Bukit Senyum, Panorama Alamnya Bikin Wisatawan Tersenyum Puas

Jendela Informasi - Bukit Senyum berada di kawasan kaki Gunung Burangrang, tepatnya di sisi selatan. Tempat yang berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut ini di kelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Lokasinya di lahan milik Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara, tepatnya di Resor Pangkuan Hutan (RPH) Burangrang Selatan.

Pemandangannya teramat indah dan tenang, pohon pinus yang berjajar rapi, perkebunan teh yang terhampar luas, serta lansekap perairan dan daratan di sekitar Waduk Saguling. Hal itu membuat setiap orang yang melihatnya akan tersenyum. Oleh karena itulah tempat tersebut dinamai Bukit Senyum.

Ada cerita lain mengenai asal-usul penamaan Bukit Senyum, yang berawal dari ucapan refleks salah seorang anggota dari Kelompok Tani Hutan Rimba Sejahtera binaan Perhutani yang mempunyai nama Sugondo. Ia selalu memperhatikan beberapa orang yang terhimpun dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) tersenyum ketika sampai di atas bukit dan melihat pemandangan sekitarnya.


Bukit Senyum pun menjadi ikon tempat wisata baru yang dikembangkan dan dirintis sejak November 2016. Sebelum menjadi tempat wisata, sejak Januari 2009 kawasan ini merupakan perkebunan kopi yang dikelola oleh enam Kelompok Tani Hutan (KTH) di atas lahan yang telah dialihfungsikan seluas 8 hektare dari total luas lahan 180,8 hektare. Setelah diresmikan pada 19 April 2017, pengelola terus melakukan pembenahan terutama fasilitas pendukung.

Secara administratif Bukit Senyum berada di Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Untuk mencapai tempat itu, akses termudah bisa dilalui dari Jalan Kolonel Masturi, kemudian belok kiri di persimpangan yang tepat berada di depan Sekolah Polisi Negara, Cisarua.

Dari situ, perjalanan sekitar 8 kilometer menyusuri jalan naik, turun, dan berliku hingga memasuki Desa Cipada di Cikalongwetan. Daerah tersebut lebih terkenal dengan sebutan Cipada I sebab di Kecamatan Cisarua pun ada Desa Cipada yang dinamakan Cipada II. Jalannya cukup menantang dan diwarnai kerusakan jalan, terutama mendekati Bukit Senyum.

RPH Burangrang Selatan mempunyai luas utama 8,5 hektar, yang setiap hektar ditanami oleh kira-kira 1.500 pohon pinus. Luas lahan yang menjadi objek wisata kira-kira 5 hektar. Ke depannya, LMDH masih akan mengadakan beberapa pengembangan untuk lebih memanjakan lagi para pengunjung dengan beragam fasilitas seperti toilet, musala, gazebo, warung makan, mainan anak, dan tempat spot untuk selfie.

Untuk tiket masuk, pengelola mematok Rp 5.000 per orang, parkir motor Rp 3.000 dan untuk berkemah Rp 10.000 per malam, dengan kapasitas tampung sekitar 400 orang di dua lokasi yang berbeda. 

Info Lokasi
Lokasi: Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat
Fasilitas: Toilet, musala, tempat spot selfie, warung makanan, tempat main anak, gazeebo
Pengelola: Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)
Luas lahan wisata: 8,5 hektare
Tiket masuk: Rp 5000 dan Rp 3000 untuk parkir
[Sumber: Eno/PRM/03092017]

Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment