4 Cara Menghilangkan Melasma Dengan Tepat

Bercak-bercak hitam yang timbul pada kulit tentu sangat mengganggu penampilan. Biasanya para wanita akan resah jika mendapatkan masalah ini. Pigmen yang berbeda pada setiap orang menyebabkan munculnya beragam permasalahan kulit. Salah satunya adalah melasma. Melasma merupakan bercak hitam yang timbul pada kulit yang disebabkan oleh berbagai faktor. Banyak wanita mengalami melasma dan tidak mengetahui cara menghilangkannya. Hal tersebut membuat mereka menjadi kurang percaya diri. Lalu bagaimana mengatasi melasma dengan tepat?

Semua wanita pada umumnya memiliki masalah kulit yang berbeda, mulai dari masalah kulit ringan hingga masalah kulit yang berat. Masalah kulit merupakan masalah yang serius bagi kaum wanita. Memiliki warna kulit yang tidak merata, timbul banyak bercak ataupun masalah jerawat akan membuat wanita menjadi kurang percaya diri akan penampilannya.

Di antara berbagai masalah kulit yang ada, melasma merupakan masalah yang banyak ditemui pada wanita mulai usia 20 tahun. Bercak-bercak hitam mulai terlihat menghiasi kulit wajah. Banyak di antara mereka tidak mengetahui apa itu melasma dan membiarkan melasma tanpa dilakukan perawatan untuk menghilangkannya.
Melasma merupakan masalah kulit yang ditimbulkan oleh pigmen pada kulit yang berlebih. Pada umumnya melasma sering dikaitkan dengan ibu hamil. Melasma memang sering dialami oleh ibu hamil karena adanya faktor perubahan hormon yang terjadi. Selain terjadi pada wanita, melasma juga dapat terjadi pada pria. Bahkan dapat dikatakan melasma dapat dialami oleh semua ras terutama pada penduduk yang tinggal di daerah beriklim tropis.

Melasma
Lantas apa sesungguhnya melasma? Dijelaskan oleh dr. Mardiati Ganjardani, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, melasma merupakan hiperpigmentasi yang didapat terutama di daerah-daerah yang terkena sinar matahari dengan efloresensi (suatu keadaan yang dapat diamati dengan mata).

Melasma berupa makula hiperpigmentasi (kelainan kulit yang mengalami perubahan wama yang tidak disertai penonjolan kulit dan tidak ada lekukan pada kulit). Bentuk melasma ada yang simetris dengan susunan yang bersifat konfluens (dua atau lebih lesi yang menjadi satu) atau punktata. (bintik-bintik kemerahan) timbul secara perlahan. 

Ada beberapa penyebab timbulnya melasma. Faktor penyebab melasma bukan hanya terjadi akibat sinar ultraviolet. Melasma juga dapat disebabkan karena faktor hormon dan keturunan (genetik). Pigmen pada kulit yang dikenal dengan melanin dihasilkan oleh melanosit dan berfungsi untuk melindungi kulit dari efek berbahaya sinar matahari. Melanosit memiliki fungsi untuk melindungi sel-sel epidermis yang lain terhadap radikal bebas dan toksin.

Adanya pertambahan sel melanosit atau pertambahan melanin akan menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi yang biasanya disebut dengan melasma. Menjadikan kelainan kulit yang biasanya tampak hitam. Itulah mengapa melasma bisa terjadi pada kulit, melasma biasanya timbul pada daerah-daerah yang nampak seperti wajah pada pipi, bagian atas pada bibir, dagu, dahi tetapi juga dapat mengenai bagian tubuh lain seperti leher dan lengan.

Melasma juga banyak dikeluhkan oleh ibu hamil, yang disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan. Karena pada masa kehamilan biasanya setiap wanita juga memiliki masalah kulit, seperti stretchmark dan melasma. Kondisi kulit pada masa kehamilan biasanya akan mengalami perubahan. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya perubahan hormon yang mempengaruhi pigmentasi kulit. Biasanya melasma akan membentuk garis gelap, tahi lalat ataupun bintik-bintik hitam.

Namun perubahan hormon pada ibu hamil biasanya akan berakhir setelah masa kehamilan selasai atau setelah melahirkan dan melasma akan hilang dengan sendirinya. Perlu diketahui pengobatan melasma untuk ibu hamil tidak bisa diberikan pada masa kehamilan, pengobatan untuk menghilangkan melasma sebaiknya dilakukan setelah bayi lahir. Alasan lainnya adalah karena salah satu pengobatan untuk melasma adalah dengan asam Vitamin A, dan asam vitamin A tidak dianjurkan untuk ibu hamil dikarenakan akan mengganggu perkembangan janin.

Jadi, melasma merupakan masalah kulit yang sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari, biasanya kulit akan sangat terasa seperti terbakar ketika kulit terkena matahari secara langsung. Oleh karena itu, bagi yang memiliki melasma biasanya disarankan untuk selalu menggunakan alat-alat pelindung kulit seperti payung dan topi. Yang paling penting adalah penggunaan sunblock saat akan beraktivitas di luar ruangan.

Cara Mengatasi Melasma

Sementara untuk pengobatan secara rutin yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan beberapa hal seperti: 
  1. Menggunakan sunblock setiap saat. Melindungi diri dari paparan sinar matahari dengan menggunakan payung ataupun topi memang harus dilakukan. Namun hal ini tidak akan maksimal karena sinar matahari masih dapat mengenai kulit. Untuk Itu penggunaan sunblock wajib dilakukan setiap saat dengan minimal SPF 30. Penggunaan sunblock pun harus selalu dilakukan secara berulang setiap satu jam sekali.
  2. Hydroquinone. Hydroquinone (hidrokinon) biasanya dapat dibeli pada apotik atapun pada dokter kulit dengan kandungan maksimum 2 persen. Selain hidrokinon, dl dalam krlm tersebut umumnya juga mengandung vitamin A, vitamin C dan asam.
  3. Treatment Chemical Peeling. Melakukan chemical peeling ringan dianjurkan dilakukan untuk mehghilangkan melasma. Chemical peeling merupakan peeling yang menggunakan bahan kimia, yang berfungsi mengelupaskan sel-sel kulit mati, kemudian dalam prosesnya akan merangsang sel-sel kulit baru. Saat awal chemical peeling bisa dilakukan dua minggu sekali, setelah itu dilakukan sebulan sekali. Umumnya chemical peeling ringan atau superfisial W menggunakan bahan AHA (alpha hydroxy acid). Treatment ini bisa membantu dengan waktu dan hasil yang cepat. Umumnya treatment. dilakukan lebih dari tiga kali, terganfung lebarnya melasma.
  4. Laser. Laser bisa menjadi pilihan untuk menghilangkan melasma. Biasanya laser yang digunakan adalah laser Q-Switch maupun laser Praxel. Pada saat akan melakukan laser sebaiknya melakukan laser pada dokter spesialis kulit dan kelamin apakah laser merupakan pilihan tepat menghilangkan melasma. Jika penggunaan laser tidak tepat maka melasma akan semakin buruk dan tidak semua laser dapat digunakan untuk pengobatan melasma. Saat awal treatment dapat dilakukan dua minggu sekali, setelah itu dilakukan sebulan sekali. Hasilnya umumnya terlihat setelah tiga kali treatment, tergantung dari luasnya melasma.
Treatment melasma dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada wanita hamil. Pada wanita hamil, treatment sebaiknya dilakukan setelah masa kehamilan selesai. Tetapi pada kasus melasma pada wanita hamil biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah masa kehamilan berakhir. 

Source Image : duquessa.com.au
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment