IBX59ED8B2FED208 Ronald Reagen, Aktor Film yang Menjadi Presiden Amerika Serikat ke 40 - Jendela Informasi
Loading...

Ronald Reagen, Aktor Film yang Menjadi Presiden Amerika Serikat ke 40


Jendela Informasi - Ronald Wilson Reagan, Presiden Amerika Serikat yang ke-40 dilahirkan pada tanggal 6 Februari 1911 di Tampico, Illinois, 137 kilometer sebelah barat Chicago. Ayahnya, John Edward Reagan, seorang Iriandia beragama Katolik yang tidak begitu sukses sebagai penjual sepatu. Ibunya, Nelle, patuh beragama Protestan, dan cerita-cerita drama yang dibacakannya di berbagai perkumpulan, rumah sakit dan penjara merangsang selera anaknya yang kecil untuk ber-acting. Keluarga Reagan bersepakat untuk mendidik Ronald dalam Christian Church, yaitu kelompok Protestan ibunya. Ron dan abangnya, John Neil (lahir di tahun 1909), dibesarkan di Dixon, kota berpenduduk 10.000 di pegunungan di Illinois Utara. Ketika masih di Sekolah Menengah Atas Ronald populer di kalangan teman-temannya, sehingga ia dipilih menjadi ketua organisasi siswa di sekolahnya. Ia sendiri bekerja untuk membiayai pendidikannya di universitas dimana ia mengambil jurusan-jurusan ekonomi dan sosiologi.

Sesudah selesai di universitas, Ronald Reagan memutuskan untuk menceburkan diri dalam bidang keradioan. Ia pindah ke Iowa dan mendapat pekerjaan sebagai penyiar olahraga di sebuah stasiun radio lokal dan menjadi terkenal di daerah itu. Pada tahun 1937 ia ditemukan oleh seorang pencari pemain film dari studio Warner Brothers. Ia ditawari pekerjaan untuk main sebagai seorang penyiar radio dalam sebuah film baru bernama "Love Is On The Air" ("Cinta Sedang Berkecamuk"). Dari situlah kariernya dalam dunia film dimulai. Selama tigapuluh tahun kemudian, Ronald Reagan membuat kurang lebih 50 film, memainkan peranan sebagai tokoh baik hampir di semua filmnya. Dalam masa itulah Ronald Reagan mulai tertarik pada politik. Ia terpilih menjadi Ketua Serikat Buruh Pemain Film. Pengalamannya dalam dunia serikat buruh membentuk sebagian falsafah politiknya yang konservatif.

Sehabis Perang Dunia Kedua, Reagan enam kali berturut-turut, masing-masing selama satu tahun, menjadi ketua Serikat Pemain Layar Putih (Screen Actor Guild) yang beranggota 15.000 orang. Pada tahun 1954 Reagan bekerja sebagai juru bicara perusahaan General Electric dan menjadi pembawa acara televisi yang disponsori oleh perusahaan tadi. Ia juga mengadakan perjalanan pidato ke berbagai perkumpulan di seluruh Amerika, dimana pandangannya mengenai pemerintahan mulai terbentuk yaitu bahwa pemerintah federal makin menjadi terlalu besar dan terlalu banyak mencampuri kehidupan dan kegiatan rakyat Amerika. Pada tahun 1964 ia mengucapkan pidato televisi untuk mendukung calon Presiden dari Partai Republik, Barry Goldwater. Pidatonya dianggap sangat baik dan memberi kesan bahwa ia seorang tokoh berpandangan kanan. Banyak pidatonya ditulisnya sendiri. Ia sendiri pula yang menulis komentar-komentar radio yang disiarkannya tiap hari antara tahun 1976 dan kampanye pencalonan Presiden tahun 1980.

Atas desakan orang-orang dari Partai Republik (ia sebelumnya pendukung Partai Demokrat), ia mencalonkan diri sebagai Gubernur California, negara bagian terbesar di Amerika, selama dua masa jabatan. Pada tahun 1975 Reagan meninggalkan jabatan gubernur, tapi tetap dalam dunia politik. Dalam tahun-tahun sesudah itu ia tetap menjadi wakil kaum konservatif yang paling terkemuka dan terpandang karena kegiatannya yang beraneka ragam. Setahun kemudian Reagan menantang Presiden Gerald Ford dalam pencalonan Partai Republik untuk jabatan Presiden berikutnya. Dalam perlombaan yang keras itu ia kalah dengan selisih sedikit. Selanjut-nya dengan giat ia berkampanye untuk calon-calon Partai Republik bagi keanggotaan Kongres di tahun 1978.

Ketika kampanye pemilihan Presiden tahun 1980 dimulai, ia pun sudah siap dan ia mengalahkan sejumlah besar peminat untuk menjadi calon Partai Republik (termasuk George Bush yang kemudian dipilihnya untuk menjadi Wakil Presiden). Pada tanggal 17 Juli 1980 dalam kongres Partai Republik di Detroit Ronald Reagan menerima pencalonan partainya untuk jabatan Presiden, dan dalam pada itu mengucapkan apa yang oleh majalah lime'' disebut "pidato yang paling penting — dan sangat boleh jadi yang paling bagus — dalam kariernya." Rupa-rupanya Ronald Reagan berhasil merebut hati banyak pemilih selama debat kepresidenan dengan Presiden Jimmy Carter yang disiarkan TV secara nasional dan telah lama ditunggu-tunggu sebelumnya. Hanya tujuh hari sebelum pemilihan, Reagan dan Carter saling berhadapan selama 90 menit dan membicarakan berbagai masalah luar dan dalam negeri. Kemudian Reagan memenangkan pencalonan dan akhimya mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Presiden Jimmy Carter. Pada tanggal 20 Januari 1981 Ronald Reagan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-40.

Presiden Reagan beristerikan Nancy Davis, seorang bekas aktris setelah perkawinannya dengan aktris lain, Jane Wyman berakhir dengan perceraian. Dari perkawinannya dengan Jane Wyman ia memperoleh seorang putri (Maureen) dan dari perkawinannya dengan Nancy Davis diperolehnya dua anak, seorang putri (Patricia Ann) dan seorang putra (Ronald). Selain itu ia juga mempunyai seorang anak angkat bernama Michael.

Ronald Reagen meninggal dunia pada 5 Juni 2004 di Bell Air, Los Angeles, California, Amerika Serikat setelah menjalani masa kepresidenan dari 20 Januari 1981 - 20 Januari 1989.