Inilah 4 Bahan Alami Yang Membuat Awet Muda

Awet muda berkaitan dengan hormon yang ada di dalam tubuh, yakni HGH. Jika kadar HGH tinggi, berarti juga kadar antioksidan tinggi di dalam tubuh. Untuk meningkatkan kadar HGH, bisa dilakukan dengan perawatan dari dalam seperti minum obat-obatan yang mengandung bahan alami yang sudah diekstrak. Jika rutin diminum, alhasil Anda akan terlihat lebih awet nuda. 

Awet muda menjadi dambaan setiap wanita. Namun terkadang banyak faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat nembuat seseorang mengalami penuaan dini. Untuk tetap tampil awet muda maka faktor HGH (human growth hormone) ini penting. HGH adalah hormon yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan manusia sejak kecil hingga besar. Hormon ini bertugas menjaga agar organ-organ tubuh dalam kondisi prima. HGH diproduksi oleh kelenjar pituitary yang terletak di bawah otak manusia. Meski ukurannya hanya sebesar kacang kedelai, namun merupakan raja dari seluruh kelenjar yang memproduksi hormon di tubuh manusia.

Seiring bertambah usia HGH turun karena adanya proses degenerasi akibat terpapar polusi dan lain sebagainya. Proses penuaan atau aging akan membuat antioksidan turun dan radikal bebasnya naik. Alhasil, terjadi penuaan dengan timbulnya keriput atau kerutan. Hal lain yang memengaruhi penurunan hormon HGH adalah pencernaan yang tidak baik. 

Dengan pencernaan yang tidak baik maka vitamin untuk awet muda seperti vitamin A, C dan E tidak bisa diserap baik oleh tubuh. Akibatnya, kadar antioksidan dalam tubuh turun. Begitu pula vitamin B Kompleks tidak diserap baik jika ada radang di usus dan sarafnya lemah.

Untuk mengetahui kadar HGH dalam tubuh dapat dilakukan pemeriksaan. Bisa diperiksa melalui titik akupunktur di tangan. Semakin tua kadar HGH semakin menurun. Bila kadar HGH turun maka tubuh akan kacau dan bisa timbul berbagai penyakit. Selama ini untuk meningkatkan HGH dilakukan treatment suntik atau injeksi hormon HGH. Namun untuk melakukan suntik itu biayanya tidak sedikit.

Ekstrak Tanaman
Sebenarnya HGH bisa ditingkatkan secara alami menggunakan ekstrak dari tanaman. Beberapa ekstrak buah-buahan seperti alpukat, kulit manggis, daun keji beling dan lain-lain diekstraksi dan dijadikan obat seperti obat tetes yang diminum. Lalu ditambahkan madu hitam. Untuk mengganti madu hitam bisa digunakan sorbitol, pemanis yang tidak ada kalorinya. Cara ini merupakan pengobatan dari dalam.
Selain antioksidan, berikut penjelasan mengenai kandungan-kandungan dari bahan alami tersebut:
1. Alpukat. Buah alpukat kaya akan Vitamin A dan E, yang baik untuk menghaluskan kulit, mengenyalkan kulit dan menghilangkan kerutan, serta membuat kulit tampak lebih muda. Kandungan lemak pada alpukat adalah lemak nabati dan lemak tak jenuh,serta mengandung zat antijamur dan antibakteri. Selain itu kandungan asam oleat pada alpukat merupakan sumber antioksidan tinggi yang bermanfaat sebagai penangkal radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Kulit Manggis. Kulit buah manggis sangat kaya antioksidan terutama xanthone, tanin, asam fenolat maupun antosianin. Xanthone bersifat antiperadangan, antidiabetes, antikanker, antibakteri, antijamur dan meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalam xanthone ada senyawa turunan yakni alfa-mangostin yang dapat menekan pembentukan senyawa karsinogen dalam kolon. Senyawa turunan lainnya adalah gamma-mangostin yang dapat memberikan proteksi terhadap penyakit. Sementara tanin memiliki aktivitas antioksidan. Antosianin memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang baik dan memiliki peranan mencegah penyakit kanker, diabetes, kardiovaskular dan Iain-Iain. Kandungan lain dari kulit manggis adalah antiinflamasi, antikanker, dan antimikroba. Di dalam kulit manggis juga terkandung air, iemak, protein dan karbohidrat.
3. Tanaman Keji Beling. Tanaman keji beling adalah bahan detoksifikasi yang kuat. Keji beling ini bersifat antijamur dan antibakteri. Keji beling mengandung antioksidan, mineral seperti kalium, kalsium, natrium, besi, fosfor. Daunnya mengandung vitamin C, B1 dan B2, serta zat catechin dan tanin.
4. Madu Hitam. Madu hitam memiliki kandungan alkaloid yang tinggi yang dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit. Kandungan glukosanya rendah sehingga bisa menetralisir dan menurunkan kadar gula darah. Madu hitam juga dapat menurunkan kadar kolesterol, memulihkan stamina, meningkatkan daya tahan tubuh.

Diminum Rutin
Bahan-bahan alami yang digunakan adalah bahan-bahan alami yang cara kerjanya sinergi atau saling mendukung. Seperti alpukat dan kulit manggis, cara kerjanya saling mendukung. Jika bahan alami yang digunakan tidak saling mendukung malah akan menurunkan energi tubuh. Sementara di dalam tubuh sendiri ada energi, baik yang positif maupun yang negatif. Energi yang positif itu adalah pikirannya baik, emosinya baik serta tingkah lakunya baik. Sementara jika ada energi negatif misalnya dari radiasi ponsel hingga gangguan dari  makhluk gaib, maka akan menurunkan stamina, aura, hingga cairan di otak. Jika ada energi yang negatif bisa memblokir cara kerja dari bahan alami, karena itu energinya harus dibuat positif dulu.

Bahan-bahan alami seperti kulit manggis, alpukat, keji beling dan madu hitam, sudah diekstrak. Bahan yang sudah diekstrak ini diminum setiap hari, dua kali sehari pagi dan malam. Sekali minum adalah 10-20 tetes ekstrak tanaman yang dimasukkan ke dalam % gelas air. Bisa diminum sebelum maupun sesudah makan. Tetapi sebaiknya dikonsumsi setengah jam sesudah makan, karena obat ini pekat dan bisa mengiritasi lambung.

Dengan diminum rutin maka hasilnya akan sangat efektif, yakni kadar HGH yang ngedrop akan naik kembali. Misalnya ketika kadar HGH 20 persen untuk usia 30 tahunan, jika minum obat tetes dari bahan alami HGH akan meningkat cepat. Dalam waktu seminggu kadar HGH menjadi 60 persen dan dalam waktu dua mingguan HGH bisa meningkat hingga 90 persen.

Kadar HGH yang naik ditandai dengan stamina yang bagus. Pola tidur juga membaik, serta wajah akan terlihat lebih relaks. Distribusi lemak juga akan lebih baik sehingga selain terlihat awet muda seseorang juga akan terlihat memiliki berat badan yang ideal. HGH dapat membantu tubuh dalam mengatur distribusi lemak dan karbohidrat. HGH juga penting bagi kesehatan termasuk bagi penderita diabetes karena kadar HGH yang tinggi dapat membantu menurunkan tekanan kadar gula darah seseorang. Kadar HGH yang tinggi juga membuat otak memiliki intelegensia yang baik.

Memperbaiki Pencernaan
Namun untuk awet muda tak cukup dengan minum obat tetes dari bahan alami yang mengandung antioksidan tinggi saja. Tetapi pencernaan juga harus diperbaiki. Semua penyakit bersumber dari pencernaan yang jelek, termasuk penuaan dini. Memperbaiki pencernaan dan minum obat tetes harus dilakukan beriringan. Memperbaikinya dengan detoksifikasi karena di dalam tubuh banyak racun, terutama logam berat dan bahan kimia.

Detoksifikasi dilakukan dengan asupan pola makan yang baik. Dengan demikian kondisi assupan vitamnin yang jelek serta kondisi hormon estrogen yang juga jelek dapat diperbaiki. Untuk memperbaiki pencernaan tidak dianjurkan mengonsumsi makanan yang tidak baik bagi pencernaan selama 2-6 minggu. Misalnya makanan yang banyak mengandung ragi seperti tempe, oncom dan roti. Tidak dianjurkan juga minum susu sapi karena sulit dicerna dan yoghurt karena pada beberapa orang membuat gastritis.

Sementara untuk memperbaiki kadar HGH, maka pola makan sehat yang dianjurkan adalah banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang organik sehingga tidak mengandung pestisida. Namun kalaupun tidak makan sayur-sayuran dan buah-buahan organik, sebaiknya pencuciannya bersih dengan air yang mengalir. Sayuyr-sayuran dan buah-buahan sebaiknya dimakan segar. Dengan dimakan segar, maka akan merangsang amilum atau air liur, merangsang pembentukan enzim amylase.

Perawatan dari Luar
Perawatan dari dalam seperti menjaga pola makan dan minum obat-obatan berbahan alami memang bisa membantu membuat seseorang terlihat awet muda.

Menurut dr. Adhimukti T. Sampurna, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, makan makanan yang seimbang gizinya, beristirahat cukup, berolahraga dan pola hidup baik lainnya memang bisa membantu untuk awet muda.

Namun, perawatan dari dalam sebaiknya juga diimbangi dengan perawatan dari luar. Dimulai dari perawatan sederhana yakni menjaga kebersihan yang salah satunya adalah membersihkan wajah. Dalam mencuci wajah, jika kondisi wajah tidak terlalu bermasalah maka bisa mencuci wajah tiga kali sehari, terutama jika jenis kulitnya berminyak.

Ketika mencuci wajah biasanya menggunakan sabun wajah. Pemilihan sabun cuci wajah juga harus tepat. Pilih sabun pencuci wajah yang lembut karena untuk pemakaian sehari-hari. Tidak dianjurkan menggunakan sabun yang mengandung scrub secara rutin setiap hari. Pasalnya, sabun scrub ini memaksa untuk mengangkat sel-sel kulit mati, padahal sel-sel kulit mati tidak setiap harinya lepas.

Jika jenis kulit sensitif, penggunaan sabun wajah yang tidak tepat seperti sabun scrub justru akan menyebabkan reaksi radang. Sementara jenis kulit yang berminyak jika menggunakan sabun yang terlalu mengeringkan kadang respons kulit yang terjadi kebalikannya. Justru akan membuat kerja kelenjar minyak berlebihan sehingga kulit akan menjadi lebih berminyak. Terkadang akan meradang dan gatal, lalu timbul jerawat.

Sabun wajah sendiri dibedakan menjadi sabun yang memakai busa atau ada proses saponifikasi dan sabun wajah yang gentle cleanser. Dianjurkan memakai sabun wajah yang gentle cleanser yang busanya sedikit sehingga tidak mengiritasi. Sabun wajah gentle cleanser setelah mencuci wajah, wajah tidak kesat, tetapi terlihat masih ada licin. Biasanya bahan yang digunakan adalah yang mengandung glyserin.

Di samping mencuci wajah, untuk memproteksi diri sebaiknya menggunakan sunblock atau tabir surya. Jika tinggal di daerah tropis seperti Indonesia, dianjurkan memakai sunblock minimal SPF (sun protection factor) 30. Boleh memakai sunblock SPF 50, namun perlu diingat semakin tinggi SPF-nya maka semakin lengket. Gunakan juga krim-krim dokter seperti krim pagi dan krim malam.

Krim pagi umumnya juga mengandung sunblock. Sementara krim malam merupakan krim peremajaan atau rejuvenasi yang mengandung bahan untuk peremajaan kulit. Krim malam dapat mengembalikan kondisi kulit yang masih bagus, mengoptimalisasikan kondisi kulit, serta menyamarkan atau menghilangkan vlek, meratakan warna kulit. Selain itu, bisa juga ditambahkan perawatan kulit seperti facial dan peeling. 
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment