Daun Kumis Kucing Bermanfaat Untuk Menurunkan Asam Urat

Penyakit sendi atau yang lebih sering dikenal dengan asam urat merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat, baik itu di usia tua ataupun muda. Banyak yang menyebutkan penyakit asam urat ini akibat sering melakukan mandi di malam hari. Ternyata secara medis hal itu dinyatakan sebagai mitos. Untuk mengobati asam urat bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah daun kumis kucing. Benarkah daun kumis kucing bermanfaat untuk menurunkan asam urat?

Daun kumis kucing ternyata bisa mengatasi masalah asam urat. Tanaman yang tergolong dalam family lamicaeae atau labiatae ini mudah ditemukan di Indonesia dan sejak dulu dipercaya dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Ciri-ciri daun kumis kucing adalah batang yang basah dan tegak, serta bagian bawah tanaman memiliki akar tunggang.

Bentuk daunnya bundar atau lonjong, memiliki panjang sekitar 1-10 cm. Memiliki tangkai berbentuk bulat dan berwarna ungu kehijauan. Kumis kucing tumbuh baik pada ketinggian 500-1.200 di atas permukaan laut.

Daun kumis kucing dapat mengobati asam urat karena bersifat diuretic sehingga membantu tubuh membuang kelebihan asam urat melalui urin. Kandungan lain dari daun kumis kucing adalah kandungan zat kimia seperti minyak atsiri, saponin, sapoponin, sinensetin, mioinositol, zat samak dan kalium.

Daun kumis kucing juga mengandung garam kalium yang berkhasiat melarutkan batu ginjal. kandungan sinsetil bersifat antibakteri. Kandungan lainnya adalah senyawa orthosiphonin glikosida. Daun kumis kucing juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, kencing batu, encok, keputihan, diabetes melitus, hipertensi dan melancarkan buang air kecil.

Cara Mengolah Daun Kumis Kucing Untuk Menurunkan Asam Urat

Untuk mengobati asam urat, daun kumis kucing dapat digunakan sehari-hari. Banyak campuran yang digunakan dalam rebusan daun kumis kucing, karena pengobatan secara alami tidak bisa dilakukan tunggal, tetapi harus majemuk. Untuk pengobatan asam urat dengan daun kumis kucing, diolah dengan mencampurkan beberapa tanaman alami lainnya menjadi satu ramuan atau rebusan yang bermanfaat.

Caranya, cuci bersih 10 gr daun kumis kucing kering atau 20 gr daun kumis kucing basah. Siapkan juga 10 gr meniran kering atau 20 gr meniran basah. Tambahkan juga dengan 10 gr sawi tanah kering atau 20 gr sawi tanah basah. Siapkan 15 gr jahe merah kering atau 30 gr jahe merah basah, serta 10 gr kapulaga kering. Selanjutnya, setelah semua bahan-bahan sudah siap, memarkan jahe. Lalu gabungkan semua bahan yang telah disiapkan dan rebus dalam 1 liter air. Rebus hingga tersisa airnya separuhnya. Rebusan daun kumis kucing ini bisa diminum setiap pagi, siang dan sore hari, sekali minum 2/3 gelas atau setara dengan 150 ml. Rebusan daun kumis kucing juga bisa diminum dua kali sehari, sekali minum masing-masing 200 ml.

Jika rebusan daun kumis kucing sudah dikonsumsi secara rutin, ditambah melakukan pantang makanan dan minum air putih, serta berolahraga, maka paling cepat dalam waktu satu minggu, hasilnya akan terlihat. Namun, paling lama akan terlihat dalam tiga bulan. Seteiah itu, kadar asam urat akan kembali normal.

Karena daun kumis kucing bersifat diuretik (peluruh kemih), sebaiknya gunakan dosis yang tepat. Tidak disarankan dikonsumsi ketika kondisi tubuh sedang demam atau dehidrasi. Rebusan daun kumis kucing juga tidak dianjurkan pada wanita hamil dan wanita yang sedang menyusui.

Pantangan Makanan

Selain minum rebusan daun kumis kucing, penderita asam urat juga harus pantang makanan. Makanan yang harus dipantang oleh penderita asam urat adalah jeroan seperti ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak Tidak dianjurkan juga makan seafood seperti udang, cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri dan ikan sarding. Begitu ekstrak daging seperti abon dan dendeng, serta makanan kalengan seperti kornetsapi dan sarden tidak dianjurkan.

Makanan lain yang dipantang penderita asam urat adalah daging kambing, daging sapi dan daging kuda, serta daging bebek, daging angsa dan kalkun. Begitu pula kacang-kacangan seperti kacang kedelai (tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo dan emping juga dihindari. Keju, telur, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental tidak dianjurkan.

Beberapa sayur-sayuran juga tidak dianjurkan bagi penderita asam urat seperti kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya dan kangkung. Buah-buahan seperti durian, nanas dan air kelapa juga tidak dianjurkan. Begitu juga makanan yang digoreng, bersantan, serta makanan yang dimasak menggunakan mentega atau margarin, serta makanan lain yang kaya protein dan lemak.

Sebaiknya penderita asam urat juga melakukan olahraga secara rutin. Olahraga yang cocok bagi penderita asam urat adalah senam. Olahraga yang terlalu berenergi akan membuat penderita asam urat bertambah sakit. Selain itu, penderita asam urat dianjurkan banyak minum air putih agar membantu ginjal untuk mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urin.

Asam Urat

Asam urat merupakan sejenis penyakit yang menyerang bagian persendian. Terutama sendi jari kaki, jari tangan, tumit, lutut, siku dan pergelangan tangan. Penyakit ini terjadi karena adanya konsumsi zat purin yang berlebihan. Jika kadar asam urat dalam tubuh berlebihan, ginjal tidak akan mampu mengeluarkan zat tersebut sehingga Kristal asam urat menumpuk di persendian. Hal ini mengakibatkan sendi terasa nyeri, bengkak hingga meradang.

Gejala yang timbul atas penyakit asam urat ini adalah sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan akibat meradang. Selain itu juga biasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari. Persendian juga akan terasa nyeri berulang-ulang kali.

Pada kejadian kasus yang parah, persendian tersa sangat sakit saat akan bergerak. Untuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. Kadar asam urat yang normal pada pria berkisar 3,5 hingga 7 mg/dl. Sementara pada wanita kadar asam urat yang normal 2,6-6 mg/dl.

Agar terhindar dari penyakit asam urat tinggi, sebaiknya mengubah pola hidup dengan berolahraga dan mengubah pola makan. Asupan makanan pilih yang mengandung potassium tinggi seperti kentang, yoghurt dan pisang. Selain itu makanan yang mengandung Vitamin C seperti jeruk, pepaya dan strawberry.

Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi. Meskipun begitu ada beberapa karbohidrat yang harus dikurangi yakni karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup. Dianjurkan pula untuk tidak minum aspirin dan tidak bekerja terlalu keras atau kelelahan. Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit. Sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup. Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan.
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment