Peraturan Bulu Tangkis/Badminton

Maman Malmsteen 11.25.00


Setiap olahraga baik itu skala ringan maupun berat tentu mempunyai peraturan tersendiri. Tanpa terkecuali bulu tangkis. Peraturan bulu tangkis/badminton tentu saja berbeda dengan peraturan yang dimiliki oleh olahraga lainnya. 

Maka dari itu, sebelum ikut memainkan maupun hanya sekedar menonton olahraga ini perlu untuk tahu seperti apa peraturannya. Dengan mengetahui segala peraturan yang ada, pastinya bisa mengikuti jalannya permainan bulu tangkis secara baik dan tanpa emosional. 

Peraturan Bulu Tangkis/Badminton 

Di dalam permainan bulu tangkis ada peraturan yang harus dicermati. Setidaknya peraturan tersebut sudah ada sejak tahun 1877 oleh Klub Badminton Bath di Inggris. Kemudian, BWF mengadopsi peraturan tersebut sampai saat ini. Berikut merupakan beberapa peraturan permainan bulu tangkis.

1. Aturan Service Bulu Tangkis 

Service merupakan pukulan pertama yang dipakai sebagai tanda dimulainya permainan bulu tangkis, service tidak semata-mata dilakukan begitu saja. Ada teknik tersendiri yang dibutuhkan untuk bisa melakukan service dengan sangat baik dan tidak mengecewakan. 

Dalam melakukan service, pemain perlu mengarahkannya secara menyilang sampai menuju ke area lawan. Untuk areanya, tentu juga ada perbedaan ukurannya antara partai ganda dan tunggal. Untuk service partai tunggal bisa dilakukan dari sudut berlawanan secara menyilang. 

Namun aturan tersebut tidak berlaku untuk service partai ganda. Dalam melakukan service, ada sejumlah aturan yang perlu diperhatikan. Bahkan kesalahan dalam melakukan service juga perlu dicermati sehingga ke depannya tidak terjadi kesalahan serupa. 

● Aturan Service yang Perlu Diperhatikan 

Terdapat beberapa aturan service dalam permainan bulu tangkis. Tentunya aturan-aturan berikut benar-benar harus dicermati sehingga tidak menimbulkan kesalahan dalam permainan bulu tangkis/badminton ini. Berikut merupakan aturan service yang perlu dicermati lebih detail. 

- Saat memukul shuttlecock, tinggi daun raket harus berada di bagian bawah pegangan raket. 

- Posisi kedua shuttlecock yang hendak dipukul ada di bagian bawah pinggang. 

- Bagian kaki sebelah kiri ada dalam keadaan statis (diam). 

- Bagian kaki hanya bisa bergeser (melakukan sedikit perpindahan saja), akan tetapi tidak boleh sampai lepas dari sisi tanah pijakan.

- Di dalam mengayun raket perlu dilakukan secara satu rangkaian (tidak boleh lebih). 

- Penerima service diberikan izin untuk melakukan gerakan sesaat setelah service sudah dipukul. 

● Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Melakukan Service 

Sebelum memulai permainan bulu tangkis/badminton maka orang-orang perlu memperhatikan beberapa kesalahan yang kerap dilakukan. Khususnya di dalam melakukan service. Berikut merupakan daftar kesalahan permainan bulu tangkis dalam hal service yang perlu dicermati dengan baik dan benar. 

- Saat memukul shuttlecock, daun raket justru berada di bagian yang jauh lebih tinggi maupun sejajar dengan pegangan raket. 

- Posisi shuttlecock saat dipukul oleh raket ada di bagian atas pinggang. 

- Posisi kaki justru menginjak garis tengah maupun depan. 

- Kaki bagian kiri terlihat melangkah. 

- Kaki bagian kanan melangkah sebelum shuttlecock dipukul. 

- Penerima service justru melakukan gerakan sebelum shuttlecock benar-benar dipukul. 

2. Detail Garis Lapangan Ketika Permainan Berlangsung dan Service Dilakukan 

Area permainan yang dipakai untuk penyelenggaraan partai ganda dan tunggal tentu saja berbeda satu dengan lainnya. Detail garis lapangannya jelas benar-benar berbeda. Walaupun keduanya sama-sama memiliki dua garis lapangan yakni garis dalam dan luar. 

Untuk pertandingan tunggal, maka garis lapangan yang dipakai ialah garis dalam pada sisi samping dan garis luar sisi belakang. Sementara itu, untuk pertandingan ganda, maka garis permainan yang dipakai merupakan garis luar untuk bagian samping serta sisi belakang. 

Kemudian, untuk area service ketentuannya juga berbeda antara partai ganda dan tunggal. Untuk partai tunggal, area service akan ada di garis dalam sisi samping dan garis luar belakang. Sementara itu, dalam partai ganda, area service ada pada bagian garis luar samping dan dalam sisi belakang lapangan / karpet badminton

3. Bentuk Permainan Bulu Tangkis/Badminton 

Bentuk permainan bulu tangkis/badminton cukup beragam. Setidaknya ada lima kategori pertandingan yang bisa dicermati sebelum mulai menonton maupun mengikuti permainan olahraga dengan banyak penggemar tersebut. 

● Partai Tunggal Putri 

Kategori partai tunggal putri merupakan permainan bulu tangkis/badminton yang dimainkan oleh dua atlet saja dengan jenis kelamin perempuan. Contoh atlet tunggal putri yang paling banyak disoroti di antaranya Susi Susanti, Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Ruselli Hartawan hingga Choirunnisa. 

● Partai Tunggal Putra 

Kategori partai tunggal putra merupakan kategori permainan bulu tangkis/badminton yang dimainkan oleh dua orang atlet laki-laki. Beberapa pemain bulu tangkis tunggal putra ternama Indonesia di antaranya Anthony Ginting, Jonathan Christie, Taufik Hidayat, Shesar Hiren Rhustavito hingga Tommy Sugiarto. 

● Partai Ganda Putri 

Kategori permainan ini dimainkan oleh dua pasang atlet bulu tangkis/badminton dengan jenis kelamin perempuan. Contoh atlet yang selalu bermain dalam partai ganda putri di antaranya Greysia Polli dan Nitya Krishinda dari Indonesia serta Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dari Jepang. 

● Partai Ganda Putra 

Kategori permainan bulu tangkis partai ganda putra dimainkan oleh dua pasang atlet berjenis kelamin laki-laki. Contohnya Muhammad Hasan dan Hendra Setiawan dari Indonesia, Christian Hadinata dan Ade Chandra dari Indonesia, Tjun Tjun dan Johan Wahyudi dari Indonesia serta masih banyak lagi lainnya. 

● Partai Ganda Campuran 

Sesuai namanya, partai ganda campuran merupakan jenis permainan bulu tangkis/badminton yang dimainkan dua pasang pemain laki-laki dan perempuan. Tentu saja pasangan legenda Tantowi Ahmad dan Lilyana Natsir menjadi pemain yang tidak tergantikan sepanjang masa. 

4. Sistem Perhitungan Poin Bulu Tangkis/Badminton 

Jalannya permainan bulu tangkis ditentukan oleh sistem perhitungan poin yang bisa dibedakan menjadi dua macam. Kedua sistem penilaian tersebut di antaranya sistem pindah bola dengan sistem reli poin. Akan tetapi, saat ini sistem penilaian dengan pindah bola sudah tidak berlaku lagi.

Sistem ini sudah tidak berlaku sejak tahun 2006 silam sehingga menjadikan sistem reli poin sebagai satu-satunya sistem perhitungan poin bulu tangkis/badminton. Sistem reli poin berakhir ketika salah satu pemain mendapatkan 21 poin. Perhitungannya 3 x 21 poin. 

Akan tetapi, poin tersebut bisa diperpanjang apabila ada persaingan yang begitu ketat di antara masing-masing kubu pemain. Hal ini nantinya akan disebut sebagai deuce. Maksudnya, perpanjangan dilakukan sampai salah satu pihak memperoleh dua poin lebih dari lawan. Berikut merupakan ketentuan reli poin.

● Tiap-tiap pasangan (berlaku pada permainan partai ganda) hanya mempunyai kesempatan satu kali saja dalam hal service shuttlecock. 

● Pukulan service akan dilakukan secara terus menerus oleh permain sampai mengalami perpindahan poin menuju ke area lawan. 

● Posisi pukulan service dilakukan sesuai dengan poin yang sudah diraih baik itu ganjil maupun genap dengan beda posisi. 

Peraturan bulu tangkis/badminton memang perlu dicermati dengan benar. Hal ini agar tercipta permainan yang bagus dan harmonis. Selain itu, dengan memperhatikan peraturan tersebut maka pemain bisa semakin hebat dalam menentukan strategi apa yang hendak dilakukan untuk menang maksimal.

Oh iya, tambahan info buat anda yang sedang mencari kontraktor pembuatan lapangan badminton bisa menggunakan jasa dari www.jasapembuatanlapangan.id. Mereka sudah memiliki pengalaman dibidang perlengkapan olahraga lebih dari 5 tahun, jadi tak perlu takut soal pengalamannya.


Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »