IBX59ED8B2FED208 Fungsi Spooring dan Balancing Pada Mobil - Jendela Informasi
Loading...

Fungsi Spooring dan Balancing Pada Mobil



Salah satu komponen mobil yang akan mempengaruhi kenyamanan didalam berkendaraan adalah ban atau roda. Di Indonesia kondisi jalanannya cenderung kurang baik, terlebih banyaknya jalanan yang berlubang yang akan memudahkan roda mobil untuk berubah presisi pada saat sering digunakan. Adanya perubahan presisi pada ban mobil akan membuat para pemilik mobil perlu melakukan spooring dan balancing. Bagi para pemilik mobil istilah spooring dan balancing ini pastinya sudah tidak asing lagi. Pasalnya spooring dan balancing ini merupakan ritual yang dilakukan untuk memastikan tetap baiknya keadaan kaki kaki. Fungsi spooring mobil dan balancing adalah supaya mobil tetap lurus lajunya.

Spooring akan dilakukan pada keempat ban dan ini sebagai langkah untuk meluruskan posisi ban bagian depan dan belakang, sehingga nantinya posisi ban akan lurus kembali sesuai dengan spesifikasi mobil bawaan dari pabriknya. Sedangkan balancing berfungsi untuk menganalisa perputaran roda atau juga getaran ban mobil yang diakibatkan dari beban yang diterima oleh ban mobil. Dilakukannya balancing ini adalah pada saat telah selesainya melakukan spooring.

Untuk mengenali tanda tanda sebuah mobil membutuhkan spooring dan balancing ini sangat Spooring dan balancing biasanya dilakukan pada saat pergantian ban atau juga pada saat melakukan rotasi ban setiap 2 hingga 3 bulan. Tetapi waktu untuk melakukan spooring dan balancing ini harus tepat yaitu pada saat tidak stabilnya handling. Didalam mengeceknya sangat mudah yaitu dengan membawa mobil pada kecepatan 40 hingga 50 kilometer per jam di jalanan yang kosong, lalu setir kemudi dilepaskan dari genggaman. Pada saat mobil tidak lurus lajunya, maka mobil tersebut sudah memerlukan spooring dan balancing.

Tanda lain sebuah mobil harus melakukan spooring dan balancing adalah pada saat mobil parkir di tempat yang datar, posisi roda aktifnya tidak lurus atau miring. Didalam kondisi yang seperti ini para pemilik mobil diharuskan untuk segera membawa mobilnya ke bengkel. Jika mobil kamu sejenis SUV yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melewati jalanan yang tidak rata maka bisa tandai dengan setir mobil kekanan atau kekiri terasa agak berat. Kemungkinannya setir mobil akan terasa bergetar pada saat mobil melaju dengan kecepatan tertentu dan ini sebagai pertanda jika mobil memerlukan spooring dan balancing. Setir yang bergetar pada kecepatan tertentu itu dikarenakan roda depan berkaitan langsung dengan mekanisme kemudi. Pada saat mobil sedang melaju lurus kedepan atau akan selalu bergerak kearah tertentu, tetapi pengemudinya seperti merasa setir berbelok dengan sendirinya. 

Berikut beberapa fungsi dari dilakukannya spooring dan balancing pada mobil diantaranya yaitu :
1.       Untuk meningkatkan kenyamanan pada saat berkendara.
2.       Untuk menghemat pemakaian ban.
3.       Untuk menghemat pemakaian bahan bakar
4.       Membantu ban untuk tidak mengalami kehausan yang tidak merata.
5.       Membantu mobil untuk tetap stabil kendalinya.
6.       Untuk meluruskan kembali posisi kemudi terlebih setelah belok.
7.       Membantu ban terhindar dari mengeluarkan suara berdecit pada saat belok.
8.       Untuk menyelarasakan roda kemudi untuk lurus kembali.
9.       Untuk meningkatkan kestabilan didalam berkendaraan.
10.   Untuk menjaga keawetan kaki kaki understeel mobil.

Itulah beberapa fungsi dari dilakukannya spooring dan balancing pada mobil. Banyaknya orang yang merasa malas untuk melakukan spooring dan balancing ini, karena mereka khawatir dengan biaya mahal yang harus dikeluarkan. Padahal jika dibandingkan dengan servis bagian mobil yang lainnya, harga spooring dan balancing ini jauh lebih murah.

0 Response to "Fungsi Spooring dan Balancing Pada Mobil"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif. Terima kasih.