iklan space 728x90px

Pesona Batu Black Opal dan Kalimaya

Batu Black Opal dan kalimaya sering disebut sebagai raja dan ratunya batu permata, karena batu ini benar-benar memiliki keindahan yang tidak ditemukan pada jenis batu permata lain. Black Opal adalah Opal Hitam dan merupakan dari jenis batu opal paling dicari banyak kolektor dunia karena kemampuannya mengeluarkan warna yung sangat indah dan mempesona.

Di Indonesia, batu kalimaya banyak ditemukan di Lebak Banten.Tepatnya di wilayah Kecamatan Cimarga, Sajira dan Maja Banten. Namun batu ini juga diambil dari tempat ditemukannya dimana batu ini banyak ditambang sekitar sungai atau kali.


Keunikan dan keindahan pada batu Opal Banten terletak pada kemampuannya merefleksikan beragam warna-warni dari dalam batu. Satu buah batu cincin bisa memunculkan lebih dari 5 warna beragam dan masing-masing batu yang sudah terbentuk. Baik dalam bentuk batu cincin atau liontin tidak akan memiliki corak dan pantulan warna yang sama.

Opal (Si02H20) adalah bentuk amorphous dari silikat kwarsa dalam golongan mineraloid dan bukan batu mineral. Dan berat totalnya sebesar 3% hingga 21% adalah air tetapi umumnya hanya antara 6% hingga 10%. Opal terbentuk pada suhu yang relatif rendah dan ada di retakan setiap jenis batuan, secara umum ditemukan bersamaan dengan limonit, batu pasir, riolit, marl dan basal.

Berdasarkan warna dan corak yang ada pada batu kalimaya terletak pada warna dasar diantaranya warna hitam, putih susu, warna kopi, teh, kristal hijau dan lain-lain. Dan jenis kalimaya atau opal yang paling diincar kolektor dan penghobi berwarna hitam atau lebih dikenal "Black Opal" Kalimaya. Bahkan masuk dalam
deretan batu cincin akik termahal di dunia, selain batu merah delima atau ruby, zamrud, berlian dan lain-lain.

Black Opal atau kalimaya sebenarnya banyak ditemukan di berbagai negara, namun negara penghasil opal terbesar di dunia adalah Australia sehingga batu ini sering disebut sebagai batu nasional Australia, kurang lebih 97% pemasok opal dl teluruh dunia berasal negeri kanguru tersebut.

Selain Australia dan Meksiko, batu Kalimaya juga ditemukan di Brasil, Honduras, Guatemala, Ceko, Slowakia, Hungaria, Ethiopia, Indonesia, Afrika, Nikaragua danTurki. Batu yang dihasilkan masing-masing negara memiliki ciri khas tersendiri, namun secara umum ciri batu ini terletak pada kemampuannya memantulkan beragam warna yang mempesona.

Sedangkan black opal terbentuk menurut geologi adalah larutan silikon-dioksida dan air. Saat air mengalir ke dalam bumi, air ini membawa silika dari batu pasir, dan membawa larutan yang kaya akan silika ke dalam retakan batuan dan terjebak di dalamnya akibat lipatan bumi atau pelapukan fosil. Pada saat air yang membawa silika tersebut habis akan meninggalkan cadangan silika, hal ini terjadi berulang-ulang selama jutaan tahun hingga opal terbentuk.

Butiran silika sendiri merupakan larutan yang kaya mengandung silika dan terus mengalir ke dalam bumi akibat pengaruh gravitasi bumi hingga membentuk lapisan demi lapisan silika. Larutan ini dipercayai memiliki tingkat ketebalan 1 cm dalam jangka waktu 5 juta tahun di kedalaman 40 meter di bawah tanah. 
Maman Malmsteen
Maman Malmsteen Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Posting Komentar untuk "Pesona Batu Black Opal dan Kalimaya"

Follow Berita/Artikel Jendela Informasi di Google News