Masker Bengkoang dan Susu Hilangkan Bekas Jerawat

Maman Malmsteen 06.56.00
Jendela Informasi - Masker Bengkoang dan Susu Hilangkan Bekas Jerawat - Artis Fera Feriska selalu terlihat cantik ditunjang penampilan kulit wajah segar dan cerah. Istri dari Fathir Muchtar ini memang salah satu artis yang sangat memerhatikan penampilan. Tidak hanya penampilan berbusana, wanita yang bermain dalam sinetron stripping Tukang Bubur Naek Haji the Series ini pun concern merawat kecantikan kulit.

Kecantikan kulit diperoleh Fera karena rutin melakukan perawatan sehari-hari di rumah ataupun klinik kecantikan. Menurut artis yang kini berusia 30 tahun ini, sebagai seorang wanita hukumnya wajib untuk menjaga kecantikan seluruh tubuh termasuk pada area wajah, agar terhindar dari kelainan kulit seperti vlek hitam, kulit kusam sampai jerawat yang kerap mengganggu para wanita seusianya.


Perawatan yang dilakukan oleh wanita berdarah Arab dan Tionghoa ini adalah dengan rutin menggunakan bahan alami. Bahan alami yang digunakan adalah bengkoang dan susu yang dijadikan sebagai masker. Kurang lebih 2-4 kali dalam seminggu Fera menggunakan bengkoang yang dicampur susu. Fera menggunakan bahan alami tersebut tidak hanya pada bagian wajah tetapi pada tubuh, ia biasanya selalu mengoleskan masker tersebut kulit dalam keadaan bersih. Dengan rutin menggunakan masker, Fera mendapatkan kulit menjadi lebih cerah bahkan bekas jerawat atau jerawat yang kerap muncul bisa hilang.

Selain menggunakan perawatan berbahan alami, Fera juga melakukan perawatan modern di klinik kecantikan. Treatment yang dilakukan facial dan chemical peeling. Kedua treatment tersebut dilakukan Fera setiap 1 -2 bulan sekali, tergantung kebutuhan. Artinya jika sering timbul jerawat, bekas jerawat atau kulit kusam maka ia akan lebih sering melakukan treatment. Manfaat treatment tersebut selain jerawat dan bekasnya hilang, wajah menjadi lebih cerah, bersih, dan mengkilap. Wajah juga lebih fresh dan segar. Dengan rutin melakukan perawatan, kini Fera terhindar dari jerawat dan bekas jerawat. Namun, ia tidak bisa menghindari timbulnya jerawat menjelang menstruasi. 

Bekas Jerawat Hilang dengan Lemon dan Madu

Maman Malmsteen 06.23.00
Jendela Informasi - Artis cantik yang memiliki nama lengkap Rini Yulianti sangat concern terhadap perawatan kecantikan. Sebagai seorang wanita, Rini merasa wajib melakukan perawatan terhadap tubuh, terutama perawatan wajah. Untuk merawat kulit wajahnya, Rini memilih menggunakan bahan alami untuk mengatasi jerawat, seperti lemon dan madu.

Kandungan vitamin C dalam buah lemon dapat mencegah dan mengurangi jerawat serta menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Rini biasa menggunakan lemon sebagai masker tiga kali dalam seminggu. Adik kandung artis cantik Ririn Ekawati ini memilih menggunakan jeruk lemon impor, karena jeruk jenis ini yang menurutnya bagus untuk digunakan sebagai masker wajah.


Wanita yang mengawali karier sebagai Gadis Sampul pada tahun 2000 ini, pada awalnya menggunakan jeruk lemon untuk perawatan wajah mengikuti sang kakak. Setelah merasakan hasilnya, hingga saat ini Rini selalu menggunakan lemon sebagai bahan perawatan alami. Pemakaian lemon sebagai masker pun sangat mudah, pertama buah lemon dipotong tipis-tipis. Lalu irisan buah lemon tersebut ditempelkan pada wajah yang telah dibersihkan. Kemudian, tunggu hingga kering dan bilas dengan air bersih. Setelah wajah bersih, Rini mengusapkan es batu pada wajah.

Selain buah lemon, Rini kadang mencampurkan lemon dengan madu. Buah lemon yang telah diperas dan diambil airnya dicampurkan dengan madu. Kemudian bahan tersebut diusapkan pada seluruh bagian wajah, ditunggu hingga kering lalu dibersihkan. Hal ini sangat dirasakan manfaatnya untuk mengurangi dan menghilangkan noda bekas jerawat. Untuk menyempurnakan perawatan wajah, selain menggunakan bahan alami, Rini juga rutin melakukan treatment facial satu bulan sekali pada dokter langganan. Dengan perawatan-perawatan tersebut membuat wajahnya terhindar dari jerawat maupun bekas jerawat. 

Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

Maman Malmsteen 22.30.00
Jendela Informasi - Wajah menjadi bagian penting dalam penampilan seseorang. Karena itu harus selalu dirawat. Apalagi kulit wajah cenderung lebih sensitif dibandingkan dengan bagian kulit lainnya. Namun sering kali perawatan wajah yang dilakukan tidak tepat sehingga justru menimbulkan masalah pada kulit wajah. Karena itu sebaiknya lakukan perawatan wajah sesuai dengan jenis kulit. Seperti apa?

Kulit wajah yang sehat dan cantik adalah kulit yang terpelihara dengan baik. Ciri-cirinya kulit yang halus, lembab, lembut, pori-pori yang tidak terlalu besar dan sedikit mengeluarkan minyak. Namun terkadang banyak faktor yang membuat kulit menjadi tidak sehat dan tidak cantik. Misalnya stres, kurang tidur dan istirahat, banyak makan makanan berlemak dan lain-lain yang memicu kulit menjadi tidak sehat dan cantik.


Untuk itu, perlu perawatan kulit wajah secara rutin agar kulit selalu sehat dan cantik. Perawatan yang dilakukan cukup simpel yaitu dimulai dari mencuci wajah, menggunakan krim perawatan, pelembab, masker dan lain-lain. Meski simpel, perhatikan perawatan yang dilakukan agar tidak salah. Sesuaikan perawatan kulit wajah dengan jenis kulit agar kulit tetap sehat dan cantik. Pasalnya, jika salah merawat kulit justru dapat membuat kondisi kulit tidak sehat dan tidak cantik.

Jenis Kulit
Sebelum melakukan perawatan sebaiknya terlebih dulu mengetahui jenis kulit wajah. Pasalnya, jenis kulit sangat menentukan perawatan yang tepat yang harus dilakukan. Ada empat jenis tipe kulit wajah yang umum dimiliki orang yaitu kulit normal, kulit berminyak, kulit kering dan kulit sensitif. Setiap jenis kulit terdapat cara-cara tersendiri dalam merawatnya. Berikut penjelasannya:

Kulit Wajah Normal
Jenis kulit wajah normal tidak akan terlihat berminyak maupun kering. Beruntung mereka yang memiliki jenis kulit wajah normal karena tidak banyak kesulitan dalam merawatnya. Jenis kulit wajah normal juga cocok menggunakan berbagai kosmetik. Namun, jika sudah cocok dengan satu kosmetik sebaiknya tidak berpindah ke kosmetik lain meskipun juga cocok. Pasalnya kulit akan beradaptasi dengan kosmetik yang baru dan akan menyebabkan iritasi kulit. Karena jenis kulit normal jarang memiliki masalah, maka perawatan kulit dasar seperti mencuci wajah, memakai pelembab dan sunscreen sebaiknya rutin dilakukan.

Kulit Wajah Berminyak
Pada jenis kulit berminyak wajah akan terlihat mengkilap dan memiliki pori-pori yang besar. Bagi sebagian besar wanita, memiliki jenis kulit berminyak merupakan masalah besar karena dapat menimbulkan banyak jerawat di wajah sehingga menyebabkan timbulnya rasa tidak percaya diri.

Jika jenis kulit berminyak harus selektif memilih kosmetik. Sebaiknya hindari pemakaian kosmetik atau make up yang berbahan dasar minyak. Jika ingin memakai kosmetik, pilih kosmetik yang oil free atau yang berbahan dasar air untuk menurunkan kadar air minyak. Jika terpaksa menggunakan kosmetik karena tuntutan pekerjaan, sebaiknya segera bersihkan kosmetik setelah selesai bekerja. Jika tidak langsung dibersihkan maka kosmetik akan menempel pada pori-pori dan menahan minyak keluar dari wajah. Hal ini menyebabkan timbulnya jerawat.

Perawatan kulit dasar yang dilakukan kulit berminyak adalah menggunakan sabun wajah untuk jenis kulit berminyak. Kulit berminyak cenderung menarik lebih banyak kotoran sehingga sebaiknya membersihkan wajah 2 kali sehari menggunakan sabun yang tidak mengandung busa pembersih dan bilas dengan air hangat. Gunakan produk yang bebas dari kandungan alkohol, serta toner yang hydrating untuk membantu menghilangkan residu tambahan.

Jenis kulit berminyak tidak perlu memakai pelembab karena akan membuat kulit menjadi semakin berminyak. Umumnya jenis kulit berminyak cenderung berjerawat sehingga sebaiknya gunakan krim-krim perawatan wajah untuk kulit berjerawat dari dokter. Jika ingin menggunakan sunscreen, pilih sunscreen dengan bahan dasar gel dan gunakan bila perlu.

Kulit Wajah Kering
Kulit wajah kering cenderung terlihat kusam dan tidak bercahaya, serta bersisik. Oleh karena itu, ketika mencuci wajah sebaiknya pilih sabun yang sesuai dengan jenis kulit kering yaitu sabun yang mengandung pelembab. Setelah itu, saat mencuci wajah sebaiknya bilas dengan air hangat. Lalu gunakan toner wajah, namun hindari penggunaan toner dan kosmetik atau make up yang mengandung alkohol. Pasalnya, alkohol dapat menyebabkan kulit menjadi kering.

Setelah itu gunakan pelembab wajah yang dapat digunakan berbahan dasar minyak dan digunakan lebih sering 3-4 kali sehari. Penggunaan pelembab perlu terutama bagi yang bekerja atau sering beraktivitas di dalam ruangan ber-AC, serta ketika seseorang hendak bepergian ke tempat dengan kelembaban rendah. Gunakan juga sunscreen bila akan bepergian ke tempat yang terpapar sinar matahari tinggi. 

Kulit Wajah Sensitif
Kulit wajah sensitif akan mudah menjadi merah dan meradang akibat iritasi. Jenis kulit wajah ini merupakan tipe kulit yang paling sulit perawatannya dan harus berhati-hati. Sebaiknya hindari pemakaian kosmetik dan hindari kontak langsung dengan matahari. Pasalnya, jenis kulit wajah sensitif akan bereaksi lebih cepat menjadi kemerahan dan meradang.

Dalam perawatan mencuci wajah, sebaiknya pemilik kulit sensitif memilih sabun wajah yang mengandung pelembab yang khusus untuk kulit sensitif. Ketika membilas jangan menggunakan air hangat karena dikhawatirkan akan menyebabkan iritasi. Sesudah itu, gunakan pelembab dan sunscreen sebagai perawatan dasar sehari-hari. Pilih produk perawatan yang tepat untuk jenis kulit sensitif, serta tidak mengandung bahan-bahan kimia. Kulit sensitif cepat bereaksi dengan bahan-bahan kimia.

Penggunaan Masker
Di samping perawatan rutin harian, sebaiknya juga melakukan perawatan lain seperti masker. Masker dapat digunakan sebagai bahan tambahan yang digunakan untuk melengkapi perawatan kulit wajah. Pada umumnya masker dapat membantu membersihkan kotoran yang tidak terangkat dengan pembersih biasa. Masker wajah akan memberikan rasa kencang pada kulit, mengurangi kelebihan minyak pada wajah dan dapat mengecilkan pori-pori kulit. Manfaat baik lainnya dari penggunaan masker wajah adalah mencerahkan kulit, membersihkan kulit dan menguatkan jaringan-jaringan kulit.

Jika penggunaan masker dilakukan secara teratur, maka mampu mengurangi keriput-keriput pada wajah dan merangsang pembentukan kolagen dan elastin. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya masker digunakan secara teratur karena jika tidak dilakukan secara teratur pemakaian masker tidak akan efektif.

Seperti halnya perawatan wajah yang lain, penggunaan masker juga harus sesuai dengan tipe kulit wajah. Berikut penjelasannya:
  • Kulit Normal. Kulit normal merupakan kulit jenis kulit yang paling ideal. Tipe jenis kulit normal adalah tidak berminyak dan tidak kering. Maka masker yang dibutuhkan untuk kondisi kulit nomal adalah masker bersifat menyegarkan dan menjaga kelembutan kulit seperti masker yang mengandung madu, putih telur dan kolagen.
  • Kulit Kering. Untuk tipe kulit kering sebaiknya memilih masker yang memiliki formula dengan kemampuan untuk menahan kelembaban air pada kulit, seperti masker yang mengandung minyak zaitun dan vitamin E. Misalnya masker alpukat yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit.
  • Kulit Berminyak. Tipe kulit berminyak biasanya memiliki kadar minyak yang berlebih pada area wajah sekitar dagu, hidung, dahi dan area sekitar bawah tulang pipi. Jenis kulit ini sebaiknya menggunakan jenis masker yang mengandung magnesium, vitamin C dan sebum, seperti masker strawberry dan lemon.
  • Kulit Wajah Sensitif. Kulit wajah yang sensitif sering kali memiliki sensitivitas yang tinggi, sehingga kulit lebih cepat memerah. Pilihan masker yang tepat untuk jenis kulit ini adalah dengan menggunakan masker yang mengandung aloe vera, chamomile dan mentimun. Bahan-bahan tersebut dapat mengurangi kemerahan dan peradangan pada kulit. [Source: Koes Anindya/IK/Edisi 09/2015]

Rutin Renang Membuat Tubuh Kencang

Maman Malmsteen 10.23.00
Jendela Informasi - Model, presenter dan bintang film Marissa Nasution termasuk selebriti yang dikaruniai tubuh ideal. Sebagai seorang public figure Marissa sangat menjaga kecantikan dari dalam maupun luar. Mengawali karier sebagai seorang model, di mana sebuah penampilan menjadi penilaian utama untuk mempertahankan eksistensi membuat Marissa harus memperhatikan penampilan sebagai sebuah tuntutan. Meskipun mengaku tidak melakukan perawatan yang terlalu ketat, namun Marissa tetap memiliki tubuh yang menjadi dambaan semua wanita, yakni tinggi, langsing dengan tubuh kencang.

Presenter salah sebuah acara di TV swasta yang membintangi film Get Married 2 bersama Nirina Zubir ini tidak menyukai olahraga seperti gym. Namun Marissa sangat menyukai olahraga yang dekat dengan air seperti renang. Disibukkan dengan berbagai jadwal syuting biasanya Marissa melakukan olahraga renang minimal 1 atau 2 kali seminggu.


Marissa memilih olahraga renang sebagai olahraga favorit karena renang dapat membakar kalori dalam tubuh hingga 24%. Selain itu, renang juga bermanfaat untuk membentuk tubuh yang cantik dan tinggi. Yang paling penting renang dapat mengencangkan otot perut, dada, paha dan lengan. Tidak heran, selain tubuh tingginya yang ideal, mantan VJ MTV ini juga memiliki tubuh yang kencang.

Wanita yang lahir di Jakarta, 8 Februari 1986 ini tidak hanya menjaga tubuh dengan olahraga renang, Marissa juga sangat menjaga asupan pola makan sehat. Ia bahkan sangat menyukai sayur-sayuran dan buah-buahan. Marissa juga sering minum jus setiap harinya. Menurut wanita berusia 31 tahun ini, merawat tubuh bukan hanya dari luar saja, namun perawatan tubuh dari dalam merupakan yang paling utama.

Hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga pola makan sehat yang dikonsumsi sehari-hari. Marissa juga sangat menghindari makanan yang banyak mengandung lemak seperti gorengan. Pemain film Air dan Api ini bahkan tidak suka ngemil, terutama makanan yang mengandung gula. Ia juga selalu minum air putih setiap hari. Bahkan Marissa selalu membawa air putih ke manapun dia pergi. Itu sebabnya Marissa memiliki tubuh yang sehat dan kencang dengan berusaha menerapkan gaya hidup sehat. [Sumber: Koes Anindya/IK/16/04/2015]