Menikmati Lezatnya Aneka Kue Khas Daerah Dan Cara Membuatnya


Jendela Informasi - Kue-kue tradisional khas daerah seperti Martabak Kubang, Serabi Solo, Timpan, Gemblong Ketan Hitam, Putu Mayang Bihun dan Bika Ambon memiliki cita rasa yang khas, yang tidak mungkin digantikan dengan kue-kue khas barat, seperti kue kering, cake, bolu, ataupun pastry. Kini, untuk menikmatinya Anda tak perlu berkunjung jauh ke setiap daerah. Anda bisa menyantap dan membuatnya sendiri di rumah.

Berikut ini Jendela Informasi sajikan resep kue-kue khas daerah yang bisa Anda jajal sendiri di rumah.

Martabak Kubang


Bahan Kulit:
- 250 ml air hangat
- Garam secukupnya
- 500 gr tepung terigu
- Minyak goreng secukupnya, untuk merendam

Bahan Isi:
- 500 gr daging sapi cincang
- 6 butir bawang merah, cincang halus
- 8 siung bawang putih, cincang halus
- 1 buah bawang bombay berukuran sedang, cincang kasar
- 3 sdm bumbu gulai
- ¼ sdm kunyit bubuk
- ¼ sdm jahe bubuk
- ¼ lengkuas bubuk
- 1 btr telur ayam, kocok lepas
- 1 btr telur ayam kampung, kocok lepas
- 1 btr telur bebek, kocok lepas
- 8 batang daun bawang, ambil bagian putihnya, iris halus
- 20 batang kucai, iris halus
- Garam secukupnya
- Minyak goreng secukupnya, untuk menggoreng

Saus:
- 150 ml air matang
- 75 ml kecap manis
- 2 sdm cuka
- 10 buah cabal rawit, potong ½ cm
- 1 buah bawang bombay, iris halus
- 1 sdm gula pasir
- 2 buah tomat, potong 1 x 1 cm

Cara Membuat:

Kulit:
  • Campur garam dalam air hangat, aduk rata.
  • Tuang sedikit demi sedikit dalam tepung yang telah dilubangi tengahnya, aduk rata hingga adonan kalis.
  • Bagi adonan menjadi 10 bagian, uleni kembali per bagian dengan minyak hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.
  • Rendam adonan dalam minyak, diamkan selama satu jam.
  • Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay hingga harum.
  • Masukkan daging cincang, aduk rata. Tambahkan garam, kunyit, jahe, dan lengkuas. Aduk lagi hingga rata terakhir masukkan dua sdm bumbu gulai. Biarkan hingga matang dan air mengering. Angkat.
  • Campur daun bawang, kucai dan sisa bumbu gulai dalam kocokan telur, aduk kembali hingga rata.
  • Masukkan tumisan daging cincang dalam kocokan telur, aduk rata, sisihkan.


Saus:
Campur air matang, kecap manis, gula pasir, bawang bombay, dan tomat, aduk hingga tercampur.
Penyelesaian:
  • Ambil satu buah adonan tepung, tipiskan di atas talenan, taruh bahan isian di tengahnya. Lipat hingga berbentuk persegi empat.
  • Panaskan sedikit minyak dalam penggorengan datar.
  • Goreng martabak hingga berwarna kuning kecoklatan dan matang di atas api sedang.
  • Angkat, sajikan panas dengan saus. 

Untuk 1 buah


Serabi Solo


Bahan-bahan:
- 500 gr tepung beras
- 50 gr tepung terigu
- 225 gr gula pasir
- ¼ sdt vanili bubuk
- ¼  sdt ragi instan
- ¼  sdt soda kue
- 1 butir telur
- 400 ml air
- 450 ml santan kelapa untuk adonan
- 100 ml santan kental untuk olesan

Taburan: irisan pisang, irisan nangka, meses atau taburan lain menurut selera.

Cara Membuat:
  • Tepung beras campur dengan tepung terigu, tambahkan vanili bubuk, ragi instan, soda kue, dan telur. Aduk rata.
  • Campur air dengan gula pasir, aduk hingga larut, tuangkan ke dalam tepung terigu, aduk rata, lalu tambahkan santan dan aduk hingga menjadi adonan yang kental.
  • Siapkan wajan dari tanah liat, panaskan. Tuangkan adonan secukupnya dan beri taburan menurut selera, tutup, tambahkan santan kental di atasnya dan matangkan.
  • Sajikan hangat.

 Untuk 30 buah


Timpan


Bahan-bahan:
- 500 gr tepung ketan
- ½  butir kelapa untuk santan
-1 sdm gula pasir
- Garam secukupnya
- Pisang yang sudah tua, dipotong-potong secukupnya
- Daun pisang muda untuk membungkus secukupnya

Bahan Srikaya:
- 100 gr gula
- 2 buah telur
- 200 ml santan

Cara Membuat:
  • Cara membuat srikaya: masukkan gula, telur, dan santan ke dalam panci. Aduk rata sampai mendidih lalu angkat.
  • Tepung ketan dan pisang dicampur dengan santan, lalu uleni sampai rata terus campurkan gula dan garam.
  • Daun pisang digulung, taruhlah adonan dalam daun tadi dan tiap gulung diberi srikaya. Kemudian lipatlah jangan sampai pecah. Kukus sampai matang.
  • Baru angkat dan hidangkan bila sudah dingin betul.

Untuk 25 buah


Gemblong Ketan Hitam


Bahan-bahan:
- 150 gr tepung ketan hitam
- 150 gr tepung ketan putih
- 1 sdt garam
- 150 gr kelapa parut memanjang
- 1 sdt air jeruk nipis
- 200 ml santan hangat dari ½  btr kelapa parut
- Minyak untuk menggoreng

Lapisan Gula:
- 75 gr gula pasir
- 2 sdm air

Cara Membuat:
  • Campur tepung, garam, dan kelapa parut. Aduk rata. Tambahkan air jeruk nipis dan santan. Aduk rata sampai bisa dibentuk.
  • Ambil 1 sdm adonan, dengan bantuan selembar plastik, pulung adonan hingga berbentuk oval. Lakukan sampai adonan habis, sisihkan.
  • Panaskan minyak hangat-hangat kuku.goreng adonan hingga matang dan mengapung. Angkat dan tiriskan.
  • Jerang gula dan air di atas api sedang hingga kental dan berbuih. Masukkan gemblong goreng, aduk rata hingga permukaan tertutup gula hingga rata.
  • Diamkan sampai gula mengeras. Lalu angkat dan sajikan.

Catatan: Kalau tidak mau pakai tepung ketan hitam, bisa diganti dengan tepung ketan putih. 

Untuk 20 buah


Putu Mayang Bihun


Bahan-bahan:
- 500 gr bihun
- 3 gelas santan kental
- 4 gelas air panas
- 100 gr gula pasir
- Pewarna makanan secukupnya
 -1 sdt garam
- 2 Ibr daun pandan
- 1 sdm tepung kanji, larutkan dengan ½  gelas air

Cara Membuat:
  • Rendam bihun dengan air panas selama sekitar 130 menit. Tiriskan.
  • Rebus santan, pewarna makanan, garam, dan gula.
  • Bila santan sudah hangat masukkan bihun dan larutan tepung kanji. Masak sampai santan habis.
  • Siapkan daun pisang yang sudah dibersihkan. Sendoki adonan bihun, bentuk sesuai selera dan letakkan di atas daun pisang. Kukus selama 30 menit. 

Tips:
Dapat disajikan dengan kelapa parut atau kuah serabi. Jika dengan kuah serabi, gula pasirnya dapat dikurangi supaya tidak terlalu manis.

Untuk 25 buah 

  
Bika Ambon


Bahan Adonan Biang:
-  25 gr Tepung terigu protein tinggi
- 1 sdt Gula Pasir
- 10 gr ragi instan
- 100 ml air hangat

Adonan:
- 150 gr tepung sagu ubi
- 200 gr gula pasir
- 12 kuning telur
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanili bubuk
- Rebus: 300 ml santan dari butir kelapa dengan lima lembar daun jeruk dan dua batang serai.

Cara Membuat:
  • Siapkan cetakan-cetakan kecil, olesi dengan sedikit minyak goreng.
  • Adonan biang: Campur tepung terigu dengan gula pasir, ragi instan, dan air hangat. Aduk rata, diamkan selama 15 menit.
  • Campur tepung sagu dengan gula pasir, kuning telur, dan garam, aduk rata. Masukkan adonan biang dan santan, aduk rata hingga gula larut. Tambahkan vanili bubuk, aduk rata, lalu saring.
  • Panaskan wajan dan tuangkan adonan. Panggang selama satu jam dengan api kecil.
  • Setelah matang, angkat, lalu potong menurut selera.
  • Sajikan di piring.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment