IBX59ED8B2FED208 Puisi : Bulan Secantik Kamu - Jendela Informasi
Loading...

Puisi : Bulan Secantik Kamu

Kupandangi bulan malam ini
Sesekali dia ada
Tapi lalu pergi
Ah, mengapa kau tidak
Hadir menemani aku saja?
Yang sedang diliput lara
Lara karena merindu sahabatku

Engkau di mana,
Sahabat terbaikku?
Aku teringat kita
Sering duduk di taman ini
Sejak taman ini hijau
hingga gersang

Aku masih menunggu kabarmu
Kalau kulihat lagi
bulan itu, aku selalu ingat kamu lagi
Yang mengatakan bulan
aslinya berlembah-lembah
Yang cantik justru cahayanya
Kau benar, sahabatku,
cahaya bulan malam ini pun masih cantik
Secantik kamu ... secantik aku  ...
Secantik persahabatan kita