IBX59ED8B2FED208 Korea Selatan Rajanya Kloning, Benarkah? - Jendela Informasi
Loading...

Korea Selatan Rajanya Kloning, Benarkah?

Jendela Informasi - Korea Selatan terkenal dengan budaya kerja keras. Jam kerja karyawan di seluruh dunia ditetapkan 40 jam seminggu, pemerintah Korea menambahkan menjadi 42 jam dalam seminggu. Itu pun mereka masih suka menambah jam kerjanya hingga maksimal 52 jam dalam seminggu. Jadi, kalau Anda bekerja di Korea pulang tepat waktu, siap-siap saja ditertawakan teman sekantor. 

Orang-orang Korea memang gila kerja. Tidak heran jugalah kalau Korea sangat maju di sektor teknologi. Di antaranya, tahun 2005 tim Doktor Hwang Woo Suk berhasil mengkloning anjing pertama yang dinamakan Snuppy. Menyusul kemudian 7 anjing berhasil dikloning, di antaranya adalah anjing pelacak dan anjing jenis pudel. 


Korea juga berhasil mengkloning 2 ekor serigala. Korealah negara pertama yang mengkomersialkan anjing kloningan buat dijual. Pusat riset kloning Korea telah menerima pesanan anjing dari seorang wanita asal California. Harga anjing itu sekitar Rp. 1,4 miliar! Korea pun tercatat sebagai Negara Raja Kloning!

Tanggal 11 Juni 2009 lalu, Korea mengumumkan peluncuran kapal pemecah es, Aaron. Kapal ini mampu memecah gunung es yang terdapat di Kutub Utara dan Kutub Selatan yang tebalnya 2.000 meter. Sebab diketahui kedua Kutub yang tidak boleh dimiliki oleh negara manapun di dunia itu di dalamnya terkandung sejumlah besar minyak mentah dan gas alam.

Soal barang-barang elektronik, Korea tak mau kalah sama Jepang, negara tetangga sekaligus pesaingnya. Hitung sendiri, banyak sekali barang-barang elektronik dari Korsel? Mobil-mobil produksi Korsel juga banyak yang wara-wiri di Indonesia. Korea tercatat sebagai salah satu dari 5 negara penghasil otomotif. Kerja keras membuat Korea cepat maju. Padahal Korea Selatan pernah berantakan saat diserbu Korea Utara pada tahun 1950. Sekitar tahun 1960 Korea Selatan baru mencanangkan perbaikan pembangunan ekonomi.

0 Response to "Korea Selatan Rajanya Kloning, Benarkah?"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.