IBX59ED8B2FED208 Ramones, Bintang Punk Rock yang Tak Pernah Redup - Jendela Informasi
Loading...

Ramones, Bintang Punk Rock yang Tak Pernah Redup

Jendela Informasi - Ramones adalah grup musik punk rock dari Amerika Serikat yang didirikan di Forest Hills, Queens, New York pada 1974, terdiri dari Joey Ramone/Jeffry Ross Hyman (vocal), Johnny Ramone/John Cummings (guitar), Dee Dee Ramone/Douglas Gleen Colvin (bass guitar), dan Tommy Ramone/Tamas Erdelyi (drums). 

Anggota lainnya adalah Marky Ramone/Marc Bell (drums), Richie Ramoone/Richard Reinhardt (drums), Elvis Ramone/Clem Burke (drums) dan C.J. Ramone/Christopher James Ward (bass). Tiga anggota asli Ramones yakni Joey (vocal), Johnny (gitar) dan Dee Dee Ramone (bass-backing vocal), meninggal dunia beberapa tahun setelah group band ini bubar. Ramones itu sendiri bubar pada tahun 1996.

Nama besar band ini tak mungkin bisa tergantikan. Berkat mereka, banyak band besar lahir dan dikenal dunia hingga saat ini. Sebut saja Nirvana, Green Day, Blink 182, dan Metallica yang sukses secara publisitas dan finansial.

Band ini punya pengaruh yang besar terhadap kultur pop masyarakat Amerika dan Eropa. Sampai-sampai banyak film-film remaja menjadikan band ini ikon anak muda di sana. Kenapa ya? Usut punya usut ternyata selain karena album-album mereka berhasil memberi pengaruh yang besar sekali untuk perkembangan musik dunia juga karena berhasil 'nongkrong' di Top 40 Tangga Lagu Inggris dalam kurun waktu 3 tahun. Ternyata gaya panggung mereka yang enerjik serta konsistensi penampilan fashion mereka yang cool juga menjadi inspirator fashion band-band di seluruh dunia hingga saat ini, kayak gaya rambut model bob-poni yang 'culun', sepatu sneakers Keds atau Chuck Taylor All Star, sampai celana jins belel, kaos oblong, dan jaket kulitnya.

Ramones bukan cuma berhasil meng-influence band-band besar di dunia, seperti Nirvana, Green Day, Blink 191 dan Metalica yang katanya tidak pernah ada, seandainya James Hetfield (gitar-vokal) dan Lars Ulrich (drummer) tidak nonton aksi Ramones pada pertengahan 1980-an. Tapi juga penulis novel misteri Stephen Kings, yang konon jadi salah satu fans Ramones. Kings katanya nih juga menyumbangkan tulisannya, khusus untuk Ramones di album Tribute to Ramomes.

Menurut jajak pendapat yang diadakan majalah Rolling Stone dan Spin, katanya nih, popularitas band ini cuma bisa disejajarkan dengan The Beatles. Jadi, tidak heran, setelah masuk dalam Hall of Fame pada 2002, dua tahun berikutnya, nama Ramones langsung masuk dalam daftar 100 Artis Terbesar Sepanjang Masa. Sejak pertama kali tampil di Forest Hills, Queens, New York pada 1974, Ramones sudah merilis 14 album, 36 single, dan tampil dalam 2.263 konser.

Ramones memang band fenomenal yang sangat berpengaruh pada perkembangan musik dan kultur pop dunia. Sebagai bentuk penghormatan pada grup musik punk rock Ramones, Pemerintah New York City mengabadikannya sebagai nama jalan di kawasan Queens. Jalan itu terletak di pertigaan 67th Avenue dan 110th Street di Queens, yang diberi nama 'Ramones Way'.


Ramones adalah grup musik punk rock dari Amerika Serikat yang didirikan di Forest Hills, Queens, New York pada 1974, terdiri dari Joey Ramone/Jeffry Ross Hyman (vocal), Johnny Ramone/John Cummings (guitar), Dee Dee Ramone/Douglas Gleen Colvin (bass guitar), dan Tommy Ramone/Tamas Erdelyi (drums). 

Anggota lainnya adalah Marky Ramone/Marc Bell (drums), Richie Ramoone/Richard Reinhardt (drums), Elvis Ramone/Clem Burke (drums) dan C.J. Ramone/Christopher James Ward (bass). Tiga anggota asli Ramones yakni Joey (vocal), Johnny (gitar) dan Dee Dee Ramone (bass-backing vocal), meninggal dunia beberapa tahun setelah group band ini bubar. Ramones itu sendiri bubar pada tahun 1996.

Nama besar band ini tak mungkin bisa tergantikan. Berkat mereka, banyak band besar lahir dan dikenal dunia hingga saat ini. Sebut saja Nirvana, Green Day, Blink 182, dan Metallica yang sukses secara publisitas dan finansial.

Band ini punya pengaruh yang besar terhadap kultur pop masyarakat Amerika dan Eropa. Sampai-sampai banyak film-film remaja menjadikan band ini ikon anak muda di sana. Kenapa ya? Usut punya usut ternyata selain karena album-album mereka berhasil memberi pengaruh yang besar sekali untuk perkembangan musik dunia juga karena berhasil 'nongkrong' di Top 40 Tangga Lagu Inggris dalam kurun waktu 3 tahun. Ternyata gaya panggung mereka yang enerjik serta konsistensi penampilan fashion mereka yang cool juga menjadi inspirator fashion band-band di seluruh dunia hingga saat ini, kayak gaya rambut model bob-poni yang 'culun', sepatu sneakers Keds atau Chuck Taylor All Star, sampai celana jins belel, kaos oblong, dan jaket kulitnya.

Ramones bukan cuma berhasil meng-influence band-band besar di dunia, seperti Nirvana, Green Day, Blink 191 dan Metalica yang katanya tidak pernah ada, seandainya James Hetfield (gitar-vokal) dan Lars Ulrich (drummer) tidak nonton aksi Ramones pada pertengahan 1980-an. Tapi juga penulis novel misteri Stephen Kings, yang konon jadi salah satu fans Ramones. Kings katanya nih juga menyumbangkan tulisannya, khusus untuk Ramones di album Tribute to Ramones.

Menurut jajak pendapat yang diadakan majalah Rolling Stone dan Spin, katanya nih, popularitas band ini cuma bisa disejajarkan dengan The Beatles. Jadi, tidak heran, setelah masuk dalam Hall of Fame pada 2002, dua tahun berikutnya, nama Ramones langsung masuk dalam daftar 100 Artis Terbesar Sepanjang Masa. Sejak pertama kali tampil di Forest Hills, Queen, New York pada 1974, Ramones sudah merilis 14 album, 36 single, dan tampil dalam 2.263 konser.

Ramones memang band fenomenal yang sangat berpengaruh pada perkembangan musik dan kultur pop dunia. Sebagai bentuk penghormatan pada grup musik punk rock Ramones, Pemerintah New York City mengabadikannya sebagai nama jalan di kawasan Queens. Jalan itu terletak di pertigaan 67th Avenue dan 110th Street di Queens, yang diberi nama 'Ramones Way'.