Budidaya Cabe Keriting Organik Di Pot

Jendela Informasi  - Ada 2 jenis cabe merah yang dikenal masyarakat luas, yakni cabe merah besar dan cabe merah keriting. Perbedaannya ini terletak pada tekstur kulit dan bentuknya. Cabe merah adalah salah sebuah barang dagangan utama pertanian yang sangat fluktuatif harganya. Ini menjadikan budidaya cabe merah menjadi tantangan tersendiri bagi para petani. Tak heran jika banyak orang yang ingin mengenal cara budidaya cabe keriting organik di pot.

Cara bercocok tanam cabe merah keriting barangkali telah tak asing lagi untuk Anda yang asalnya dari pedesaan. Tanaman cabe merah tumbuh dengan baik di dataran rendah dan tinggi. Sesungguhnya menanam cabe itu sama saja tidak ada teknik spesial dalam menumbuhkan biji cabe menjadi bibit hingga berbuah, menanam cabe sama saja dengan menanam bunga biji pada umumnya.


Berikut ini cara budidaya cabe keriting organik di pot:
  • Biji cabe yang baik dipilih untuk dijadikan bibit. Cara memilihnya yaitu dengan merendam biji cabe dalam air. Biji cabe yang ternggelam bisa dipilih untuk dijadikan bibit.
  • Siapkan pot yang sudah diberi media tanam dari campuran tanah humus, pasir dan kompos, perbandingannya 1:1:1.
  • Di atas permukaan tanah di dalam pot, taburkanlah biji cabe kemudian tutuplah dengan tanah humus, ketebalannya 1 cm.
  • Siramlah media tanam yang sudah diisi bibit cabe merah keriting itu dengan air sampai kelembabannya 60%.
  • Letakkanlah di tempat yang teduh pot media tanam cabai itu.
  • Tunggulah sampai biji mengandung tunas dan tumbuh jadi bibit cabe.
  • Melakukan seleksi saat bibit cabe telah berumur tujuh hari. Bibit cabe yang berdaun paling banyak, batangnya tinggi dan gemuk sebaiknya yang Anda pilih.
  • Langkah berikutnya cuma kegiatan perawatan, yakni pengairan dan pemupukan dengan pupuk organik.
  • Pemupukan layaknya budidaya cabe di perkebunan besar sebaiknya tetap harus dilakukan. Kemudian lakukan pemupukan pancingan dengan sistem cor pada minggu pertama sesudah masa seleksi bibit.
  • Yang terpenting dalam budidaya cabe keriting organik di pot adalah penyiraman yang teratur.
  • Perawatan selanjutnya ialah mengadakan perompesan pada tunas-tunas muda yang muncul di ketiak daun. Perompesan dilakukan Pada hari ke 20 sesudah penanaman dilakukan perompesan. Biasanya kegiatan ini dilakukan hingga 3 kali sampai tumbuh cabang di tanaman cabe tersebut guna mencegah tanaman cabe supaya tumbuhnya tidak ke samping.
  • Agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan subur mesti diperhatikan pengendalian hama dan penyakit. Sebaiknya gunakan pestisida alami untuk melenyapkan hama ini dan umumnya berupa ulat dan hama putih.
  • Usia cabe keriting yang dapat dipanen berbeda-beda bergantung pada jenis varietasnya dan lingkungan tempat cabe ditanam. Cabe yang masih mempunyai garis-garis hijau dan berwarna merah merupakan ciri cabe yang telah siap dipetik untuk dipanen serta mampu bertahan sekitar 2-4 hari lamanya. Sore hari atau malam hari adalah waktu yang tepat untuk panen cabe supaya cabe dapat langsung Anda jual. 
Budidaya cabe keriting organik di pot sangat prospektif untuk dilakukan oleh kalangan petani atau pembudidaya. Selain mudah perawatannya juga murah biayanya dengan harga jual yang relatif tinggi.


Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment