Stone Garden Geopark, Paduan Citarasa Batu Unik dan Laut Purba

Jendela Informasi - Stone Garden merupakan area berisi formasi batuan tak beraturan, terhampar di padang yang ketika musim hujan tumbuh rumputan hijau sehingga tampak seperti taman batu yang indah. Meski lebih terkenal sebagai spot untuk berfoto ria, tetapi sebenarnya Stone Garden memiliki nilai yang lebih dari sekadar tempat wisata. Stone Garden merupakan bagian dari sejarah geologi laut purba.

Menurut pengelola Stone Garden Geopark, berdasarkan hasil berbagai penelitian, sekitar tiga puluh tujuh juta tahun lalu, kawasan Stone Garden hingga ke Ciletuh, Kabupaten Sukabumi mulanya adalah laut. Jika Kota Bandung dulunya merupakan danau purba, Stone Garden merupakan bagian dari laut purba. Penyusutan airnya disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pergeseran tanah dan letusan dahsyat gunung api kala itu. Ribuan tahun setelah air laut purba tersebut surut, diperkirakan muncul kehidupan manusia purba di Goa Pawon yang letaknya tak jauh dari Stone Garden.
Salah satu bukti bahwa Stone Garden awalnya sebagai dasar lautan adalah jenis batuan yang memiliki ciri khas yakni batuannya runcing dan banyak rongga, seperti terumbu karang di laut. Terumbu karang tersebut terbentuk saat dataran tinggi Padalarang masih merupakan dasar laut dengan kondisi fisik dan air yang mendukung tumbuh suburnya koloni binatang karang. Tetapi akibat letusan gunung berapi yang mencemari perairan Padalarang, maka kelangsungan hidup binatang koral pun rusak. Setelah proses pengeringan lautan menjadi daratan, koloni binatang karang mengalami pengendapan sempurna dan dengan adanya proses geologi, kemudian menjadi batu gamping sampai tercipta kawasan karst seperti di Stone Garden.

Sebelumnya, kawasan Stone Garden hanya terbuka untuk aktivitas penelitian. Tetapi mulai 2014, Stone Garden dibuka sebagai ternpat wisata bertajuk Stone Garden Geopark. Sebenarnya, luas area keseluruhan Stone Garden mencapai 30 hektar, tetapi yang menjadi spot wisata baru seluas 5 hektar. Rencananya, area wisatanya akan diperluas hingga mencapai 17 hektar.
Berbagai bentuk batuan unik membuat sebagian batu di Stone Garden diberi nama. Ada Batu Gerbang yang menyerupai pintu masuk. Ada pula Batu Mesra yang mempunyai bentuk menyerupai pasangan yang sedang bersenderan. Selain itu, ada Batu Panyawangan, yang berada di puncak Stone Garden. 

Info Tambahan :
Lokasi : Citatah, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat
Luas area wisata : 5 hektar
Tiket masuk : Rp 5.000/orang (sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan)

Referensi :
Fitrah/PRM/19/03/2017

0 Response to "Stone Garden Geopark, Paduan Citarasa Batu Unik dan Laut Purba"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.