6 Kiat Memilih Sofa yang Tepat

Mesti tidak ada aturan soal keharusan adanya sofa di dalam rumah namun sofa bisa menjadi furnitur esensial. Bahkan penyair besar Amerika Serikat, Edgar Allan Poe menyebut sofa sebagai hal yang harus ada dalam konsep ruangan idealnya.

Dalam buku Edgar Allan Poe A to Z: The Essential Reference to His Life and Work (The Literary AtoZ Series) karya Dawn B Sova, disebutkan bahwa Poe mengidamkan adanya sofa sutra berwarna merah tua dengan motif bunga emas.



Sofa memang bukan sekadar tempat untuk duduk namun sebagai tempat yang memberi kenyamanan, menikmati waktu pribadi hingga berkontemplasi untuk melahirkan ide. Maka masing-masing orang dapat memiliki sofa idaman berbeda.
Namun memilih sofa tentunya bukan hanya soal desain tetapi juga kualitas material. Soal kualitas, pakar furnitur Magnus Breitling mengemukakan kualitas sofa bukan hanya ditentukan oleh teknik konstruksi tetapi juga bahan yang digunakan.

Seperti dikutip nytimes.com, Breitling juga mengemukakan bahwa kualitas sofa tentunya mempengaruhi harga. Membeli sofa yang berkualitas baik akan sama dengan menginvestasikan waktu dan uang.

Banyaknya produk terkadang malah membuat penentuan pilihan menjadi hal yang sulit. Hal ini pula yang mungkin Anda alami saat memilih sofa. Agar Anda mendapatkan sofa yang tepat sesuai selera dan kebutuhan, enam kiat berikut bisa membantu.
Ukuran menjadi hal yang pokok ketika bicara soal furnitur, termasuk sofa. Tentunya, jika ukurannya tidak tepat, sofa malah akan menjadi perusak suasana ruang. Untuk ukuran, bukan hanya luas ruang yang harus Anda perhitungkan, melainkan juga perabot lain yang perlu ditempatkan di ruang tersebut.

Fungsi
Menentukan fungsi sofa sama artinya dengan memahami kebutuhan Anda. Jika sofa Anda ditujukan untuk tempat keluarga berkumpul, dibutuhkan sofa agak besar dan kuat. Begitu.juga jika sofa tersebut akan menjadi satu-satunya tempat duduk di ruang tersebut. Jika kebutuhan Anda sebaliknya, cukup pilih sofa yang lebih kecil.

Bentuk
Dengan mengetahui fungsi, Anda juga sekaligus dapat memperkirakan bentuk sofa yang tepat. Jika sofa tersebut diletakkan di tempat orang berkumpul, bentuk bundar bisa menjadi pilihan. Jika Anda ingin sofa yang sekaligus dapat menjadi pembatas ruang, bentuk L bisa dilirik.
Material
Estetika memang menjadi hal penting. Namun, fungsi harus lebih Anda pertimbangkan saat menentukan material sofa, khususnya pembungkus jok. Bahan suede memang menawan, tapi sebaiknya Anda hindari jika ada banyak anak-anak di rumah atau Anda memiliki hewan peliharaan. Sebaliknya, bahan sunbrella dapat menjadi pilihan karena tahan noda, air, dan warnanya tidak lekas pudar. Meski merupakan jenis bahan outdoor, kini sudah banyak produk sofa dalam ruangan yang juga menggunakan bahan tersebut.

Desain
Jangan hanya mengutamakan keinginan pribadi, apalagi sesaat. Pilihlah desain sofa yang sesuai dengan seluruh tampilan rumah Anda. Jika rumah Anda bergaya minimalis, pilihlah sofa berdesain simpel. Jika rumah Anda bergaya eklektik, pilihlah sofa bergaya vintage.

Bermain dengan warna

Jangan takut memilih warna cerah. Warna tersebut dapat menghidupkan ruang. Namun jika Anda tidak ingin terlalu membuat kesan mencolok, permainan warna bisa dilakukan pada bantalan sofa.
[Source Image : desainrumahdg.blospot.co.id]
Previous
Next Post »

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment