Manfaat Cokelat Tak Hanya Sebagai Minuman

Siapa yang tak suka menyantap cokelat? Kelezatannya telah dikenal sejak berabad-abad lalu.  Kakao atau cokelat awalnya dijadikan minuman oleh Olmec, Maya, Inca, dan Aztec di Meksiko.  Dalam budaya mereka, kakao digunakan untuk persembahan para dewa dan dikonsumsi oleh raja dan keluarga raja serta para pendeta.

Selain persembahan untuk dewa, raja dari Aztec juga selalu mereguk minuman cokelat sebelum bercinta dengan istri-istrinya.  Minuman cokelat tersebut diyakini memiliki sifat aphrodisiac, pembangkit libido.  Hal ini tentu tak lepas dari komponen penyusun cokelat yang terdiri dari 300 lebih substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, teobromin, dan sebuah stimulan yang disebut phenylethylamine yang terbukti mampu menaikkan minat dan fungsi seksual pada pemakan cokelat.  Zat unik tersebut bekerja dalam tubuh, mirip endorphins.

Dalam perkembangannya, cokelat tidak hanya dikonsumsi sebagai minuman tapi juga produk olahan lainnya seperti kue dan sebagainya.  Di samping sebagai sumber pangan, cokelat juga digunakan untuk pengobatan.  Hal ini sebenarnya telah dipraktikkan sejak Abad XV untuk mengobati sesak napas dan demam.


Bagi orang modern, terutama wanita, cokelat dianggap bisa menenangkan dan memperbaiki suasana hati (mood).  Menurut para ahli, dengan menyantap cokelat, otak melepas serotonin yang membuat perasaan jadi tenang.  Cokelat juga berperan sebagai korektor kerja kimiawi dalam tubuh yang tidak seimbang yang bisa mengganggu kerja otak.  Masih menurut para ahli, wanita membutuhkan cokelat lebih banyak jika sedang stres, sulit tidur, atau sekitar pukul 3 sore ketika gula darah menurun.


Meski banyak manfaatnya namun banyak juga (terutama kaum wanita) yang khawatir mengkonsumsi cokelat.  Alasan yang paling utama adalah takut gemuk dan kolesterol.  Asal tidak berlebihan, mengkonsumsi cokelat amat bermanfaat bagi tubuh.  Selain yang telah dipaparkan di atas, berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari cokelat :
  1. Cokelat mengandung cathechin yang mampu melindungi tubuh dari penyakit jantung.
  2. Kandungan antioksidan pada cokelat dapat dimanfaatkan untuk merawat kecantikan, yaitu sebagai anti penuaan dini.
  3. Cokelat mengandung kafein, namun jumlahnya lebih kecil dibanding kopi.
  4. Bisa digunakan untuk diet.  Permen cokelat bisa digunakan sebagai makanan pengganti saat diet.  Misalnya permen cokelat seberat 75 gram mengandung 360 kalori dan 22 gram lemak.  Saat makan siang tiba, bila perut terasa lapar gigitlah sedikit permen cokelat.  Namun jangan habiskan permen tesebut.  Sedikit cokelat bisa meningkatkan gula darah dan rasa lapar teratasi. Lanjutkan makan permen tersebut jika rasa lapar kembali menyerang hingga akhirnya satu permen cokelat habis.

0 Response to "Manfaat Cokelat Tak Hanya Sebagai Minuman"

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.