Hidangan Soto dari Berbagai Daerah yang Menggugah Selera

Maman Malmsteen 13.09.00
Jendela Informasi - Siapa yang tak kenal soto, sajian asli Indonesia ini bisa ditemukan di tiap sudut kota di Indonesia, dengan beragam bahan dan bumbunya. Jika Anda menggemari soto dengan dana terbatas dan belum ada waktu untuk mengunjungi berbagai rumah makan/restoran yang menyajikan hidangan soto, tetapi ingin menikmati aneka hidangan soto khas daerah, berikut ini disajikan berbagai resep soto terkenal. Selamat Mencoba!

Soto Ngawi

Bahan:
1 ekor ayam kampung, potong jadi 4 bagian 
1,5 liter air
3 sdt garam
2 sdt gula pasir 
3 tangkai seledri, simpulkan
50 ml minyak sayur untuk menumis
3 batang daun bawang, iris kasar
4 butlr telur rebus kupas 

Bumbu-bumbu:
5 lembar daun jeruk
2 batang serai, geprek
3 cm lengkuas, geprek 

Bumbu Halus:
5 siung bawang merah, iris kasar dan tumis
5 siung bawang putih, iris kasar dan tumis
3 cm kunyit
3 cm jahe
1 sdt merica butiran
5 butir kemiri

Pelengkap:
75 gr soun
Keripik kentang
Seledri, Iris halus
Kecap manis
Irisan jeruk nipis
Sambal rebus (cabe rawit & sedikit kemiri, direbus dan dihaluskan)
Koya bawang putih (10 siting, iris, digoreng, krupuk udang, keduanya ditumbuk halus
250 gr kacang tanah goreng
Kerupuk udang

Cara Membuat:
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai wangi.
  2. Masukin bumbu, terus tumis sampai pekat, angkat dan sisihkan.
  3. Didihkan air, masukkan potongan ayam, telur rebus, seledri, garam, gula, dan tumisan bumbu. Kecilkan api, masak ayam dengan tutup dibuka, tetap dengan api kecil sampai bumbu meresap dan ayam empuk.
  4. Tiriskan telur dan ayam, setelah dingin disuwir-suwir atau diiris tipis, telur dibelah-belah, sisihkan.
  5. Masukkan irisan daun bawang ke dalam rebusan kaldu
  6. Tambahkan garam dan gula secukupnya. Didihkan beberapa saat hingga matang. Matikan api.
  7. Disajikan untuk 6 porsi.

Soto Gebraak

Bahan-bahan:
250 gr daging ayam kampung, rebus, iris tipis-tipis
5 butir telur rebus, iris
100 gr tauge, buang akarnya lalu cuci bersih
5 ikat daun bawang, iris 
1 batang serai memarkan 
5 batang daun seledri, iris halus 
3 buah tomat, iris-iris 
1/4 buah kol, iris tipis 
Jeruk nipis 
Bawang goreng 
100 gr soun, siram dengan sedikit air panas hingga lunak 
Kecap

Bumbu yang Dihaluskan:
6 buah kemiri 
10 btr bawang
5 btr bawang putih 
1/2 ruas jari jahe 
1/2 ruas jari kunyit
2 lembar daun jeruk purut 
Garam secukupnya 
Gula secukupnya 

Cara Membuat: 
  1. Rebus daging ayam dengan air secukupnya sampai matang, angkat.
  2. Suwir daging ayam, sisihkan.
  3. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan bersama dengan serai ke dalam kaldu ayam.
  4. Masak hingga kuah mendidih, angkat.
  5. Ketika siap dihidangkan, tata dalam mangkok, irisan telur, tauge, suwiran ayam, irisan kol, tomat, soun. Siram kuahnya, taburi irisan daun bawang, seledri, bawang goreng.
  6. Hidangkan bersama irisan jeruk nipis dan kecap.
  7. Disajikan untuk 4 porsi.

Solo Padang

Bahan-bahan:
400 gr daging, rebus lalu digoreng 
1700 ml kaldu daging 
2 sdm minyak goreng 

Bumbu:
2 lembar daun jeruk purut 2 batang serai, memarkan
1 sdt pala halus
2 buah cengkih 
1 sdt cuka
1 sdt gula pasir 

Haluskan: 
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm jahe 
2 cm kunyit, bakar
1 sdt lada butir
garam secukupnya 

Pelengkap:
100 gr soun, diseduh
1 batang daun bawang, iris halus 
1 sdm bawang goreng 
Perkedel kentang
Kerupuk merah 

Sambal:
5 buah cabai merah 
3 siung bawang merah 
garam secukupnya 

Cara Membuat:
  1. Rebus daging dengan sedikit garam, setelah empuk, goreng sampai kuning kecoketatan (air rebusan jangan dibuang, karena akan digunakan untuk kaldu). Potong sesuai selera dan sisihkan.
  2. Di tempat terpisah, panaskan minyak dan tumis semua bumbu sampai harum. Masukan kaldu daging, masak sampai mendidih. 
  3. Disajikan untuk 4 porsi.

Soto Banjar dengan Kuah Susu

Bahan-bahan:
1 ekor ayam kampung 
1500 ml kaldu ayam 
10 btr cengkeh
3 btr kapulaga
50 gr bunga pala ( cempra ) 
4 btg daun bawang, iris halus
2 batang seledri, iris halus 
1 sdm minyak
8 sdm susu cair
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya

Bumbu yang Dihaluskan:
15 siung bawang merah
7 siung bawang putih
1 sdt pala bubuk
1 sdt merica

Pelengkap:
100 gr soun
3 butir telur rebus
15 buah perkedel kentang 
Kecap manis 
Jeruk nipis 

Cara Membuat:
  1. Rebus ayam hingga lunak dengan perbandingan 3/4 panci selama 30 menit.
  2. Angkat ayam, tambahkan tambahkan airnya hingga 3/4 lagi.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ke dalam kaldu.
  4. Setelah mendidih masukkan bumbu pala, akyu manis, cengkeh, kapulaga, daun bawang, bunga pala, daun seledri, garam dan gula secukupnya.
  5. Bila ingin menggunakan kuah susu, beri susu cair dalam kuah jika akan disajikan.
  6. Sajikan dengan pelengkap. 
Cara Membuat:
Haluskan kentang, tambahkan daging cincang, aduk rata, beri garam dan merica, aduk lagi sampai tercampur semua. Bentuk bulat pipih, goreng sampai kuning kecokelatan, angkat, tiriskan. Disajikan untuk 15 porsi.


Soto Kudus

Bahan-bahan :
1 ekor ayam kampung, potong 4 bagian 
3 butir telur rebus potong serasi
2 sdm sledri dirajang halus
5 tangkai kucai, iris halus
2 sdm bawang putih dirajang dan digoreng 
75 ml kecap manis 
2 buah jeruk nipis diambil airnya
2 batang serai
1,5 sdt garam 
1 sdt gula 
1 sdt merica 
1,5 liter air 
Keripik kentang
Minyak goreng dan nasi putih secukupnya

Bumbu yang Dihaluskan :
6 buah bawang putih 
6 siung bawang merah 
1 sdm ketumbar 
1,5 sdt Jintan 
6 butir kemiri
3 cm jane 
1 sdt terasi 

Cara Membuat:
  1. Panaskan air kemudian rebus ayam dengan api kecil hingga kaldu harum dan ayam matang.
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang beserta serai, masukkan ke dalam rebusan ayam, garam, gula merica dan bawang putih goreng.
  3. Teruskan memasak hingga bumbu meresap ke dalam ayam, angkat ayam dan suwir-suwir.
  4. Disajikan untuk 6 porsi.

Glamping Lakeside Rancabali, Berkemah Mewah di Tepi Keindahan Situ Patenggang

Maman Malmsteen 23.49.00
Jendela Informasi - Berwisata ke Glamping Lakeside berarti menikmati Situ Patenggang tetapi dengan cara yang lebih seru. Sebelumnya, kegiatan yang bisa dilakukan di Situ Patenggang atau Patengan terbilang itu-itu saja, yakni menaiki perahu, mengunjungi Pulau Cinta, atau memancing. Setelah kawasan tersebut mulai dikembangkan pada 2017, beragam spot menarik pun bermunculan dan menjadi salah satu destinasi wisata andalan di kawasan Rancabali dan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Glamping merupakan singkatan dan glamour camping atau berkemah mewah. Pengelola sengaja menerapkan konsep tersebut dengan menyediakan tenda-tenda dengan fasilitas hotel berbintang. Berkunjung ke sana tidak mesti menginap. Ada banyak wahana yang bisa dikunjungi untuk mengeksplorasi keindahan Situ Patenggang.


Primadona dari Glamping Lakeside adalah Pinisi Resto. Restoran itu berbentuk kapal pinisi dengan ukuran seperti aslinya, berada di tepi danau atau situ dan menghadap ke Situ Patenggang dan Pulau Cinta. Menuju ke Pinisi Resto terlebih dahulu harus melewati jembatan gantung. Meskipun dibuat untuk restoran, pengunjung tidak harus memesan makanan untuk pergi ke sana. Biasanya mereka mengincar untuk berswafoto di teras pinisi dengan latar belakang danau.

Beberapa tempat menarik lain yang ada di kawasan wisata Glamping Lakeside adalah Teras Bintang yang berada di ketinggian. Dari sana, pengunjung dapat melihat pemandangan situ serta perkebunan teh Rancabali. Ada pula Taman Kelinci, Taman Angsa, Jembatan Gantung Pinisi, Jembatan Danau yang membelah situ, serta kebun stroberi.

Berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan taut, udara di kawasan Glamping Lakeside cukup sejuk. Terlebih lagi ada perkebunan teh di sekelilingnya. Glamping Lakeside juga benar-benar mengeksplorasi keindahan Situ Patenggang. Dulu, jika ingin pergi ke tengah situ, pengunjung harus menyewa perahu. Kini, pengelola menyediakan jembatan danau sehingga pengunjung dapat berjalan di tengah situ atau menyeberangi danau. Namun, bagi yang ingin menjelajah situ lebih jauh lagi, perahu juga dapat menjadi pilihan. [Sumber: Fitrah Ardiansyah/PRM/04022018]

  • Lokasi: Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung 
  • Wahana di Glamping Lakeside: Pinisi Resto, Danau Situ Patenggang, Floating Bridge, Taman Angsa, Teras Bintang, Kebun Stroberi, Kawah Rengganis, Taman Kelinci, Tent Resort, Camping Ground
  • Tiket masuk: Rp 20.000/orang atau dapat juga membeli tiket terusan untuk bisa masuk ke semua wahana di Glamping Lakeside.


Ini Alasan Mengapa Kamu Wajib Jalan Kaki Jika Ingin Langsing dan Sehat

Maman Malmsteen 20.50.00
Kita tahu semua olahraga dapat membantu menurunkan berat badan serta membuat tubuh lebih sehat salah. Nah salah satu olahraga paling murah dan mudah dilakukan adalah jalan kaki. Kebiasan yang selalu kita lakukan setiap hari ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat luar biasa terutama bagi kamu yang ingin memiliki bentuk tubuh ideal. Jalan kaki adalah olahraga santai dan rileks yang berguna memperbaiki oragan tubuh serta mencegah berbagai penyakit seperti stroke, serangan jantung, diabetes dan penyakit berbahaya lainnya. Oleh sebab itu, maka olahraga jalan kaki banyak digemari para orang tua yang sudah lanjut usia. 

Nah, untuk kamu yang masih muda dan ingin langsing sayang sekali bila tidak memanfaatkan jalan kaki sebagai rutinitas dietmu. Ini dia beberapa alasan mengapa kamu wajib jalan kaki jika ingin menguruskan badanmu.

Jalan Kaki Bikin Tubuh Makin Langsing 
Mulailah jalan kaki di pagi hari karena pada waktu ini banyak sekali manfaat lain yang bisa kamu dapatkan. Salah satunya adalah menghirup udara segar dan terkena paparan sinar matahari yang menyegarkan kulitmu. Kamu bisa mengkombinasikan jalan cepat maupun jalan santai sehingga perenggangan otot lebih terasa dan pembakaran lemak dapat dilakukan tubuh lebih maksimal. Selain itu, melakukan aktivitas ini di pagi hari akan menyebabkan kamu terkena paparan sinar matahari sehat, yang tentunya menjadi salah satu sumber vitamin D baik dalam menutrisi tubuh maupun kulit.

Selain itu, dengan olahraga ini kamu dapat merampingkan kaki, mengecilkan bokong pinggang dan mengencangkan perut. Bisa dibilang jalan kaki olahraga paket lengkap untuk program dietmu. Itulah alasannya mengapa kamu wajib menambahkan olahraga ini di daftar rutinitas mu.

Mencegah Penyakit Dimensia
Penyakit dimensia biasanya ditandai dengan menurunkannya fungsi otak yang kebanyakan terjadi pada para orang tua. Bahkan studi dan penelitian telah menunjukan bahwa penyakit dimensia dapat dicegah dengan melakukan jalan kaki secara rutin. Setidaknya dengan melakukan aktifitas jalan kaki secara rutin dapat mengurangi risiko dimensia sebanyak 40%. Bagi kamu yang masih muda cobalah mencegahnya karena hal ini tentu lebih baik.

Meningkatkan Kualitas Tidur
Banyak penelitian yang mengatakan bahwa dengan berjalan kaki dapat memperbaiki kualitas tidur jika dilakukan rutin setiap hari selama 30 menit di setiap pagi maupun sore. Layaknya olahraga lainnya, jalan kaki juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh serta memberikan efek nyaman ketika tidur nanti. Untuk kamu yang memiliki kesulitan untuk tidur, jalan kaki dapat menjadi salah solusi loh.

Mengurangi Rasa Stres
Alasan lainnya mengapa jalan kaki patut dilakukan adalah karena sangat ampuh dalam mengurangi stres, terutama untuk kamu yang sedang melakukan program diet. Cobalah rutin berjalan kaki setiap pagi di area taman atau tempat-tempat yang sejuk dan asri sehingga kamu bisa merasakan kenyamanan saat peregangan otot. Secara otomatis hal ini akan merefleksi otak menjadi lebih segar dan memacu daya ingat lebih kuat.

Kesehatan Jantung
Berjalan kaki dapat melancarkan peredaran darah sehingga tekanan darah dapat berkurang. Ketika berjalan kaki, tubuh akan bergerak sehingga kolesterol baik seperti (HDL) dapat menyerap kolesterol jahat (LDL). Itu sebabnya jalan kaki sangat baik untuk kesehatan jantung.

Mengontrol Kadar Gula Dalam Darah
Menurut penelitian yang pernah dilakukan di Amerika, mereka yang gemar olahraga pagi dengan berjalan kaki diyakini dapat mengontrol gula darah dalam tubuh dengan lebih baik dibandingkan mereka yang jarang melakukan aktifitas jalan kaki. Hal ini membutkikan sekali lagi bahwa jalan kaki memiliki banyak manfaat baik langsung maupun tidak langsung terhadap tubuh. Selain itu mengontrol kada gula dalam darah juga bisa kamu lakukan dengan mengonsumsi makanan pengganti nasi dalam menumu. Nah pastinya kamu juga ingin lebih sehat bukan?

Menjaga Kebugaran Tubuh
Manfaat lainnya olahraga berjalan kaki adalah untuk menjaga kebugaran tubuh. Untuk lebih optimal, kamu bisa melakukannya sebanyak 3 kali per minggu agar kebugaran tubuh tetap terjaga. Dengan kondisi tubuh yang bugar maka kita bisa lebih bersemangat dalam menjalani berbagai aktivitas.

Jika cukup dengan berjalan kaki saja kamu bisa lebih sehat dan langsing buat apa melakukan berbagai olahraga berat? Apalagi jika tidak sesuai dengan kemampuan tentu tidak saja tidak baik dilakukan, karena olahraga bukan untuk menyiksa melainkan untuk memulihkan tubuh agar lebih berstamina.

Teungku Cik Di Tiro, Pahlawan Teralot Perang Aceh

Maman Malmsteen 09.14.00
Jendela Informasi - Badannya gemuk. Usianya telah 44 tahun, mata rabun. Toh Saman bertekat mengadakan perlawanan terhadap Belanda. Rakyat yang menyangsikan kemampuannya tak digubris. Ejekan orang tak menghalangi kemauannya. Tekatnya kuat dan bulat, pergi berangkat bergabung dengan gerilya yang telah ada. Bahkan untuk perjalanannya dia rela menggadaikan sawah. Semua halangan tak diacuhkan. Permintaannya hanya satu, keberangkatannya agar tetap jadi rahasia.

Saman tak kenal putus asa. Dengan bantuan Teungku Mahmud, seorang kerabat Sultan Aceh, Haji Saman berhasil menemui Panglima Polim. Panglima Polim berjanji dia akan membantu perjuangan Saman. Bahkan akan memerintahkan para ulebalang agar mau membantu perjuangannya. Sekurang-kurangnya tidak menghalangi rencana Saman.


Tindakan Saman tidak hanya itu. Sebelum benar-benar menghadapi Belanda secara langsung, dia mengumpulkan bantuan sebanyak-banyaknya. Dia pun menemui para orang kaya, tokoh-tokoh terpandang untuk meminta bantuan keuangan. Dia menghubungi dan mengumpulkan pejuang-pejuang yang ada dan tersebar di beberapa tempat. Dengang kekuatan ini dia kemudian membentuk sebuah angkatan perang yang diberi nama Angkatan Perang Sabil. Diumumkan bahwa dia memang akan melancarkan perang sabil melawan kaum kafir, Belanda. Tekatnya telah bulat, mengusir Belanda dari tanah Aceh.

Anak guru agama di Sigli ini nama kecilnya Muhammad Saman. Dia lahir di desa Tiro, Pidie. Tak salah kalau kemudian setelah dikenal sebagai pejuang Aceh yang ulet, rakyat memanggilnya dengan nama Cik di Tiro. Saman sejak kecil biasa bergaul dengan para santri. Pamannya, Teuku Cik Dayah Cut, seorang ulama besar di Aceh.

Pelajaran agama mula-mula diterima dari ayahnya. Pelajaran menulis Arab dari ibunya. Kemudian dia berguru agama di pesantren pamannya. Belum cukup dengan ilmu yang didapat di rumah, dia pergi belajar pada beberapa guru. Terakhir dia belajar pada Teuku Cik di Lamrak. Oleh pamannya dia diharapkan dapat menggantikan kedudukannya, guru dan penerus tradisi ulama di Tiro.

Saman kemudian mengajar di pesantren pamannya. Ketika dia ingin naik haji, dia mengunjungi Lamrak untuk berpamitan pada gurunya. Disinilah dia melihat perubahan yang menyolok di bekas sekolahnya. Para santri tak hanya belajar saja di siang hari. Malam hari mereka ini menjadi gerilyawan, bergerilya menyerang pos-pos Belanda.

Saman tergerak hatinya. Ia pun menyertai adik-adik seperguruannya bergerilya melawan Belanda. Untuk sementara waktu dia melupakan keinginannya naik haji. Masa-masa itu perang Aceh memang sedang mengalamai masa suram. Belanda berhasil menguasai hampir sebagian Aceh Besar. Kesultanan Aceh jatuh ke tangan Belanda. Sultan yang menyingkir ini meninggal terkena kolera dalam pengungsiannya. Pejuang Aceh yang terkenal gigih dan pantang menyerah. Panglima Polim menghentikan kegiatannya karena kecewa dan putus asa.

Perlawanan makin surut. Keadaan itulah yang dilihat Saman ketika di Lamrak. Serangan gerilyawan Aceh tidak membawa banyak hasil. Tapi justru membawa penderitaan bagi rakyat. Bila suatu malam pos Belanda diserang, maka bisa dipastikan, esok harinya Belanda akan membakar kampung-kampung yang ada di sekitarnya.

Saman prihatin. Dia mulai memikirkan cara mengatasi masalah itu. Sayang dari Tiro pesan bertubi-tubi datang agar Saman segera pulang. Persiapan berangkat ke Mekah telah selesai. Saman pun berangkat ke Mekah. Kesempatan menunaikan ibadah haji itu sekalian dipergunakan untuk bertukar pikiran dengan para ulama terkemuka dan menambah pengetahuannya. Dalam setiap membicarakan tak lupa dia menyinggung masalah perang Aceh. Dari buku dan majalah pun dia menimba pengetahuan tentang perkembangan dan perjuangan dunia islam.

Pulang dari Mekah perhatian Saman tidak seluruhnya tertumpah pada tugas mengajar di pesantren. Ia lebih tertarik pada usaha perlawanan terhadap Belanda. Uasaha mengusir Belanda dari Aceh. Ia ingin membangkitkan lagi semangat juang rakyat Aceh. Kebetulan suatu hari datang utusan dari Gunung Biram, markas perjuangan rakyat Aceh, yang meminta seorang ulama dari Tiro memimpin para gerilyawan Aceh. Pamannya terlalu tua. Maka kesempatan berangkat ke Gunung Biram pun diberikan pada Saman.

Bantuan pun mengalir seperti yang diharapkan Haji Muhammad Saman. Rakyat mulai bangkit lagi semangatnya mengusir penjajah Belanda. Pejuang-pejuang Aceh, di bawah pimpinan Saman mendirikan benteng-benteng pertahanan di sekitar Gunung Biram. Senjata di kumpulkan dari seluruh penjuru Aceh.

Dalam rangka menggugah semangat pasukannya, Saman mengundang Syekh Pante Kulu. Syekh Kulu ini di Aceh terkenal sebagai seorang ulama yang pandai membaca syair karangannya sendiri yang berjudul 'Hikayat Perang Sabil'. Isinya, tentu saja, anjuran agar rakyat berperang melawan kaum kafir. Juga menceritakan bahwa orang yang meninggal dalam perang suci itu akan masuk surga. Pengaruh syair ini ternyata cukup ampuh dan mampu menggerakkan semangat rakyat.

Dalam suasana penuh semangat itu, Saman berhasil merebut benteng Belanda di Indrapuri. Belanda yang tak menyangka serangan rakyat Aceh terkejut. Kemenangan itu sendiri menambah semangat juang anak buah Saman. Satu persatu mereka berhasil merebut benteng Belanda, benteng Samahani dan kemudian benteng Aneuk Galong. Keadaan ini berarti Belanda telah dipukul mundur sampai ke tengah Aceh Besar.

Saman merencanakan Belanda harus keluar dari seluruh Aceh tahun 1883, tiga tahun dia mengangkat senjata. Rencana ini memang meleset, tapi sebagian besar Aceh telah berhasil dikuasainya.

Karena kemajuan perang sabil ini maka Belanda membentuk konsentrasi atau batas yang kuat untuk menahan serangan rakyat. Kekuatan angkatan perang sabil menjadi sangat kuat dan kenyataan ini yang tadinya tak diperhitungkan Belanda.

Haji Muhammad Saman yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Teungku Cik di Tiro nyata-nyata merupakan musuh besar Belanda. Berbagai cara ditempuh Belanda untuk menjebaknya. Cik di Tiro pantang menyerah. Juga ketika Belanda menghasut Sultan Aceh dengan mengatakan bahwa kekuasaan Sultan atas rakyat Aceh telah hilang. Di Tirolah yang sekarang menguasai rakyat.

Sultan termakan hasutan itu sehingga perlu mengeluarkan maklumat bahwa dia masih seorang sultan yang berkuasa penuh atas Aceh. Untuk menenangkan gejolak dan keragu-raguan rakyatnya, Saman terpaksa membalas maklumat sultan dengan membuat pengumuman bahwa dia tidak bermaksud menduduki singasana kesultanan, dia hanya berjuang untuk mempertahankan agama Islam di Aceh dan mengusir 'kafe ulanda', si Belanda kafir.

Pahlawan Aceh ini hanya meminta syarat sederhana: dia mau berdamai asal semua orang Belanda masuk Islam. Persyaratan ini dimanfaatakan Belanda. Beberapa orang Belanda dikirim ke markas Teungku Cik di Tiro menyatakan bersedia masuk Islam. Tapi maksud sebenarnya untuk memata-matai kekuatan Angkatan Perang Sabil. Haji Saman marah besar mengetahui siasat licik Belanda itu. Dalam kemarahannya dia berucap: "Saya mau membunuh semua orang Belanda yang ada di negeri ini." Perlawanan Angkatan Perang di bawah Teungku Cik di Tiro pun makin gencar. Benteng Belanda satu demi satu jatuh ke tangan rakyat Aceh. Bahkan pasukan Saman berhasil menguasai benteng Lambaro yang berjarak 8 km dari Banda Aceh, markas Belanda. Belanda pun menyadari untuk mematahkan perlawanan rakyat Aceh bukan hanya dengan senjata. Sultan pun kemudian didekati supaya mempengaruhi Cik di Tiro. Tapi panglima Angkatan Perang Sabil itu tetap bertahan. Damai berarti kalah.

Dia tetap tegar, tak tunduk oleh siapa pun. Untuk menundukkan orang terkuat di Aceh ini Belanda menggunakan cara licik. Menghasut seorang yang berambisi menjadi kepala Sagi XXII Mukim, orang itu tak lain anak kepala Sagi sendiri. Anaknya yang mengikuti sultan mendapat janji Belanda, akan dijadikan pengganti ayahnya, kalau berhasil membunuh Teungku Cik di Tiro.

Penghianatan pun terjadi. Dia, pahlawan Aceh meninggal bukan oleh senjata, bukan kalah perang. Dia tetap tak terkalahkan. Panglima Angkatan Perang Sabil, Teungku Cik di Tiro meninggal karena diracun. Perjuangan dan jasa-jasanya tercatat dalam sejarah. Untuk menghargai pengorbanan dan kepahlawanannya Teungku Cik di Tiro dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.