Inilah 4 Pola Hidup Untuk Cegah Penyakit Jantung

Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) penyakit jantung atau kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Yang dimaksud dengan penyakit kardiovaskular atau Cardiovascular Disease (CVD) disini adalah penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskular (otak dan pembuluhnya), penyakit pembuluh darah perifer, penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, gagal jantung, aritmia dan penyakit katup, thrombosis vena dalam dan emboli paru.

Penyakit jantung saat ini banyak diderita oleh masyarakat Indonesia dan tercatat sebagai penyakit mematikan dengan angka kematian yang cukup tinggi. Kardiovaskular banyak disebabkan oleh beberapa penyakit lain seperti hipertensi, stroke hingga diabetes. Fakta faktor risiko Indonesia menurut laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, masalah penyakit kardiovaskular disebabkan oleh hipertensi sebanyak 26,5% (yang mengetahui dirinya terkena), 9,4% (terdiagnosis tenaga kesehatan), 9,5% (yang minum obat) dan 0.7% (terkontrol).

Selain itu, stroke diderita oleh 1,2% populasi, diabetes (terdiagnosis dokter atau gejala) 2,1%, merokok 36,3% (usia kurang lebih 15 tahun), 1,5% penyakit jantung koroner dan 0,3% gagal jantung. Untuk itu pentingnya menerapkan pola hidup sehat untung menghindari penyakit ini sangatlah penting.

Untuk mencegah penyakit kardiovaskular sebaiknya menjalankan 4 langkah mudah, yakni:
  1. Mengonsumsi makanan sehat. Makanan yang sehat dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  2. Makanan yang rendah lemak jenuh, lemak trans serta garam. Beberapa makanan yang direkomendasikan adalah buah atau sayuran, biji-biji yang kaya akan serat, ikan (sebaiknya oily fish hanya dikonsumsi dua kali per minggu), kacang-kacangan. Sebaiknya mengonsumsi susu rendah lemak dan unggas (tanpa kulit). Sebaliknya harus mengurangi minuman manis dan daging merah. Jika ingin mengonsumsi daging; pilihlah daging yang tidak berlemak.
  3. Olahraga yang teratur. Lakukan aktivitas aerobik yang moderat (tidak terialu berat) seperti jalan cepat selama 2,5 jam atau aktivitas aerobik yang cukup tinggi seperti jogging atau berenang selama 1,5 jam setiap minggu. Tanpa olahraga, risiko terserang penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung dan stroke meningkat 51 %.
  4. Hindari rokok. Walaupun bukan perokok, sebaiknya hindari menjadi perokok pasif sebab 30% perokok pasif memiliki -risiko terkena penyakit kardiovaskular.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment