IBX59ED8B2FED208 Penanganan Anak Kejang Demam - Jendela Informasi

Penanganan Anak Kejang Demam

Jendela Informasi - Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada saat suhu tubuh meningkat atau demam. Umumnya kejang berlangsung sebentar, kurang dari lima menit lalu berhenti sendiri dan hanya satu kali dalam satu episode demam. Setelah kejang berhenti anak akan terlihat mengantuk atau tertidur, tetapi kembali sadar.

Faktor keturunan, adanya riwayat kejang demam pada orangtua atau keluarga dekat, berperan penting untuk mengetahui seberapa besar risiko anak mengalami kejang demam. Yang harus diperhatikan adalah penyebab demam yang merangsang timbulnya kejang. Penyebab terbanyak pada anak adalah adanya infeksi saluran napas, tetapi penyebab yang lain juga harus dicari terutama yang berhubungan dengan adanya infeksi di daerah otak.

Penanganan anak saat kejang, yaitu pindahkan anak ke tempat yang aman, dijauhkan dari benda tajam atau benda keras di sekelilingnya, posisikan kepala anak sedikit lebih tinggi atau miring ke salah satu sisi untuk mencegah anak tersedak oleh air liurnya atau apabila terdapat muntah, buka baju anak atau longgarkan untuk menghindari sesak, sebaiknya tidak memasukkan benda apapun seperti makanan, minuman, dan obat-obatan ke dalam mulut selama anak kejang karena besar risiko untuk tersedak. Apabila tersedia, segera berikan obat antikejang dan obat penurun panas lewat dubur untuk menghentikan kejang secepat mungkin.

Bila kejang masih berlangsung setelah pemberian obat atau kejang berlangsung lama lebih dari 5 menit, segera bawa ke pelayanan kesehatan terdekat, termasuk apabila setelah kejang anak terlihat terus mengantuk atau tidak sadarkan diri. Sebaiknya Anda berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter untuk penanganan pencegahan kejang demam pada anak agar tidak sering berulang di kemudian hari.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadikan Anda sebagai orangtua cerdas yang mampu mendidik, melindungi dan mengayomi keluarga Anda.

0 Response to "Penanganan Anak Kejang Demam"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.