IBX59ED8B2FED208 Perkembangan Netball di Asia - Jendela Informasi
Loading...

Perkembangan Netball di Asia


Jendela Informasi - Seperti halnya di negara-negara Eropa, perkembangan olah raga netball di Asia juga mulai mengalami perkembangan yang signifikan, khususnya di negara-negara bekas jajahan Inggris. Olah raga netball di Asia berada di bawah naungan Netball Asia (NA).

Adapun negara-negara yang masuk di dalam keanggotaan Netball Asia adalah Australia, China Taipei, Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, Pakistan, Sri Lanka, Thailand, dan Kepulauan Maladewa. Negara-negara tersebut memiliki keanggotaan penuh.

Sementara itu, negara pendukung adalah Abu Dhabi, Afghanistan, Bahrain, Brunei, Dubai, Jepang, Korea Selatan, Nepal, Filipina, dan Timor Leste. Sementara Indonesia, Arab Saudi, Iran, Mongolia, Myanmar, dan Vietnam, belum masuk ke dalam keanggotaan Netball Asia.

Sejak 1985, negara-negara persemakmuran Inggris di Asia mengadakan kejuaraan netball tingkat Asia, yaitu Asian Netball Championship yang diikuti oleh Australia, China Taipei, Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, Pakistan, Sri Lanka, dan Thailand. Hingga saat ini kejuaraan tersebut rutin dilaksanakan.
Baca juga : Netball, Olah Raga Legendaris dari Inggris
Netball Asia sebelumnya adalah Asian Netball Federation and Asian Federation of Netball Association (AFNA). Asosiasi ini didirikan pada 1986 di Kuala Lumpur, Malaysia, tiga tahun setelah lima negara di Asia yang sering mengadakan kejuaraan netball bertemu.


Lima negara tersebut adalah Hong Kong, Malaysia, Sri Lanka, Singapura, dan India yang sebelumnya bertanding pada kejuaraan Piala Dunia Netball di Singapura pada 1983. Mereka bertemu untuk membentuk organisasi olah raga netball di Asia.

Selain kejuaraan Asia, untuk wilayah Asia Tenggara juga sering diadakan kejuaraan netball meski pamornya masih kalah dibandingkan dengan cabang olah raga lain. Bahkan di ajang SEA Games, netball juga sudah dipertandingkan.

Terakhir pada SEA Games XXIX/2018 Malaysia, yang berlangsung di Kuala Lumpur. Sebelumnya pada ajang SEA Games XXVIII/2015 Singapura, cabang olah raga ini diikuti enam negara, yaitu Malaysia, Thailand, Brunei, Filipina, Myanmar, dan tuan rumah Singapura.
Baca juga : Permainan Sepak Bola
Saat itu adalah kedua kalinya netball dipertandingkan di SEA Games sesudah pertama kali pernah diselenggarakan ketika SEA Games XXI pada tahun 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebenarnya dipertandingkannya netball di SEA Games ini masih menjadi pro dan kontra, karena tidak semua negara di Asia Tenggara memiliki atlet yang khusus bertanding pada olah raga tersebut.

Di Indonesia sendiri, netball sebenarnya juga sudah menjadi cabang olah raga yang dipertandingkan, tetapi masih terbatas pada komunitas atau tim-tim tertentu sehingga pamornya juga masih belum terdengar.

Adapun perkembangan netball di Indonesia diperkenalkan oleh ekspatriat atau warga negara asing yang tinggal di Indonesia. Bahkan, beberapa sekolah di Indonesia sudah memasukkan netball ke dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Di Indonesia cabang olah raga ini mulai berkembang sejak dua tahun terakhir, tetapi masih dalam sebatas di kalangan tertentu. Beberapa komunitas mencoba terus menyosialisasikan netball ke masyarakat luas agar bisa semakin berkembang.

Keunikan dari olah raga netball adalah lebih banyak didominasi oleh kaum hawa. Sekitar 95% tim netball di dunia bahkan merupakan tim putri. Sebenarnya netball juga mempertandingkan kelompok putra, tetapi kenyataannya kategori putri justru lebih populer.

Sponsor bahkan beramai-ramai mengontrak tim-tim putri yang mampu menorehkan prestasi. Tim netball putra dianggap tidak terlalu menjual dan bahkan popularitasnya kalah jauh dibandingkan dengan kelompok putri yang pada setiap kejuarannya selalu menyajikan pertandingan yang menarik. [Sumber: Irfan Subhan/PRM/15/X/2017]