dan kemben (penutup dada), bila berambut panjang harus disanggul dan melepas perhiasan emas yang dikenakan, dan pantangan buat wanita bila sedang haid.

Selain itu alas kaki harus dilepas, dilarang memotret dan mengenakan kain batik barong. Kendati "banyak prosedur" imogiri menawarkan nuansa tersendiri. Ramai dikunjungi. Apalagi pada malam Jumat Kliwon, hingga siang harinya dan malam Selasa Kliwon. Manusia tumpah ruah mencapai ribuan orang.

6 Fakta Vaksin Kanker Serviks yang Wajib Diketahui

Maman Malmsteen 07.12.00
Jendela Informasi - Beberapa terakhir ini, penyakit kanker serviks kembali ramai dibicarakan. Meskipun telah ada sejak lama masyarakat seolah kembali diingatkan mengenai bahaya kanker serviks yang bisa merenggut nyawa, seperti yang terjadi pada selebriti tanah air Julia Perez. Padahal, kanker serviks bisa dicegah sedini mungkin.

Salah satu pencegahan yang efektif dilakukan adalah dengan pemberian vaksin kanker serviks. Kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang disebabkan oleh virus. Dengan begitu, tak seperti jenis kanker lain yang akar penyebabnya sulit dideteksi, penularan kanker serviks bisa diketahui, bahkan bisa dicegah.

Kanker serviks sebagian besar disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui hubungan seksual, yaitu human papillomavirus (HPV). Vaksin kanker serviks merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan virus tersebut.

Infeksi HPV pada perempuan bisa menyebabkan pertumbuhan sel pada serviks yang abnormal. Pada sebagian orang, gangguan tersebut kemudian dapat berkembang menjadi kanker serviks. Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui dan bersedia untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Di samping itu, masih ada pro-kontra yang dirasakan sebagian orang mengenai pemberian vaksin ini. Berikut lima fakta mengenai vaksin kanker serviks:

1. Bisa diberikan kepada anak berusia belasan tahun
Ada anggapan yang beredar di masyarakat mengenai waktu terbaik pemberian vaksin kanker serviks. Sebagian berpendapat, anak-anak berusia belasan tahun tidak perlu mendapatkan vaksin ini karena toh belum merupakan usia aktif berhubungan seksual. Sejumlah pendapat juga mempertanyakan mengapa vaksin ini tidak diberikan hanya ke perempuan yang sudah aktif berhubungan seksual saja.

Sebenarnya, remaja berusia 11 tahun sudah bisa diberikan vaksin ini. Justru ketika belum terpapar hubungan seksual, pencegahannya bisa lebih optimal. Kalau sudah pernah berhubungan, bisa saja infeksi sudah masuk lebih dulu.

Di kalangan perempuan yang sudah berhubungan seksual, potensi terjangkit virus HPV justru lebih besar. Di beberapa negara, pemerintahnya sudah merekomendasikan vaksinasi HPV kepada anak-anak berusia belasan tahun. Amerika Serikat merekomendasikan kepada anak praremaja berusia 11-12 tahun. Inggris merekomendasikannya kepada anak perempuan usia 12-13 tahun. Mayoritas negara Eropa Barat merekomendasikan pemberian vaksin kepada anak usia 12 tahun. Ada pun batas pemberian vaksin ini adalah hingga seorang perempuan berusia 55 tahun.

2. Tidak menyebabkan efek samping berupa menopause dini
Saat pemerintah DKI Jakarta menggalakkan program imunisasi HPV untuk pelajar SD tahun lalu, banyak juga kontroversi yang merebak di media sosial. Salah satunya, muncul pendapat yang menyebutkan bahwa pemberian vaksin ini bisa menyebabkan primary ovarian failure atau menopause dini.

Itu tidak ada hubungannya. Kalau menopause kan berhubungan sama hormon, siklus haid, bagaimana seorang mendapatkan haid pertamanya, dan sebagainya. Kalau vaksin ini sama sekali tidak mempengaruhi hormon.

Kalau pun ada efek samping yang dilaporkan, hanya berupa keluhan sementara dan tergolong ringan. Beberapa efek yang sering dikeluhkan seperti bengkak, nyeri, dan kemerahan di sekitar lokasi suntikan, serta sakit kepala. Efek samping yang sama terjadi ketika melakukan imunisasi dasar.

3. Sebelum vaksin kanker serviks, paps smear dulu!
Efektivitas vaksin ini sangat baik jika diberikan pada perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Lalu, bagaimana dengan perempuan yang sudah menikah atau telah berhubungan seksual?

Vaksin HPV masih bisa diberikan pada wanita yang telah berhubungan seksual, tapi harus diawali dengan pemeriksaan pap smear. Gunanya untuk mendeteksi adanya masalah pada serviks yang disebabkan oleh HPV.

Jika serviksnya bagus, vaksin HPV bisa diberikan. Namun, jika ada gangguan pada serviks, pasien harus mendapatkan pengobatan terlebih dahulu untuk mengatasi gangguan tersebut.

4. Diulang tiga kali
Untuk perempuan, pemberian vaksin kanker serviks direkomendasikan sebanyak tiga dosis dalam tiga kali pemakaian. Vaksin kedua diberikan dua bulan setelah vaksin pertama. Lalu, vaksin ketiga diberikan enam bulan setelah vaksin pertama.

Ketiga dosis vaksin tersebut diyakini sebagai perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV. Jika saat remaja dosis vaksin belum lengkap, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk melengkapi dosis vaksin.

Hingga kini, efektivitas waktu "kedaluwarsa" virus HPV di dalam tubuh masih diteliti lebih lanjut. Namun secara umum, daya tahannya mencapai sepuluh tahun ke depan. Tapi, ada juga penelitian yang menyatakan bahwa jika sudah tiga kali vaksin, tidak perlu diulang lagi seumur hidup. Ini terus dilakukan penelitian karena penemuan baru akan selalu ada.

5. Persoalan biaya
Pengadaan vaksin untuk mencegah kanker serviks masih diimpor dari luar negeri. Dengan tiga kali pemberian vaksin, sudah pasti harganya relatif tak murah. Untuk harga memang relatif, tapi dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan ketika sudah terkena kanker serviks, ini relatif lebih baik. Apalagi, kebanyakan kanker serviks dideteksi terlambat. Akan menjadi langkah yang bijak jika kita berinvestasi di tindakan pencegahan.

6. Mencegah penyebaran kanker serviks 100 persen?
Ada dua jenis vaksin kanker serviks yang beredar. Vaksin yang mengandung dua strain virus, dan empat strain virus. Yang paling banyak digunakan di tanah air adalah yang mengandung empat strain virus.

Sebenarnya, ada puluhan strain virus yang bisa menyebabkan kanker serviks. Tapi berdasarkan penelitian, 70 persen penyebabnya adalah empat strain virus dalam vaksin tadi. Dengan begitu, seseorang yang telah mendapatkan vaksin HPV tidak serta merta akan bebas 100% dari kanker serviks. Karena kan masih ada puluhan strain virus lain yang mungkin bisa menginfeksi.

Untuk mencegah kanker serviks, pencegahan yang juga bisa dilakukan adalah dengan berhubungan intim yang sehat, tidak berganti-ganti pasangan, dan menjaga pola hidup sehat. Merokok dan perokok pasif juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks.

Sumber:
Endah Asih/PRM 16/07/2017
www.magwuzz.com
www.alodokter.com
www.bbc.com/indonesia
naturaindonesia.com
bidanku.com

Daftar Kebun Binatang di Pulau Jawa yang Perlu Kamu Kunjungi Saat Liburan Nanti

Maman Malmsteen 23.36.00
Memasuki akhir pekan atau musim liburan, biasanya seluruh anggota keluarga akan membuat rencana liburan ke luar kota lengkap dengan susunan acara. Pada saat liburan ke luar kota, ada beberapa destinasi yang menjadi incaran wisatawan seperti pantai, museum, bangunan bersejarah, taman bermain, bukit, perkebunan, alun-alun kota, dan kebun binatang.

Jika kamu adalah seorang yang menyukai binatang dan ingin mengenal mereka lebih dekat lagi, kebun binatang menjadi tempat tujuan yang tepat. Selain bisa berinteraksi dengan binatang yang selama ini hanya bisa dilihat dari layar televisi atau buku, kamu juga bisa bersantai dan melepas stres akibat rutinitas sehari-hari.

 Sumber: wikipedia.org

Masih belum bisa menentukan kebun binatang mana yang akan dikunjungi saat liburan mendatang? Yuk, simak daftar kebun binatang yang ada di Pulau Jawa berikut ini!

1. Kebun Binatang Surabaya
Kebun binatang yang memiliki area seluas 15 hektar ini berada di sekitar lokasi Patung Suroboyo. Setidaknya ada 351 spesies binatang dan lebih dari 2000 binatang yang dipelihara di Kebun Binatang Surabaya. Kebun Binatang Surabaya merupakan salah satu kebun binatang tertua di Asia dan sempat menjadi yang terlengkap se-Asean. Jam kunjungan Kebun Binatang Surabaya adalah 08.00 – 17.00 waktu setempat. Untuk masuk ke dalamnya, kamu perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000.

2. Batu Secret Zoo
Kebun binatang yang paling baru di pulau Jawa ini memiliki luas lebih dari 14 hektar. Ada banyak hewan berasal dari Asia dan Afrika yang menjadi koleksi Batu Secret Zoo dan sulit ditemukan di kebun binatang lainnya. Di sini juga kamu bisa menemukan spesies monyet terkecil di dunia. Tidak hanya melihat binatang di dalam kandang yang didesain seperti habitat aslinya, kamu bisa menyaksikan pertunjukan binatang-binatang yang sudah dilatih oleh pawangnya. 

Batu Secret Zoo terletak di kawasan Jatim Park 2, Batu. Kamu cukup membayar Rp 120.000 untuk tiket masuk Batu Secret Zoo, Museum Satwa, dan Eco Park. Untuk kamu yang tinggal di luar Malang, persiapkan perjalanan menuju Batu Secret Zoo dari jauh hari dimulai dari membeli tiket kereta Gajayana di Traveloka. Tiket kereta api Gajayana sendiri harganya berkisar dari Rp 345.00 hingga Rp 535.000. Perjalanan dari Jakarta ke Malang menggunakan kereta api Gajayana membutuhkan waktu sekitar 14 jam. Jika ingin langsung ke Batu Secret Zoo setelah turun dari kereta api Gajayana, kamu bisa menggunakan jasa taksi setempat untuk mengantarmu.

3. Kebun Binatang Gembira Loka
Jika berkunjung ke Yogyakarta, sempatkan diri untuk mampir ke Kebun Binatang Gembira Loka. Di kebun binatang ini, kamu bisa memberi makan binatang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan pihak pengelola dan menyaksikan atraksi dari koleksi binatang di sana yang sudah dilatih. Bagi pecinta reptil, jangan lewatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan beraneka ragam reptil yang tentunya didampingi oleh masing-masing pawang. Bagi kamu yang membawa buah hati, setelah puas melihat binatang bisa menikmati wahana bermain yang ada di area khusus. Harga tiket masuk Kebun Binatang Gembira Loka adalah Rp 25.000 untuk hari Senin-Jumat dan Rp 35.000 untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

4. Taman Safari Pasuruan
Kebun binatang yang berada di lereng Gunung Arjuno, Pasuruan ini adalah cabang dari Taman Safari Cisarua. Salah satu atraksi yang terkenal di Taman Safari adalah Baby Zoo, di mana para pengunjung bisa berfoto dan berinteraksi dengan bayi-bayi binatang seperti bayi harimau, bayi singa, dan bayi orang utan. Harga tiket masuk ke Taman Safari Pasuruan ini bervariasi tergantung usia, paket dan hari kunjungan. Tiket dibanderol mulai dari Rp 80.000 hingga Rp 295.000.

5. Kebun Binatang Bandung
Kebun Binatang Bandung memiliki 213 jenis binatang sebagai koleksinya yang terdiri dari binatang dilindungi baik dari dalam atau luar negeri. Kebun binatang yang didirikan oleh Belanda ini sempat tidak terurus saat masa penjajahan Jepang, namun sudah direhabilitasi dan kini banyak dikunjungi wisatawan. Harga tiket masuk Kebun Binatang Bandung adalah Rp 20.000.

Kebun binatang yang mana pun pilihan kamu, pastikan kamu selalu menjaga kebersihan dan tidak memberi makanan sembarangan kepada binatang yang ada di sana. Jangan lupa untuk tidak menyulut emosi para binatang terutama binatang buas supaya keamananmu terjaga. Selamat menemui binatang-binatang tersebut!

Keramik Kasongan Istimewa, Apa Bedanya?

Maman Malmsteen 12.15.00

Jendela Informasi - Desa Kasongan yang terletak di Kabupaten Bantul, jaraknya kurang lebih limabelas kilometer dari kota Yogyakarta ke arah Selatan. Desa ini terkenal karena sebagian besar penduduknya perajin keramik.

Keramik Kasongan sudah banyak dikenal orang bahkan sampai ke mancanegara, karena memiliki ciri khas yang tidak didapat pada keramik daerah lain, misalnya bentuk-bentuk kuda, ayam, atau figur pengantin Jawa. Hal ini terbukti dengan banyaknya pesanan yang datang dari luar negeri seperti Australia dan Negeri Belanda.

Cara pembuatannya berbeda dengan cara pembuatan keramik di daerah lain seperti Plered, Jawa Barat atau Klampok di Jawa Tengah. Di Kasongan tanah yang sudah diolah dibentuk sedikit demi sedikit tanpa menggunakan alat bantu. Sejak awal pembuatan sampai kepada tahap penyelesaian hanya dikerjakan dengan tangan. Tidak ada bentuk-bentuk yang dibuat dengan menggunakan cetakan. Sehingga hasilnya akan berbeda-beda sesuai dengan sentuhan rasa si perajin meskipun objek yang dibuat adalah sama. Proses pengeringannya pun secara alamiah, yakni dijemur sampai kering benar hingga siap dibakar.

Cara pembakaran keramik di Kasongan ini ada dua. Yang pertama cara tradisional, yakni dengan jalan ditumpuk dengan jerami lalu dibakar. Keramik yang dibakar dengan cara ini adalah alat-alat rumah tangga seperti kendi, gentong, kuali, kendil, cobek dan celengan yang sampai sekarang ini banyak penduduk desa masih menggunakannya untuk menabung. Yang kedua yakni dengan menggunakan tungku pembakaran dengan kayu bakar. Biasanya , tungku digunakan untuk membakar barang-barang pajangan seperti bentuk-bentuk , hewan seperti kuda, ayam, pot bunga, atau figur-figur yang lucu.

Pada hari-hari biasa pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan keramik yang umumnya dikerjakan oleh anak-anak muda. Para pengunjung yang ingin mencoba membuat keramik sendiri, dengan senang hati akan diberi petunjuk dan dipersilakan mencobanya.

Dataran Tinggi Dieng, Tempat Legenda Bertemu dengan Kenyataan

Maman Malmsteen 23.25.00
Jendela Informasi - Dataran Tinggi Dieng nyaris tak pernah terlewat dari peta pariwisata Indonesia. Ada yang menyebut Dieng sebagai Negeri Legenda, tapi ada juga yang menjulukinya tempat tinggal para dewa.

Apa yang menjadi daya tarik Dataran Tinggi Dieng? Pertama orang biasanva mengaitkannya dengan keberadaan kompleks percandian tertua di Indonesia. Setelah itu orang barangkali menghubungkannya dengan banyaknya kawah.

Sesungguhnya, kawasan Dieng lebih dari tekadar tempat-tempat yang disebutkan tadi. Di dunia agroindustri misalnya, Dieng adalah daerah penghasil utama kentang berkualitas tinggi dan pusat pertanian jamur yang hasilnya sudah diekspor ke mancanegara.

Tarohlah kentang dan jamur tidak menarik pehatian, keindahan alamnya pasti mengikat ingatan kita untukk ingin mengunjunginya sekali lagi.

Ada Salju Turun
Kenikmatan mengunjungi Dieng sudah terasa ketika kita memasuki kota Wonosobo, sebuah kota kabupaten yang bersih, asri dan tenang. Dari kota inilah orang memulai perjalanan ke Dieng.  Rombongan wisatawan yang memakai bis besar biasanya berganti dengan minibus di kota ini.

Berganti kendaraan dari bis ke minibis memang biasa di Dieng. Pasalnya, jalan ke sana meski beraspal mulus, tapi tidak cukup lebar untuk dua bis sekaligus. Selain itu, jarak 27 kilometer dari Wonosobo ke Dieng mendaki, dengan tanjakan yang cukup curam. Untunglah, sebuah koperasi yang dikelola dinas pariwisata setempat sudah menyediakan banyak minibus.
Dataran Tinggi Dieng berada 2093 meter di atas permukaan laut. Dengan sendirinya, Dieng memiliki hawa yang sejuk bahkan cenderung dingin. Pagi hari suhunya bisa mencapai 5 derajat Celcius. Sedangkan suhu tertingginya hanya 17 derajat Celcius. Dieng barangkali tempat satu-satunya di Indonesia di mana salju kadang-kadang turun.

Menurut sejarahnya, nama Dieng berasal dari bahasa Sansekerta "ardi" yang berarti pegunungan, dan "hyang" yang berarti surga tempat tinggal para Dewa. Dengan lain perkataan, Dieng adalah gunung tempat tinggal para Dewa. Dari sini kita sudah bisa membayangkan, bagaimana indahnya Dieng bilamana para Dewa berkenan tinggal di sana.

Versi lain menyebutkan, nama Dieng berasal dari bahasa Jawa "adi" dan "aeng". "Adi" berarti "indah" sedangkan "aeng" berarti luar biasa. Jadi kita dapat mengartikan Dieng sebagai tempat yang indah untuk dikunjungi.

Lalu apa yang bisa kita lihat di "tanah para dewa" ini? banyak bahkan sangat banyak. Bayangkan dalam jarak yang tidak terlalu berjauhan kita bisa menemukan peninggalan sejarah yang menyatu dengan keunikan alam.

Biasanya pengunjung mengawali lawatannya di Dieng dengan melihat candi. Salah satu keunikan candi-candi di Dieng adalah tempatnya berdiri. Tidak seperti candi-candi lain yang biasanya di tanah yang kering, Candi di Dieng justru sebaliknya: dibangun di atas lumpur telaga. Tentu saja ini banyak menimbulkan pertanyaan, kenapa candi yang dibangun pada abad ke-8 itu tidak melesak? Itulah kehebatan nenek moyang kita.

Sebetulnya Dieng memiliki 17 candi, namun yang masih bisa kita saksikan tinggal delapan, yakni Arjuna, Semar, Sembadra, Puntadewa, dan Srikandi. Kelima candi ini berada di tengah, Sedangkan yang terletak di bagian barat adalah Gatotkaca dan Bima. Terakhir, Candi Dwarawati terletak di sebelah timur. Inilah satu daya tarik lagi, nama candi yang diambil dari khasanah perwayangan.
Balas Dendam Raja
Puas mengagumi candi, kita bisa melihat kawah Si Kidang. Menyaksikan kawah ini ada perasaan berdebar. Betapa tidak? dari jarak yang tidak begitu jauh kita bisa melihat bagaimana bergolaknya lumpur panas yang disertai berhembusnya asap yang berbau belerang. Sementara suara lumpur yang bergolak itu menimbulkan kesan yang mencekam.

Kawah Si Kidang bertambah menarik. Karena bersama gelegaknya kawah terkubur pula legenda Raja yang berbadan rusa. Syahdan, Raja tersebut kalah dalam suatu peperangan, sebagai hukuman dia harus membuat sumur dalam satu malam. Ia gagal. Akibatnya, tubuh Sang Raja ditimbun di dalam sumur yang digalinya.

Merasa sakit hati, ia lantas memohon petunjuk kepada para Dewa agar bisa membalaskan sakit hatinya. Dewa mengabulkannya. Ia lalu dititahkan bertapa selama seratus hari. Selesai tapa, tiba-tiba muncul satu keajaiban, sumur yang digalinya itu meletus. Letusannya menyerupai kidang (rusa) yang melompat-lompat, maka disebutlah Si Kidang. 

Di sebelah Si Kidang, ada kawah yang lain. Itulah kawah tempat Gatutkaca digodok agar menjadi ksatria sakti mandraguna: Kawah Candradimuka.

Puas menyaksikan kawah, baiklah kita menuju "legenda" yang lain: Telaga Warna. Bila kita mengunjungi Telaga Warna, tahulah kita ini bukanlah sekadar nama, melainkan betul-betul demikian. Setiap saat telaga tersebut memancarkan cahaya warna-warni. Memang menakjubkan. Apalagi di telaga itu hidup angsa-angsa putih yang konon jelmaan puteri-puteri kahyangan!

Bersebelahan dengan Telaga Warna ada Telaga Pengilon. Telaga yang terakhir ini memiliki air yang sangat jernih. Begitu jernihnya sehingga bisa digunakan untuk bercermin (pengilon=bahasa Jawa).

Keluar dari kompleks Telaga Warna, tak ada salahnya bila kita beristirahat dulu di sebuah taman. Taman yang dihiasi bunga warna-warni ini, ternyata dirancang oleh seorang arsitek Belanda. Tak heran bila kita merasakan suasana taman negeri "Kincir Angin" di sini.

Bersantai di taman itu, belum berarti lawatan kita di Dieng sudah lengkap. Kita masih harus mencicipi buah khas Dieng yang disebut Karika. Buah ini bentuknya menyerupai pepaya. 

Saraf Terjepit, Ciri-ciri dan Cara Mencegahnya

Maman Malmsteen 00.28.00

Jendela Informasi - Setelah duduk lama, terasa nyeri di pinggang begitu berdiri. Duhr, ini benar gejala saraf terjepit atau sakit pinggang biasa ya?

Kita sering kali mendengar mengenai penyakit saraf terjepit (HNP/Hernia Nukleus Pulposus). Namun, kita juga sering keliru membedakan mana saraf terjepit, mana yang sakit pinggang biasa.

Penyakit saraf terjepit memiliki ciri khas berupa rasa nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain. Kalau jalan kurang lebih dari 100 meter, nyeri langsung terasa di bagian pinggang atau leher. Makin jauh jalannya, sakitnya makin menjalar. Tapi begitu istirahat, akan membaik lagi.
Banyak orang yang setelah rnerasakan gejala tersebut tidak menindaklanjuti dengan pemeriksaan karena kondisi yang membaik. Padahal, sebenarnya rasa nyeri itu bisa dijadikan warning sehingga ke depan tidak bertambah parah.

Selain itu, ciri saraf terjepit yang disebutkan adalah rasa nyeri yang timbul ketika bangun setelah duduk lama. Lain halnya dengan nyeri pinggang biasa, nyeri lantaran saraf terjepit pun menyebabkan lemah, baal, kesemutan dan akhirnya kelumpuhan.

Kalau dulu, saraf kejepit biasanya menyerang orang berusia di atas 50 tahun atau 60 tahun. Sekarang karena gaya hidup, semua jadi berubah. Orang berusia 20 tahunan sudah ada yang terkena penyakit ini.
Untuk mencegahnya Anda wajib mengubah pola hidup agar lebih sehat. Minum air putih yang cukup setiap hari. Beberapa sikap atau kebiasaan yang menyebabkan penyakit ini juga bisa dilakoni. Misalnya, memperbaiki kebiasaan duduk lama atau posisi tidur yang salah. Bisa juga karena overweight sehingga secara gravitasi tulang belakang menahan beban tubuh yang lebih berat. Kebiasaan lainnya seperti merokok pun dapat menyebabkan tulang keropos, begitu pula dengan olahraga yang tidak benar. 

Cara Atasi Nyeri Tulang Belakang Tanpa Operasi

Maman Malmsteen 08.18.00

Jendela Informasi - Kita sering kali mengeluh nyeri di bagian leher, pinggang, dan punggung, tanpa mengetahui dengan pasti apa penyebabnya. Setelah beristirahat sejenak atau mengonsumsi obat yang dijual bebas di pasaran, nyeri itu berangsur menghilang. Namun, sebenarnya, jika dibiarkan terus-menerus, nyeri ini bisa berefek ke mana-mana dan mengganggu kualitas hidup.

Seiring dengan bertambahnya usia, salah satu masalah kesehatan ynng sering muncul adalah nyeri di bagian tulang belakang. Manusia sebagai makhluk bertulang belakang yang berjalan tegak tentu menjadikan tulang belakang sebagai penyangga tubuh. Oleh karena itu, lama-kelamaan, rasa sakit pada bagian belakang tubuh akan terasa. Yang membedakan adalah berat ringan dan intensitasnya.

Nyeri tulang belakang (leher, pinggang, dan tulang belakang) di-alami oleh hampir 85% penduduk dunia. Keluhan nyeri sebagian besar terjadi di pinggang (80%), leher (10%-15%), dan punggung (5%).

Beberapa penyebabnya antara lain rasa nyeri di otot dan urat yang berhubungan dengan tulang belakang, hernia nucleus pulposus (saraf terjepit), peradangan sendi tulang belakang, degenerasi bantalan tulang belakang, tulang yang patah akibat kecelakaan, tulang keropos, tumor, dan infeksi di tulang belakang.


Ketika terjadi, penderita nyeri tulang belakang mau tak mau harus berkompromi dengan rasa nyeri yang tak tertahankan. Terlebih, jika obat-obatan dan fisioterapi tak juga membantu. Bukan hanya itu, anggapan bahwa penyakit ini akan menyebabkan kecacatan atau lumpuh sampai risiko kematian membuat penderita nyeri tulang belakang menghindari tindakan operasi. Dokter pun menjadikan tindakan operasi sebagai pilihan paling terakhir dalam penanganan kasus tulang belakang.

Jika seseorang mengalami rasa nyeri di bagian tulang belakang secara terus-menerus atau kambuhan, hendaknya perlu diperiksa lebih lanjut. Untuk nyeri pinggang, efeknya bisa kemana-mana. Tidur sakit, kerja sulit, naik kendaraan juga tidak bisa. Intinya,. akan mengganggu semua kualitas hidup.

Tindakan manajemen nyeri tulang belakang yang sedang fokus dikembangkan adalah facet dan Transforaminal Nerve Block. Prosedurnya adalah dengan memasukkan obat menggunakan selang khusus ke dalam lubang saraf (transforminal). Prosedur tersebut dilakukan di kamar operasi dengan menempatkan pasien pada posisi tertelungkup. Dengan panduan C-arm (X-ray) fluoroscopy yang berfungsi untuk menentukan lokasi nyeri secara akurat, dokter kemudian akan menyuntikkan anastesi lokal dan obat antinyeri atau antiperadangan.

Mekanismenya seperti suntik biasa saja, tapi dengan rasa sakit yang minimum karena tidak menggunakan prosedur operasi seperti dulu. Obat tersebut diinjeksikan langsung ke dalam saraf yang terganggu. Obat atau gelombang radiofrekuensi yang ditujukan ke cabang-cabang kecil akan mematikan rasa nyeri tersebut. Meskipun gangguannya di tulang, sendi, bantalan sendi dan otot, tetapi semua kan ada sarafnya. Nah, obat ini langsung disuntikkan ke dalam saraf yang terganggu.

Ada pun prosedur yang dibutuhkan di dalam ruang operasi sekitar 20-30 menit. Setelah itu, pasien biasanya melakukan rawat inap hingga keesokan harinya untuk pemantauan. Meskipun demikian, perlu diingat secara prinsip tindakan ini hanya mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri yang diderita, bukan mengobati keluhan nyeri secara total. Apabila tindakan ini tidak memberikan hasil memuaskan, operasi menjadi pilihan terakhir.

Efektivitas tindakan bergantung pada kondisi ambang nyeri pasien dan tingkat keparahan penyakit tulang belakang yang diderita. Umumnya, rasa nyeri akan berkurang dalam kurun waktu 3-12 bulan. Tindakan ini dapat diulang maksimal empat kali dalam setahun dan'tidak memiliki efek samping.

Manajemen nyeri tulang belakang juga memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi karena dilakukan menggunakan panduan C-arm untuk menentukan lokasi dilakukannya tindakan. Untuk penyembuhannya, tergantung. Asal pola hidup diatur, biasanya akan membaik dengan sendirinya. Setelah tindakan, pasien bisa beraktivitas seperti biasa secara bertahap, disesuaikan dengan kondisi tubuh dan saran dokter.

Usia Dan Gaya Hidup
Nyeri tulang belakang setidaknya bisa muncul dari empat bagian yaitu di bagian sendi, bantalan sendi, tulang, dan otot. Semua paling banyak dipengaruhi oleh usia dan gaya hidup. Bantalan sendi menjadi penyebab terbanyak yang biasanya dirasakan pasien. Penyebabnya bisa dari trauma seperti kecelakaan, olah raga berlebihan, kurang minum, hingga faktor usia. Duduk yang terlalu lama dengan posisi yang kurang tepat juga bisa menyebabkan gangguan di bantalan sendi ini. Kasus ini juga sering terjadi. 

Di fase awal, rasa nyeri yang ditimbulkan bisa timbul dan tenggelam. Biasanya, rasa nyeri akan hilang ketika beristirahat sejenak. Jika sudah fase lanjut, gangguannya ke organ tubuh yang berhubungan saja. Rasanya sakit setiap bergerak.

Untuk bagian sendi, penyebabnya tak jauh berbeda. Namun, efeknya bisa bermacam-macam. Paling banyak disebabkan karena faktor usia sebagai pengapuran tulang atau osteoarthritis. Tidak bisa dilawan, hanya bisa dihambat saja.

Pada tulang, biasanya dikenal sebagai pengeroposan tulang atau osteoporosis. Pengeroposan tulang terjadi karena berkurangnya kepadatan tulang. Paling banyak terjadi pada perempuan yang mengalami menopause. Namun, banyak juga dialami usia yang sedikit lebih muda mengalami pengeroposan tulang karena faktor gaya hidup. Mulai dari kurang tidur, makanan yang tak sehat, minum alkohol, dan merokok.

Selain itu, otot sering kali terasa tegang dan nyeri ketika diberikan beban terus-menerus dalam waktu yang lama. [Sumber: Endah Asih/PRM/02/07/2017]

Kiskenda Cave, Folklore From Yogyakarta

Maman Malmsteen 23.23.00

Jendela Informasi - Kiskenda Cave was a home for Maesasura and Lembusura. They were brothers and they were   strange creatures. They had human bodies but they had animal heads. They were the kings of all the wild animals in the jungle. They were also immortal. When one of them was dead, the other just had to step over the dead body then the dead one would come back to life!

Maesasura fell in love with Dewi Tara, she was a goddess and the daughter of Bathara Indra. The two brothers went to the heaven and talked to Bathara Indra. The god refused their proposal. He had heard how bad they were. It made them become very angry! The two strange creatures attacked all the gods and the goddesses in the heaven. All the gods and the goddesses were helpless. They gave up!

Maesasura and Lembusura kidnapped Dewi Tara and brought her to their home in Kiskenda Cave.

Bathara Guru, the god of gods, found a way how to bring Dewi Tara back to the heaven. There was a magic weapon named Aji Pancasona. The problem was that no one could handle the weapon. Only a man who had pure could possess it. All the gods and the goddesses looked for the man and they finally agreed to give it to Subali. He was the son of a holy man named Resi Gotama.

Subali was meditating when the gods came to him. They told him about how Maesasura and Lembusura kidnapped Dewi Tara. He agreed to help. He asked his younger brother, Sugriwa, to go with him.

Subali and Sugriwa arrived at the Kiskenda Cave. Subali asked his brother to wait outside the cave. He said "If you see red blood flowing, it means they are dead. But if you see white blood, it means I'm dead. After that you have to close the cave with a big stone." 

Sugriwa understood. Later Subali went inside the cave. He saw Dewi Tara and then he immediately brought her outside the cave. The two strange creatures were angry! They attacked him. With his magic weapon, Subali fought back. Maesasura was hit terribly. He was dead! Lembusura immediately stepped over his brother's dead body. Amazingly Maesasura was back to life! Subali was thinking. He knew it was useless if he killed one of them. He had to kill both of them at the same time!

And it worked! Maesasura and Lembusura were dead! Their blood mixed with their brain and it changed the color into white.

Sugriwa saw the 'white blood'. He thought his brother was dead. So he immediately closed the cave.

Subali was angry when the cave was closed. He thought his brother betrayed him. In the mean time, all the gods and the goddesses were happy when Dewi Tara was back home.

Bathara Indra was so grateful and he planned to set the wedding of Sugriwa and Dewi Tara. However during the wedding Subali came! He was so angry! He accused his brother for betraying him. He fought Sugriwa!

Their father stopped their fight. He asked what happened. Sugriwa told him about the "white blood" flowing and he thought Subali was dead.

The father was angry at Subali. He said, "Why do you think you have white blood? What makes you think you are special and different from us? All humans have red blood!"

The father asked Subali to continue meditating. He hoped Subali to be wiser. Subali did what his father said. He went back meditating.

Later the gods asked Sugriwa and Dewi Tara to live in Kiskenda Cave and build a kingdom. The cave still exists until now. It is located in Kulon Progo, Yogyakarta.

[Source: Media Indonesia Minggu, 21 Oktober 2012]